Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Pengaruh Tingkat Literasi Keuangan terhadap Perilaku Pengelolaan di Mahasiswa Program Studi Ilmu Manajemen Universitas Muhammadiyah Cileungsi Meilanta Rantina
Jurnal Pendidikan Transformatif Vol. 4 No. 6 (2025): November 2025
Publisher : Yayasan Aya Sophia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9000/jupetra.v4i6.2226

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh tingkat literasi keuangan terhadap perilaku pengelolaan keuangan pribadi mahasiswa Program Studi Manajemen Universitas Muhammadiyah Cileungsi. Literasi keuangan diukur melalui tiga dimensi yaitu pengetahuan keuangan (knowledge), sikap keuangan (attitude), dan perilaku keuangan (behavior). Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan survei. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang disebarkan kepada 80 orang mahasiswa Program Studi Manajemen yang dipilih dengan teknik purposive sampling. Data yang terkumpul dianalisis menggunakan analisis regresi linier berganda dengan bantuan software SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan, ketiga dimensi literasi keuangan berpengaruh signifikan terhadap pengelolaan keuangan pribadi dengan nilai R Square sebesar 0,520, yang berarti variabel literasi keuangan mampu menjelaskan 52,0% variasi dalam pengelolaan keuangan pribadi. Secara parsial, dimensi perilaku keuangan (β = 0,461; sig = 0,000) dan sikap keuangan (β = 0,297; sig = 0,002) terbukti berpengaruh positif dan signifikan, sementara dimensi pengetahuan keuangan (β = 0,136; sig = 0,118) tidak berpengaruh signifikan terhadap pengelolaan keuangan pribadi. Temuan menarik mengungkap adanya kesenjangan antara pemahaman teoritis yang dimiliki mahasiswa dengan praktik pengelolaan keuangan sehari-hari. Berdasarkan temuan tersebut, disarankan agar pendidikan keuangan tidak hanya berfokus pada aspek pengetahuan, tetapi lebih menekankan pada pembentukan sikap dan perilaku keuangan yang positif melalui pelatihan praktis dan pendampingan berkelanjutan
Edukasi Perencanaan Keuangan bagi Siswa SMK Tunggal Prakarsa untuk Menyongsong Masa Depan Gemilang Meilanta Rantina
Jurnal Pendidikan Transformatif Vol. 4 No. 6 (2025): November 2025
Publisher : Yayasan Aya Sophia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9000/jupetra.v4i6.2237

Abstract

Mayoritas siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) memiliki aspirasi untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi atau mengikuti program profesi pascakelulusan. Namun, minimnya literasi keuangan dan ketiadaan perencanaan finansial yang matang seringkali menjadi kendala utama dalam mewujudkan cita-cita tersebut. Tanpa perencanaan yang baik, biaya pendidikan dapat menjadi beban yang berat dan menghambat mobilitas sosial siswa. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan edukasi mengenai pentingnya perencanaan keuangan pendidikan sejak dini kepada siswa SMK Tunggal Prakarsa. Metode: Kegiatan ini dilaksanakan dalam bentuk edukasi interaktif yang terdiri dari tiga tahap utama. Pertama, ceramah dan presentasi mengenai konsep dasar literasi keuangan, prinsip menabung dan investasi, serta strategi membiayai pendidikan (beasiswa, pinjaman pendidikan, dll.). Kedua, workshop praktis dimana peserta diajak untuk menyusun simulasi rencana keuangan pribadi (personal budgeting) sederhana dengan tujuan pendidikan. Ketiga, sesi tanya jawab dan diskusi untuk memecahkan studi kasus yang relevan dengan kondisi mereka. Peserta kegiatan adalah 50 orang siswa kelas XII dari berbagai jurusan di SMK Tunggal Prakarsa. Hasil: Berdasarkan evaluasi melalui pre-test dan post-test, terjadi peningkatan pemahaman peserta yang signifikan mengenai prinsip-prinsip perencanaan keuangan pendidikan. Nilai rata-rata post-test (85,4) meningkat 42% dibandingkan nilai pre-test (49,8). Selain itu, sebanyak 92% peserta menyatakan sangat puas dengan metode pelatihan dan merasa lebih percaya diri untuk mulai merencanakan keuangan mereka. Peserta juga berhasil menyusun draft rencana keuangan pendidikan mereka sendiri sebagai output nyata dari kegiatan ini.