Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

Peningkatan Self Efficacy pada Keluarga dengan Penyakit TB Paru melalui Terapi Psikoedukasi Mochamad Heri; Putu Karisma Dewi; Gede Budi Widiarta; Made Martini
Jurnal Keperawatan Silampari Vol 3 No 2 (2020): Jurnal Keperawatan Silampari
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (516.514 KB) | DOI: 10.31539/jks.v3i2.1053

Abstract

This study aims to determine the effect of psychoeducation therapy on increasing self-efficacy in families with pulmonary TB disease at Kertha Usada General Hospital. Method: The research design used quasi-experimental with pre-post test with control group design. Results: The results showed the mean (mean) pre-test in the treatment group was 20.56 and in the control group was 21.04. The mean post-test mean in the treatment group was 31.51 and in the control group, the results were 30.57. Parametric test results using the Paired Sample T-test obtained p-value = (0,000) <α (0.05). Conclusion, there is an effect of psychoeducation therapy on increasing self-efficacy in families with Pulmonary of TB in Kertha Usada General Hospital. Keywords: Self-Efficacy, Family Psychoeducation Therapy, Tuberculosis
Pengaruh teknik relaksasi benson terhadap fungsi kognitif pasien stroke ANTARIKSAWAN, I; Aryawan, Kadek Yudi; Widiarta, Gede Budi; Marthasari, Ni Ketut Putri; Tania, Ni Luh Linda Ayuni
Jurnal Kesehatan Vol 12 No 2 (2025): Jurnal Kesehatan
Publisher : STIKES Bethesda Yakkum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35913/jk.v12i2.722

Abstract

Stroke merupakan salah satu penyakit degeneratif terbesar di dunia yang tidak dapat dihindari dengan mudah baik oleh kalangan remaja maupun sudah lanjut usia. Berdasarkan diagnosis tenaga kesehatan di Indonesia, 12,1 % penduduk sudah terdiagnosis stroke. Di Provinsi Bali terjadi peningkatan yang mengalami stroke pada tahun 2013 dari 7% menjadi 10,7% pada tahun 2018. Fungsi menelan juga harus dinilai, idealnya oleh ahli gangguan bicara dan berbahasa. Fungsi kognitif merupakan proses mental dalam memperoleh pengetahuan atau kemampuan kecerdasan yang meliputi cara berpikir, daya ingat, pengertian, perencanaan, dan pelaksanaan. Kemunduran fungsi kognitif dapat berupa mudah lupa. Mudah lupa ini biasa berlanjut menjadi gangguan kognitifringan sampai ke dimensia sebagai bentuk klinis yang paling berat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh tehnik relaksasi benson terhadap tingkat fungsi kognitif pada pasien pasien stroke. Desain penelitian kuantitatif dengan sampel penelitian terdiri dari 35 orang dengan stroke. Teknik sampling yang digunakan adalah Non Probality Sampling dengan teknik sampling purposive sampling dan instrumen pengumpulan data menggunakan lembar kuesioner Mini Mental State Examination (MMSE) untuk mengukur tingkat kognitif pada pasien stroke setelah diberikan Benson Therapy sesuai dengan standard operasionalprosedur. Analisa data menggunakan uji Paired sampel t-test dengan taraf signifikansi 5% didapatkan nilai sig. (2-tailed) sebesar 0,0001 jadi 0,000 > α (0,05) maka dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara pemberian teknik relaksasi benson terhadap fungsi kognitif pasien stroke.
Predictors of Mortality among Patients Lost to Follow up Antiretroviral Therapy Kusuma Dewi, Putu Dian Prima; Widiarta, Gede Budi
Jurnal Ners Vol. 13 No. 1 (2018): April 2018
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (475.755 KB) | DOI: 10.20473/jn.v13i1.6568

