Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Learning Resources: Nature, Types, Selection, and Utilization of Learning Resources Yasin, Nur Ali; Hasanah, Raudlatul; Hakim, Abdul
Journal of Advance in Language, Literature, and Education Vol. 1 No. 2 (2025): Journal of Advance in Language, Literature, and Education, June 2025
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah Dwipantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Learning is a lifelong and multifaceted process shaped by the dynamic interaction between individuals and their surrounding environment. Within this process, learning resources serve a crucial function in helping to achieve educational objectives. However, in actual educational settings, these resources are often underutilized. This study employs a descriptive qualitative approach using a library research method, which involves examining various relevant sources and literature related to learning resources in educational contexts. The findings reveal that learning resources encompass all elements that can support learning, including people, environments, media, and technological tools. The selection of appropriate learning resources should align with learners’ characteristics, instructional goals, and the suitability of content. This study highlights the vital role of educators in carefully selecting and utilizing learning resources to enhance the overall effectiveness of the learning experience.
INTEGRATION OF PEOPLE'S ECONOMY AND ENTREPRENEURSHIP EDUCATION: MARHAENISM IDEOLOGY AND INDEPENDENT DIMENSION IN P5 PROJECT Yaqin, Mohammad Nurul; Yasin, Nur Ali
UTSAHA: Journal of Entrepreneurship Vol. 3 Issue 4 (2024)
Publisher : jfpublisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56943/joe.v3i4.775

Abstract

This article discusses the integration of people's economic values derived from the Marhaenism ideology into education through the Pancasila Student Profile Strengthening Project (P5), with a focus on strengthening the Independent dimension and developing entrepreneurship education. Marhaenism as an ideology that sides with the poor emphasizes the importance of economic independence, productive work, and rejection of exploitation. These values are very relevant to the spirit of education that wants to form students who are not only academically capable, but also resilient and empowered socio-economically. Through the literature review method, this article examines the concept of Marhaenism, the principles of people's economy, and their relationship to the Independent dimension in P5. In addition, opportunities and strategies for implementing entrepreneurship education based on local and social values are also discussed. The results of the study show that this integration has the potential to form students who have ideological awareness, are independent in thinking and acting, and are able to become agents of economic change based on social justice. This article recommends the need for policy support, teacher training, and cross-party collaboration to encourage the successful implementation of this integration in educational units.
Revitalisasi Kultur Pesantren dan Sosial di Masyarakat melalui Kegiatan Alumni: Studi Kasus Organisasi CENDANA (Cendekiawan Muda Nurul Amin) Yasin, Nur Ali; Yaqin, Mohammad Nurul; Pramuja, Ahmadi
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 4 No. 2 (2025): Mei
Publisher : Alesha Media Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59025/07e11w95

Abstract

Artikel ini membahas peran strategis organisasi alumni pesantren, khususnya CENDANA (Cendekiawan Muda Nurul Amin), dalam merevitalisasi kultur pesantren dan nilai-nilai sosial di masyarakat. Permasalahan yang melatarbelakangi kegiatan ini adalah belum adanya sistem pendataan alumni yang memadai serta rendahnya kepedulian sebagian alumni untuk bergabung dalam organisasi. Untuk itu, dilakukan program pengabdian berupa pendampingan dalam bentuk sosialisasi kepada alumni di dua wilayah cakupan, yakni blok barat (Papring Sumber Dilem dan sekitarnya) dan blok timur (Ketapang Pancoran dan sekitarnya), guna memperkuat silaturahmi serta potensi kontribusi alumni di tengah masyarakat dengan tetap membawa semangat kultur pesantren. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Hasilnya menunjukkan bahwa kegiatan sosialisasi di blok barat berhasil meningkatkan partisipasi alumni secara signifikan, sementara di blok timur belum ditemukan respon yang serupa. Ketimpangan ini menjadi dasar untuk menyusun strategi lanjutan berupa pendekatan personal, penguatan komunikasi digital, serta pelibatan tokoh alumni lokal. Dengan demikian, kegiatan CENDANA tidak hanya menjadi wadah pelestarian nilai-nilai pesantren, tetapi juga motor penggerak transformasi sosial berbasis keislaman dan kekeluargaan
Rekonstruksi Kurikulum Pendidikan Islam di Era Modern: Integrasi Nilai Islami, Sains, dan Teknologi dalam Menjawab Tantangan Abad Ke-21 Yasin, Nur Ali
Jurnal Simki Postgraduate Vol 4 No 4 (2025): Volume 4 Nomor 4 Tahun 2025
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/jspg.v4i4.1605

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengkaji urgensi rekonstruksi kurikulum pendidikan Islam dalam menghadapi tantangan era modern yang ditandai perkembangan pesat ilmu pengetahuan dan teknologi. Kurikulum pendidikan Islam tidak hanya berfungsi sebagai media transfer pengetahuan agama, tetapi juga sebagai sarana pembentukan karakter dan penguasaan keterampilan hidup. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan (library research). Data dikumpulkan dari berbagai jurnal ilmiah nasional terakreditasi, buku akademik, dan dokumen kebijakan pendidikan yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa dikotomi antara ilmu agama dan ilmu umum masih menjadi problematika utama dalam kurikulum pendidikan Islam di Indonesia. Upaya rekonstruksi kurikulum melalui desain berbasis integrasi keilmuan terbukti mampu mengatasi fragmentasi tersebut. Implementasi Kurikulum Merdeka dalam konteks Pendidikan Agama Islam (PAI) membuka peluang bagi pengembangan kurikulum yang lebih adaptif, inklusif, dan kontekstual. Penelitian ini merekomendasikan pengembangan model kurikulum adaptif berbasis nilai-nilai Islami yang relevan, holistik, dan transformatif.