Waryanto, Bambang Dwi
Fakultas Ekonomi Universitas PGRI Adi Buana

Published : 21 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 21 Documents
Search

ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KINERJA SISTEM INFORMASI AKUNTANSI (STUDI KASUS PADA UNIVERSITAS PGRI ADI BUANA SURABAYA) Suhardiyah, Martha; Waryanto, bambang Dwi
Majalah Ekonomi Vol 18 No 1 (2014): Juli
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas PGRI Adi Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja suatu sistem informasi akuntansi yang diterapkan/ digunakan pada suatu unit organisasi, dimana faktor yang terdiri dari Keterlibatan Pemakai dalam penggunaan sistem, pengembangan sistem, adanya edukasi berupa program pendidikan dan pelatihan bagi pengguna dalam hal ini pihak mahasiswa dan pengambil keputusan dan adanya dukungan manajemen merupakan faktor-faktor yang dianggap mempengaruhi kinerja sistem informasi akuntansi. Pada lembaga pendidikan Sistem informasi Akademik sangat dominan perannya bagi pengguna terutama bagi mahasiswa dan para pengambil keputusan terkait kemajuan institusi. Pengambilan data dengan menggunakan kuesioner yang dibagikan kepada responden (mahasiswa sebagai pengguna sistem). Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh mahasiswa Fakultas Ekonomi UNIPA Surabaya dengan sampel mahasiswa semester akhir di Program studi Manajemen dan Program Studi Akuntansi angkatan 2009. dengan menggunaan analisis regresi linier berganda untuk menganalisis pengaruh variabel independen terhadap variabel dependen Berdasarkan hasil analisis data jika dikaitkan dengan masalah penelitian yang berbunyi Bagaimana Pengaruh faktor-faktor suatu sistem informasi akuntansi terhadap kinerja Sistem Informasi Akuntansi ? maka berdasarkan hasil analisis data menujukkan bahwa Faktor-faktor suatu sistem informasi akuntansi yang meliputi: Keterlibatan pengguna/partisipasi user dalam proses pengembangan SIA (X1), Program pelatihan dan pendidikan bagi user (X2) dan Dukungan dari Manajemen (X3) secara bersama-sama berpengaruh terhadap Kinerja Sistem Informasi Akuntansi (Y) berpengaruh sebesar .48,5 %, sedangkan 51.5% dipengaruhi variabel lain yang tidak diteliti, faktor lain itu seperti kemampuan pengguna, soft ware yang digunakan dll sedangkan menurut masng-masing variabel menunjukkan bahwa : (1). Keterlibatan pengguna/partisipasi user dalam proses pengembangan SIA (X1) terhadap Kinerja Sistem Informasi Akuntansi (Y) menunjukkan menunjukkan nilai sig 0.113 lebih besar dari derajat signifi kan (α) 0.05 maka dapat diambil keputusan bahwa H0 diterima dan H1 gagal/ ditolak sehingga: Keterlibatan pengguna/partisipasi user dalam proses pengembangan SIA (X1) tidak berpengaruh terhadap Kinerja Sistem Informasi Akuntansi (Y) diterima. (2).Program pelatihan dan pendidikan bagi user (X2) terhadap Kinerja Sistem Informasi Akuntansi (Y) menunjukkan nilai sig 0.038 lebih kecil dari derajat signifikan (α) 0.05 maka dapat diambil keputusan bahwa H0 ditolak. Sehingga dapat disimpulkan bahwa Program pelatihan dan pendidikan bagi user (X2) berpengaruh terhadap Kinerja Sistem Informasi Akuntansi (Y). (3).Dukungan dari Manajemen (X3) terhadap Kinerja Sistem Informasi Akuntansi (Y) menunjukkan nilai sig 0.00 lebih kecil dari derajat signifikan (α) 0.05 maka dapat diambil keputusan bahwa H0 gagal ditolak dan H1 diterima Sehingga dapat disimpulkan bahwa Dukungan dari Manajemen (X3) berpengaruh signifikan terhadap Kinerja Sistem Informasi Akuntansi (Y). Oleh karena itu perlu adanya Program pendidikan dan pelatihan tentang Sistem Informasi berbasis IT bagi pengguna/ user dan pemilik (owner) dengan teknik atau pendekatan program terpadu. disamping itu pemilik hendaknya selalu meng update data/ informasi demi kepuasan pengguna SIA .
AKUNTANSI PERTANGGUNGJAWABAN SEBAGAI ALAT PENGENDALIAN BIAYA PADA PT. PELABUHAN INDONESIA III SURABAYA waryanto, r. bambang dwi; utomo, sigit prihanto
Majalah Ekonomi Vol 16 No 1 (2012): Juli
