Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : JURNAL PRESTASI

PENGARUH LATIHAN GOENRICH BASIC BACKHAND TERHADAP KEMAMPUAN GROUNDSTROKE BACKHAND TENNIS LAPANGAN Vijai Eduardo Nainggolan; Imran Akhmad
JURNAL PRESTASI Vol 5, No 1 (2021): JURNAL PRESTASI
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jp.v5i1.25600

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh latihan goenrich basic backhand terhadap kemampuan groundstroke backhand atlet tennis lapangan pada Komunitas Tennis Unimed Tahun 2020. Penelitian adalah metode experiment semu times series dengan memberikan perlakuan terhadap sampel berupa pengukuran dan perlakuan latihangroundstroke backhand yang berulang. Populasi adalah seluruh Komunitas Tennis Unimed Tahun 2020 yang berjumlah 25 orang. Jumlah sampel 6 orang diperoleh dengan teknik purposif random sampling, yang mana memilih sampel diberikan syarat yaitu pemain tennis pemula yang berjenis kelamin putra, sama sekali belum menguasai pukulan groundstroke backhand dan aktif dalam mengikuti latihan. Hasil penelitian dari data pre-test dan data post-test kemampuan groundstroke backhand tennis lapangan diperoleh tscore= 11,85. Dari daftar distribusi t maka tstandartdengan peluang 0,95 dengan dk n-1=5 diperoleh harga t (0,95)(5) = 2,015. Dalam kriteria pengujian hipotesis dinyatakan bahwa tscore> tstandart(11,85> 2,015) sehingga H0 ditolak dan Ha diterima. Maka dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan dari latihan goenrich basic backhand terhadap kemampuanĀ  groundstroke backhand atlet tennis lapangan.
PERAN PELATIH DALAM PERKEMBANGAN PRESTASI ATLET KARATE Ismail Fauzan Nasution; Aditia Pranata Sembiring; Lusianna Clara Br Ginting; Imran Akhmad; Amirsyah Putra Lubis
JURNAL PRESTASI Vol. 8 No. 1 (2024): JURNAL PRESTASI
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jp.v8i1.58474

Abstract

Karate merupakan salah satu cabang olahraga yang populer di Indonesia memerlukan fisik yang kuat, tehnik yang mumpuni dan didorong dengan kondisi psikis yang baik agar dapat mendukung tampilan performa bagi setiap atletnya. Berbagai faktor latihan itu dibentuk dalam proses latihan yang melibatkan peran penting pelatih didalamnya. Pelatih karate dapat dideskripsikan sebagai seorang pendidik, cendekiawan, guru, dan orang tua bagi atletnya. Ia wajib memahami peran, tugas serta kewajibannya sebagai pelatih agar atlet dapat sukses dalam kariernya. Peningkatan keilmuan juga perlu diupayakan pelatih melalui berbagai cara karena pada hakikatnya berbagai disiplin ilmu melekat dalam suatu cabang olahraga seperti karate, Sehingga Pelatih karate harus memahami berbagai disiplin ilmu seperti ilmu faal olahraga, anatomi, kinesiologi, biomekanika, psikologi, gizi, dan lain-lain agar pelatih meningkat intelektualitasnya terlebih dalam hal terkait proses latihan dan menjadikan ilmu dan teknologi menjadi dasar pijakan dalam perencanaan, implementasi dan evaluasi latihan. Di dunia pelatihan ada semacam ungkapan yang menyatakan: (1) tinggi rendahnya keberhasilan atlet merupakan refleksi dari tinggi rendahnya kualitas pengetahuan dan kecakapan pelatihnya. (2) apa yang dicapai oleh atlet dalam kompetisi merupakan refleksi dari apa yang sudah diberikan pelatihnya dalam pelatihan. Maka pelatih merupakan figur penting dibalik pencapaian atletnya, karena tiadanya arahan dari seorang pelatih serta pengontrolannya maka keberhasilan yang maksimal tidak akan dicapai atlet.