Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

ANALISIS HUBUNGAN ANTARA INDEKS MASSA TUBUH DAN HIPERTENSI PADA PASIEN DEWASA DI PUSKESMAS TRAUMA CENTER, SAMARINDA: ANALYSIS OF THE RELATIONSHIP BETWEEN BODY MASS INDEX AND HYPERTENSION IN ADULT PATIENTS AT THE TRAUMA CENTER COMMUNITY HEALTH CENTER, SAMARINDA Arista Dian Yuniasih; Wirapuspita Wisnuwardani, Ratih
Quality : Jurnal Kesehatan Vol. 19 No. 1 (2025): Quality : Jurnal Kesehatan
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes RI Jakarta I

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36082/qjk.v19i1.2066

Abstract

Latar belakang: Hipertensi  merupakan penyakit tidak menular yang memiliki banyak komplikasi bahkan kematian di dunia. Menurut Riskesdas tahun 2021, prevalensi hipertensi di Indonesia sebesar 34,1%. Indeks Massa Tubuh (IMT) adalah ukuran yang digunakan untuk menentukan status gizi seseorang berdasarkan perbandingan berat badan dan tinggi badan. Berdasarkan WHO, IMT lebih dari 23 termasuk berat badan berlebih (over weight), dan apabila lebih dari 30 termasuk obesitas. Obesitas berkaitan dengan kegemaran mengkonsumsi makanan tinggi lemak yang mengakibatkan hipertensi Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan indeks massa tubuh dengan hipertensi pada pasien dewasa di puskesmas trauma center Samarinda pada tahun 2024. Metode penelitian yang digunakan menggunakan cross sectional, analisis data menggunakan uji korelasi rank spearman rho.  Sampel yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 124 orang.  Hasil: Hasil uji korelasi rank spearman rho dengan signifikansi ? (0,05) didapatkan nilai sig (2-tailed) sebesar 0,001 dengan koefisien korelasi sebesar 0,393. Karena nilai sig (2-tailed) sebesar 0,000 < ? (0,05) maka hipotesis penelitian diterima. Kesimpulan: ada hubungan indeks massa tubuh dengan tekanan darah pada pasien dewasa di Puskesmas Trauma Center Samarinda dengan kekuatan korelasi lemah.
Perbandingan Kualitas Sanitasi Kapal Motor (Motor Vessel) Berbendera Asia dan Non-Asia di Pelabuhan PT. Kaltim Prima Coal Surianto, Heri; Sedionoto, Blego; Ningsih, Riyan; Wirapuspita Wisnuwardani, Ratih
ENVIRONMENTAL OCCUPATIONAL HEALTH AND SAFETY JOURNAL Vol. 5 No. 2 (2025): EOHSJ
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/eohjs.5.2.63-74

Abstract

Pelabuhan merupakan area penting dalam lalu lintas barang dan manusia serta berisiko tinggi menjadi jalur masuk penyakit menular. PT. Kaltim Prima Coal (KPC) sebagai pelabuhan ekspor batu bara terbesar di Indonesia menerima ratusan kapal dari berbagai negara setiap tahunnya. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan kualitas sanitasi kapal berbendera Asia dan non-Asia yang bersandar di pelabuhan tersebut. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif terhadap 41 kapal (16 Asia, 25 non-Asia) dan menilai 8 kompartemen: dapur, ruang makan, gudang, ruang kru, air minum, penyimpanan makanan, limbah cair dan limbah padat. Hasil uji t menunjukkan perbedaan signifikan pada kualitas sanitasi dapur, ruang makan, ruang kru, dan penyimpanan makanan (p<0,05), di mana kapal non-Asia memiliki nilai lebih tinggi. Tidak terdapat perbedaan signifikan pada kompartemen lainnya. Kapal berbendera non-Asia memiliki kualitas sanitasi yang relatif lebih baik dibanding kapal berbendera Asia. Kata kunci: sanitasi kapal, kapal asing, pelabuhan, kesehatan masyarakat --- Ports serve as critical hubs for goods and human movement, but also pose a high risk for the introduction of infectious diseases. PT. Kaltim Prima Coal (KPC), the largest coal export port in Indonesia, receives hundreds of ships from various countries annually. This study aims to compare the sanitation quality of Asia-flagged and non-Asia-flagged motor vessels docking at the port. A descriptive quantitative approach was used to observe 41 vessels (16 Asia, 25 non-Asia), assessing 8 compartments: kitchen, dining room, storage, crew quarters, drinking water, food storage, liquid waste, and solid waste. Independent t-test results showed significant differences in sanitation quality in the kitchen, dining room, crew quarters, and food storage compartments (p<0.05), with non-Asia-flagged vessels scoring higher. No significant differences were found in the remaining compartments.Non-Asia-flagged vessels tend to exhibit better sanitation quality compared to Asia-flagged vessels. Keywords: ship sanitation, foreign vessels, port, public health
Gambaran Tingkat Pengetahuan Tentang Imunitas Dan Gizi Seimbang Di Kelurahan Karang Asam Ilir Samarinda Kalimantan Timur Shafa Minda Maliran; Wirapuspita Wisnuwardani, Ratih
NUTRIZIONE - Nutrition Research and Development Journal Vol. 5 No. 1 (2025): Nutrizione
Publisher : Bachelor Nutrition Study Program - Faculty of Medicine

