Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

Determination of Preservative Levels of Sodium Benzoate in Packaged Mayonnaise UV-Vis Spectrophotometry as an Effort to Improve Practice Experience Basic Chemistry Course Students Lidyawati
Jurnal Serambi Ilmu Vol. 23 No. 1 (2022): Jurnal Serambi Ilmu
Publisher : Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/jsi.v23i1.965

Abstract

Sodium benzoate is the sodium salt of benzoic acid which is often used in processed foods and beverages, According to the regulation of the Head of BPOM RI No. 36 of 2013, this preservative is permitted in its use but has a limit on the use of mayonnaise, which is 1000 mg/kg body weight. The purpose of this study was to determine the content of sodium benzoate and the levels in packaged mayonnaise. This research was conducted at the Chemistry Laboratory of the Faculty of Teacher Training and Education, Syiah Kuala University, Banda Aceh to improve the student learning experience in basic chemistry courses, using five samples of packaged mayonnaise. The results showed that the five samples of packaged mayonnaise were positive for the preservative sodium benzoate. Determination of the preservative content of Sodium benzoate was determined using UV-Vis spectrophotometry method at max 280 nm. From the measurement results, the sodium benzoate content of sample M1 = 68 mg/kg, sample M2 = 35.5 mg/kg, sample M3 = 85.5 mg/kg, sample M4 = 95.5 mg/kg and M5 mg/kg = 30.5 and the use of preservative sodium benzoate in the packaged mayonnaise does not exceed the maximum limit that has been set.
Penyuluhan tentang Bahaya Merkuri yang Terkandung dalam Kosmetik Krim Pemutih Wajah dan Cara Mengidentifikasinya Lidyawati; Rosa Mardiana
Jurnal Mitra Pengabdian Farmasi Vol. 1 No. 2 (2022): Februari 2022
Publisher : Akademi Farmasi YPPM Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mercury is an additive that is often added in cosmetics whose function is to produce white, clean, and smooth facial skin instantly. Seeing the instant results, many women continue to use mercury-based cosmetics. Mercury is strictly prohibited from being used in cosmetic preparations, because of its very strong toxicity to the organs of the kidneys, nerves, and brain. The purpose of this community service is to provide information about the mercury contained in cosmetics and explain how to identify the mercury. The method used in this community service is counseling, namely providing information about the use of cosmetics, prohibited and dangerous materials that are often used in cosmetics, and exposure on how to choose safe cosmetics, namely identifying cosmetic preparations visually. Furthermore, students were given a questionnaire with the aim of knowing the students' understanding after being given counseling. The activity was carried out at the Cut Meutia Pharmacy Vocational School. The results of the questionnaire show that 97 percent of students have understood how to choose safe cosmetics and can identify cosmetics visually in cosmetics containing mercury.
Penyuluhan tentang Zat Kimia Berbahaya yang Terkandung di dalam Kosmetik Bagi Kader PKK di Desa Doy Ulee Kareng Banda Aceh Lidyawati; Rosa Mardiana; Dwi Putri Rejeki; Sasmiati Farach Dita; Verawati; Nurjannah; Irma Zarwinda; Elfariyanti; Fita Nelyza
Jurnal Mitra Pengabdian Farmasi Vol. 2 No. 1 (2022): Oktober 2022
Publisher : Akademi Farmasi YPPM Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Cosmetics are considered very important in today's life, not only women who use cosmetics but men also use it for their needs and lifestyle. There are also a lot of cosmetic products marketed by manufacturers, so people have to be more observant in choosing cosmetics that are safe to use, because not all producers pay attention to the safety quality of the ingredients of the products they produce, if people are wrong in choosing cosmetic products/using cosmetics that contain hazardous chemicals will cause health problems. The method used in this community service is counseling by providing knowledge about safe cosmetics, and prohibited and dangerous chemicals that are often used in cosmetics, then followed by a question and answer session. Furthermore, the PKK cadres were given a questionnaire which aims to determine the level of understanding of the PKK cadres after being given counseling. The activity was carried out in Doy Village, Ulee Kareng District, Banda Aceh. The results of the questionnaire show that 96 percent of PKK cadres understand how to choose safe cosmetics.