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas PGRI Adi Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Akuntansi pertanggungjawaban merupakan sistem akuntansi yang mengakui adanya pusat¬pusat pertanggungjawaban pada sebuah perusahaan. Akuntansi pertanggungjawaban timbul sebagai akibat adanya wewenang yang diberikan dan bagaimana mempertanggungjawabkannya dalam bentuk laporan tertulis. Laporan tersebut berupa laporan pertanggungjawaban yang dapat digunakan sebagai dasar analisa pengukuran prestasi kerja manajer untuk setiap pusat pertanggungjawaban dan pengendalian biaya. Biaya dalam sistem akuntansi pertanggungjawaban dihubungkan dengan manajer yang memiliki wewenang untuk mengkonsumsi sumber daya. Karena sumber daya yang digunakan harus dinyatakan dalam satuan uang dan itu merupakan biaya, maka sistem akuntansi pertanggungjawaban merupakan satu metode pengendalian biaya yang memungkinkan manajemen untuk melakukan pengelolaan biaya. Berdasakan latar belakang tersebut, maka tujuan penelitian ini adalah melakukan riset mengenai penerapan akuntansi pertanggungjawaban sebagai alai pengendalian biaya. Variabel penelitian adalah Penerapan akuntansi pertanggungjawaban sebagai variabel bebas (x) dan Pengendalian biaya sebagai variabel terikat (y). Populasi penelitian adalah laporan keuangan PT. Pelindo III Surabaya. Sampel penelitian adalah laporan keuangan tahun 2008-2010 dengan pertimbangan agar data diharapkan tidak kadarluarsa (expired) yang ditentukan dengan menggunakan purposive sampling. Pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini diperoleh melalui kuesioner dan dokumentasi yang kemudian diolah dengan metode deskriptif dan komperatif.Berdasarkan pembahasan dan analisis data, dapat disimpulkan bahwa PT. Pelindo III telah menerapkan akuntansi pertanggungjawaban dengan cukup baik. Penerapan akuntansi pertanggungjawaban tercermin pada penyusunan anggaran yang telah melibatkan semua bagian, penggolongan biaya dan kode rekening, laporan pertanggungjawaban dan penyusunan struktur organisasi yang sangat jelas. Sedangkan untuk pengklasifikasian biaya, PT. Pelindo III cukup baik menerapkan sistem akuntansi pertanggungjawaban.
EFEKTIVITAS KEGIATAN EKSTENSIFIKASI DALAM RANGKA MENINGKATKAN JUMLAH WAJIB PAJAK ORANG PRIBADI KPP PRATAMA SURABAYA WONOCOLO waryanto, r. bambang dwi
Majalah Ekonomi Vol 14 No 1 (2011): Juli
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas PGRI Adi Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini membahas kegiatan ekstensifikasi yang dilakukan KPP Pratama Surabaya Wonocolo dalam rangka meningkatkan jumlah wajib pajak periode tahun 2003 s/c1 2007. Instrumen penelitian adalah dokumentasi dan data dianalisa menggunakan statistic product moment. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan yang telah dilakukan maka penulis dapat menyimpulkan bahwa kegiatan ekstensifikasi yang dilakukan oleh Kantor Pelayanan Pajak Pratama Surabaya Wonocolo efektif dalam meningkatkan jumlah Wajib Pajak orang pribadi, dengan diperoleh hasil yang menunjukkan bahwa pelaksanaan kegiatan ekstensifikasi dalam meningkatkan jumlah Wajib Pajak orang pribadi di KPP Pratama Surabaya Wonocolo telah dilakukan dengan baik yang ditunjukkan dan hasil analisis korelasi pearson product moment sebesar 0,7197 yang berarti terdapat hubungan yang kuat antara variabel X (kegiatan ekstensifikasi) dengan variabel Y (jumlah Waajib Pajak orang pribadi) yang bersifat searah, artinya bila terjadi kenaikan aktivitas kegiatan ckstensilikasi akan mcngakibatkan kenaikan jumlah Wajib Pajak orang pribadi. Kegiatan ekstensifikasi memberi pengaruh yang signifikan terhadap jumlah Wajib Pajak orang pribadi, hal ini dibuktikan oleh hasil penghitungan statistik yang menunjukkan t hitung = 4,21t> Label = 2,26 dengan koefisien determinasi (Kd) sebesar 51,84 % pada tingkat keyakinan/kepercayaan 95 % (tingkat signifikansi/a 0,05).
PENGARUH PERENCANAAN DAN PENGENDALIAN KUALITAS TERHADAP HASIL AKHIR PRODUK PAKAN TERNAK subakir subakir; r. bambang Dwi Waryanto
Majalah Ekonomi Vol 16 No 2 (2012): Desember
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas PGRI Adi Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (306.095 KB)