Abstract

Introduction: The death of HIV/AIDS patients after receiving therapy in Bali is the seventh highest percentage of deaths in Indonesia. LTFU increases the risk of death in PLHA, given the saturation of people with HIV taking medication. The level of consistency in the treatment is very important to maintain the resilience and quality of life of people living with HIV. This study aims to determine the incidence rate, median time and predictors of death occurring in LTFU patients as seen from their sociodemographic and clinical characteristics.Methods: This study used an analytical longitudinal approach with retrospective secondary data analysis in a cohort of HIV-positive patients receiving ARV therapy at the Buleleng District Hospital in the period 2006-2015. The study used the survival analysis available within the STATA SE 12 softwareResults: The result showed that the incidence rate of death in LTFU patients was 65.9 per 100 persons, with the median time occurrence of 0.2 years (2.53 months). The NNRTI-class antiretroviral evapirens agents were shown to increase the risk of incidence of death in LTFU patients 3.92 times greater than the nevirapine group (HR 3.92; p = 0.007 (CI 1.46-10.51). Each 1 kg increase in body weight decreased the risk of death in LTFU patients by 6% (HR 0.94; p = 0.035 (CI 0.89-0.99).Conclusion: An evaluation and the monitoring of patient tracking with LTFU should be undertaken to improve sustainability. Furthermore, an observation of the LTFU patient's final condition with primary data and qualitative research needs to be done so then it can explore more deeply the reasons behind LTFU.
ANALISIS ASUHAN KEPERAWATAN PADA PASIEN DHF DENGAN MASALAH NYERI AKUT DENGAN INOVASI INTERVENSI TEKNIK DISTRAKSI AUDIOVISUAL DI RSUD KARANGASEM Septiani, Gusti Putu Dian; Astriani, Ni Made Dwi Yunica; Widiarta, Gede Budi
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2025): JUNI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i2.45712

Abstract

Infeksi virus dengue yang ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti menyebabkan dengue hemorrhagic fever (DHF). Penanganan DHF perlu diberi perhatian khusus agar tidak terjadi komplikasi yang berhubungan dengan hospitalisasi. Pasien akan menjalani prosedur invasif seperti injeksi obat yang dapat menyebabkan nyeri selama masa hospitalisasi. Penatalaksanaan nyeri dapat dibagi menjadi dua cara yakni dengan teknik farmakologi dan teknik non farmakologi. Salah satu teknik non farmakologi yang dapat diaplikasikan langsung oleh perawat adalah teknik distraksi. Teknik distraksi audiovisual seperti menonton film kartun adalah salah satu bentuk penatalaksanaan nyeri yang dapat dilakukan oleh perawat secara mandiri. Audiovisual merupakan salah satu cara yang efektif digunakan untuk melakukan pendekatan kepada anak, hal ini dikarenakan adanya animasi kartun yang digemari dapat menarik perhatian mereka dari rasa tidak nyaman Penelitian ini ditujukan untuk menganalisis bagaimana teknik distraksi audiovisual dapat digunakan dalam asuhan keperawatan anak dengan masalah utama nyeri akut pada pasien DHF. Masalah asuhan keperawatan pasien DHF yang menjalani tindakan invasif (injeksi) diidentifikasi dalam studi kasus ini, yang dirancang dengan desain penelitian deskriptif. Pasien mendapatkan diagnosis nyeri akut, dan intervensi inovatif yang diberikan adalah teknik distraksi audiovisual. Teknik ini diterapkan selama tiga hari, selama 5 hingga 10 menit, dan dapat digunakan untuk mengalihkan perhatian pasien, khususnya anak-anak dari rasa nyeri yang mereka alami selama prosedur invasif.
ANALISIS ASUHAN KEPERAWATAN PADA PASIEN HIPERTESI DENGAN MASALAH KEPERAWATAN NYERI AKUT DENGAN INTERVENSI SENAM HIPERTENSI DI PANTI SOSIAL WERDA JAYA MARA PATI anjeli, Ni Kadek Ayu Sri; Widiarta, Gede Budi; Kresnayana, Made Yos
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2025): JUNI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i2.46021

