Claim Missing Document
Check
Articles

Found 31 Documents
Search

Penerapa Metode Kumon untuk Meningkatkan Hasil Belajar Matematika Pada Materi Bilangan Romawi Mohammad Rifqi Rijal; Rani Oktaviani
Jurnal keilmuan dan Kependidikan dasar Vol 8 No 1 (2016): Juni 2016
Publisher : Jurusan Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (270.051 KB)

Abstract

Matematika merupakan salah satu pelajaran wajib yang terdapat di seluruh jenjang pendidikan terutama pada tingkat pendidikan dasar dan memiliki berbagai macam kesulitan serta tantangan dalam pemahamannya. Beberapa permasalahan yang dihadapi oleh beberapa Sekolah Dasar adalah Masih rendahnya hasil belajar siswa pada mata pelajaran matematika materi bilangan Romawi serta belum maksimalnya guru dalam membimbing dan menggali kemampuan individu siswa menjadi beberapa permasalahan yang di penelitian ini dan penerapan metode Kumon dalam pembelajaran matematika menjadi salah satu cara untuk mengatasinya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas yang dilaksanakan dalam 2 siklus. Setelah dilakukan tindakan ini, didapatkan hasil yang terlihat pada persentase ketuntasan belajar dan nilai rata-rata siswa yaitu siklus I 42,90% dan 65,71, kemudian siklus II 80,95% dan 80,24. Sehingga dapat dinyatakan bahwa penerapan metode kumon dapat meningkatkan hasil belajar matematika pada materi bilangan Romawi.
Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Siswa pada Mata Pelajaran IPA Kompetensi Dasar Sistem Peredaran Darah Manusia Melalui Media Audio Visual Ririn Indah Purnamasari; M. Rifqi Rijal
Jurnal keilmuan dan Kependidikan dasar Vol 7 No 1 (2015): Juni 2015
Publisher : Jurusan Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32678/primary.v7i1.2984

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh hasil belajar yang rendah pada mata pelajaran IPA dengan materi system peredaran darah manusia di SDN Kolelet III Kec. Picung Kab. Pandeglang. Hal in disebabkan karena pembelajaran masih didominasi oleh penggunaan metode ceramah dan kegiatannya lebih bersifat kepada guru, akibatnya siswa kurang mema-hami pembelajaran yang diberikan sehingga hasil belajar masih belum mencapai KKM. Oleh karena itu, penelitian ini diharapkan dalam me ningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPA melalui media audio visual. Sasaran penelitian ini adalah siswa kelas V SDN Kolelet III Kec. Picung Kab. Pandeglang. Adapun media pembelajaran yang digunakan dalam penelitian ini adalah media audio visual, dimana media sebagai alat bantu dalam pembelajaran. Data yang diperoleh berupa hasil kerja siswa, lembar observasi kegiatan belajar mengajar. Dari ha-sil analisis didapatkan bahwa prestasi belajar siswa mengalami peningkatan dari siklus I dan siklus II yaitu, Siklus I (59,37), Siklus II (75, 93). Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa dengan penggunaan media audio visual dapat meningkatkan pemahaman siswa dalam materi sistem peredaran darah manusia.
Analisis Kesulitan Belajar Siswa Pada Pembelajaran Matematika Materi Pecahan Sunariah Sunariah; M. Rifqi Rijal
Jurnal keilmuan dan Kependidikan dasar Vol 9 No 1 (2017): Juni 2017
Publisher : Jurusan Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (108.98 KB)