Abstract

Salah satu tolok ukur yang dapat digunakan untuk mengetahui kualitas produk pakan ternak adalah tercapainya kondisi zero defect. Kenyataan produk yang cacat dalam proses produksi dilapangan selalu ada walaupun jumlahnya sedikit. Guna mencapai kondisi tersebut harus dilakukan perncanaan dan pengendalian secara berkesinambungan dengan menggunakan metode QCC (Quality Control Circle).Obyek penelitian ini adalah PT. Charoen Pokphand Indonesia dengan Populasi kecacatan dan Kualitas produk crumble. Sampel yang diambil dalam penelitian ini adalah kecacatan dan Kualitas produk crumble pada tahun 2011.Berdasarkan hasil analisis yang dilakukan dengan menggunakan Regresi Linier Berganda didapatkan hasil harga koefisien korelasi sebesar R = 0,702 hal ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh antara variabel X1 dan X2 terhadap variabel Y. Sedangkan pada koefisien determinasi R Square (R2) sebesar 0,492 Hal ini menunjukkan bahwa variabel bebas (Perencanaan Kualitas dan Pengendalian Kualitas) dapat mempengaruhi variabel terikat (Hasil Akhir Produk) sebesar 49,2 % sedangkan 50,8 % hasil akhir produk dapat dipengaruhi oleh faktor-faktor diluar variabel independennya. Kondisi pengaruh pengendalian kualitas terhadap hasil akhir produk tidak dapat berjalan dengan baik hingga pencapaian 100 % dikarenakan hal-hal sebagai berikut: 1). Kecacatan terbesar yang dialami mesin selama tahun 2011 terjadi pada bulan Januari 2011 dengan kondisi out of control (keluar kontrol) dengan nilai kerusakan diatas 25,50 kg per kuintal crumble. 2).Mesin-mesin produksi yang terdiri atas mesin type pellet 7726 dan type pellet CH 9420 mengalami kerusakan pada bagian pemanas sehingga temperaturnya kurang maksimal yang berakibat pada pellet menjadi hancur. Pengujian Hipotesis Pertama dilakukan dengan menggunakan uji-F diperoleh nilai Fhitung sebesar 0,047 maka Ada pengaruh penerapan Quality Control Circle yang terdiri atas perencanaan kualitas dan pengendalian kualitas secara simultan terhadap hasil akhir produk pakan ternak. Pengujian Hipotesis Kedua dilakukan dengan menggunakan uji-t diperoleh nilai thitung pada variabel jaminan Perencanaan Kualitas sebesar 2,503 dengan nilai sig. sebesar 0,034 dan variabel Pengendalian Kualitas sebesar 2,911 dengan nilai sig. sebesar 0,017 kedua variabel memiliki nilai sig. lebih kecil dari taraf signifikan (0,034 dan 0,017 < 0,05) sehingga Ada pengaruh penerapan Quality Control Circle yang terdiri atas perencanaan kualitas dan pengendalian kualitas secara parsial terhadap hasil akhir produk pakan ternak. Pengujian Hipotesis Ketiga untuk melihat variabel dominan diperoleh hasil bahwa nilai tertinggi pada koefisien Standarized of Coeficients Beta terletak pada variabel pengendalian kualitas sebesar 1,038 dengan nilai sig. 0,017 sehingga variabel tersebut bernilai sangat dominan.
PENGARUH PENENTUAN HARGA POKOK PRODUKSI TERHADAP HARGA JUAL PADA INDUSTRI KRUPUK (Studi Kasus di UD. INUN JAYA Sampang) r. bambang dwi waryanto; Nasrulloh Nasrulloh
Majalah Ekonomi Vol 18 No 2 (2014): Desember
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas PGRI Adi Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (630.217 KB)

