Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Strategi dalam Mengatasi Tingkat Kecemasan Akademik Siswa Menjelang Pelaksanaan Ujian Berbasis Cognitive Behavioral Therapy (CBT) Nadya Ramadinah; Tastiara Tastiara; Dhieta Rizky Palupi Prameswari; Annisa Nasywa Kalyca; Ratna Sari Dewi
Corona: Jurnal Ilmu Kesehatan Umum, Psikolog, Keperawatan dan Kebidanan Vol. 3 No. 2 (2025): Juni : Corona: Jurnal Ilmu Kesehatan Umum, Psikolog, Keperawatan dan Kebidanan
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Kesehatan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/corona.v3i2.1318

Abstract

Academic anxiety is a prevalent concern encountered by students before to examinations, which may adversely affect academic performance. This article aims to illustrate successful approaches derived from the Cognitive Behavioural Therapy (CBT) approach to mitigate students' academic anxiety. The used process may include a literature evaluation by examining 20 relevant and cohesive periodicals. The findings demonstrate that CBT therapies, including individual or group counselling, self-talk techniques, progressive muscle relaxation, and systematic desensitisation, are very successful in reducing student anxiety. Cognitive Behavioural Therapy enables students to identify and modify negative thought patterns that provoke anxiety into more rational and adaptive thinking. By implementing appropriate methods, students may prepare for examinations with more tranquilly and confidence. This article is anticipated to be a valuable reference for school counsellors and educators in developing mental intervention programmes to enhance kids' overall well-being.
INTENSITAS PENGGUNAAN MEDIA SOSIAL DAN RISIKO DEPRESI PADA  REMAJA Kerin Ari Chaniago; Innaya Aulia Putri; Keisyah Nadya Zahroh; Dhieta Rizky Palupi Prameswari; Rizki Novirson; Resti Okta Sari
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 4 No. 2 (2026): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Februari
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/ff72g958

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat hubungan antara seberapa sering remaja menggunakan media sosial dan kemungkinan mereka mengalami depresi, dengan menggali informasi dari berbagai sumber studi yang telah ada. Metode yang digunakan adalah tinjauan pustaka atau literature review dengan memeriksa berbagai sumber ilmiah, seperti jurnal penelitian dan artikel akademik yang berkaitan dengan topik penggunaan media sosial dan kesehatan mental remaja. Sumber dipilih berdasarkan sesuai dengan tema dan kredibilitasnya, kemudian dianalisis secara deskriptif untuk menemukan pola hubungan serta faktor-faktor yang memicu munculnya gejala depresi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semakin sering remaja menggunakan media sosial, semakin tinggi peluang mereka mengalami gejala depresi dan masalah emosional. Faktor-faktor seperti perbandingan sosial, penindasan di dunia maya, rasa takut ketinggalan, serta menurunnya interaksi langsung semuanya memperbesar risiko tersebut. Secara umum, penggunaan media sosial secara rutin berhubungan dengan risiko depresi pada remaja, oleh karena itu diperlukan penggunaan media sosial yang lebih bijak agar kesehatan mental remaja tetap terjaga.