Abstract

Belajar adalah usaha untuk mengubah tingkah laku sehingga dapat dikatakan bahwa belajar akan membawa perubahan pada individu yang melalui proses belajar. Namun, tidak semua siswa dapat melalui proses belajar dengan mudah ada beberapa hal yang menghambat terjadinya proses belajar. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kesulitan belajar siswa dalam memahami materi arti pecahan dan urutannya, untuk mengetahui faktor penyebab kesulitan belajar siswa pada materi arti pecahan dan urutannya. Berdasarkan hasil penelitian kesulitan belajar siswa pada materi pecahan adalah terdapat 33% siswa kesulitan memahami konsep pecahan sejati dengan model daerah, 55% siswa kesulitan memahami makna pecahan sejati, 50% siswa kesulitan menuliskan pembilangdan 50% siswa kesulitan menuliskan penyebut pada bilangan pecahan sejati, 61% siswa kesulitan memahami arti pembilang dan 60% siswa kesulitan memahami penyebut bilangan pecahan sejati, 11% siswa kesulitan menuliskan dan memahami letak bilangan pecahan pada garis bilangan, 11% siswa kesulitan membandingkan pecahan penyebut sama, 16% siswa kesulitan membandingkan pecahan penyebut beda, 11% siswa kesulitan menuliskan simbol perbandingan pada bilangan pecahan penyebut sama, 16% siswa kesulitan menuliskan symbol perbandingan pecahan penyebut beda, 55% siswa kesulitan memahami symbol perbandingan, 50% siswa kesulitan menuliskan cara mencari nilai KPK, 66% siswa kesulitan mengurutkan bilangan pecahan penyebut sama, 94% siswa kesulitanmengurutkan bilangan pecahan penyebut beda, 61% siswa kesulitan memahami cara mencari nilai KPK, 83% siswa kesulitan menuliskan langkah-langkah urutan bilangan pecahan penyebut beda, 72% siswa kesulitan memahami makna urutan bilangan pecahan penyebut sama, dan 84% siswa kesulitan memahami makna urutan pecahan penyebut beda. Adapun faktor penyebab kesulitan belajar siswa yaitu (1) faktor internal seperti faktor psikologis, motivasi dan sindrom psikologis, (2) faktor eksternal seperti strategi belajar yang keliru, kurangnya kemampuan guru untuk mengelola kelas, pemberian penguatan ulangan yang kurang tepat dan faktor lingkungan keluarga dan teman sebaya.
Peningkatan Hasil Belajar IPA Tentang Energi Bunyi Melalui Model Guided Discovery Desi Desi; M. Rifqi Rijal
Jurnal keilmuan dan Kependidikan dasar Vol 8 No 2 (2016): Desember 2016
Publisher : Jurusan Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (261.708 KB)

Abstract

Pembelajaran IPA menekankan pada pemberian pengalaman langsung untuk mengembangkan kompetensi agar siswa mampu mempelajari dan memahami akan alam sekitar secara ilmiah, serta karakteristik dalam pembelajarannya. Siswa semestinya aktif dan kreatif, oleh karena itu, pembelajaran IPA diarahkan untuk mencari tahu dan berbuat sehingga dapat membantu siswa untuk memperoleh pengetahuan secara mendalam tentang alam sekitar, tidak demikian halnya yang terjadi pada pembelajaran IPA di SDN Ciwajik. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui deskripsi penerapan model guided discovery dalam upaya peningkatan hasil belajar siswa pada materi energi bunyi di kelas III SDN Ciwajik, selain itu juga untuk memperbaiki permasalahan pembelajaran yang terjadi di kelas.Pendekatan dalam penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). PTK ini dilaksanakan dalam dua siklus tindakan setiap siklusnya terdiri atas rencana, tindakan, observasi, dan refleksi. Instrumen pengumpulan data dalam penelitian ini adalah data aktivitas siswa, data aktivitas guru data hasil tes evaluasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pelaksanaan pembelajaran IPA dengan menerapkan model pembelajaran Guided Discovery dapat meningkatkan hasil belajar IPA siswa kelas III SDN Ciwajik.
Pengaruh Model Coopertive Learning Tipe Think-Talk-Write terhadap Hasil Belajar Siswa pada Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Rofiah Rofiah; Mohammad Rifqi Rijal
Jurnal keilmuan dan Kependidikan dasar Vol 7 No 2 (2015): Desember 2015
Publisher : Jurusan Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32678/primary.v7i2.6423

