Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

PKM KREATIVITAS ECO-WASTE PADA MASYARAKAT KABUPATEN POLEWALI MANDAR Haedar, Ahmad Wahidiyat; Yusuf, Furqan Ali; Rizal, Rahmat; Shiber, Nahridzah Mahjubuh
Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat SEMINAR NASIONAL 2024:PROSIDING EDISI 2
Publisher : Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Program Kemitraan Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan masyarakat Kabupaten Polewali Mandar dalam mengelola limbah rumah tangga menjadi produk kerajinan yang bernilai ekonomi. Program ini memberikan pelatihan pembuatan kerajinan dari limbah yang ramah lingkungan serta mendorong masyarakat untuk terlibat dalam usaha kreatif berbasis eco-waste. Pelaksanaan kegiatan menghasilkan peningkatan kesadaran dan keterampilan masyarakat dalam mengolah limbah plastik dan organik, yang diharapkan dapat menjadi salah satu solusi lingkungan dan sumber pendapatan baru.
Analisis Peran Pembelajaran Berbasis Proyek dalam Pengembangan Keterampilan Adaptif Calon Guru SMK Haristo Rahman, Muhammad; Mahjubuh Shiber, Nahridzah
Jurnal Pendidikan Teknik Sipil dan Arsitektur Vol. 2 No. 1 (2024): Volume 2 Issue 1 Agustus 2024
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengkaji pandangan calon guru SMK terhadap Model Pembelajaran berbasis proyek (PjBL) sebagai strategi untuk mempersiapkan siswa menghadapi era VUCA (Volatilitas, Ketidakpastian, Kompleksitas, dan Ambiguitas) yang semakin mendominasi dunia kerja. Studi ini bertujuan untuk menilai efektivitas PjBL dalam mengembangkan keterampilan adaptif, kolaborasi, berpikir kritis, dan pemecahan masalah pada siswa. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan studi dokumentasi dengan mahasiswa calon guru sebagai responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun PjBL dianggap efektif dalam menumbuhkan keterampilan yang relevan untuk dunia kerja, terdapat kendala signifikan seperti keterbatasan fasilitas dan kurangnya metode penilaian yang realistis. Kesimpulannya, PjBL memiliki potensi besar untuk meningkatkan kesiapan siswa menghadapi tantangan dunia kerja yang kompleks, namun memerlukan dukungan infrastruktur dan evaluasi yang sesuai agar penerapannya lebih optimal dan relevan dengan kondisi industri saat ini.
Pelatihan Komunikasi Efektif sebagai Peningkatan Kompetensi Soft Skills Siswa SMKN 4 Gowa. Haristo Rahman, Muhammad; Mahjubuh Shiber, Nahridzah; Ismajaya, Muh. Aryanugraha; Adrian Saragi, Alexander; Nurfadhilah, Ulfaizah Sahril
Ininnawa : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2025): Vol. 3 No. 1 (2025): Volume 03 Nomor 01 (April 2025)
Publisher : Program Studi Manajemen FEB UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/ininnawa.v3i1.6936

Abstract

Kemampuan komunikasi yang efektif merupakan salah satu soft skills penting yang dibutuhkan dalam dunia kerja, terutama bagi siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) yang dipersiapkan untuk terjun langsung ke industri. Berdasarkan hasil pengamatan di SMKN 4 Gowa, ditemukan bahwa banyak siswa yang masih pasif dalam proses pembelajaran, kurang aktif dalam berdiskusi, serta memiliki keterampilan komunikasi yang rendah. Hal ini dapat berdampak pada kesiapan mereka dalam menghadapi tantangan dunia kerja di era VUCA (Volatility, Uncertainty, Complexity, and Ambiguity). Oleh karena itu, dilakukan pelatihan komunikasi efektif menggunakan metode experiential learning yang terdiri dari ceramah, diskusi kelompok, video presentasi, dan latihan simulasi komunikasi di dunia kerja. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kepercayaan diri, interaksi dalam pembelajaran, serta kesiapan siswa dalam menghadapi dunia kerja. Hasil dari pelatihan ini menunjukkan peningkatan keterampilan komunikasi siswa, baik dalam menyampaikan pendapat, bekerja dalam tim, maupun berbicara di depan umum. Kesimpulan dari kegiatan ini menegaskan bahwa pelatihan komunikasi berbasis praktik langsung dapat meningkatkan kompetensi soft skills siswa SMK secara signifikan. Untuk hasil yang lebih optimal, disarankan agar pelatihan ini diintegrasikan ke dalam kurikulum pembelajaran dan dikembangkan dengan pendekatan yang lebih mendalam.
Sosialisasi Literasi Kewirausahaan Bagi Wirausaha Pemula Sitorus, Mentari Septanya; Hasmarani, Umara; Jusbaeni, Jusbaeni; Shiber, Nahridzah Mahjubuh; Firnawati, Firnawati
PENGABDI PENGABDI: VOL. 6, NO.1 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/pengabdi.v6i1.72280

