Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : CEJou

TINGKAT PENERIMAAN DAN KEPUASAN MASYARAKAT TERHADAP LAYANAN PUBLIK DI KABUPATEN DONGGALA Hauris, Hauris
Center of Education Journal (CEJou) Vol. 5 No. 02 (2024): Central Journal of Education (CEJou) December
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55757/cejou.v5i02.527

Abstract

Pelayanan publik memainkan peran penting dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan daya saing wilayah. Kabupaten Donggala memiliki potensi sumber daya alam yang besar, seperti pertanian dan pariwisata, namun juga menghadapi tantangan keterbatasan aksesibilitas serta kualitas sumber daya manusia dalam memberikan pelayanan publik. Kajian peneltian ini bertujuan untuk menganalisis sistem penerimaan dana publik, menilai kualitas pelayanan publik, serta mengukur tingkat kepuasan masyarakat terhadap layanan yang diberikan oleh instansi pemerintah di Kabupaten Donggala. Metode Penelitian Kajian ini menggunakan pendekatan kombinasi (mixed-method) antara kualitatif dan kuantitatif. Data dikumpulkan melalui survei yang melibatkan responden dari berbagai sektor, wawancara dengan tokoh masyarakat, dan pengumpulan data sekunder dari dokumen resmi. Hasil yang diperoleh yaitu karakteristik responden: terdiri dari berbagai kelompok usia, pendidikan, dan pekerjaan. Sebagian besar responden berusia antara 25-40 tahun, memiliki pendidikan menengah, dan bekerja di sektor informal. Tingkat Kepuasan Layanan Publik Sebagian besar masyarakat menilai prosedur pelayanan masih cukup rumit, namun terdapat peningkatan efisiensi di beberapa sektor. Kedisiplinan dan Tanggung Jawab Petugas: Masyarakat merasa bahwa petugas pelayanan memiliki tingkat kedisiplinan dan tanggung jawab yang baik, meskipun ada keluhan mengenai kecepatan pelayanan. Kewajaran Biaya dan Kenyamanan Lingkungan yaitu Biaya pelayanan dinilai wajar, namun kondisi fasilitas dan infrastruktur pendukung perlu ditingkatkan untuk menciptakan kenyamanan. Indeks Penerimaan Masyarakat (IPM): Indeks penerimaan masyarakat terhadap layanan publik menunjukkan hasil yang cukup positif, terutama dalam aspek relevansi, kesesuaian, efektivitas, dan efisiensi program layanan publik.
PEMBERLAKUAN-PEMBERLAKUAN HUKUM TERHADAP REVOLUSI PADA MASYARAKAT DI DESA LEBONI, KECAMATAN PAMONA PUSELEMBA, KABUPATEN POSO, PROVINSI SULAWESI TENGAH Hauris, Hauris
Center of Education Journal (CEJou) Vol. 5 No. 02 (2024): Central Journal of Education (CEJou) December
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55757/cejou.v5i02.529

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pemberlakuan- pemberlakuan Hukum Terhadap Revolusi pada masyarakat Di Desa Leboni, Kecamatan Pamona Puselemba, Kabupaten Poso, Provinsi Sulawesi Tengah. Peranan pemerintah sangat penting di dalam masyarakat, karena pemerintah memiliki ranah dalam menertibkan masyarakat, Diperlukan solidaritas sosial dalam menjaga ketertiban dan keamanan yang masih dijaga oleh masyarakat Desa Leboni hal ini ditandai oleh Struktur sosial masyarakat Leboni yang menjaga agar tidak terjadi kesenjangan sosial didalam masyarkat. Perubahan sosial yang terjadi di tengah tengah masyarakat Leboni tidak terjadi secara signifikan, contohnya adat istiadat di Desa Leboni masih sangat kental belum tergerus oleh pengaruh dari luar. Kontrol sosial y ang biasanya dilakukan oleh pemerintahan Desa Leboni ialah selalu membangun sebuah komunikasi apabila terjadi sebuah gesekangesekan dimasyarakat. Masyarakat Desa Leboni merupakan masyarakat yang tidak memandang latar belakang suatu individu oleh karenanya terkait dengan masalah ketidakseimbangan dan kesenjangan sosial di desa masih dijaga hingga saat ini Kata Kunci: Hukum, Revolusi, Masyarakat
IDENTIFIKASI POTENSI PENGEMBANGAN PERTANIAN BERKAWASAN AGROWISATA DI KECAMATAN TANANTOVEA KABUPATEN DONGGALA Hauris, Hauris
Center of Education Journal (CEJou) Vol. 5 No. 02 (2024): Central Journal of Education (CEJou) December
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55757/cejou.v5i02.530

Abstract

The development agrotourism in accordance with ecological characteristics and functions in any agricultural development will have direct effect on the preservation of land resources, farmers' income and increased welfare. This study aims to determine the potential for the development of agricultural sector with agrotourism area and the type area for agrotourism development. Determination of the research location was carried out purposively on the basis; location selection is very affordable, accessibility to arrive at location is relatively easy and administratively close to Palu City as the capital city of Central Sulawesi Province. Research respondents include; tanantovea subdistrict heads, community leaders, hamlet heads, women leaders, religious leaders, youth leaders and local communities know the potential developing agrotourism. Data analysis used descriptive analysis, which a method that examines and compares the actual problems that occur where its implementation preceded by presurvey, data collection process, the compilation explanations and analysis process aims to make a systematic, factual and accurate description of the research results. based on empirical facts, characteristics and relationships between phenomena studied. The results study explained that the identification of agricultural development potential in the area ​​agrotourism the Tanantovea sub-district, one of which is food crops and horticulture (fruits and vegetables) in Nupabomba village, tourism forest (botanical garden) in Nupabomba village, waterfalls in Wani village, onion business development. Fry in the villages of Guntarano and Wombo, and the development type agrotourism area is carried out through clear and planned study stages with the following stages: preparation of agrotourism area, pre-agrotourism area, and agrotourism area stage.