Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

METODOLOGI PENELITIAN BAHASA DENGAN KAJIAN POSITIVISME Endry Boeriswati; Saifur Rohman; Ahmad Zaki Munibi; Saiyidinal Firdaus; Erfi Firmansyah; Hendrawanto CH; Sastri Br Rajaguk-guk
DIALEKTIKA: JURNAL BAHASA, SASTRA DAN BUDAYA Vol. 11 No. 2 (2024): Desember
Publisher : Prodi Sastra Inggris UKI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33541/dia.v11i2.6441

Abstract

penelitian yang menggunakan positivisme telah secara efektif menerangi keterkaitan antara variabel sosial dan variasi linguistik, sebagaimana dibuktikan oleh studi Labov, (1971) tentang variasi fonologis di Philadelphia. berfokus pada fakta empiris yang dapat diamati, diukur, dan diverifikasi, dan sangat mendasari metodologi kuantitatif dalam penelitian. positivisme memungkinkan peneliti untuk mengumpulkan data kuantitatif yang dapat dianalisis secara statistik, seperti frekuensi penggunaan struktur sintaksis tertentu dalam bahasa kedua (L2). Tiga pendekatan utama yang sering digunakan dalam studi Bahasa adalah positivisme, neo-positivisme, dan fenomenologi. Ketiga pendekatan ini memiliki asumsi dasar yang berbeda tentang metode memahami bahasa, tetapi semuanya menawarkan pandangan penting tentang bagaimana studi Bahasa dapat dilakukan secara empiris dan analitis.
Analysis of Language Style in the Song Atouna El-Toufoule: A Stylistic Study Siti Masyitoh; Mia Mutmainah; Khotimatun Nafi’ah; Rifda Haniefa; Hendrawanto CH
Inspirasi : Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Vol 2 No 2 (2025): Inspirasi : Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan
Publisher : Yayasan Penelitian Dan Pengabdian Masyarakat Sisi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69836/inspirasi-jpk.v2i2.345

Abstract

The song Atouna el-Toufoule  popularized by Remi Bandali is a symbol of resistance and an expression of the pain of children who are victims of war. This study aims to reveal how the style of language in the song Atouna el-Toufoule  is used by the author as a form of artistic expression as well as social criticism. This study is a qualitative study with a descriptive analysis method. This study uses the theory of five levels of stylistic analysis by Syihabuddin Qalyubi. The results of this study include language styles based on the level of stylistic analysis, including: 1) al-mustawa al-sauti: repetition of the sounds kasrah and sukun at the end of a sentence, sawamit anfiyah (mim), sawamit infijariyah (ta marbuthah); 2) al-mustawa as-sharfi: use of the isim maf'ul form and writing words that do not comply with the rules of rasm; 3) al-mustawa al-nahwi: al-tikrar, istifham which deviates from its original meaning, 4) mustawa al-dalali: al-dalalah mu'jamiyah, al-dalalah siyaqiyah and also taraduf; 5) al-mustawa al-suwari: the use of tasybih, majaz, and harf nida