Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Meningkatkan Aktivitas Belajar Siswa Sekolah Dasar Melalui Model Pembelajaran Student Centered Learning (SCL) Nuhandini, Risma Shafa; Aini, Nurul; Alfiah, Zhaharani; Iskandar, Sofyan
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia Vol. 4 No. 1 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpion.v4i1.361

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas belajar siswa Sekolah Dasar melalui model pembelajaran Student Centered Learning (SCL). Model pembelajaran Student Centered Learning (SCL) menjadikan siswa sebagai pusat pembelajaran, sehingga siswa dapat terlibat aktif dalam proses pembelajaran. Melalui model pembelajaran Student Centered Learning (SCL) siswa diharapkan mampu meningkatkan aktivitas belajarnya melalui kerjasama dan pemecahan masalah sehingga dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilannya. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat peningkatan motivasi belajar, pengetahuan dan keterampilan pada siswa yang menggunakan model pembelajaran Student Centered Learning (SCL).
Implementasi Program Agama Keagamaan dan Pendalaman Kitab di Salah Satu Sekolah Dasar Purwakarta Hasanah, Alifah Nur; Alindra, Afridha Laily; Zulfikar, Faizal; Riyanawati, Fany; Amelia, Sri; Alfiah, Zhaharani; Kholifah, Siti Nur
Jurnal Cahaya Edukasi Vol 2 No 2 (2025): Jurnal Cahaya Edukasi: April
Publisher : Cahaya Smart Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63863/jce.v3i2.64

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pelaksanaan program Agama, Keagamaan, dan Pendalaman Kitab (AKPK) sebagai upaya penguatan pendidikan karakter di SDN 1 Tegal Munjul, Purwakarta. Program AKPK merupakan bagian dari kebijakan pemerintah Kabupaten Purwakarta yang difokuskan untuk memperkuat nilai-nilai religius siswa, membentuk sikap toleransi, serta menanamkan kebiasaan perilaku religius sejak usia dini. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan angket tertutup. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pelaksanaan program AKPK memberikan dampak yang positif terhadap semangat belajar, rasa percaya diri, serta penguatan kompetensi religius serta sosial peserta didik. Program ini dinilai sesuai dengan kebutuhan siswa serta mampu mendukung proses pembelajaran menjadi lebih bermakna dan menyenangkan. Dukungan sekolah serta peran aktif guru sangat menentukan keberhasilan pelaksanaan program ini. Selain itu, temuan menunjukkan bahwa pelatihan berkelanjutan bagi tenaga pendidik diperlukan untuk mempertahankan efektivitas dan konsistensi pada pelaksanaan program AKPK. Dengan demikian, program AKPK diharapkan dapat menjadi model praktik baik dalam membentuk karakter siswa secara holistik melalui pendekatan keagamaan yang inklusif dan juga toleran. Rekomendasi dari penelitian ini meliputi perlunya evaluasi berkala, penguatan peran keluarga, serta sinergi antara sekolah, pemerintah, dan masyarakat dalam mendukung pendidikan karakter yang berkelanjutan. Secara jangka panjang, program ini diharapkan mampu menciptakan ekosistem pendidikan yang tidak hanya berfokus pada aspek kognitif, tetapi juga spiritual, emosional, dan sosial peserta didik secara menyeluruh. Program ini juga dapat dijadikan sebagai strategi dalam membangun generasi muda yang berintegritas tinggi, memiliki empati sosial, serta mampu beradaptasi dengan dinamika kehidupan beragama di tengah masyarakat yang majemuk serta multikultural.
Efektivitas Edukasi dan Sosialisasi Anti-Perundungan oleh Mahasiswa dalam Studi pada Pelajar SD Fajrussalam, Hisny; Nurista, Annisa Salsabila; Chaisa, Elvara Salsabilla; Sari, Gandes Rahmi Mahayun; Pariha, Lisda; Aini, Nurul; Nugraha, Putri Laura; Alfiah, Zhaharani
Madani: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol 3, No 11 (2025): December 2025
Publisher : Penerbit Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.17868010

Abstract

Bullying remains a frequent issue in Indonesia, particularly among elementary school students. This study aims to describe the effectiveness of anti-bullying educational and socialization activities carried out by students of the P3K Program at the Indonesia University of Education in an elementary school in Purwakarta. The background of this research is the increasing cases of bullying—both direct and digital—which negatively affect students' social and emotional development. This study employed a descriptive quantitative method involving fourth-, fifth-, and sixth-grade students as research subjects. Data were collected through the Secret Box during the pre- and post-activity stages, as well as through documentation of educational activities such as poster competitions, educational video screenings, and socialization sessions. The findings indicate an improvement in students’ understanding of the definition, forms, and impacts of bullying, along with the development of empathy, social awareness, and commitment to respectful behavior. Moreover, creative and participatory approaches proved effective in engaging students actively, allowing anti-bullying messages to be more easily understood and internalized. Therefore, the anti-bullying education and socialization program, supported through collaboration among university students, teachers, and pupils, is proven effective in enhancing students’ comprehension while fostering a safer and more inclusive school culture.