Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Penyuluhan Swamedikasi Penyakit Ringan Berdasarkan Prinsip Islam Kepada Ibu-Ibu Senam Di Desa Sukoharjo I Tahun 2025 Wina Safutri; Nita Windi Lestari; Fina Aulika Lestari; Etik Purwanti
Jurnal Pesona Nusantara Vol. 1 No. 2 (2025): Vol.1 No.2 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/peson.v1i2.14

Abstract

Penyuluhan swamedikasi penyakit ringan kepada ibu senam di Desa Sukoharjo I bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat mengenai pengobatan mandiri yang aman dan tepat. Pemilihan topik ini didasarkan pada pentingnya edukasi kesehatan, mengingat tingginya prevalensi penggunaan obat tanpa pengawasan medis yang dapat berisiko bagi kesehatan. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah penyuluhan interaktif yang mencakup teori dan praktik mengenai swamedikasi, pengenalan obat yang aman, serta teknik penggunaan obat yang rasional. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pengetahuan dan sikap ibu senam terkait penggunaan obat. Hasil post-test menunjukkan 90% peserta memahami cara swamedikasi yang benar, serta lebih berhati-hati dalam memilih obat. Meskipun ada beberapa tantangan dalam mengubah kebiasaan lama, kegiatan ini berhasil memberikan dampak positif dalam peningkatan perilaku kesehatan masyarakat, dengan potensi pengembangan lebih lanjut dalam program kesehatan berkelanjutan.
DARI TILAWAH KE PEMANTIK PERUBAHAN AWAL: DAMPAK QUR'AN CAMP INTENSIF TERHADAP LITERASI QUR'ANI MAHASISWA MELALUI DESAIN PRE-TEST–POST-TEST amir syaifurrohman; Fina Aulika Lestari; Nisa Nurrohmah
PARAMUROBI: JURNAL PENDIDIKAN AGAMA ISLAM Vol 9 No 1 (2026): Paramurobi: Jurnal Pendidikan Agama Islam
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UNSIQ Jawa Tengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/m0hrxh39

Abstract

Rendahnya Rendahnya literasi Al-Qur'an mahasiswa tidak hanya mencerminkan masalah kemampuan membaca, tetapi juga defisit afektif dan spiritual yang jarang diukur secara terstruktur. Penelitian ini menawarkan kerangka evaluasi multidimensional yang mengukur dimensi kognitif, afektif, dan spiritual secara simultan melalui program Qur'an Camp intensif tiga hari berbasis small-group mentoring di perguruan tinggi kesehatan. Menggunakan desain pre-eksperimental one-group pre-test dan post-test, penelitian melibatkan 194 mahasiswa semester II dari sembilan program studi di Universitas Aisyah Pringsewu. Instrumen meliputi kuesioner self-assessment skala Likert enam item, tes kognitif pilihan ganda dan uraian terbuka, serta analisis kualitatif keterlibatan reflektif, yang dianalisis menggunakan paired sample t-test, uji Wilcoxon signed-rank, dan Cohen's d. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan pada dimensi afektif (self-efficacy) (d = 0,156), terutama pada pemahaman kandungan Juz Amma dan penerapan tajwid. Dimensi kognitif menunjukkan penguasaan materi faktual yang baik, namun masih terdapat kesenjangan pada konsep tajwid yang kompleks. Dimensi spiritual menunjukkan indikasi awal pendalaman refleksi melalui sesi tadabbur, meski masih memerlukan verifikasi lebih lanjut dengan instrumen yang lebih sistematis. Peserta dengan baseline rendah memperoleh manfaat terbesar, mengonfirmasi hipotesis ceiling effect. Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan model micro-intervention dalam pendidikan Islam di perguruan tinggi serta memperluas asesmen holistik literasi Al-Qur'an di luar pendekatan teknis semata.
ESTUTI: Ethnomedicine and Transformation of Ice Cream to Prevent Stunting Using Family Medicinal Plants in Tanggamus Diah Kartika Putri; Fina Aulika Lestari; Taufiki Miftausakina; Amalia Siti Nurazizah; Adi Saputra; Vicko Suswidiantoro; Wina Safutri
Jurnal Aisyah : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol 10, No 1 (2025): March
Publisher : Universitas Aisyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30604/jika.v10i1.2951