Abstract

Hipertensi adalah kondisi dimana mempengaruhi sistem peredaran darah, ditandai dengan peningkatan tekanan darah yang naik atau bisa disebabkan oleh beberapa gejala seperti halnya pusing dan nyeri pada kepala. . Tujuan : untuk menganalisis Asuhan Keperawatan pada pasien Hipertensi dengan Masalah Keperawatan Nyeri Akut Dengan Intervensi Senam Hipertensi Di Panti Sosial Werda Jaya Mara Pati. Metode: Case Study. Hasil: Dari hasil peneltian ini adalah senam ataupun olahraga mampu meningkatkan oksigen kedalam sel untuk di proses sebagai pembentukan energi, sehingga mampu terjadi penigkatan denyut jantung dengan ini tekanan darah akan meningkan, setelah beristirahat pembuluh darah akan berdilatasi atau meregang, dan aliran darah akan menurun. Simpulan: Berdasarkan hasil pengkajian pada pasien yang mengalami Hipertensi terjadi Penurunan tekanan yaitu saat pasien dapat melakukan aktivitas yang cukup dengan melakukan Senam hipertensi.
ANALISIS PEMBERIAN TINDAKAN RELAKSASI NAPAS DALAM PADA PASIEN PRE OPRASI HIL (HERNIA INGUINALIS) DENGAN MASALAH KEPERAWATAN ANSIETAS DI RUANG INSTALASI BEDAH SENTRAL RSUD WANGAYA Ayu Trisnayanti, Gusti komang; Gede Budi Widiarta; Made Yos Kresnayana
Jurnal Kesehatan Ilmiah Aufa Royhan Vol 10 No 1 (2025): Vol. 10 No. 1 Juni 2025
Publisher : Universitas Aufa Royhan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/health.v10i1.2008

Abstract

Pendahuluan: Hernia inguinalis didefinisikan sebagai penonjolan organ abdomen atau jaringan adiposa preperotoneal melalui kanalis inguinalis. Hernia tipe ini yang paling umum terjadi dan muncul sebagai tonjolan di selangkangan atau skrotum dan sering terjadi pada lakilaki, berdasarkan laporan di Amerika Serikat, insidensi kumulatif hernia inguinalis di rumah sakit adalah 3,9% untuk laki-laki dan 2,1% untuk perempuan. Hernia inguinalis dapat diderita oleh semua umur, tetapi angka kejadian hernia inguinalis meningkat dengan bertambahnya umur dan terdapat distribusi bimodal (dua modus) untuk usia yaitu dengan puncaknya pada usia 1 tahun dan pada usia rata-rata 40 tahun. Tujuan Umum: untuk menjelaskan Asuhan Keperawatan dengan Pemberian Relaksasi Napas Dalam pada Pasien Fre Oprasi HIL (Hernia Inguinalis Lateral) dengan Masalah Keperawatan Ansietas. Metode : Metode yang digunakan dalam Karya Ilmiah Akhir Ners ini adalah deskriptif dalam bentuk studi kasus untuk mengeksplorasi masalah asuhan keperawatan pada klien dengan HIL (Hernia inguinalis Lateral) pre Operasi di Ruang Instalasi Bedah Sentral RSUD Wangaya. Pendekatan yang digunakan merupakan pendekatan asuhan keperawatan yang meliputi pengkajian, diagnose keperawatan, intervensi keperawatan, implementasi keperawatan dan evaluasi keperawatan. Hasil Asuhan Keperawatan: Tindakan pemberian relaksasi nafas dalam dapat mengurangi rasa cemas yang dirasakan pada pasien HIL (Hernia inguinalis Lateral). Rekomendasi : Diharapkan dapat menjadi kajian dalam memberikan informasi untuk mengoptimalkan pemberian asuhan keperawatan Kata Kunci : Hernia inguinalis, ansietas, relaksasi napas dalam
ANALISA ASUHAN KEPERAWATAN PADA PENGARUH TERAPI RELAKSASI BENSON TERHADAP PENURUNAN SKALA NYERI PADA POST OPERASI APENDIKSITIS DI RUANG IBS RSUD WANGAYA KOTA DENPASAR Monica maharani, Ni made Ayu Ari; Gede Budi Widiarta; Made Yos Kresnayana
Jurnal Kesehatan Ilmiah Aufa Royhan Vol 10 No 1 (2025): Vol. 10 No. 1 Juni 2025
Publisher : Universitas Aufa Royhan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/health.v10i1.2011

