Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

Hubungan Kualitas Pelayanan Terhadap Kepuasan Pasien BPJS Kesehatan di Puskesmas II Denpasar Selatan Sherlyna Prihandhani, IGAA; Rismawati Hakim, Nina; Wirajaya, I Gede
Journal Center of Research Publication in Midwifery and Nursing Vol 2 No 1 (2018): Journal Center of Research Publication in Midwifery and Nursing
Publisher : STIKES Bina Usada Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36474/caring.v2i1.29

Abstract

Salah satu penyebab buruknya aspek kesehatan di Indonesia adalah tidak meratanya pelayanan kesehatan yang berkualitas bagi seluruh rakyat Indonesia. Mengatasi permasalahan tersebut, pemerintah mengeluarkan Undang-Undang No.40 tentang sistem Jaminan sosial nasional (SJSN). Berdasarkan data di Puskesmas II Denpasar Selatan terdapat 689 orang pengguna BPJS, dimana setelah di wawancarai sebanyak sepuluh orang terdapat tujuh diantara sepuluh orang mengatakan tidak puas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kualitas pelayanan terhadap kepuasan pasien BPJS Kesehatan di Puskemas II Denpasar Selatan. Jenis penelitian yang digunakan yaitu deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian yang digunakan adalah pasien yang berkunjung atau berobat ke Puskesmas II Denpasar Selatan menggunakan BPJS sebanyak 253 orang. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara kualitas pelayanan p value= 0,001 dengan kepuasan pasien dimana nilai p < 0,05. Penelitian ini diharapkan dapat dijadikan referensi dan acuan untuk penelitian selanjutnya agar dapat melakukan pengkajian lebih mendalam tentang faktor-faktor lainnya yang berkontribusi terhadap kepuasan pasien pengguna BPJS seperti suasana, image.
Hubungan Tingkat Pengetahuan Tentang HIV/AIDS Terhadap Tingkat Kecemasan Penderita Tuberculosis di Rumah Sakit X Denpasar Wishnuningsih, Aryanti; Sherlyna Prihandhani, IGAA; Wirajaya, I Gede
Journal Center of Research Publication in Midwifery and Nursing Vol 6 No 1 (2022): Journal Center of Research Publication in Midwifery and Nursing
Publisher : STIKES Bina Usada Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36474/caring.v6i1.216

Abstract

Latar Belakang: Deteksi dini HIV (Human Immunodeficiency Virus) pada pasien Tuberculosis terdapat pada standar 14 ISTC (International Standards of Tuberculosis Care). Belum meratanya kesadaran/ pengetahuan mengenai HIV/AIDS, dan stigma terhadap ODHA (Orang dengan HIV/AIDS) bisa menjadi kendala dalam upaya mengakhiri epidemic AIDS. Infeksi HIV menjadi bagian dari penyakit kronis yang menimbulkan tekanan psikologis dan rasa cemas pada ODHA. Tujuan Penelitian: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis hubungan antara tingkat pengetahuan tentang HIV/AIDS terhadap tingkat kecemasan penderita Tuberculosis di Rumah Sakit X Denpasar. Metodologi: Penelitian ini menggunakan desain Cross Sectional melibatkan 21 pasien Tuberculosis yang dipilih menggunakan teknik nonprobability sampling. Responden menjawab pertanyaan pada kuesioner yang akan menunjukkan tingkat pengetahuan tentang HIV/AIDS serta tingkat kecemasan responden. Data tersebut kemudian diuji menggunakan analisis spearman rank. Hasil: Dari hasil analisis didapatkan nilai signifikansi sebesar 0,022, yang berarti ada hubungan yang bermakna antara tingkat pengetahuan tentang HIV/AIDS dengan tingkat kecemasan penderita Tuberculosis di Rumah Sakit X Denpasar. Kesimpulan: Tingkat pengetahuan responden masuk dalam kategori baik, namun demikian ada beberapa hal yang perlu ditingkatkan terutama pengetahuan tentang pencegahan penularan HIV dari Ibu ke anak. Kedepannya diharapkan penyuluhan atau pemberian informasi baik secara online, offline atau media apapun tentang hal ini lebih ditingkatkan. Hal ini dimaksudkan untuk meningkatkan informasi pada masyarakat yang berdampak pada pengetahuan dan sikap masyarakat itu sendiri kearah yang lebih baik.
Hubungan Resiliensi Keluarga dengan kekambuhan pada Orang dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) di Wilayah Kerja UPTD. Puskesmas Nusa Penida I Darmawan, I Putu; Prihandhani, IGAA Sherlyna; Darmawan, A.A Kompiang Ngurah
Journal Center of Research Publication in Midwifery and Nursing Vol 7 No 1 (2023): Journal Center of Research Publication in Midwifery and Nursing
Publisher : STIKES Bina Usada Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36474/caring.v7i1.275

