Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

8. DESAIN PERANCANGAN LOWCOST VIBRATION SENSOR UNTUK PEMANTAUAN KONDISI BEARING PADA SISTEM ROTASI ANTENA RADAR Firmansyah; Muhammad Ferry Eka Sulistyawan; Rakin Ghiyat; Kurniawan; Rayhan Kemal; Tia Dikatama Tsania
Jurnal TNI Angkatan Udara Vol 4 No 4 (2025): Jurnal TNI Angkatan Udara Triwulan Keempat
Publisher : Staf Komunikasi dan Elektronika, TNI Angkatan Udara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62828/jpb.v4i4.181

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeteksi getaran bearing dalam mendukungkegiatan pemeliharaan berkelanjutan secara real-time, sebagai alternatif penggunaan sensor.Kinerja sistem radar sangat bergantung pada beberapa faktor, salah satunya pada fungsimekanik yang bertumpu pada bearing untuk menopang antenna saat berputar. Adanyagangguan pada rotasi yang dapat disebabkan oleh kondisi bearing yang tidak baik akanmenurunkan performa kinerja radar, bahkan dapat menyebabkan kegiatan operasional sistemberhenti secara keseluruhan. Oleh karenanya, pemantauan kondisi bearing menjadi hal pentinguntuk mendeteksi secara dini gejala kerusakan melalui analisis getaran dengan menggunakansensor getaran. Penelitian ini menawarkan solusi low cost vibration sensor berbasis ArduinoNano dengan memanfaatkan akselerometer ADXL345 untuk mendeteksi getaran bearingdalam mendukung kegiatan pemeliharaan berkelanjutan secara real-time, sebagai alternatifpenggunaan sensor getaran komersial yang mahal. Melalui desain perangkat keras berupaArduino Nano dan sensor ADXL345, dilakukan pemrograman sistem untuk akuisisi datagetaran, serta analisis data dalam domain waktu dan frekuensi menggunakan Fast FourierTransform (FFT). Sensor tersebut diuji pada bearing antena radar di salah satu satuan radarTNI AU, sehingga hasilnya dapat mensimulasikan baik kondisi normal, tidak seimbang(unbalance) maupun misalignment. Hasil eksperimen menunjukkan bahwa dengan analisayang tepat dan teliti menggunakan software Matlab, sistem mampu membedakan pola getaranantara kondisi normal dan abnormal dengan akurasi cukup baik. Kontribusi utama penelitian iniadalah pengembangan sistem sensor getaran yang efisien dengan harga terjangkau, mudahdibawa (portable) dan efektif diimplementasikan untuk pemantauan kondisi bearing padasistem rotasi radar dengan harapan dapat menjadi dasar pengembangan sensor padapenerapan Condition Based Maintenance (CBM) untuk mendukung operasional radar.
9. ATRISI MILITER DALAM PERENCANAAN OPERASI MILITER ANALISIS KOMPREHENSIF MODEL MATEMATIKA UNTUK ATRISI PERSONEL DAN LOGISTIK Andri Gandhy; Ronny Samsul Bahri; Muchammad Furqon Muchaddats; Rakin Ghiyat; Kurniawan; Rayhan Kemal; Tia Dikatama Tsania
Jurnal TNI Angkatan Udara Vol 4 No 4 (2025): Jurnal TNI Angkatan Udara Triwulan Keempat
Publisher : Staf Komunikasi dan Elektronika, TNI Angkatan Udara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62828/jpb.v4i4.182

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menyajikan analisis komprehensif tentang modelmatematika atrisi militer dengan fokus pada atrisi personel dan logistik dalam konteksperencanaan operasi militer modern. Penelitian ini mengintegrasikan model teori klasikseperti persamaan Lanchester dengan sistem kontemporer seperti CALAPER (CampaignLevel Ammunition and Petroleum Expenditure Rates) untuk memberikan kerangka analitisyang holistik. Metodologi penelitian meliputi analisis literatur ekstensif, pengembangan modelmatematika terintegrasi, dan implementasi skenario operasional realistis untuk validasimodel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi model atrisi personel dan logistikmemberikan prediksi yang lebih akurat terhadap efektivitas operasional dibandingkanpendekatan parsial. Model yang dikembangkan mampu memprediksi tingkat atrisi denganakurasi tinggi dan memberikan wawasan strategis untuk optimasi alokasi sumber daya.Implikasi praktis dari penelitian ini mencakup peningkatan akurasi perencanaan operasi,optimasi alokasi sumber daya, dan pengurangan risiko operasional melalui prediksi atrisiyang lebih baik.