Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Narrative Review: Analisis Penerapan Internet of Things (IoT) pada Alat Continuous Glucose Monitor Huwaida, Alya; Anisa; Dina; Dwi, Nova; Shafa; Siti, Nunung; Fitri, Syawalia
Jurnal Ilmiah JKA (Jurnal Kesehatan Aeromedika) Vol. 11 No. 1 (2025): Jurnal Ilmiah JKA (Jurnal Kesehatan Aeromedika)
Publisher : Politeknik Kesehatan TNI AU Ciumbuleuit Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58550/jka.v11i1.315

Abstract

ABSTRAK Diabetes mellitus merupakan penyakit metabolik kronis yang memerlukan pemantauan kadar glukosa darah secara rutin untuk mencegah komplikasi. Teknologi Continuous Glucose Monitoring (CGM) berbasis Internet of Things (IoT) telah berkembang sebagai solusi inovatif dalam manajemen diabetes dengan memungkinkan pemantauan kadar glukosa secara real-time. CGM berbasis IoT menawarkan berbagai keunggulan, seperti notifikasi otomatis saat kadar glukosa berada di luar batas normal, integrasi dengan perangkat medis lain, serta akses data jarak jauh yang dapat membantu pasien dan tenaga medis dalam mengambil keputusan lebih cepat dan tepat. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi penerapan teknologi IoT pada sistem CGM serta menganalisis manfaat dan tantangan dalam implementasinya. Penelitian ini menggunakan metode narrative review dengan mengkaji berbagai studi yang membahas implementasi IoT dalam sistem pemantauan glukosa. Hasil kajian menunjukkan bahwa CGM berbasis IoT dapat meningkatkan kepatuhan pasien terhadap pengobatan serta mengurangi risiko komplikasi akibat fluktuasi kadar glukosa. Namun, tantangan seperti biaya yang tinggi, keterbatasan akses di daerah terpencil, serta risiko keamanan data masih menjadi kendala dalam penerapannya. Oleh karena itu, pengembangan teknologi sensor non-invasif, pemanfaatan kecerdasan buatan (AI), serta peningkatan sistem keamanan menjadi langkah penting untuk mendukung implementasi CGM berbasis IoT secara lebih luas dan efektif di masa depan. Kata kunci: Internet of Things, Pemantauan Glukosa Berkelanjutan, diabetes mellitus, pemantauan glukosa, teknologi kesehatan
Optimizing English Language Learning Competence Based Religious Moderation at the State Islamic Higher Education Mujahidah; Anwar; Dj, Muhammad Zuhri; Shafa; Sulastri
SALTeL Journal (Southeast Asia Language Teaching and Learning) Vol. 8 No. 2: July 2025
Publisher : Association of Language Teachers in Southeast Asia (ALTSA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35307/saltel.v8i2.130

Abstract

The English language plays a pivotal role in education, particularly in global contexts. It is utilised in various domains, including education, business, and diplomacy. Moreover, it can be integrated with Islamic studies, particularly Islamic moderation, which emphasises balance, tolerance, and peaceful coexistence. This study addresses a research gap by investigating the impact of religious moderation on students' learning competence in speaking classes, a topic that has received limited attention in previous studies. This research aims to investigate students’ learning competence in religious moderation at the English Department of the Tarbiyah Faculty of IAIN Parepare. This research was conducted from March to June 2024. This mixed-method study combines qualitative and quantitative data to provide a comprehensive understanding. Twenty students from the fifth semester participated, and data were collected through interviews and documentation. The findings indicate that religious moderation is effectively implemented in speaking classes through three stages: preparation (lecture planning with RPS), implementation (using materials from YouTube, podcasts, articles, and videos), and evaluation (role-playing videos to assess competence). The students' scores increased from 77.0 to 85.76, showing significant improvement. The study shows that integrating religious moderation in speaking classes enhances language competence, with positive students’ perceptions confirming it as an effective teaching strategy.
Narrative Review: Analisis Penerapan Internet of Things (IoT) pada Alat Continuous Glucose Monitor Alya Huwaida; Anisa; Dina; Nova Dwi; Shafa; Nunung Siti; Syawalia Fitri
Jurnal Ilmiah JKA (Jurnal Kesehatan Aeromedika) Vol. 11 No. 1 (2025): Jurnal Ilmiah JKA (Jurnal Kesehatan Aeromedika)
Publisher : Politeknik Kesehatan TNI AU Ciumbuleuit Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58550/jka.v11i1.315

