Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

The Role Of Islamic Educational Philosophy In Shaping Students' Spirituality Wahyudi Wahyudi; Daffa Nayla Oktavia Hermawan Putri; Muhammad Yusron Maulana El-Yunusi
Wahana : Tridarma Perguruan Tinggi Vol 77 No 1 (2025): Wahana Tridarma Perguruan Tinggi
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/wahana.v77i1.9672

Abstract

Spiritual is a trait related to something that is not material, for example, that is characteristic of humans, for example, intelligence, soul, sound frame. Spirituality also implies things related to the nature or quality or condition or mental and ethical tendencies of a person, as well as their original meaning that is contrary to the outer meaning or the actual meaning. The main goal of the Islamic educational philosophy is to produce individuals with great character, knowledge, and dynamic roles in society. Education in Islam aims to create human potential as a whole, both in-depth and educated, by combining science and devotional values. The teaching objectives of Islam also include the formation of a solid character, with a center on devotion, trust, equality, and mutual respect. Overall, the philosophy of Islamic Education greatly influences the spirituality of students because it directly teaches them to always connect every aspect of life with faith and devotion to Allah. With an education that is firmly rooted in spiritual and religious values, students not only gain academic knowledge but also experience profound spiritual development.
Kajian literatur tentang pengaruh motivasi belajar terhadap prestasi belajar di indonesia Daffa Nayla Oktavia Hermawan Putri; Didit Darmawan Darmawan
Tuladha : Jurnal Pendidikan Dasar Vol 5 No 1 (2026): June
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30738/tuladha.v5i1.22795

Abstract

Prestasi belajar siswa tidak hanya ditentukan oleh kemampuan kognitif dan fasilitas pembelajaran, tetapi juga oleh faktor internal, terutama motivasi belajar. Namun, temuan empiris mengenai hubungan keduanya masih menunjukkan variasi sehingga memerlukan sintesis literatur yang lebih terstruktur. Penelitian ini bertujuan untuk mengintegrasikan hasil-hasil penelitian mengenai hubungan motivasi belajar dan prestasi belajar siswa pada jenjang pendidikan menengah. Metode yang digunakan adalah studi literatur kualitatif terstruktur dengan penelusuran data melalui Google Scholar, Garuda (Garba Rujukan Digital), dan Scopus pada rentang publikasi 2021–2025. Sebanyak 10 artikel empiris kuantitatif yang memenuhi kriteria inklusi dianalisis menggunakan sintesis naratif-tematik. Hasil kajian menunjukkan bahwa seluruh studi mengarah pada hubungan positif antara motivasi belajar dan prestasi belajar, dengan variasi kekuatan hubungan berdasarkan nilai koefisien determinasi (R²). Sintesis tematik menghasilkan tiga pola utama, yaitu: (1) hubungan yang konsisten antara motivasi belajar dan prestasi belajar; (2) hubungan tersebut tidak berlangsung secara terpisah, melainkan dipengaruhi oleh faktor-faktor lain; serta (3) adanya variasi kekuatan hubungan antarpenelitian. Kesimpulannya, motivasi belajar secara konsisten berkaitan dengan prestasi belajar, namun besaran hubungannya tidak bersifat seragam dan sangat dipengaruhi konteks penelitian. Oleh karena itu, hubungan tersebut lebih tepat dipahami sebagai kecenderungan empiris lintas studi, bukan hubungan kausal yang berdiri sendiri. Student learning achievement is determined not only by cognitive abilities and learning resources, but also by internal factors, particularly learning motivation. However, empirical findings regarding the relationship between the two still vary, necessitating a more structured literature synthesis. This study aims to integrate research findings on the relationship between learning motivation and student learning achievement at the secondary education level. The method used was a structured qualitative literature review, with data retrieved from Google Scholar, Garuda (Garba Rujukan Digital), and Scopus for publications from 2021 to 2025. A total of 10 quantitative empirical articles that met the inclusion criteria were analyzed using narrative-thematic synthesis. The results indicate that all studies point to a positive relationship between learning motivation and learning achievement, with variations in the strength of the relationship based on the coefficient of determination (R²). The thematic synthesis yielded three main patterns: (1) a consistent relationship between learning motivation and learning achievement; (2) this relationship does not exist in isolation but is influenced by other factors; and (3) variations in the strength of the relationship across studies. In conclusion, learning motivation is consistently associated with learning achievement, but the magnitude of the relationship is not consistent and is strongly influenced by the research context. Therefore, this relationship is most accurately interpreted as an empirical trend across studies, rather than a standing causal relationship.
Pelaksanaan Kegiatan Bagi-Bagi Takjil untuk Meningkatkan Rasa Kepedulian Sosial di Desa Wadung Asri Daffa Nayla Oktavia Hermawan Putri; Siti Nafisatur Rohmah; Nur Lailatul Hidayah; Dewi Nur 'Aini; Wardatus Sholikha; Tasya Aulia Rizka; Nurika Yuni Safara; Adinda Oktavia; Rahayu Mardikaningsih; Laili Mas Ulliyah Hasani
AlMurtado Journal of Social Innovation and Community Service Vol 3 No 1 (2026): Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : BAMALA Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tradisi berbagi makanan berbuka puasa merupakan salah satu bentuk kepedulian sosial yang memiliki potensi untuk memperkuat empati, solidaritas, dan kebersamaan warga selama bulan Ramadan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan oleh mahasiswa KKN Universitas Sunan Giri Surabaya di Desa Wadung Asri ini bertujuan meningkatkan semangat berbagi serta menumbuhkan kepedulian sosial masyarakat melalui program pembagian takjil. Pelaksanaan kegiatan menggunakan metode Asset-Based Community Development (ABCD) yang berfokus pada pemanfaatan aset dan potensi warga dalam mendukung keberhasilan program. Dalam pelaksanaannya, mahasiswa KKN Universitas Sunan Giri Surabaya bertindak sebagai fasilitator utama yang mendampingi warga mengoptimalkan potensi lokal guna memperkuat sinergi sosial di lapangan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pembagian takjil mampu memperkuat solidaritas sosial dan karakter spiritual warga serta memberikan dampak positif terhadap peningkatan kepedulian sosial. Selain itu, kegiatan ini mendorong perubahan perilaku masyarakat menjadi lebih peka terhadap kondisi lingkungan sekitar dan memperkuat budaya saling membantu secara berkelanjutan. Dengan demikian, program pembagian takjil ini terbukti efektif sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat dalam memperkuat nilai keagamaan, kepedulian sosial, dan partisipasi warga.