Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

Studi Cross-Sectional Tentang Pengetahuan, Sikap, dan Praktik Terhadap Penggunaan Obat OTC Di Kalangan Mahasiswa Farmasi Universitas Muhammadiyah Riau Nursyafni; Nurbaiti; Reza laila Najmi; Rahmi Amini; Izza Aulia Risqika Nasution; Lilian Rahma Dayani; Najmi Hilaliyati
The Journal Of Pharmacy Vol. 2 No. 1 (2024): Journal Of Pharmacy UMRI
Publisher : LPPM, Universitas Muhammadiyah Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

OTC (Over the Counter) drugs are a class of over-the-counter and limited over-the-counter drugs, which can be purchased without a prescription from a doctor, are safe, and effective when used according to the instructions on the drug packaging label. This study is a cross-sectional study that aims to evaluate the knowledge, attitudes, and practices towards the use of OTC drugs among Pharmacy students of the University of Muhammadiyah Riau. The study sample consisted of 86 respondents, consisting of 86% female and 14% male, with the majority aged 19-21 years. Data were collected using a validated questionnaire and analyzed using the Spearman correlation test to determine the relationship between knowledge, attitudes, and practices. The results showed that 62.8% of respondents had sufficient knowledge about OTC drugs, 64% had moderate attitudes, and 79.1% showed positive practices in the use of OTC drugs. Correlation analysis showed a significant positive relationship between knowledge and attitude (correlation coefficient: 0.362; p=0.001), knowledge and practice (correlation coefficient: 0.751; p=0.000), and attitude and practice (correlation coefficient: 0.553; p=0.000). These findings indicate that increasing knowledge about OTC drugs can contribute to more positive attitudes and better practices in their use. This study provides important insights for educational institutions in designing more effective educational programs to improve pharmacy students' knowledge, attitudes, and practices towards OTC drugs. Increased knowledge is expected to not only shape more positive attitudes, but also encourage safer and more responsible drug use practices
Hubungan Tingkat Pengetahuan dengan Keaktifan Kunjungan Posyandu Lansia di Puskesmas Payung Sekaki Isnaniar; Wiwik Norlita; Rahmi Amini; Nur Aida
As-Shiha: Jurnal Kesehatan Vol. 5 No. 2 (2025): As-Shiha: Jurnal Kesehatan
Publisher : Fakultas MIPA dan Kesehatan, Universitas Muhammadiyah Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Lansia adalah kelompok yang mengalami perubahan akibat proses penuaan. Perubahan tersebut menimbulkan permasalahan yang dapat mempengaruhi kesehatan lansia, seperti permasalahan fisiologis dan psikologis. Posyandu Lansia bertujuan untuk meningkatkan status kesehatan lansia dan mutu pelayanan kesehatan di masyarakat. Kegiatan Posyandu Lansia adalah perilaku atau aktivitas yang dapat dilihat secara teratur, termasuk partisipasi peserta dalam kegiatan Posyandu.Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pengetahuan terhadap keaktifan kunjungan Posyandu Lansia di Puskesmas Payung Sekaki. Metode : Jenis penelitian ini adalah Correlational Study yang dilaksanakan di Puskesmas Payung Sekaki. Penelitian ini melibatkan 40 responden yang dipilih menggunakan teknik accidental sampling. Instrumen penelitian yang digunakan adalah kuesioner. Hasil Hubungan tingkat pengetahuan dengan keaktifan kunjungan Posyandu Lansia di Puskesmas Payung Sekaki Kota Pekanbaru menunjukkan nilai signifikansi 0,482 (P > 0,05). Dengan demikian, H0 diterima, sehingga dapat disimpulkan bahwa tidak ada hubungan antara tingkat pengetahuan dengan keaktifan kunjungan Posyandu Lansia di Puskesmas Payung Sekaki Kota Pekanbaru. Kesimpulan :Tidak ada hubungan antara tingkat pengetahuan dengan keaktifan kunjungan Posyandu Lansia di Puskesmas Payung Sekaki Kota Pekanbaru. Untuk meningkatkan keaktifan lansia dalam mengikuti kegiatan Posyandu, diperlukan pengetahuan yang baik, dukungan keluarga, serta motivasi dari lansia itu sendiri
Implementasi Pemanfaatan Teh Bunga Telang (Clitoria Ternatea) Sebagai Solusi Herbal Dalam Manajemen Hipertensi Dan Gula Darah Khazanah Nurain Nurdin; Sari Rahmadhani; Nurdina Putri; Rahmi Amini; Putri Tri Hartini; Dewi Gulyla Hari
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 9 No 1 (2026): Januari - Maret 2026
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v9i1.14244

Abstract

This community service program aimed to enhance community knowledge and skills in utilizing butterfly pea flower tea (Clitoria ternatea) as a supportive herbal approach for hypertension management and blood glucose control. The activity was conducted using an educational and applicative approach through the delivery of health-related materials and a demonstration of the proper and hygienic preparation of butterfly pea flower tea for the target community. The implementation method comprised preparation, execution, and evaluation stages, with improvements in participants’ knowledge assessed through pre-test and post-test questionnaires, as well as observations of participant engagement throughout the activity. The results indicated an increase in community understanding regarding the benefits, processing methods, and consumption of butterfly pea flower tea as a complementary therapy. Overall, this program contributed positively to community empowerment through the utilization of safe, affordable, and locally available herbal plants, with potential benefits in supporting the prevention and management of non-communicable diseases, particularly hypertension and blood glucose disorders.