Abstract

ABSTRAK Diabetes mellitus merupakan penyakit metabolik kronis yang memerlukan pemantauan kadar glukosa darah secara rutin untuk mencegah komplikasi. Teknologi Continuous Glucose Monitoring (CGM) berbasis Internet of Things (IoT) telah berkembang sebagai solusi inovatif dalam manajemen diabetes dengan memungkinkan pemantauan kadar glukosa secara real-time. CGM berbasis IoT menawarkan berbagai keunggulan, seperti notifikasi otomatis saat kadar glukosa berada di luar batas normal, integrasi dengan perangkat medis lain, serta akses data jarak jauh yang dapat membantu pasien dan tenaga medis dalam mengambil keputusan lebih cepat dan tepat. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi penerapan teknologi IoT pada sistem CGM serta menganalisis manfaat dan tantangan dalam implementasinya. Penelitian ini menggunakan metode narrative review dengan mengkaji berbagai studi yang membahas implementasi IoT dalam sistem pemantauan glukosa. Hasil kajian menunjukkan bahwa CGM berbasis IoT dapat meningkatkan kepatuhan pasien terhadap pengobatan serta mengurangi risiko komplikasi akibat fluktuasi kadar glukosa. Namun, tantangan seperti biaya yang tinggi, keterbatasan akses di daerah terpencil, serta risiko keamanan data masih menjadi kendala dalam penerapannya. Oleh karena itu, pengembangan teknologi sensor non-invasif, pemanfaatan kecerdasan buatan (AI), serta peningkatan sistem keamanan menjadi langkah penting untuk mendukung implementasi CGM berbasis IoT secara lebih luas dan efektif di masa depan. Kata kunci: Internet of Things, Pemantauan Glukosa Berkelanjutan, diabetes mellitus, pemantauan glukosa, teknologi kesehatan
Pemanfaatan Limbah Botol Plastik Jenis Pet Menjadi Filament Untuk Perancangan Clutch Bag Pada Merek Blasustudio Shafa; Windy Octanio Haryanto, Laurensius; Tamara Irawan , Pricilla
eProceedings of Art & Design Vol. 12 No. 6 (2025): Desember 2025
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keberadaan botol plastik jenis PET (Polyethylene Terephthalate)sebagai kemasan sekali pakai merupakan salah satu tantangan bagilingkungan karena dapat menimbulkan masalah sampah dari penggunaan danproduksinya yang tidak seimbang dengan pengolahan plastik yang tidakterorganisir ditambah sifatnya juga sulit terurai. Penelitian ini bertujuan untukmemberikan solusi inovatif melalui pemanfaatan limbah botol plastik jenisPET tersebut menjadi material filament untuk pencetakan produkmenggunakan teknologi 3D printing, yang kemudian diaplikasikan dalamperancangan clutch bag pada untuk blasustudio. Studi dilakukanmenggunakan metode mixed methods yang mencakup kegiatan observasi,studi literatur, penyebaran kuesioner, dan eksperimen langsung bersamablasustudio. Proses perancangan mengacu pada metode double diamondyang dimulai dari eksplorasi material, analisis kebutuhan pasar, hinggavisualisasi desain clutch bag. Hasil penelitian menunjukkan bahwa filamentberbahan dasar PET mampu menghasilkan material yang kuat, fleksibel danringan, purwarupa clutch bag yang dikembangkan tidak hanya mencerminkankarakter visual blasustudio yang ikonik, clean, dan rapi, tetapi juga menjawabkebutuhan pengguna yang peduli terhadap isu lingkungan dan nilaikeberlanjutan. Penelitian ini menunjukkan bahwa inovasi berbasis daur ulanglimbah plastik dapat memberikan nilai tambah baik secara estetika maupunfungsional, serta berpotensi memperluas eksplorasi material daur ulangdalam industri kreatif.Kata kunci: limbah plastik PET, filament, 3D print, clutch bag, desain berkelanjutan,
Social Alienation in the Digital Age: Roland Barthes' Semiotic Analysis of The Meaning of 'Ghaflah' in Qs. Al-A'raf Verse 205 Akhmad Dasuki; Rian Hidayat; Marwa; Shafa; Siti Mudthiya Arpijayanti; Cecep Zakarias El Bilad
Medina-te : Jurnal Studi Islam Vol 22 No 1 (2026): Medina-Te: Jurnal Studi Islam
Publisher : Pascasarjana Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19109/medinate.v21i3.29796

Abstract

This study explores the concept of ghaflah in Surah Al-A'raf verse 205 as an entry point to examine the phenomenon of social alienation in the digital age through Roland Barthes' semiotic approach. The term ghaflah, which literally means negligence or forgetfulness, is analysed on two levels: denotative (literal meaning) and connotative (symbolic/ideological meaning). The main research questions focus on how ghaflah is interpreted semiotically and whether its meaning is relevant to current social phenomena such as doomscrolling, digital alienation, and collective awareness crises. The objective of this study is to uncover the hidden meanings of ghaflah and explain how the concept reflects the socio-psychological conditions of modern society. This research employs a qualitative-descriptive method based on literature review, using Barthes' semiotic theory as the primary analytical framework. Core references include Tafsir al-Misbah, Lisan al-‘Arab, semiotic literature, and contemporary studies on digital media. The analysis is conducted in two stages: (1) interpreting the literal meaning of ghaflah using exegetical and linguistic sources, and (2) extracting the connotative meaning through Barthes' framework to uncover its ideological and mythological dimensions. The findings show that ghaflah is not merely spiritual negligence but also a metaphor for modern human alienation caused by the domination of technology and digital media. In this context, ghaflah functions as a sign of existential, spiritual, and social crises deeply rooted in contemporary life patterns. In conclusion, Surah Al-A’raf: 205 is not only theologically significant but also offers a critical reflection on the destructive impacts of the digital era on human consciousness, meaning, and spiritual values.