Zahrah, Helfi
Unknown Affiliation

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Efektivitas Psikoterapi Syukur terhadap Kesehatan Mental Remaja Pengguna Social Media Zahrah, Helfi; Shofiah, Vivik; Rajab, Khairunnas
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i2.26717

Abstract

Kesehatan mental merupakan aspek penting dalam kehidupan individu yang berpengaruh terhadap produktivitas, kualitas hidup, serta hubungan sosial. Dalam konteks ini, pendekatan psikoterapi menjadi metode yang efektif untuk membantu individu mengelola gangguan mental dan meningkatkan kesejahteraan psikologis. Artikel ini menyoroti peran psikoterapi berbasis syukur sebagai alternatif yang potensial dalam meningkatkan kesehatan mental. Psikoterapi syukur merupakan suatu intervensi psikologis yang memfokuskan pada pengembangan sikap syukur dalam kehidupan sehari-hari, yang terbukti dapat meningkatkan emosi positif, mengurangi stres, serta memperbaiki hubungan interpersonal. Penelitian ini dilakukan dengan metode studi pustaka yang mengkaji berbagai literatur ilmiah tentang hubungan antara rasa syukur dan kesehatan mental. Hasil kajian menunjukkan bahwa individu yang memiliki tingkat syukur tinggi cenderung lebih optimis, memiliki harga diri yang lebih baik, dan lebih mampu menghadapi tantangan hidup. Selain itu, latihan syukur yang dilakukan secara rutin, seperti menulis jurnal syukur atau mengungkapkan terima kasih, mampu memengaruhi perubahan positif dalam struktur dan fungsi otak yang berkaitan dengan emosi dan kesejahteraan. Dalam praktik psikoterapi, pendekatan syukur dapat diintegrasikan dengan teknik lain seperti terapi kognitif-perilaku (CBT) atau mindfulness untuk hasil yang lebih optimal. Psikoterapi berbasis syukur layak dipertimbangkan sebagai strategi intervensi dalam praktik kesehatan mental, baik secara individual maupun kelompok, serta dapat diaplikasikan oleh profesional kesehatan jiwa sebagai bagian dari terapi holistik.
Ontologi Attachment dalam Dinamika Keluarga: Peran Orang Tua dalam Pembentukan Identitas Anak Mawaddah, Alfi Wirda; Zahrah, Helfi; Tohar, Ahmaddin Ahmad
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Attachment merupakan elemen esensial dalam dinamika keluarga yang berperan penting dalam pembentukan identitas anak. Dalam konteks ontologis, kelekatan (attachment) tidak hanya menjadi sarana dukungan emosional tetapi juga memengaruhi bagaimana anak membangun identitas diri. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis peran attachment antara orang tua dan anak melalui studi kasus NM dan L, di mana ketidakhadiran emosional dalam pola hubungan keluarga menyebabkan anak mencari kelekatan di luar lingkungan yang aman. Studi ini menggunakan pendekatan kualitatif-deskriptif dengan teknik analisis kasus. Data diperoleh melalui observasi studi literatur mengenai teori attachment dari John Bowlby dan aplikasi praktisnya dalam konteks keluarga. Studi kasus NM dan L dianalisis sebagai contoh nyata bagaimana keterikatan yang tidak aman antara orang tua dan anak dapat memengaruhi dinamika identitas anak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketidakseimbangan dalam attachment mendorong anak untuk mencari validasi dan attachment eksternal yang berpotensi merusak. Studi ini menyoroti pentingnya attachment yang sehat dalam keluarga sebagai fondasi pembentukan identitas yang kuat dan stabil pada anak.
Shalat: Suatu Pendekatan Kontemporer Psikologi Islam dalam Insekuritas Remaja Zahrah, Helfi; Lestari, Yuliana Intan
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Remaja merupakan suatu masa perkembangan manusia yang penting karena meliputi berbagai aspek kehidupan manusia meliputi biologis, kognitif, psikososial, dan emosional. Masa remaja yang seharusnya membentuk identitas dasar individu seringkali mengalami berbagai permasalahan yang dikarenakan berbagai faktor. Salah satu permasalahan pada masa remaja adalah insekuritas (rasa tidak aman/ insecure). Rasa tidak aman akan muncul ketika remaja merasa tidak dapat mengendalikan sesuatu (situasi), merasa bersalah, malu, atau merasa kurang dalam sesuatu. Shalat merupakan salah satu terapi religiusitas untuk meningkatkan rasa damai dan meningkatkan kesejahteraan psikologis. Penelitian ini menerapkan metode deskriptif dan memanfaatkan studi kepustakaan untuk mengevaluasi relevansi serta efesiensi waktu. Hasil dari penelitian ini adalah sholat sebagai salah satu terapi religious cukup efektif dalam meminimalisir insekuritas remaja.
PSIKOLOGI SUFISTIK SEBAGAI SOLUSI MENINGKATKAN KESEHATAN MENTAL PADA GENERASI Z Duta, Lara; Zahrah, Helfi; Shofia, Vivik; Hairunnas, Rajab
Batanang : Jurnal Psikologi Vol 3 No 02 (2024)
Publisher : Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31958/jp.v3i02.13603

Abstract

Generasi Z adalah generasi yang hidup pada era digitalisasi, generasi Z merupakan tumpuan masa depan untuk mewujudkan Indonesia emas pada tahun 2045 yang akan dating. Pada era digitalisasi dan modern ini generasi Z masih banyak mengalami masalah pada kesehatan mental. Melalui psikologi sufistik dapat menjadi sebagai solusi untuk meningkatkan kesehatan mental khususnya pada generasi Z, agar dapat memimpin Indonesia emas pada tahun 2045 yang akan dating dengan kesehatan mentak yang baik. Metode penelitian yang digunakan dala artikel ini adalah menggunakan metode studi literature. Metode literature adalah metode yang tidak melakukan penelitian turun di lapangan, namun menggunakan sumber jurnal, buku dan sebagainya. Hasil dari penelitian ini adalah dengan menggunakan psikologi sufistik sebagai solusi meningkatkan kesehatan mental generasi Z dengan mendekatkan diri kepada sang pencipta (spiritual). Untuk meningkatkan kesehatan mental generasi Z dapat melalui psikoterapi yang berbasi sufistik.