Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

Pengaruh Masase Perineum pada Derajat Laserasi Perineum Terhadap Primigravida di Puskesmas II Denpasar Barat Putri Yustika Rani, Anak Agung; Prihandhani, IGAA Sherlyna
Journal Center of Research Publication in Midwifery and Nursing Vol 1 No 1 (2017): Journal Center of Research Publication in Midwifery and Nursing
Publisher : STIKES Bina Usada Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36474/caring.v1i1.20

Abstract

Laserasi perineum adalah robekan yang terjadi pada perineum sewaktu persalinan. Kerusakan tersebut biasanya lebih nyata pada primigravida dibandingkan multigravida. Salah satu pencegahan yang dapat dilakukan untuk mengurangi laserasi perineum yaitu masase perineum. Masase perineum merupakan teknik memijat pada daerah perineum pada masa kehamilan atau beberapa minggu menjelang persalinan guna meningkatkan perubahan hormonal yang melembutkan jaringan ikat, sehingga jaringan perineum lebih elastis dan lebih mudah meregang. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh masase perineum terhadap derajat laserasi perineum pada primigravida di Puskesmas II Denpasar Barat. Penelitian ini merupakan penelitian true eksperiment, dengan rancangan pasca-test dengan pemilihan, dimana kelompok eksperimen diberi perlakuan sedangkan kelompok kontrol tidak. Pada kedua kelompok tidak diawali dengan pra-tes. Pengukuran hanya dilakukan setelah pemberian perlakuan selesai. Data di analisis dengan uji statistik menggunakan uji Mannn-Withney U Test nilai U statistik adalah 20,0 dan nilai U tabel (n1 = 10, n2 = 10 dengan a = 0,05) adalah 23 Nilai U statistik = 20 < 23 = nilai U tabel, maka Ho ditolak dan H1 diterima. Berarti terdapat perbedaan antara derajat laserasi yang diberikan masase dengan yang tidak diberikan masase.
Hubungan Kualitas Pelayanan Terhadap Kepuasan Pasien BPJS Kesehatan di Puskesmas II Denpasar Selatan Sherlyna Prihandhani, IGAA; Rismawati Hakim, Nina; Wirajaya, I Gede
Journal Center of Research Publication in Midwifery and Nursing Vol 2 No 1 (2018): Journal Center of Research Publication in Midwifery and Nursing
Publisher : STIKES Bina Usada Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36474/caring.v2i1.29

Abstract

Salah satu penyebab buruknya aspek kesehatan di Indonesia adalah tidak meratanya pelayanan kesehatan yang berkualitas bagi seluruh rakyat Indonesia. Mengatasi permasalahan tersebut, pemerintah mengeluarkan Undang-Undang No.40 tentang sistem Jaminan sosial nasional (SJSN). Berdasarkan data di Puskesmas II Denpasar Selatan terdapat 689 orang pengguna BPJS, dimana setelah di wawancarai sebanyak sepuluh orang terdapat tujuh diantara sepuluh orang mengatakan tidak puas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kualitas pelayanan terhadap kepuasan pasien BPJS Kesehatan di Puskemas II Denpasar Selatan. Jenis penelitian yang digunakan yaitu deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian yang digunakan adalah pasien yang berkunjung atau berobat ke Puskesmas II Denpasar Selatan menggunakan BPJS sebanyak 253 orang. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara kualitas pelayanan p value= 0,001 dengan kepuasan pasien dimana nilai p < 0,05. Penelitian ini diharapkan dapat dijadikan referensi dan acuan untuk penelitian selanjutnya agar dapat melakukan pengkajian lebih mendalam tentang faktor-faktor lainnya yang berkontribusi terhadap kepuasan pasien pengguna BPJS seperti suasana, image.
Hubungan Tingkat Pengetahuan Tentang HIV/AIDS Terhadap Tingkat Kecemasan Penderita Tuberculosis di Rumah Sakit X Denpasar Wishnuningsih, Aryanti; Sherlyna Prihandhani, IGAA; Wirajaya, I Gede
Journal Center of Research Publication in Midwifery and Nursing Vol 6 No 1 (2022): Journal Center of Research Publication in Midwifery and Nursing
Publisher : STIKES Bina Usada Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36474/caring.v6i1.216