Abstract

Latar Belakang: Ada beberapa faktor yang terkait dalam proses perawatan penderita ODGJ dengan kekambuhan adalah adanya distres psikologis, keluarga menjadi depresi, koping, dukungan sosial, fungsi keluarga serta adanya resiliensi. Tujuan Penelitian: Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi hubungan resiliensi keluarga dengan kekambuhan pada orang dengan gangguan jiwa (ODGJ). Metedologi: Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian observasional analitik dengan pendekatan Cross Sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah 43 keluarga ODGJ yang berada di wilayah kerja UPTD. Puskesmas Nusa Penida I. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan teknik Purposive Sampling. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner dan uji statistic yang digunakan adalah Uji Chi- Square dengan ɑ 0,05. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara resiliensi keluarga dengan kekambuhan pada orang dengan gangguan jiwa. Hasil uji statistik dengan Chi Square mendapatkan nilai p= 0,013 (< α =0,05) ada hubungan signifikan antara resiliensi keluarga dengan kekambuhan orang dengan gangguan jiwa. Dengan demikian Resiliensi keluarga dapat menurunkan angka kekambuhan pada ODGJ. Kesimpulan Disarankan kepada masyarakat dalam peningkatan resiliensi keluarga bisa dilakukan melalui selalu memberi dukungan pada ODGJ dalam pengobatan dan perawatan gangguan jiwanya.
Evaluasi Kepatuhan Pelaksanaan Program Vaksinasi Covid-19 I IGAA Sherlyna Prihandhani; Made Oktaviani Bulan Trisna
Jurnal Keperawatan Malang Vol 8 No 2 (2023): Jurnal Keperawatan Malang (JKM)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STIKes Panti Waluya Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36916/jkm.v8i2.209

Abstract

The implementation of the COVID-19 vaccination program is expected to gradually reach all target targets. To strengthen the prevention program through vaccination, 5M health protocols also need to be implemented to minimize the spread of COVID-19. The success of the Covid-19 vaccination program will be measured by identifying which parties are working with the government to foster cooperation, and this will provide an overview of how the policy or program is implemented. his research is qualitative. This study aims to evaluate the implementation of the primary and booster vaccination programs is important to prevent non-compliance with vaccination patients to minimize the transmission of COVID-19. This program is carried out for a week by giving interviews to vaccination program holders at UPTD Puskesmas. Data will be analyzed univariately in the elaboration Evaluation of the implementation of the primary and booster vaccination programs in terms of patient compliance at the Mengwi I Health Center. The output of this study shows that the achievement indicator of success in winning the primary reaches 100%, but for the implementation of booster activation, the indicator of success only reaches 70%. The implementation of primary vaccination is carried out more evenly when compared to the implementation of booster vaccinations. Thus, It is hoped that the administration of vaccines can be carried out evenly so that a healthy community is created and the whole community receives vaccinations
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN DENGAN PERILAKU IBU DALAM MENERAPKAN TOILET TRAINING PADA ANAK USIA TODDLER (3-5 TAHUN) Ni Putu Kusuma Dewi; IGAA Sherlyna Prihandhani; I Made Dwie Pradnya Susila; I Nyoman Sutresna
ASSYIFA : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 4 No. 1 (2026)
Publisher : Forind Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62085/ajk.v4i1.166

Abstract

The high prevalence of toddlers who defecate and urinate indiscriminately is caused by delayed toilet training. Toilet training is an effort to train children to control their urination and defecation. The toilet training process requires attention to the mother's behavior. This behavior may be caused by the mother's level of knowledge about toilet training. This study aims to determine the relationship between mothers' knowledge and behavior in implementing toilet training for toddler-aged children (3-5 years) in Banjar Anyar Kelod Kerobokan. The study was conducted using a quantitative design with an analytical survey approach and a cross-sectional design, carried out from February to March 2025 with a sample size of 32 respondents selected using total sampling technique. Data were collected using a toilet training knowledge questionnaire and a mother's behavior questionnaire in implementing toilet training. Data were analyzed using the chi-square test with p<0.05. The results showed that most mothers had good knowledge about toilet training (68.8%) and most exhibited good behavior in implementing toilet training (65.6%). The analysis revealed a significant association between the level of knowledge and behavior of mothers in implementing toilet training for toddlers (3-5 years old) in Banjar Anyar Kelod Kerobokan, with a p-value <0.001. The recommendations of this study are expected to provide input for mothers in implementing toilet training  for toddlers.