PENINGKATAN MUTU PELAYANAN INFORMASI OBAT MELALUI EVALUASI KEPUASAN PASIEN DI PUSKESMAS BAITUSSALAM, ACEH BESAR Lidyawati; Nurjannah; Ahsani Taqwim; Rosa Mardiana; Verawati
Jurnal Mitra Pengabdian Farmasi Vol. 4 No. 2 (2025): Februari 2025
Publisher : Akademi Farmasi YPPM Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelayanan informasi obat (PIO) merupakan bagian penting dari pelayanan kefarmasian di puskesmas. Kegiatan ini sangat menentukan keberhasilan terapi dan keselamatan pasien. Program pengabdian ini bertujuan untuk mengevaluasi kepuasan pasien terhadap pelayanan informasi obat yang diberikan oleh tenaga kefarmasian di Puskesmas Baitussalam. Evaluasi dilakukan menggunakan kuesioner terstruktur terhadap 33 pasien rawat jalan. Hasil menunjukkan bahwa 100% pasien merasa puas terhadap semua aspek pelayanan, mulai dari kebersihan lingkungan, kesopanan tenaga kefarmasian, hingga informasi cara penggunaan dan penyimpanan obat. Hasil ini menunjukkan bahwa Puskesmas Baitussalam telah menjalankan pelayanan PIO sesuai standar. Namun, peningkatan kapasitas tenaga kefarmasian melalui pelatihan berkelanjutan tetap direkomendasikan.
Pelatihan Bimbingan Teknis dan Pendampingan Ekonomi Kreatif untuk Para UMKM di Kabupaten Aceh Tengah Rosa Mardiana; Nurjannah; Lidyawati
Jurnal Mitra Pengabdian Farmasi Vol. 3 No. 3 (2024): Juni 2024
Publisher : Akademi Farmasi YPPM Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peserta UMKM menghasilkan Produk unggulan dari bahan dasar local di Takengon, Yaitu: selai terong Belanda, dodol dan sirup. Peserta memahami bagaimana proses pembuatannya dan promosi produk dan mendapatka sertifikat pendampingan selama 1 minggu. Penyelenggaraan kegiatan pengabdian Masyarakat ini yang difokuskan pada pelatihan dan bimbingan teknis ekonomi kreatif di Aceh Tengah bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keahlian para pelaku UMKM sehingga dapat memperluas operasional usahanya menjadi lebih luas. Banyaknya pertanyaan dari para peserta yang menandakan antusiasme peserta dalam mengikuti pelatihan dan bimbingan teknis. Dalam mengikuti arah ekonomi kreatif dibutuhkan motivasi yang kuat sehingga pelaku UMKM tetap dapat melakukan kegiatan hariannya dan terus berinovasi dengan produk unggulan daerahnya. Membahas tentang pengembangan ekonomi kreatif berbasis kearifan local dalam meningkatkana kesejahteraan Masyarakat khususnya Pelaku UMKM di Aceh Tengan melalui pelatihan, bimtek dan diskusi yang berkelanjutan telah dilaksanakan dengan sebaik mungkin dengan berbagai tahapan proses pelaksanaannya dengan harapan menghasilkan pengetahuan dan leterampilan dari para Pelaku UMKM di Aceh Tengah. Tahapan proses berupa diskusi dilakukan untuk dapat menggali potensi wisata yang dapat dikembangkan sebagai ekonomi kreatif yang berbasis kearifan local. Tahapan selanjutkan dikembangkankan Kembali hasil kreativitasnya melalui proses aspek pemasaran, pengemasan yang kreatif, pengembangan event dan promosi dan system penjualan berbasis inklusi.
Membangun Sinergi Orang Tua dan Guru Melalui Program pengabdian Masyarakat untuk Meningkatkan Perkembangan Anak Nurjannah; Rosa Mardiana; Lidyawati; Farach Dita, Sasmiati
Jurnal Mitra Pengabdian Farmasi Vol. 3 No. 2 (2024): Februari 2024
Publisher : Akademi Farmasi YPPM Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini dilaksanakan di PAUD Bustanul Ma’arif, Desa Neuheun, Kabupaten Aceh Besar, dengan tujuan membangun sinergi antara orang tua dan guru dalam mendukung perkembangan anak secara optimal. Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh rendahnya tingkat komunikasi antara pihak sekolah dan orang tua yang berdampak pada kurang maksimalnya perkembangan sosial, emosional, dan kognitif anak. Metode kegiatan meliputi penyuluhan, pelatihan komunikasi efektif, serta praktik kolaboratif orang tua–guru melalui kegiatan “Parent–Teacher Day”. Sebanyak 30 peserta yang terdiri dari guru dan orang tua mengikuti kegiatan ini. Hasil pelaksanaan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta dari 58% menjadi 88% terhadap pentingnya kolaborasi dalam mendidik anak. Orang tua juga menunjukkan peningkatan keterlibatan aktif dalam kegiatan sekolah sebesar 70%. Program ini berhasil menumbuhkan rasa kebersamaan, memperkuat kemitraan antara keluarga dan sekolah, serta berkontribusi nyata terhadap peningkatan perkembangan anak di lingkungan PAUD Bustanul Ma’arif.
ANALISIS MISKONSEPSI PEMBELAJARAN MATEMATIKA PADA GURU DAN SISWA SEKOLAH DASAR Kuyani Desi Safitri; Baiq Anisa Arifiati; Lidyawati; Para Susanti
Jurnal Ilmiah Mandalika Education (MADU) Vol. 1 No. 2 (2023): OKTOBER
Publisher : Lembaga PKBM Tunas Harapan Varoso

