Hipertensi adalah kondisi peningkatan tekanan darah dengan nilai sistolik ≥140 mmHg dan diastolik ≥90 mmHg. Lansia merupakan kelompok usia 60 tahun ke atas yang secara fisiologis lebih rentan mengalami hipertensi. Terapi rendaman kaki air hangat garam bekerja dengan menyebabkan vasodilatasi pembuluh darah perifer sehingga aliran darah lebih lancar dan tekanan darah menurun. Sementara itu, relaksasi autogenik merupakan teknik sugesti diri yang bertujuan menciptakan rasa tenang dan rileks, sehingga membantu menurunkan stres, menstabilkan denyut jantung, pernapasan, dan tekanan darah. Penerapan asuhan keperawatan keluarga dilaksanakan selama 3 hari, dengan durasi ±15 menit pada setiap pertemuan, menggunakan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang telah ditetapkan berupa terapi inovasi kombinasi rendaman kaki air garam dan relaksasi autogenik. Teknik kombinasi ini terbukti menurunkan tekanan darah, Penurunan ini menunjukkan bahwa terapi kombinasi rendaman kaki air garam dan relaksasi autogenik membantu klien untuk mengontrol tekanan darah. Berdasarkan penerapan ini diharapkan dapat digunakan sebagai intervensi mandiri bagi perawat untuk menurunkan tekanan darah pada pasien lansia hipertensi. Hypertension is a condition characterized by increased blood pressure with systolic values ≥140 mmHg and diastolic values ≥90 mmHg. Older adults, defined as individuals aged 60 years and above, are physiologically more vulnerable to hypertension. Warm salt water foot soak therapy works by promoting peripheral vasodilation, thereby improving blood circulation and reducing blood pressure. Meanwhile, autogenic relaxation is a self-suggestion technique aimed at creating a sense of calm and relaxation, which helps reduce stress, stabilize heart rate, breathing, and blood pressure. Family nursing care was implemented for 3 days, with a duration of approximately 15 minutes for each session, following established Standard Operating Procedures (SOP) through an innovative combination therapy of warm salt water foot soak and autogenic relaxation. This combination technique was shown to reduce blood pressure, indicating that it helps clients control their blood pressure. Based on this implementation, it is expected that this intervention can be used as an independent nursing intervention to reduce blood pressure in elderly patients with hypertension.