Abstract

Apendiksitis adalah masalah yang terjadi pada organ apendiks yang disebabkan karena gangguan pola makan sehingga menyebabkan sumbatan serta inflamasi pada organ appendiks. Masalah ini bisa diatasi dengan operasi. Gangguan nyeri post operasi yang dirasakan dapat mengganggu kenyaman sehingga diberikan terapi intervensi inovasi relaksasi benson. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui efektivitas terapi benson untuk pengurangan intensitas nyeri pada klien post operasi. Adapun penelitian ini menggunakan metode studi kasus dengan jumlah 1 pasien dengan mengindentifikasikan masalah klien dan diberikan terapi inovasi yang sesuai. Sehingga terapi ini dapat dinyatakan efektif untuk mengurangi intensitas nyeri pada pasien post apendiktomi.
Pendidikan Kesehatan (Health Education) Melalui Media Youtube Terhadap Perubahan Perilaku Masyarakat Menghadapi Pandemi Covid-19 Martini, Made; Ratnadi, Ni Nyoman Ari; Widiarta, Gede Budi
JURNAL CITRA KEPERAWATAN Vol 10 No 1 (2022): JURNAL CITRA KEPERAWATAN Edisi : June
Publisher : Poltekkes Kemenkes Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Kasus peningkatan COVID-19 merupakan suatu tantangan dan masalah secara global, hal tersebut menggambarkan sebagian masyarakat belum melakukan perilaku dan sadar akan pentingnya protokol kesehatan, sehingga diperlukan pendidikan kesehatan di masyarakat, Penelitian ini bertujuan untuk efektivitas media sosial: youtube dalam mengedukasi masyarakat dalam pencegahan COVID-19 terhadap perubahan perilaku di masyakat. Literature review ini dilakukan dengan penelusuran database elektronik yaitu Google Scholar, PubMed, dan ScientDirect. Publikasi artikel mulai dari tahun 2020-2021, dengan menggunakan kata kunci: youtube, health education, behaviour, Literature review ini menggunakan kreteria seleksi untuk melakukan data extraction yaitu artikel bahasa Inggris dan Indonesia, full text dan mencakup abstrak, metode penelitian kuantitatif dan kualitatif, subjek tenaga kesehatan. Artikel terakhir yang digunakan dalam literature review ini sebanyak 10 artikel yang memenuhi kreteria inklusi. Secara keseluruhan peneliti menemukan bahwa membahas tentang media sosial: youtube dan perilaku terkait pencegahan COVDI-19. Media sosial youtube efektif dalam mengedukasi masyarakat sehingga diharapkan dapat mengubah perilaku masyarakat
PENYULUHAN PENCEGAHAN HIV/AIDS DI KALANGAN SISWA MUDA KOLABORASI INTERNASIONAL STIKES BULELENG DENGAN WINDESHEIM UNIVERSITY BELANDA DI SMKN 1 KUBUTAMBAHAN ANTARIKSAWAN, I WAYAN; Gede Budi Widiarta; Ni Made Karlina Sumiari Tangkas; Putu Dian Prima Kusuma Dewi; Kadek Yudi Aryawan; Ni Luh Seri Astuti; Ni Putu Ika Novita Gunawan
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol. 7 No. 3 (2025): Vol. 7 No 3 Desember 2025
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/jpma.v7i3.2445

Abstract

Remaja merupakan kelompok berisiko tinggi terhadap penularan HIV/AIDS akibat keterbatasan pengetahuan dan tingginya perilaku berisiko. Kegiatan ini bertujuan menggambarkan tingkat pengetahuan remaja tentang pencegahan HIV/AIDS setelah mengikuti seminar edukasi di SMK N 1 Kubutambahan. Desain yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif dengan pendekatan cross sectional pada 38 siswa kelas XI yang dipilih dengan teknik total sampling. Intervensi berupa seminar “Seminar on HIV/ADIS Preventions Among Young Age Students in Kubutambahan State Vocational High School” yang membahas pengertian HIV/AIDS, cara penularan, pencegahan, dan pengurangan stigma. Tingkat pengetahuan diukur menggunakan kuesioner posttest dan dianalisis secara deskriptif dalam bentuk persentase dan kategori. Hasil menunjukkan rata-rata tingkat pengetahuan siswa sebesar 93,95% dengan kategori sangat baik, yang menggambarkan bahwa seminar efektif meningkatkan pemahaman remaja mengenai pencegahan HIV/AIDS. Kegiatan ini mendukung pentingnya edukasi kesehatan reproduksi dan HIV/AIDS berbasis sekolah sebagai upaya preventif di kalangan remaja.