Abstract

Latar Belakang: Deteksi dini HIV (Human Immunodeficiency Virus) pada pasien Tuberculosis terdapat pada standar 14 ISTC (International Standards of Tuberculosis Care). Belum meratanya kesadaran/ pengetahuan mengenai HIV/AIDS, dan stigma terhadap ODHA (Orang dengan HIV/AIDS) bisa menjadi kendala dalam upaya mengakhiri epidemic AIDS. Infeksi HIV menjadi bagian dari penyakit kronis yang menimbulkan tekanan psikologis dan rasa cemas pada ODHA. Tujuan Penelitian: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis hubungan antara tingkat pengetahuan tentang HIV/AIDS terhadap tingkat kecemasan penderita Tuberculosis di Rumah Sakit X Denpasar. Metodologi: Penelitian ini menggunakan desain Cross Sectional melibatkan 21 pasien Tuberculosis yang dipilih menggunakan teknik nonprobability sampling. Responden menjawab pertanyaan pada kuesioner yang akan menunjukkan tingkat pengetahuan tentang HIV/AIDS serta tingkat kecemasan responden. Data tersebut kemudian diuji menggunakan analisis spearman rank. Hasil: Dari hasil analisis didapatkan nilai signifikansi sebesar 0,022, yang berarti ada hubungan yang bermakna antara tingkat pengetahuan tentang HIV/AIDS dengan tingkat kecemasan penderita Tuberculosis di Rumah Sakit X Denpasar. Kesimpulan: Tingkat pengetahuan responden masuk dalam kategori baik, namun demikian ada beberapa hal yang perlu ditingkatkan terutama pengetahuan tentang pencegahan penularan HIV dari Ibu ke anak. Kedepannya diharapkan penyuluhan atau pemberian informasi baik secara online, offline atau media apapun tentang hal ini lebih ditingkatkan. Hal ini dimaksudkan untuk meningkatkan informasi pada masyarakat yang berdampak pada pengetahuan dan sikap masyarakat itu sendiri kearah yang lebih baik.
Hubungan Resiliensi Keluarga dengan kekambuhan pada Orang dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) di Wilayah Kerja UPTD. Puskesmas Nusa Penida I Darmawan, I Putu; Prihandhani, IGAA Sherlyna; Darmawan, A.A Kompiang Ngurah
Journal Center of Research Publication in Midwifery and Nursing Vol 7 No 1 (2023): Journal Center of Research Publication in Midwifery and Nursing
Publisher : STIKES Bina Usada Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36474/caring.v7i1.275

Abstract

Latar Belakang: Ada beberapa faktor yang terkait dalam proses perawatan penderita ODGJ dengan kekambuhan adalah adanya distres psikologis, keluarga menjadi depresi, koping, dukungan sosial, fungsi keluarga serta adanya resiliensi. Tujuan Penelitian: Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi hubungan resiliensi keluarga dengan kekambuhan pada orang dengan gangguan jiwa (ODGJ). Metedologi: Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian observasional analitik dengan pendekatan Cross Sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah 43 keluarga ODGJ yang berada di wilayah kerja UPTD. Puskesmas Nusa Penida I. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan teknik Purposive Sampling. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner dan uji statistic yang digunakan adalah Uji Chi- Square dengan ɑ 0,05. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara resiliensi keluarga dengan kekambuhan pada orang dengan gangguan jiwa. Hasil uji statistik dengan Chi Square mendapatkan nilai p= 0,013 (< α =0,05) ada hubungan signifikan antara resiliensi keluarga dengan kekambuhan orang dengan gangguan jiwa. Dengan demikian Resiliensi keluarga dapat menurunkan angka kekambuhan pada ODGJ. Kesimpulan Disarankan kepada masyarakat dalam peningkatan resiliensi keluarga bisa dilakukan melalui selalu memberi dukungan pada ODGJ dalam pengobatan dan perawatan gangguan jiwanya.