Abstract

This study was conducted to determine how much influence the Cost of Production Against Selling Price At UD. INUN JAYA Sampang. The method used in this research is descriptive method of analysis and testing hepotesis t test, through data collection techniques, documentation, and literature containing data on the cost of production and selling price as well as other support during the period 2007 - 2013 which is based on the company. The sampling technique used is probability sampling with a random sampling approach. The purpose of this sampling is to determine how much influence the cost of production to the selling price.The variables were tested for the cost of production as the independent variable (X) and the sale price as the dependent variable (Y). and hypothesis testing can proceed. Meanwhile, to test the hypothesis used simple linear regression to determine how much influence the variable X to variable Y, and t test is used to determine the level of significance between the independent variable (X) is the cost of production to the dependent variable (Y) that is selling price.The conclusion of this study, Ho is rejected and Ha is accepted, it means the cost of production has positive influence on the selling price.
Penerapan Akuntansi PPN dan pengaruhnya terhadap aporan Keuangan di PT Grande Family view Proyek Manajemen Property Graha Family Surabaya r. bambang dwi waryanto
Majalah Ekonomi Vol 17 No 1 (2013): Juli
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas PGRI Adi Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1188.221 KB)

Abstract

Taxation is a source of state revenue that could be used to finance expenditures-spending, so the government is trying to maximize tax economic activities undertaken by the company. Every transaction of the goods and services that are performed by PT Grande Family View Property Management Graha Famili Surabaya, subject to Value Added Tax (VAT). In fulfilling their tax obligations, the company must do bookkeeping or VAT accounting in accordance with Financial Accounting Standards (IFRSs). The difference between time of the delivery of the Goods and Services with Tax invoicing cause differences in the recognition of expenses and debt based on GAAP and Tax Law. Therefore VAT accounting is essential to optimize the control function as a part of the VAT management conducted by PT Grande Family View to determine the amount of taxable income payable. This research aims to determine whether the company has implemented a VAT accounting and how it affect the company's financial statements among 2011th. The analysis technique used is to use the method of descriptive analysis with qualitative and quantitative data. The results showed that PT. Grande Family View Property Management Graha Famili Surabaya did not fully apply accounting in accordance with GAAP because the burden of VAT is not charged properly in accordance with GAAP, it caused the financial statements presented does not display accurate information about the company's true financial condition.
Pengaruh Sistem Akuntansi Manajemen, Partisipasi Anggaran, Dan Akuntabilitas Terhadap Kinerja Keuangan (Studi Pada Rumah Sakit Di Kabupaten Sidoarjo) Afrian Tri Al Fanani; R. Bambang Dwi Waryanto; Nurdina
SNHRP Vol. 5 (2023): Seminar Nasional Hasil Riset dan Pengabdian (SNHRP) Ke 5 Tahun 2023
