Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Asuhan Keperawatan Gerontik dengan Penerapan Rendam Kaki Air Hangat Campuran Serai dan Garam terhadap Peningkatan Perfusi Perifer pada Lansia dengan Hipertensi Aviska, Regina; Alfianur; Emulyani; Donny Hendra
Nursing Care and Health Technology Journal (NCHAT) Vol. 5 No. 2 (2025): Nursing and Health Care Technology-July to December Period
Publisher : Progres Ilmiah Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56742/nchat.v5i2.146

Abstract

Salah satu terapi non farmakologi yang dapat dilakukan untuk meningkatkan perfusi perifer adalah rendam kaki air hangat menggunakan serai dan garam. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan perfusi perifer pada pasien dengan hipertensi di RW 02 RT 02 Kelurahan Tuah Negeri Kecamatan tenayan Raya. Metode yang digunakan dalam karya ilmiah ini adalah pemberian terapi rendam kaki air hangat campuran serai dan garam. Sampel pada penelitian ini adalah pasien yang menderita hipertensi sebanyak 2 orang. Penelitian dilakukan pada tanggal 4 Desember sampai 9 Desember 2024. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setelah dilakukan rendam kaki air hangat terdapat penurunan tekanan darah dan Mean Arterial Pressure (MAP). Pada Ny. A tekanan darah pretest yaitu 172/105 mmHg dengan MAP 127.33 mmHg dan postest tekanan darah 158/104 mmHg dengan MAP 122 mmHg. Pada Ny. E tekanan darah pretest 166/101 mmHg dengan MAP 122.66 mmHg dan postest tekanan darah 142/96 mmHg dengan MAP 111.33 mmHg. Kesimpulan dari terapi rendam kaki air hangat campuran serai dan garam terdapat penurunan tekanan darah pada lansia penderita hipertensi. Pemberian terapi ini dapat diterapkan sebagai terapi nonfarmakologis untuk meningkatkan perfusi perifer dan menurunkan tekanan darah pada lansia penderita hipertensi dilakukan secara teratur dalam 3 hari nberturut-turut selama 15 menit.  
Manajemen Keperawatan tentang Mitigasi Bencana untuk Mencegah Terjadinya Banjir di Desa Sawah Kabupaten Kampar Riau Putra, Ifon Driposwana; Ezalina, Ezalina; Emulyani, Emulyani; Nita, Yureya; Harahap, Afrida Sriyani; Adelia, Gita
Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Kesehatan Vol. 2 No. 4 (2025): Desember 2025
Publisher : Menara Science Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70109/jupenkes.v2i4.71

Abstract

Bencana banjir merupakan salahsatu permasalahan yang sering terjadi di Kabupaten Kampar Provinsi Riau, khususnya di Desa Sawah, yang berdampak pada kesehatan masyarakat dan mengganggu aktivitas sosial ekonomi masyarakat. Upaya mitigasi bencana menjadi langkah penting dalam mengurangi risiko dan dampak banjir melalui pemberdayaan masyarakat dan penguatan kapasitas tenaga kesehatan, khususnya perawat. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat serta kader kesehatan dalam manajemen keperawatan berbasis mitigasi bencana banjir. Metode pelaksanaan meliputi penyuluhan, pelatihan simulasi kesiapsiagaan banjir, serta pendampingan dalam pembuatan rencana aksi mitigasi berbasis komunitas. Sasaran kegiatan adalah masyarakat Desa Sawah sebanyak 50 orang yang terdiri atas perangkat desa, kader posyandu, dan warga rentan terdampak bencana banjir. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada pengetahuan peserta mengenai tanda-tanda awal bencana, tata cara evakuasi, dan langkah-langkah pencegahan banjir dengan peningkatan rata-rata skor pengetahuan sebesar 40% ketika sebelum dilakukan intervensi dan meningkat menjadi 80% setelah dilakukan intervensi. Selain itu, terbentuk tim relawan tanggap banjir desa yang berkoordinasi dengan puskesmas dan Badan Penangunggulangan Bencana Daerah setempat. Kegiatan ini memperlihatkan bahwa penerapan manajemen keperawatan dalam mitigasi bencana dapat meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat serta mendorong kolaborasi lintas sektor dalam upaya pencegahan banjir.
The Relationship between Family Support and Emotional Mental Disorders in Adolescents Yeni Devita; Nadia Okviani; Emulyani Emulyani; Fitry Erlin
Jurnal Keperawatan Priority Vol. 8 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Prima Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/jukep.v8i1.5969