Abstract

Salah satu faktor rendahnya kualitas hasil belajar yang kurang optimal adalah kemampuan membaca dan menulis siswa. Ini dikarenakan dalam proses pembelajaran masih sering menggunakan sistem baca dan tulis, sehingga minat dan semangat siswa dalam mengikuti kegiatan pembelajaran bahasa Indonesia rendah. Salah satu upaya untuk mengatasi masalah tersebut maka diterapkan pendekatan model cooperative learning tipe think talk write. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh model cooperative learning tipe think talk write terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran bahasa Indonesia, hal ini dapat dibuktikan dari hasil perhitungan dengan menggunakan Uji –t data normal dan homogeny. Hasil belajar Bahasa Indonesia siswa pada kelas eksperimen lebih baik dari pada hasil belajar Bahasa Indonesia siswa pada kelas kontrol.
Pembinaan Usaha Produksi Hasil Laut di Wilayah Labuan Kabupaten Pandeglang Banten Imas Mastoah; Muhamad Rifqi Rijal; Oman Fathurohman
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 4 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (297.618 KB) | DOI: 10.31004/jpdk.v4i4.6121

Abstract

Tujuan dalam pengabdian ini adalah untuk meningkatkan kemampuan dan keterampilan masyarakat dalam mengidentifikasi potensi diri dan potensi masyarakat yang dimiliki, sehingga hal ini dapat meningkatkan dan dapat dijadikan suatu landasan dalam pengembangan usaha Metode dalam pengabdian yang dilakukan mulai dengan survei, wawancara, tutorial dan demonstrasi. Pembuatan olahan ikan tongkol dalam bentuk abon ikan dapat dibuat dengan mudah karena bahan bakunya mudah didapat dan murah harganya namun memiliki nilai jual yang tinggi serta daya awet abon tahan lama kurang lebih dua sampai tiga bulan. Karena di dalamnya sudah mengandung bahan pengawet alami seperti antara lain bawang putih, gula, garam, rempah-rempah. Melalui pelatihan yang diberikan terdapat perkembangan pemahaman dari mereka terhadap pentingnya kemasan dan merk untuk menarik konsumen
PENINGKATAN PEMAHAMAN KONSEP PENGURANGAN BILANGAN MELALUI MEDIA PERMAINAN TRADISIONAL GAPUK Yeni Lativah; M. Rifqi Rijal; Wida Rachmiati
Elementeris : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Islam Vol. 5 No. 1 (2023): Elementeris: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Islam
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/elementeris.v5i1.14567

Abstract

This study aims to improve students understanding of the concept of subtraction.This research is motivated by students difficulties in understanding the concept of arithmetic subtraction operations, this can be seen from the results of observations made by researchers, namely the learning process carried out has not been equipped with the use of appropriate learning media and a passive learning atmosphere, causing students understanding of the concept of reduction to be low. Therefore, thr researchers used the traditional game media gapuk in subtractin material as a solution to these problems in the hope that students understanding of concept of substraction can increase.The research method used in this research is classroom action research (PTK). This PTK is carried out in two cycles consisting of planning, implementing actions, observing and reflecting. The data analysis technique used is the class average test and the percentage of completeness. The results of this study indicate that by using the traditional game media, gapuk can improve the understanding of the concept of subtraction for class II students at SDN Curug Barang Serang, Serang Regency. This can be seen from the increase in student mastery in the first cycle 55,56 % and average value of 70,00, then increased in the second cycle, students who completed reached 83,33% and the average score was 75,56. Based on the results of the study, it can be concluded that the use of traditional gapuk game media can improve the understanding of the concept of subtraction for class II students at SDN Curug Barang Serang Regency.
MENGAPA ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS KELAS IV SD MENGALAMI KESULITAN MEMAHAMI GEOMETRI? Khaeroni Khaeroni; Firas Faida Furti; M. Rifqi Rijal
Jurnal keilmuan dan Kependidikan dasar Vol 15 No 1 (2023): Juni 2023
Publisher : Jurusan Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32678/primary.v15i1.8274