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tuljulan dari pelnelitian ini adalah ulntulk melngeltahuli pelngarulh sistelm akulntansi manajelmeln, partisipasi anggaran, dan akulntabilitas telrhadap kinelrja kelulangan pada rulmah sakit di Kabulpateln Sidoarjo. Pelnelitian ini melrulpakan pelnelitian kulantitatif.. Sampel dalam pelnelitian ini melnggulnakan 50 pelgawai rulmah sakit di Kabulpateln Sidoarjo yang di selelksi melnggulnakan telknik pulrposivel sampling. Meltodel pelngulmpulan data yang digulnakan dalam pelnelitian ini yaitul kulisionelr delngan skala likelrt. Telknik analisis data yang digulnakan dalam pelnelitian ini melipulti ulji instrulmeln, ulji asulmsi klasik, analisis relgrelsi linielr belrganda, ulji hipotelsis dan ulji koelfisieln deltelrminasi. Hasil pelnelitian Ulji t melnulnjulkkan bahwa sistelm akulntansi manajelmeln, partisipasi anggaran, dan akulntabilitas selcara parsial belrpelngarulh positif telrhadap kinelrja kelulangan rulmah sakit di Kabulpateln Sidoarjo. Hasil pelnelitian Ulji F melnulnjulkkan bahwa sistelm akulntansi manajelmeln, partisipasi anggaran, dan akulntabilitas selcara simultan belrpelngarulh positif telrhadap kinelrja kelulangan rulmah sakit di Kabulpateln Sidoarjo.
Pengelolaan Pemasaran Online UMKM Menghadapi Tatanan Kehidupan Baru Desa Banjarsari Kecamatan Manyar Kabupaten Gresik Nashrudin Latif; Edy Sulistiyawan; R. Bambang Dwi Waryanto; Sugijanto; Siti Istikhoroh
Ekobis Abdimas Vol 1 No 2 (2020): Desember
Publisher : Fakultas Ekonomi, Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/ekobisabdimas.1.2.3031

Abstract

Posisi strategis Usaha Mikro, Kecil, Menengah (UMKM) patut diapresiasi dalam menciptakan pertumbuhan ekonomi pedesaan khususnya Desa Banjarsari. Peran vital UMKM sangat dibutuhkan untuk menunjang rencana strategis pemerintahan desa membangun konsep Desa Wisata. Keterkaitan UMKM dengan konsep Desa Wisata memerlukan upaya bersama dalam mengembangkan produk lokal, salahsatunya melalui pemasaran online. Pemasaran online menjadi basis utama mensinergikan pengetahuan produk dan jasa kepada calon pengunjung Desa Wisata, sehingga dibutuhkan pengetahuan dan ketrampilan terkait penggunaan ragam media online sebagai sarana promosi produk dan jasa wisata bagi penduduk Desa Banjarsari. Kapasitas dan kemampuan warga desa Banjarsari dalam menjalankan aktivitas pemasaran online sangat beragam dari sisi demografi baik usia maupun pendidikan. Kesenjangan yang terjadi membutuhkan standar wawasan. Wawasan kebaruan dalam menghadapi tata kehidupan baru di masa pandemi menciptakan peluang munculnya kreasi Desa Wisata. Akselerasi kebutuhan pengetahuan dan ketrampilan standar pemasaran online tersebut diupayakan melalui program pengabdian kepada masyarakat, dengan memberikan penyuluhan dan pelatihan penggunaan media promosi secara online atas sumberdaya yang dimiliki oleh masyarakat Desa Banjarsari baik produk UMKM atau Desa Wisata yang ingin dikembangkan. Kata kunci : Pemasaran Online, Media Promosi, Desa Wisata
Meningkatkan Pangsa Pasar UMKM Di Desa Banjarkemantren, Kabupaten Sidoarjo Melalui Digital Marketing Mochammad Munir Rachman; Aristha Purwanthari Sawitri; I Made Bagus Dwiartha; R. Bambang Dwi Waryanto
Ekobis Abdimas Vol 2 No 1 (2021): Juni
Publisher : Fakultas Ekonomi, Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/ekobisabdimas.2.1.3908

