Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Curriculum Reform in Brunei Darussalam’s Education System in Realizing Brunei Vision 2035 Setyawan, Roby; Helmiati; Muhammad Nazir
The Future of Education Journal Vol 4 No 6 (2025)
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah Yayasan Pendidikan Tumpuan Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61445/tofedu.v4i6.682

Abstract

Curriculum reform in Brunei Darussalam is a strategic step in supporting the national vision, Brunei Vision 2035, which aims to build a well-educated, highly skilled society with the highest standard of living. This transformation is reflected through the implementation of the 21st Century National Education System (SPN21), which focuses on competency development, technology integration, character education, and the application of a bilingual curriculum. The reform encompasses not only primary and secondary education levels but also vocational and higher education, with active involvement from both the business sector and the government. Through this approach, Brunei strives to produce a generation that excels academically and is well-equipped to face global challenges with competence and integrity.
The Concept of Knowledge: The Essence of Knowledge (Ilm, Hikmah, and Ayat) Setyawan, Roby; Alwizar; Kadar M. Yusuf
The Future of Education Journal Vol 4 No 6 (2025)
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah Yayasan Pendidikan Tumpuan Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61445/tofedu.v4i6.683

Abstract

This article explores the essence of knowledge from an Islamic perspective by highlighting key concepts such as ‘ilm (knowledge), ḥikmah (wisdom), and āyah (signs). Through a qualitative approach and literature review, this study examines how the Qur’an, along with classical and contemporary exegeses, interprets and integrates these concepts within the framework of Islamic epistemology. The findings indicate that knowledge in Islam encompasses not only rational and empirical aspects, but also spiritual and moral dimensions, positioning it as a means to attain well-being in both this world and the hereafter.
The Development of Hybrid Learning in Islamic Religious Education (PAI) Setyawan, Roby; Sri Murhayati; Zaitun
The Future of Education Journal Vol 4 No 6 (2025)
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah Yayasan Pendidikan Tumpuan Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61445/tofedu.v4i6.684

Abstract

This study aims to examine the development of the Hybrid Learning model in Islamic Religious Education (PAI) as a solution to the challenges of teaching and learning in the digital era. Using a descriptive qualitative method, the research explores the integration of online and offline learning designed systematically to enhance the effectiveness and quality of PAI instruction. Hybrid learning has the potential to increase student engagement, enrich learning materials, and foster independent learning. Key strategies for successful implementation include the selection of relevant digital media, strengthening the role of teachers, and designing an adaptive curriculum. Thus, Hybrid Learning can serve as an innovative approach to meeting the needs of Islamic education in the modern era.
Peran Rencana Strategis (Renstra) Dalam Peningkatan Mutu Pendidikan Agama Islam: Analisis Manajemen Strategis Pada Lembaga Pendidikan Islam Zamsiswaya, Zamsiswaya; Ambiani, Jenny; Firma, Heldi; Nurjasmi, Nurjasmi; Setyawan, Roby
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.6476

Abstract

Rencana Strategis (Renstra) merupakan instrumen manajerial fundamental dalam menentukan arah, kebijakan, dan program pengembangan lembaga pendidikan Islam, termasuk Pendidikan Agama Islam (PAI). Namun, dalam praktiknya, Renstra sering kali dipahami sebatas dokumen administratif dan belum sepenuhnya diimplementasikan sebagai kerangka strategis peningkatan mutu pendidikan. Analisis didasarkan pada kerangka konseptual manajemen strategis yang meliputi perumusan visi dan misi, analisis lingkungan internal dan eksternal, penetapan tujuan strategis, serta pengendalian dan evaluasi mutu. Hasil kajian menunjukkan bahwa Renstra memiliki peran strategis dalam peningkatan mutu Pendidikan Agama Islam apabila disusun secara partisipatif, berbasis analisis kebutuhan nyata lembaga, serta diimplementasikan secara konsisten dan berkelanjutan. Renstra yang efektif mampu menjadi pedoman dalam pengembangan kurikulum PAI, peningkatan kompetensi pendidik, penguatan budaya mutu, serta optimalisasi sumber daya pendidikan. Sebaliknya, Renstra yang bersifat formalistik dan tidak disertai mekanisme evaluasi cenderung gagal memberikan dampak signifikan terhadap mutu pendidikan. Oleh karena itu, penguatan fungsi Renstra sebagai instrumen manajemen strategis menjadi prasyarat utama dalam upaya peningkatan mutu Pendidikan Agama Islam di lembaga pendidikan Islam.