Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

The Legal Validity and Evidentiary Challenges of Unwritten Rental Agreements in Boarding Houses Firnawati; Akib, Ma'ruf; Umar, Wahyudi
Al-Adalah: Jurnal Hukum dan Politik Islam Vol.10 No.2 (2025)
Publisher : Program Studi Hukum Tata Negara, Fakultas Syariah dan Hukum Islam IAIN Bone

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30863/ajmpi.v10i2.10840

Abstract

The widespread use of unwritten boarding house rental agreements among students generates a distinct form of legal vulnerability, not due to the absence of contractual validity, but as a result of weakened legal certainty and evidentiary fragility. This study employs a normative juridical method with statutory and analytical approaches to examine the legal validity and evidentiary implications of oral rental agreements under Indonesian civil law. The analysis demonstrates that unwritten rental agreements remain legally binding insofar as they satisfy the requirements of Article 1320 of the Indonesian Civil Code. However, the lack of written documentation significantly undermines effective legal protection when disputes arise. Consequently,non-litigation dispute resolution mechanisms, as regulated under Law No. 30 of 1999, emerge as a more functional avenue for resolving disputes, albeit without fully addressing underlying structural imbalances in contractual relations. This study reconceptualizes unwritten boarding house rental agreements as normatively valid yet structurally vulnerable contracts, underscoring the need to strengthen legal certainty in informal contracting practices.
Analisis Kesesuaian Taman Kota Terhadap Kriteria Ruang Terbuka Hijau Ramah Anak di Kota Makassar Rizqiyah, Umara Hasmarani; Firnawati; Jusbaeni; Shiber, Nahridzah Mahjubuh; Marwan, Nurfaizah
Jurnal Lanskap dan Lingkungan (Julia) Vol. 3 No. 2 (2025): Jurnal Lanskap dan Lingkungan Volume 3 Nomor 2 Desember 2025
Publisher : Departemen Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/julia.v3i2.49345

Abstract

Ketersediaan Ruang Terbuka Hijau (RTH) di Kota Makassar hingga saat ini masih berada di bawah ketentuan minimal dan belum sepenuhnya mengakomodasi kebutuhan anak sebagai pengguna utama ruang publik. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi taman kota yang berpotensi direvitalisasi menjadi RTH ramah anak. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dan kuantitatif melalui sistem penilaian (scoring) terhadap tujuh taman terpilih berdasarkan enam kriteria, yaitu aksesibilitas, potensi lahan, keamanan, fasilitas pendukung, aspek lingkungan, dan keterhubungan dengan ruang publik lainnya. Setiap kriteria dinilai menggunakan skala 1–10. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Lapangan Karebosi dan Taman Maccini Sombala memiliki potensi tertinggi sebagai RTH ramah anak skala kota, sementara Taman Pakui Sayang berpotensi pada skala kecamatan. Penelitian ini menegaskan bahwa pengembangan RTH ramah anak lebih ditentukan oleh kualitas desain, keamanan, dan integrasi ruang dibandingkan luasan taman semata.