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/madu.v1i2.51

Abstract

Abstrak : Karya ilmiah ini merupakan studi literatur yang membahas tentang miskonsepsi pembelajaran matematika pada guru dan siswa di sekolah dasar berdasarkan berbagai informasi seperti buku, jurnal, artikel dan karya ilmiah lainnya. Empat jurnal yang digunakan sebagai sumber teori dalam penelitian ini, sehingga data dan teori yang digunakan relative lugas dan akurat. Metode yang digunakan dalam karya ilmiah ini adalah penelitian kepustakaan. Sumber informasi diperoleh dari penelitian terhadap 6 jurnal terpilih tentang miskonsepsi pembelajaran matematika pada guru dan siswa di sekolah dasar. Dari penelitian ini diperoleh data bahwa hal-hal yang telah kita pelajari kadang-kadang tidak membantu dalam mempelajari konsep atau teori baru. Ini terjadi ketika konsep atau teori baru tidak konsisten dengan materi yang dipelajari sebelumnya Oleh karena itu, pembelajaran memerlukan penggantian atau pengorganisasian kembali pengetahuan guru secara radikal. Melalui pelatihan kemahiran matematika, miskonsepsi dapat diganti atau dihilangkan dengan cara mengubah kerangka kerja pengajaran matematika.
Community Service Program: Socialization and Introduction of “DAGUSIBU” to Santri at BTRG Islamic Boarding School, Aceh: Pengabdian Kepada Masyarakat: Sosialisasi dan Pengenalan “DAGUSIBU” pada Santri Dayah BTRG Aceh Ida Mukhlisa; Rosa Mardiana; Lidyawati; Nurjannah; Dwi Putri Rejeki; Sasmiati Farach Dita; Novita, Eva
Jurnal Mitra Pengabdian Farmasi Vol. 5 No. 1 (2025): Oktober 2025
Publisher : Akademi Farmasi YPPM Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Irrational use of medicines remains a public health problem, including among adolescents in religious educational institutions. Santri living in Islamic boarding schools are required to be independent in managing their daily health needs, which may increase the risk of improper medicine use if adequate knowledge is lacking. This community service activity aimed to improve the knowledge and understanding of santri at BTRG Islamic Boarding School, Aceh, regarding proper medicine management through the socialization and introduction of the DAGUSIBU concept (Get, Use, Store, and Dispose of Medicines Properly). The activity was conducted using an educational and participatory approach, including lectures, interactive discussions, and the distribution of educational media. A total of 52 santri participated in the activity, consisting of 30 male and 22 female santri. The results showed an improvement in santri’s understanding of DAGUSIBU principles, as indicated by active participation during the sessions and their ability to explain the material after the activity. This program had a positive impact on increasing awareness of rational medicine use among santri. Therefore, continuous DAGUSIBU education is recommended to enhance health literacy in Islamic boarding school environments.