Abstract

Adolescent emotional disorders are behaviors that are not in accordance with their age stages. The number of problems and deviant behaviors in adolescence shows that adolescents are a risk group for emotional mental disorders. The purpose of the study was to determine the relationship between family social support and emotional mental disorders in adolescents. This type of quantitative research has a cross-sectional design. The research sample is 288 respondents. The sampling technique uses stratified random sampling. Data collection was carried out using a social support questionnaire and a Strenght and Difficulties Questionnaire (SDQ) questionnaire. The data was analyzed by the Chi square test. The results of the univariate analysis related to the characteristics of the respondents were almost all (94.8%) of the respondents were at the age of 12-15 years (early adolescence) as many as 273 people, and more than half (68.1%) of the respondents were female as many as 196 people. In terms of the frequency distribution of family support, half of the respondents did not get family support as many as 146 respondents (50.7%). Frequency distribution of the frequency of adolescent emotional mental disorders almost half of the respondents had emotional disorders in the borderline range as many as 123 respondents (42.7%). The results of the statistical test obtained p-value = 0.00 < 0.05 so that it can be concluded that there is a relationship between family support and adolescent mental disorders. There needs to be high family social support to prevent mental disorders in adolescents.
Edukasi Sanitasi Berkelanjutan Terhadap Pemicuan Mindset Masyarakat Terkait dengan ODF  Pantai Cermin Emulyani Emulyani; Diah Rahma Lestari; Keysha Azzahra
NuCSJo : Nusantara Community Service Journal Vol. 1 No. 3 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian Dan Publikasi Ilmiah (lppi) Yayasan Almahmudi Bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/nucsjo.v1i3.92

Abstract

Desa Pantai Cermin menghadapi tantangan besar dalam mencapai sanitasi berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor ekonomi dan kesadaran sanitasi rumah yang mempengaruhi upaya mencapai sanitasi berkelanjutan di desa tersebut. Metode penelitian menggunakan survei dan wawancara dengan 50 responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor ekonomi (74,2%) dan kesadaran sanitasi rumah (81,5%) merupakan faktor dominan yang mempengaruhi sanitasi berkelanjutan. Penelitian ini merekomendasikan perluasan akses ke fasilitas sanitasi, peningkatan kesadaran masyarakat melalui edukasi dan pelatihan, serta peran aktif pemerintah dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Saran, Perlu adanya sistem pemantauan pasca-program untuk memastikan keberlanjutan status ODF, seperti rutin menginspeksi kebersihan lingkungan dan memastikan fasilitas sanitasi tetap digunakan dengan baik.
Body Image dengan Perilaku Bullying pada Remaja Gita Nena Khoiroza Abdillah; Eka Malfasari; Emulyani Emulyani; Fitri Erlyn
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol. 7 No. 6 (2025): Desember 2025, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v7i6.1046

Abstract

Bullying telah muncul sebagai masalah yang meluas di lingkungan pendidikan Indonesia, khususnya di Pekanbaru, di mana prevalensinya yang mengkhawatirkan secara signifikan mengancam kesehatan mental dan perkembangan sosial remaja. Penelitian kuantitatif ini menggunakan desain cross-sectional yang melibatkan 278 siswa berusia 11-16 tahun dari SMP Negeri 25 Pekanbaru yang dipilih menggunakan teknik stratified random sampling. Data dikumpulkan menggunakan Multidimensional Body-Self Relations Questionnaire-Appearance Scales (MBSRQ-AS) untuk menilai citra tubuh (body image) dan Olweus Bullying Victimization Questionnaire (OBVQ-R) untuk mengukur perilaku bullying. Hubungan antar variabel dianalisis menggunakan uji korelasi Spearman Rank. Analisis statistik menunjukkan koefisien korelasi sebesar 0,096 dengan nilai p-value 0,111 (>0,05), yang mengindikasikan bahwa tidak ada hubungan yang signifikan antara citra tubuh dan perilaku bullying pada siswa. Mayoritas responden melaporkan citra tubuh yang positif (Mean=109,41) meskipun perilaku bullying tetap terjadi (Mean=100,59). Temuan ini menunjukkan bahwa persepsi citra tubuh bukanlah prediktor utama keterlibatan dalam bullying pada demografi ini.