Abstract

Usaha pada sektor UMKM di desa Banjarkemantren yang ditekuni oleh para pelaku usaha home industry belum dapat menunjukkan hasil yang maksimal. Karena pelaku usaha rumahan memasuki pangsa pasar di era pandemi, agak sulit terutama dalam cara memasarkan produk olahannya. Observasi ini dilakukan dengan metode eksplanatif terhadap 15 pelaku usaha rumahan. Hasil temuan menunjukkan bahwa sebagian warga Desa Banjarkemantren belum memahami penggunaan media sosial sebagai sarana penjualan produk olahan rumah tangga. Dukungan tim dalam menggunakan media sosial untuk berkreasi dan memberikan informasi kepada konsumen antara lain melalui BBM (blackberry Messenger), FB (Facebook), WA (Whatsapp), IG (Instagram), Youtube, email dan Tik Tok, sangat positif dengan penggunaan tersebut. dari pemasaran digital. Oleh karena itu, peluang seperti ini sangat bagus, dan warga tidak merasa kehilangan kesempatan yang bermanfaat untuk menimba ilmu tentang teknologi digital. Warga desa sebagai pelaku bisnis mendapatkan pembinaan dan pelatihan dari tim dalam memanfaatkan digital marketing. Hal ini menjadi salah satu cara untuk membangkitkan semangat para pengusaha home industry dalam meraih kesuksesan bisnis melalui digital marketing.
Pemberdayaan UMKM Disabilitas Trenggalek untuk Peningkatan Pendapatan Pasca Pandemi melalui Upgrading Sosial Media Evita Purnaningrum; I Made Bagus Dwiarta; Tri Ariprabowo; R. Bambang Dwi Waryanto; Aji Prasetyo
Ekobis Abdimas Vol 2 No 2 (2021): Desember
Publisher : Fakultas Ekonomi, Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/ekobisabdimas.2.2.4858

Abstract

Percepatan dan pertumbuhan teknologi tidak dapat dipungkiri mengalami kenaikan yang siginifikan dan terjadi lonjakan akibat adanya pandemi. Para pelaku UMKM yang belum memiliki persiapan terdapat perubahan yang siginifikan ini akan merasa kualahan bahkan hingga gulung tikar. Hal tersebut menjadi latar belakang pemberdayaan masyarakat ini terutama bagi para pelaku UMKM Disabilitas yang membutuhkan teknik ekstra dan penanganan khusus. Pelaksanaan kegiatan ini dilakukan di Kota Trenggalek dengan sasaran adalah disabilitas tuna rungu yang memiliki UMKM jenis katering. Kegiatan dilakukan dengan cara hybrid learning yakni daring dan tatap muka secara langsung dengan pendekatan berbasis penyuluhan dan praktek secara langsung. Terdapat beberapa tahapan yang dilakukan yakni: pendalaman permasalahan, pengantar mengenai teknologi, praktek pembuatan sosial media, evaluasi dan hasil akhir. Hasil akhir dari kegiatan ini adalah pelaku UMKM dapat melakukan upgrading sosial media secara mandiri dengan teknik yang tepat dan efisien