Abstract

The stunting prevalence rate for Lampung Province based on the 2022 SSGI averages 15.2% and Tanggamus Regency is ranked fourth with the highest stunting prevalence, namely 20.4%. This research aims to use TOGA as a spearhead for treating stunting in toddlers using Moringa leaves and ginger rhizomes. Moringa leaves (Moringa Oleifera Lam.) can be used as a potential alternative source of protein and calcium to meet children's nutritional needs. The ESTUTI formulation is divided into 3 formulations with differences in Moringa leaf extract and ginger, namely 25gr/100ml water, 50gr/100ml water, and 75gr/100ml water. Tests in this research include organoleptic tests, hedonic tests and melting point tests. The results show that the most preferred "ESTUTI" formulation is F1 with the formula Moringa leaves: ginger 25gr/100ml water. The combination of ginger and Moringa leaves is rich in nutritional value as an anti-stunting agent which the community responded well to during outreach. So it is hoped that it will be able to provide information on snacks as functional foods that have new qualities and qualities as anti-stunting by utilizing plants that grow abundantly around and developing the community's innovation and entrepreneurship experience.Key words: Curcuma xanthorriza; Ethnomedicine; Formulation; Ice cream; Moringa oleifera Lam; Stunting 
Hubungan Tingkat Pengetahuan Dengan Sikap Swamedikasi Dismenorea Pada Siswi Di SMAN 1 Gading Rejo Yola Oktarina; Mida Pratiwi; Diah Kartika Putri; Fina Aulika Lestari
Journal of Innovative and Creativity (Joecy) Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Dismenorea merupakan nyeri menstruasi yang sering dialami remaja putri dan dapat mengganggu aktivitas sehari-hari. Tingginya kejadian dismenorea mendorong remaja melakukan penanganan secara swamedikasi. Pengetahuan yang baik mengenai dismenorea diperlukan agar penanganan yang dilakukan tepat dan aman. Kurangnya pengetahuan dapat memengaruhi sikap remaja dalam melakukan swamedikasi dismenorea.Tujuan: Mengetahui hubungan antara tingkat pengetahuan dengan sikap swamedikasi dismenorea pada siswi di SMAN 1 Gading Rejo.Metode: Penelitian kuantitatif dengan desain observasional dan pendekatan cross sectional menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen berupa kuesioner untuk mengukur tingkat pengetahuan dan sikap responden. Analisis data menggunakan uji chi-square.Hasil: Sebagian besar responden memiliki tingkat pengetahuan cukup sebanyak 105 responden (45,65%) dan baik sebanyak 102 responden (44,35%). Sikap swamedikasi dismenorea mayoritas berada pada kategori cukup sebanyak 204 responden (88,70%). Hasil uji chi-square diperoleh nilai p-value sebesar 0,064 (>0,05).Kesimpulan: Tidak terdapat hubungan antara tingkat pengetahuan dengan sikap swamedikasi dismenorea pada siswi di SMAN 1 Gading Rejo. Tingkat pengetahuan tidak berpengaruh secara signifikan terhadap sikap siswi dalam melakukan swamedikasi dismenorea.
PENERAPAN METODE DIGITAL STORYTELLING PADA PEMBELAJARAN DAN MEMBENTUK KARAKTER SISWA: Indonesia Fina Aulika Lestari; Nisa Nurrohmah; Amir Syaifurrohman; Gama Setyazi
Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi (J-Diteksi) Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi (J-Diteksi)
Publisher : Universitas Aisyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30604/diteksi.v5i1.2363

Abstract

Abstrak Seiring dengan perkembangan zaman, dunia pendidikan saat ini berada dalam era revolusi digital yang secara signifikan mengubah cara pandang dan pola belajar peserta didik. Ketertarikan terhadap penggunaan media digital meningkat ketika model pembelajaran disesuaikan dengan karakteristik dan profil peserta didik melalui pemanfaatan teknologi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji penerapan digital storytelling pada pembelajaran dan membentuk karakter siswa.. metode penelitian ini adalah literature review menggunakan analisis deskriptif berdasarkan publikasi jurnal nasional tentang digital storytelling. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan bahwa digital storytelling merupakan metode pembelajaran yang efektif karena mampu meningkatkan minat literasi, mengembangkan aspek afektif dan sikap siswa, melatih keterampilan abad ke-21, serta membentuk karakter peserta didik secara holistik. Penggunaan metode digital storytelling merupakan salah satu bentuk inovasi guru dalam memanfaatkan teknologi di dunia pendidikan agar pembelajaran menjadi lebih menarik dan tidak menimbulkan kejenuhan di dalam kelas. Penggunaan digital storytelling tidak hanya meningkatkan motivasi dan keterlibatan siswa, tetapi juga menyediakan media yang kontekstual dan menarik untuk mendukung proses pembelajaran yang lebih interaktif dan inovatif.