Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Analisis Rencana Pembelajaran Pengajaran Bilingual dan Analisis Pada Sekolah Dasar di Indonesia Melani, Riski Ayu; Noorkhalisha, Alma Putri; Amanda, Bunga; Aisyah, Diana Shafa Nur; Prismarini, Fernandia; Lestari, Desinta Vita; Widagdo, Arif
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i2.27601

Abstract

Dalam kurikulum Merdeka, modul ajar memainkan peran strategis sebagai alat transformasi pendidikan yang tidak hanya mendukung proses belajar mengajar, tetapi juga memenuhi kebutuhan siswa. Penelitian ini dilakukan dengan menganalisis modul ajar pada kelas VI (Fase C) mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) dengan menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi literatur dari berbagai artikel jurnal yang menganalisis artikel yang sesuai dengan analisis modul ajar pada mata pelajaran IPAS kelas 5. Hasil penelitian menunjukan bahwa modul ajar yang dianalisis telah didesain dengan baik dan sesuai dengan prinsip-prinsip kurikulum merdeka. Namun, dengan perbaikan di beberapa elemen, modul ajar akan lebih efektif dalam mencapai tujuan pembelajaran dan melengkapi kebutuhan siswa yang beragam.
Pengelolaan project based learning (PjBL) berbasis new teaching factory (TEFA) di sekolah menengah kejuruan Suranto, Suranto; Aklis, Nur; Sukriah, Yani; Wulandari, Siti Sri; Amanda, Bunga
Jurnal Inovasi Hasil Pengabdian Masyarakat (JIPEMAS) Vol 6 No 2 (2023)
Publisher : University of Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/jipemas.v6i2.19529

Abstract

Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberikan penguatan keterampilan dan kompetensi guru dalam kesiapan menuju SMK berbasis teaching factory, membangun mindset dan konsep teaching factory pada guru SMK dalam rangka meningkatkan pembelajaran berbasis project-based learning. Metode pengabdian menggunakan Participatory Action Research (PAR) tipe ekplanatif dengan tiga langkah kegiatan yaitu identifikasi masalah, pelaksanaan, dan evaluasi. Peserta dalam kegiatan pengabdian ini yaitu kepala sekolah, kepala program, dan guru SMK Muhammadiyah 2 Semarang yang berjumlah 20 orang. Kegiatan dilaksanakan dengan 2 tahap yaitu penyampaian materi dan pelatihan dan pendampingan praktik. Hasil kegiatan ini tahap penyampaian materi 80% peserta sangat memahami pengelolaan pembelajaran PjBL melalui new teaching factory. Hasil dari pelaksanaan pelatihan dan pendampingan didapatkan 97,5% peserta siap merancang dan melaksanakan PjBL berbasis teaching factory dalam menuju kesiapan prodi berbasis teaching factory. Rencana tindak lanjut yang diperlukan berikutnya adalah pendampingan dalam pengelolaan dan pelaksanaan PjBL sesuai dengan desain yang telah dibuat oleh guru dan kepala sekolah di kegiatan pengabdian ini.
Analysis of Micro Teaching Course Implementation to Improve 8 Basic Teaching Skills for Accounting Education Students Amanda, Bunga; Sari, Dhany Efita; Tarahilta, Tarahilta
Ideguru: Jurnal Karya Ilmiah Guru Vol 9 No 2 (2024): Edisi Mei 2024
Publisher : Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Daerah Istimewa Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51169/ideguru.v9i2.946

Abstract

The aim of this study is to describe the implementation of micro teaching in improving 8 basic teaching skills for future students in the accounting education course and to describe the constraints that accounting students experience during the implementation of the practice of micro teaching. The data processing technique in this study using the interactive analysis miles and huberman, which was afterward analyzed using the NVivo 12 applications. These findings include the following: (1) accounting education students are able to perform the practice of micro teaching with 8 teaching skills, (2) micro teaching was able to raise public speaking accounting education (3) micro teaching was able to provide teaching pictures to accounting education students before going directly into the field, (4) micro teaching was able to enhance communication skills for accounting students, And (5) through practice micro teaching can enhance students' creativity in choosing both learning and media strategies. The study was carried out to see if performing micro teaching in accounting education could improve student teaching skills to prepare students as prospective teachers.
Soft Skill Values in Basic Accounting Learning in Accounting Department of Vocational High Schools Suranto, Suranto; Ristiny, Ristiny; Amanda, Bunga; Mustofa, Rochman Hadi; Gano-an, Jonathan Camana
Edunesia : Jurnal Ilmiah Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2023)
Publisher : research, training and philanthropy institution Natural Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51276/edu.v4i2.409

Abstract

This study aims to describe: (1) soft skill values instilled in students by accounting teachers, (2) the process of instilling soft skills in students by accounting teachers, (3) Barriers and supporting factors in instilling soft skills in students. This research is qualitative using ethnographic design. Data sources of the study are accounting teachers and first-grade students in the accounting department. Data collection techniques were performed through observation, interviews, and documentation. The data analysis technique conducted during the study was analyzing the data contained in the research site in which the results were used as conclusions to answer the objectives of the study. The research results revealed seven aspects of soft skills, namely self-confidence, communication skill, emotional intelligence, critical thinking skill, teamwork ability, time management, and leadership. The instilling of soft skills in students through cooperative learning strategies and providing positive habituation to students was performed during the teaching-learning process. The barriers of instilling soft skills, which are the lack of students’ abilities, the difficulty to control students, and the lack of teachers’ competences in developing learning methods. Whereas, the supporting factors are the small number of students in each class so the instilling of soft skill became sufficient and the numerous supports given by the school community.