Pharmacokinetic Prediction, Drug-Like Properties, and Molecular Docking of Bioactive Compounds from Ethanol Extract of Uncaria nervosa Elmer Leaves Rahmawati, Noveri; Herli, Muhammad Azhari; Delvi Andrianingsih; Rahmi Amini
The Journal Of Pharmacy Vol. 3 No. 1 (2025): Journal Of Pharmacy UMRI
Publisher : LPPM, Universitas Muhammadiyah Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Uncaria nervosa Elmer leaves are known to contain bioactive compounds with potential as natural drug candidates, yet their pharmacokinetic profiles, drug-likeness, and molecular affinity toward target proteins remain limitedly explored. This study aimed to evaluate the pharmacokinetic properties, drug-likeness, and molecular interaction potential of bioactive compounds from the ethanol extract of Uncaria nervosa leaves. An in silico approach was employed using SwissADME to analyze pharmacokinetic parameters (absorption, distribution metabolism, and excretion) and drug-likeness based on Lipinski’s and Veber’s rules, followed by molecular docking against proteins 6O0K and 2W3L using MOE software. The results showed that most compounds exhibited high gastrointestinal absorption, did not inhibit major CYP enzymes, and several complied with drug-likeness rules. Docking analysis revealed that ceratodictyol displayed the closest binding energy to the positive controls (doxorubicin and obatoclax), indicating strong molecular affinity, while N-formamide showed superior pharmacokinetic and drug-likeness properties. In conclusion, the combination of pharmacokinetic and docking data highlights ceratodictyol as the main candidate supported by N-formamide as a potential compound, suggesting that Uncaria nervosa leaf extract may serve as a promising natural source for anticancer drug development.
Persepsi Konsumsi Beras Merah dalam Menurunkan Glukosa Darah pada Pasien Diabetes Melitus di Puskesmas Payung Sekaki Isnaniar; Wiwik Norlita; Rahmi Amini; Nailul Husna
As-Shiha: Jurnal Kesehatan Vol. 5 No. 2 (2025): As-Shiha: Jurnal Kesehatan
Publisher : Fakultas MIPA dan Kesehatan, Universitas Muhammadiyah Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Diabetes Melitus (DM) merupakan suatu penyakit menahun yang ditandai dengan kadar glukosa darah (gula darah) melebihi normal yaitu kadar gula darah sewaktu sama atau lebih dari 200 mg/dl, dan kadar gula darah puasa di atas atau sama dengan 126 mg/dl (Misnadiarly, 2013. DM dikenal sebagai silent killer karena sering tidak disadari oleh penyandangnya dan saat diketahui sudah terjadi komplikasi.Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui Gambaran persepsi penggunaan konsumsi beras merah untuk menurunkan glukosa darah pada pasien diabetes mellitus di Puskesmas Payung Sekaki. Jenis penelitian adalah Correlational study Penelitian ini dilaksanakan di Puskesmas Payung Sekaki dari 48 responden Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah Accidental Sampling. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner dengan menggunakan skala likert Hasil Penelitian ini menunjukkan bahwa Persepsi penggunaan konsumsi beras merah pada Pasien Diabetes Melitus Di Puskesmas Payung Sekaki dari 48 responden sebagian besar persepsi positif 25 responden (52,1% dan Persepsi Negatif 23 responden (47,9%). Mayoritas responden pernah Konsumsi Beras Merah 33 responden (66,8%) dan tidak pernah konsumsi beras merah 15 responden (31,3%), Kesimpulan penelitian ini mayoritas responden Konsumsi Beras Merah dan sebagian besar responden memiliki Persepsi yang positif dalam Penggunaan Konsumsi Beras merah untuk menurunkan glukosa darah.