Abstract

Children with Special Needs (ABK) in 4th grade at SDN Srengseng 04 West Jakarta have difficulty comprehending the material area and perimeter of geometric shapes. The study objective is to point out the contributing factors to these difficulties. This kind of examination is subjective with an elucidating approach. The methods of gathering data are Interviews, documentation, and observation. According to the findings, there are four categories of learning difficulties: learning disorders, learning disabilities, underachievers, and slow learners. Other factors that contribute to learning difficulties can be broadly separated into two kinds: internal factors and external factors. Physical and spiritual factors are internal factors, while family, school, and social environmental factors or the community around them are external factors. Two children with special needs were found to be slow learners and to have IQs that were below average, so the factors that influenced them were looked at. Additionally, it is hoped that, now that the causes of learning difficulties have been identified, the family and the school can come up with effective solutions
Pengembangan Counting Circuit Media untuk Meningkatkan Kemampuan Siswa SD/MI dalam Menghitung Keliling Bangun Datar Siti Khofifah Nadia; Rijal, Mohammad Rifqi; Rachmiati, Wida
Ibtida'i Vol 10 No 1 (2023): Januari-Juni 2023
Publisher : Jurusan Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32678/ibtidai.v10i1.7998

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian penelitian dan pengembangan (R&D) dengan menggunakan model 4D S. Thiagarajana dan meliputi empat tahapan: pendefinisian, desain, pengembangan dan diseminasi. Tujuan dari penelitian ini adalah mengembangkan media pembelajaran berhitung lingkaran media yang digunakan untuk menghitung keliling bangun datar bagi siswa kelas 3 SDN Pasar Kemis III Kab. Tangerang. Media pembelajaran yang dikembangkan melewati tahap validasi dengan ahli materi dan ahli media untuk selanjutnya dilakukan pengujian di lapangan siswa. Pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan data hasil angket dari ahli materi, ahli media, guru kelas III, dan siswa melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data melalui analisis kualitatif dan kuantitatif. Berdasarkan hasil verifikasi ahli materi, uraian “sangat baik” menghasilkan skor verifikasi 45 dengan persentase 90%, dan penilaian mendapat verifikasi 43 dari ahli media dengan persentase 86%. mendapat skor. 'Bagus sekali', validasi guru kelas III memperoleh nilai validasi sebesar 73 dengan prosentase 91,2%. Untuk hasil tes pertama di lapangan, kami mendapat nilai antara 81% sampai 100% pada kriteria “sangat baik”. Secara keseluruhan, media pembelajaran ini membantu Anda menghitung keliling bangun datar. Berdasarkan pengamatan kami dengan menggunakan media ini, kami dapat memudahkan siswa untuk menghitung keliling bangun datar.
STUDENT LEARNING RESULTS ON ADDING FRACTIONS USING THE REALISTIC MATHEMATICS EDUCATION (RME) APPROACH: AN IMPROVEMENT EFFORT Rachmiati, Wida; Rijal, M. Rifqi; Faridah, Nida
PIONIR: JURNAL PENDIDIKAN Vol 13, No 2 (2024): PIONIR: JURNAL PENDIDIKAN
Publisher : Prodi PGMI FTK UIN Ar-Raniry Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/pjp.v13i2.22908

Abstract

The low understanding of 5th-grade students at SDN Ukirsari on adding fractionsbecame the reason for this research. The issue arises because learning approaches tend to be less student-oriented and do not utilize learning media. The RME (Realistic Mathematic Education) approach is implemented as a corrective action to address this issue. This research is Classroom Action Research (CAR) using the Kemmis and Mc. Taggart model which is characterized by each cycle including 4 stages (planning, acting, observation, reflection). To obtain data on action processes and learning outcomes, observation and test techniques are used. The targets for the success of this research were achieved in cycle II. The results of data analysis on cycle I and II learning outcomes prove that there is an increase in the percentage of students' completion after using the RME approach. Based on data analysis from observations, it can be seen that there has been a change in the quality  of  the  learning  process  to  become  student-centered.  So,  the  RME approach succeeded in improving the learning outcomes of 5th-grade students at SDN Ukirsari on the concept of adding fractions and was also able to encourage students to be more active during the learning process. Keywords: RME, Fractions, Elementary school.