Ryan Radjendra
Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Analisis Penerapan Media Audio Visual Dalam Pembelajaran Fikih pada Siswa Sekolah Dasar Syifa Adilla Zahra; Nur Rohfitta; Ryan Radjendra; Wiwin Sunita; Nilawati Tadjuddin
Cokroaminoto Journal of Primary Education Vol. 9 No. 1 (2026): Januari - Maret 2026
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/cjpe.9.1.2026.8258

Abstract

Pada tingkat dasar, pembelajaran Fikih tidak hanya menekankan pemahaman konsep, tetapi juga kemampuan mempraktikkan ibadah secara tepat dan berkesinambungan. Karena itu, dibutuhkan strategi yang mampu menyajikan materi secara konkret, kontekstual, dan menarik agar mudah dipahami siswa. Media audio visual dipilih sebagai alternatif karena memadukan unsur gambar, suara, dan gerak yang dapat menciptakan pengalaman belajar lebih interaktif dan bermakna. Penelitian ini bertujuan mengkaji implementasi media pembelajaran audio visual dalam mata pelajaran Fikih pada siswa kelas V melalui studi kasus di SD Negeri 2 Kampung Baru. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi pembelajaran, wawancara dengan guru dan siswa kelas V di SD Negeri 2 Kampung Baru, serta dokumentasi terkait proses pembelajaran Fikih. Analisis data dilakukan secara deskriptif melalui tahap reduksi, penyajian, dan penarikan simpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media audio visual berdampak positif terhadap motivasi, keterlibatan aktif, dan pemahaman siswa. Siswa menjadi lebih antusias, lebih mudah memahami materi praktik ibadah, serta lebih percaya diri saat mempraktikkannya. Kendati demikian, terdapat kendala berupa keterbatasan fasilitas teknologi dan manajemen waktu. Secara umum, media audio visual dinilai efektif mendukung pembelajaran Fikih jika dirancang dan difasilitasi dengan baik.
Strategi Pembelajaran PAI Berbasis Kurikulum Terintegrasi: Penguatan Sikap Religius Dan Moderasi Beragama Pada Siswa Ryan Radjendra; Sunariyah; Imam Syafe'i; Ahmad Fauzan; Sunarto
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 3: April 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i3.15987

Abstract

Penelitian ini membahas permasalahan penerapan strategi pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) yang efektif berbasis kurikulum terintegrasi dalam upaya memperkuat sikap religius dan moderasi beragama siswa. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis implementasi strategi pembelajaran PAI berbasis kurikulum terintegrasi serta kontribusinya dalam penguatan sikap religius dan moderasi beragama peserta didik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif-analitis. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi pembelajaran, wawancara mendalam dengan guru PAI, serta analisis dokumen perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pembelajaran PAI berbasis kurikulum terintegrasi, seperti pembelajaran kontekstual, internalisasi nilai-nilai keislaman, dan pembelajaran kolaboratif, berperan positif dalam membentuk sikap religius siswa dan pemahaman moderasi beragama. Strategi tersebut mendorong siswa untuk mengamalkan nilai-nilai agama dalam kehidupan sehari-hari dengan tetap menjunjung tinggi sikap toleransi, inklusivitas, dan penghargaan terhadap keberagaman. Dengan demikian, integrasi kurikulum dan strategi pembelajaran PAI menjadi faktor penting dalam pembentukan karakter religius dan penguatan moderasi beragama di lingkungan pendidikan.
Relevansi Tafsir Tarbawi dalam Pendidikan Agama Islam di Era Digital Ryan Radjendra; Silpa Silpa; Ainal Ghani; Guntur Cahaya Kesuma; A. Fatoni
Action Research Journal Indonesia (ARJI) Vol. 7 No. 4 (2025): Action Research Journal Indonesia (ARJI)
Publisher : PT. Pusmedia Group Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61227/arji.v7i4.582

Abstract

Perkembangan era digital membawa dampak signifikan terhadap pola pendidikan, termasuk dalam ranah Pendidikan Agama Islam (PAI). Salah satu pendekatan yang memiliki relevansi tinggi adalah tafsir tarbawi, yaitu tafsir Al-Qur’an dengan orientasi pendidikan yang menekankan nilai-nilai pedagogis, moral, dan spiritual. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis relevansi tafsir tarbawi dalam mengembangkan model pembelajaran PAI yang adaptif terhadap tantangan era digital, khususnya bagi Generasi Alpha yang sangat akrab dengan teknologi. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan kepustakaan (library research). Data primer diperoleh dari kitab-kitab tafsir tarbawi, sedangkan data sekunder berasal dari buku akademik, artikel jurnal, dan laporan penelitian yang relevan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui telaah literatur dan dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan analisis isi (content analysis) dengan pendekatan deskriptif-analitis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tafsir tarbawi dapat dijadikan landasan dalam menyusun strategi pembelajaran PAI berbasis teknologi tanpa mengurangi nilai religiusitas dan spiritualitas. Integrasi tafsir tarbawi dengan media digital mampu memperkuat literasi digital religius, meningkatkan pemahaman keislaman, serta membentuk karakter religius Generasi Alpha. Selain itu, penelitian ini merekomendasikan agar guru PAI mengintegrasikan nilai-nilai tafsir tarbawi ke dalam media pembelajaran digital secara sistematis melalui platform daring berbasis nilai Islam. Lembaga pendidikan juga disarankan untuk meningkatkan kompetensi digital guru melalui pelatihan teknopedagogi agar implementasi pembelajaran berbasis tafsir tarbawi menjadi lebih efektif dan menarik. Dengan demikian, penelitian ini menegaskan bahwa integrasi tafsir tarbawi dan teknologi digital tidak hanya menjaga orisinalitas nilai Al-Qur’an, tetapi juga mampu menjawab kebutuhan pendidikan religius di era Generasi Alpha.