Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PENGUATAN IDENTITAS VISUAL BUDAYA TORAJA BAGI GEN Z MELALUI EDUKASI ELEMEN DAN ORNAMEN ARSITEKTUR TRADISIONAL DI SMKN 1 TANAH TORAJA R, Andi Yusdi Dwiasta; Mappangara, Surianto B; Abidah, Andi; Marsa, Ivan Fachrul; Marwan, Nurfaizah
PEDAMAS (PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT) Vol. 3 No. 06 (2025): NOVEMBER 2025
Publisher : MEDIA INOVASI PENDIDIKAN DAN PUBLIKASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Program pengabdian ini bertujuan untuk memperkuat identitas visual budaya Toraja bagi siswa Gen Z melalui edukasi mengenai elemen dan ornamen arsitektur tradisional di SMKN 1 Tanah Toraja. Fenomena melemahnya kedekatan generasi muda dengan simbol visual budaya lokal menjadi latar belakang utama pelaksanaan kegiatan ini. Melalui pendekatan Participatory Cultural-Based Learning (PCBL), siswa dilibatkan secara aktif dalam proses eksplorasi budaya, pemahaman makna simbolik, serta praktik produksi karya visual berbasis motif Toraja. Kegiatan terdiri atas tiga tahap utama, yaitu eksplorasi budaya, workshop visual, dan produksi karya. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan analisis kualitas karya siswa. Hasil program menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pemahaman siswa terhadap ragam motif dan filosofi arsitektur Toraja, disertai meningkatnya keterlibatan dan motivasi belajar. Karya visual yang dihasilkan siswa memperlihatkan kemampuan mengintegrasikan nilai budaya ke dalam desain modern, sekaligus mencerminkan penguatan identitas kultural mereka. Temuan ini menunjukkan bahwa pendekatan pembelajaran berbasis budaya lokal efektif dalam meningkatkan literasi visual dan kesadaran budaya pada pendidikan vokasi, serta berkontribusi pada upaya pelestarian budaya melalui jalur pendidikan.
PENGENALAN TEKNOLOGI AUGMENTED REALITY (AR) UNTUK PENGEMBANGAN KARYA RANCANGAN SISWA DI SMK NEGERI 1 TANA TORAJA Marsa, Ivan Fachrul; R, Andi Yusdi Dwiasta; Abidah, Andi; Marwan, Nurfaizah; Muis, Ulmiah
PEDAMAS (PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT) Vol. 3 No. 06 (2025): NOVEMBER 2025
Publisher : MEDIA INOVASI PENDIDIKAN DAN PUBLIKASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan literasi teknologi dan keterampilan perancangan digital siswa melalui pengenalan dan pelatihan teknologi Augmented Reality (AR) di SMK Negeri 1 Tana Toraja. Program dilaksanakan melalui empat tahapan utama, yaitu pemberian materi konseptual, pelatihan praktik, pembuatan karya rancangan berbasis AR, dan evaluasi hasil belajar. Metode yang digunakan menggabungkan participatory learning dan technology-based training yang memungkinkan siswa terlibat aktif dalam proses pembelajaran. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa siswa mengalami peningkatan signifikan dalam pemahaman konsep AR, kemampuan teknis dalam mengoperasikan aplikasi AR, serta kreativitas dalam menghasilkan karya rancangan yang mengintegrasikan unsur budaya lokal. Evaluasi kuantitatif memperlihatkan tingginya tingkat motivasi dan kepuasan siswa terhadap pelatihan, sementara analisis kualitatif menunjukkan bahwa guru pendamping melihat potensi besar pemanfaatan AR dalam pembelajaran kejuruan. Secara keseluruhan, kegiatan ini membuktikan bahwa teknologi AR dapat menjadi media inovatif yang efektif untuk mendukung pembelajaran vokasi dan pengembangan kompetensi abad ke-21.
Generative Design dalam Transformasi Tongkonan Toraja: Menjembatani Nilai Tradisi dan Kebutuhan Arsitektur Modern Abidah, Andi; Jayadi, Karta; Djawad, Yasser Abd; Marsa, Ivan Fachrul; Marwan, Nurfaizah
Seminar Nasional LP2M UNM SEMINAR NASIONAL 2025 : PROSIDING EDISI 5
Publisher : Seminar Nasional LP2M UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak. Penelitian ini mengeksplorasi potensi generative design sebagai metode inovatif untuk mentransformasikan Arsitektur Vernakular Tongkonan di Toraja ke dalam konteks arsitektur modern yang adaptif dan berkelanjutan, tanpa mengorbankan nilai-nilai budaya dan filosofisnya. Tongkonan merupakan manifestasi budaya Toraja yang kaya akan kosmologi dan simbolisme, berperan sebagai pusat kehidupan sosial dan ritual. Di tengah tuntutan modernitas, muncul kebutuhan untuk menjembatani kearifan lokal ini dengan efisiensi fungsional dan ekologis kontemporer. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif-deskriptif yang diperkuat dengan eksperimen desain digital. Pengumpulan data awal dilakukan melalui observasi lapangan, wawancara mendalam dengan tokoh adat, dan studi literatur untuk mendalami filosofi (kosmologi) dan simbolisme Tongkonan, termasuk elemen-elemen kunci seperti bentuk atap, struktur panggung, dan orientasi bangunan. Nilai-nilai kualitatif ini kemudian diterjemahkan menjadi sistem generative design menggunakan SketchUp dan plugin pendukung (Ruby Console, Parametric Modeling, dan Sefaira). Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pemodelan generatif mampu menghasilkan alternatif desain (misalnya Model B) yang mencapai keseimbangan optimal (78% efisiensi energi dan 1.1 m/s sirkulasi udara). Model ini mempertahankan proporsi ruang utama (banua) dan orientasi tradisional, yang terbukti secara performatif meningkatkan efisiensi energi dan kenyamanan termal. Evaluasi kualitatif dengan tokoh adat dan akademisi menegaskan bahwa rancangan yang dihasilkan tetap menghormati wujud dan nilai filosofis Tongkonan sambil mengadopsi fungsionalitas modern. Kesimpulan menunjukkan bahwa generative design berfungsi sebagai medium reflektif yang berhasil menerjemahkan kearifan lokal Tongkonan ke dalam paradigma digital. Transformasi ini membuktikan bahwa teknologi dapat menjadi alat yang kuat untuk pelestarian budaya dinamis, memungkinkan arsitektur tradisional Indonesia berevolusi secara kontekstual, efisien, dan berpihak pada keberlanjutan.Kata Kunci: Arsitektur Vernakular, Generative Design, Kearifan Lokal,  Tongkonan Toraja, Transformasi Arsitektur