Peran Orang Tua dalam Mencegah Kecanduan Gadget pada Anak Usia Sekolah Isnaniar; Wiwik Norlita; Rahmi Amini; Nisra Dayanti Zalukhu; Yulis Bonieght
As-Shiha: Jurnal Kesehatan Vol. 5 No. 2 (2025): As-Shiha: Jurnal Kesehatan
Publisher : Fakultas MIPA dan Kesehatan, Universitas Muhammadiyah Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Teknologi adalah benda-benda atau alat-alat yang diciptakan oleh menusia untuk membantu dan mempermudah pekerjaan manusia dalam melakukan beberapa hal Penggunaan gadget yang berlebihan akan membawa dampak buruk bagi perkembangan sosial dan emosional anak. Dampak buruk penggunaan gadget pada anak antara lain anak menjadi pribadi tertutup, gangguan tidur, suka menyendiri, perilaku kekerasan, pudarnya kreativitas, dan ancaman cyberbullying. gadget pada anak usia dini dengan cara membatasi pemakaian gadget, mengawasi anak dalam bermain gadget dengan figur orang tua yang berperan sangat penting serta memberi jadwal waktu yang tepat saat anak bermain gadget, agar gadget tidak dapat menghambat perkembangan sosial anak usia dini Tujuan Untuk Mengetahui Peran Orang Tua dalam Mencegah Kecanduan Gadget pada Usia Sekolah Di SD Negeri 159 Pekanbaru. Jenis penelitian adalah kuantitatif, Penelitian ini dilaksanakan di SD Negeri 159 Pekanbaru . Populasi dan Sampel pada penelitian ini berjumlah 55 orang Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah teknik Purposive sampling karena peneliti menyebarkan angket/kuesioner kepada setiap responden. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner Hasil Penelitian Peran orang tua dalam mencegah kecanduan gadget Di SD Negeri 159 Kota Pekanbaru adalah Berperan 32 responden (58,2%). Kesimpulan peran orang tua dalam mencegah anak usia dini saat menggunakan gadget lebih menonjol kepada ibu dari pada ayah. Karena adanya perbedaan peran antara Ayah dan Ibu membuat waktu yang digunakan oleh orang tua mendampingi anak dirumah sedangkan ibu melakukan perannya untuk mendampingi anak setiap hari.
Penerapan Pemberian Aloe Vera Oil dalam Upaya Mengurangi Stretch Marks pada Ibu Hamil Norlita, Wiwik; Isnaniar; Rahmi Amini; Suci Hidayani
As-Shiha: Jurnal Kesehatan Vol. 5 No. 2 (2025): As-Shiha: Jurnal Kesehatan
Publisher : Fakultas MIPA dan Kesehatan, Universitas Muhammadiyah Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Stretch marks (striae gravidarum) are a common issue experienced by pregnant women, particularly during the second and third trimesters, which can cause physical discomfort and psychological impact. Objective: This studi aimed to determine the effectiveness of aloe vera oil in reducing the number and severity of stretch marks in pregnant women. Methods: This research used a descriptive observational case studi method with a continuity of care approach conducted at the Independent Midwife Practice (TPMB) Bd. Dince Safrina, SST, M.KM, in Pekanbaru during 09 April–02 May 2025. The subjects consisted of two third-trimester pregnant women with stretch marks in the abdominal area. Theintervention involved applying aloe vera oil twice daily for 10 days, with monitoring conducted over three visits. Results: The results showed a reduction in the number of stretch marks from moderate to mild category in both respondents. Conclusion: These findings suggest that regular application of aloe vera oil can help reduce stretch marks in pregnant women. This studi recommends the use of aloe vera oil as a safe and effective non-pharmacological skincare alternative to enhance comfort and confidence during pregnancy