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/nutrizione.v5i1.17497

Abstract

Latar belakang : Pengetahuan terkait imunitas dan gizi seimbang merupakan hal yang sangat penting dalam kehidupan sehari-hari. Berdasarkan hasil studi pendahuluan diketahui bahwa mayoritas warga RT.12 memiliki tingkat pengetahuan gizi seimbang dalam kategori cukup dengan rentang 40% dan kurang 60% sedangkan tingkat pengetahuan imunitas dalam kategori kurang dengan rentang 100%. Tujuan : Mengetahui gambaran tingkat pengetahuan imunitas dan gizi seimbang di Kelurahan Karang Asam Ilir RT. 12 Samarinda, Kalimantan Timur. Metode penelitian : Penelitian ini menggunakan deskriptif kuantitati dengan pengambilan sampel menggunakan random sampling pada 64 responden. Penelitian ini menggunakan teknik wawancara dan instrumen yang digunakan pada penelitian ini kuesioner tingkat pengetahuan imunitas, dan tingkat pengetahuan gizi seimbang. Data di analisis menggunakan analisis univariat. Hasil : Hasil penelitian tingkat pengetahuan tentang imunitas ditemukan bahwa terdapat 38 responden memiliki tingkat pengetahuan kurang, 18 responden memiliki tingkat pengetahuan cukup, dan 8 responden memiliki tingkat pengetahuan baik. Pada tingkat pengetahuan gizi seimbang ditemukan bahwa terdapat  31 responden memiliki tingkat pengetahauan cukup, 26 responden memiliki tingkat pengetahuan kurang dan 7 responden memiliki tingkat pengetahuan baik. Kesimpulan: dari hasil penelitian diketahui bahwa Tingkat pengetahuan tentang imunitas dan gizi seimbang masih tergolong kurang
Konsumsi Makanan Cepat Saji dan Status Gizi pada Mahasiswa Tingkat Akhir di Kalimantan Timur HUSNA, MIFTAHUL; Wirapuspita Wisnuwardani, Ratih
NUTRIZIONE - Nutrition Research and Development Journal Vol. 5 No. 1 (2025): Nutrizione
Publisher : Bachelor Nutrition Study Program - Faculty of Medicine

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/nutrizione.v5i1.17714

Abstract

Konsumsi makanan cepat saji telah menjadi bagian penting dari gaya hidup modern, terutama di kalangan mahasiswa yang sering kali menghadapi keterbatasan waktu dan tekanan akademik. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan pola konsumsi makanan cepat saji dan status gizi mahasiswa tingkat akhir Universitas Mulawarman. Dengan menggunakan metode deskriptif kuantitatif, penelitian ini melibatkan 73 mahasiswa yang dipilih dengan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner frekuensi makanan dan pengukuran Indeks Massa Tubuh (IMT). Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas mahasiswa memiliki status gizi yang baik (58,9%), meskipun 16,4% mengalami obesitas dan 9,6% berada dalam kategori gizi kurang. Faktor-faktor yang mempengaruhi pola konsumsi makanan cepat saji antara lain keterbatasan waktu dan faktor ekonomi. Pengetahuan gizi yang baik perlu diimbangi dengan kebiasaan makan sehat, serta pengelolaan pola makan yang lebih teratur untuk mencegah masalah kesehatan jangka panjang. Edukasi gizi yang lebih intensif dan penyediaan pilihan makanan sehat di kampus sangat diperlukan untuk mendukung mahasiswa mencapai keseimbangan gizi yang optimal.