Abstract

Abstrak. Permasalahan pengangguran dan rendahnya pemahaman tentang dunia usaha di kalangan generasi muda menjadi salah satu tantangan dalam pembangunan ekonomi nasional. Banyak wirausaha pemula yang memulai usaha tanpa memiliki keterampilan dan pengetahuan yang cukup, sehingga berdampak pada kegagalan usaha dalam waktu singkat. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi kewirausahaan bagi wirausaha pemula, khususnya di lingkungan Fakultas Teknik Universitas Negeri Makassar. Literasi kewirausahaan mencakup pemahaman terhadap konsep, nilai, keterampilan, dan etika dalam berwirausaha, serta kemampuan memanfaatkan peluang, teknologi, dan jejaring usaha. Metode pelaksanaan kegiatan ini terdiri atas tiga tahapan, yaitu persiapan (pendataan peserta dan penyusunan materi), pelaksanaan (sosialisasi melalui ceramah, simulasi, dan diskusi), serta monitoring dan evaluasi (umpan balik dan pengisian kuesioner). Peserta kegiatan berjumlah 30 orang dengan latar belakang sebagai mahasiswa dan wirausaha pemula. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pendekatan partisipatif yang digunakan sangat efektif dalam meningkatkan keterlibatan dan pemahaman peserta. Indikator keberhasilan meliputi peningkatan pada tujuh aspek utama: pemahaman dasar kewirausahaan, identifikasi peluang usaha, perencanaan usaha, pengelolaan keuangan, pemanfaatan teknologi digital, kemampuan berjejaring, serta etika dan tanggung jawab sosial. Berdasarkan hasil kuesioner, terjadi peningkatan pemahaman peserta dari 35% pada saat pre-test menjadi 60% setelah kegiatan (post-test). Selain itu, peserta menunjukkan antusiasme tinggi dan keterlibatan aktif dalam diskusi, yang mencerminkan adanya perubahan pola pikir dari pencari kerja menjadi pencipta lapangan kerja.  Kata Kunci: sosialisasi, literasi, wirausaha, pemula, generasi muda
The Effect of Patterns of Space Circulation on the Understanding and Satisfaction of Visitors to the Museum of Makassar Shiber, Nahridzah Mahjubuh; Rahman, Muhammad Haristo; Jusbaeni, Jusbaeni
Journal of Civil Engineering Vol 40, No 2 (2025)
Publisher : Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j20861206.v40i2.22837

Abstract

The Museum of Makassar, in its capacity as a representative space of urban history and culture, plays a pivotal role is fostering collective public awareness of city’s heritage. However, the undirected circulation structure of the exhibition space engenders a fragmented and unsystematic visitor experience. The objective of this research is to examine visitor circulation patterns in Museum of Makassar and formulate a spatial movement model that is able to integrate curatorial narratives more effectively. This research utilizes a qualitative approach, employing direct observation, spatial mapping and spatial configuration analysis to evaluate the relationship between the movement of visitors and their comprehension of exhibition content. The findings of this research are anticipated to contribute of the development of spatial planning strategies for museums that are more communicative, directed and inclusive, thereby supporting museum in their role as inclusive and immersive public learning spaces.
Desain Interior Resilien Di Era Pascapandemi: Tinjauan Layout Co-Working Space Sinergi Yogyakarta Jusbaeni; Nahridzah Mahjubuh Shiber; Muhammad Haristo Rahman
IKONIK : Jurnal Seni dan Desain Vol. 7 No. 2 (2025): JULI 2025
Publisher : LPPM Universitas Maarif Hasyim Latif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51804/ijsd.v7i2.16962

Abstract

Pandemi COVID-19 telah mengubah secara fundamental cara manusia bekerja dan menggunakan ruang, termasuk meningkatnya kebutuhan akan co-working space yang adaptif, sehat, dan fleksibel. Dalam konteks urban tropis seperti Yogyakarta, tantangan desain ruang kerja menjadi lebih kompleks karena dipengaruhi oleh iklim, densitas kota, dan budaya kerja kolektif. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi prinsip-prinsip desain interior resilien pada layout co-working space melalui studi kasus Sinergi Space Yogyakarta. Metode yang digunakan adalah pendekatan Design Thinking yang terdiri dari lima tahap: empathize, define, ideate, prototype, dan test, dengan basis data primer dan sekunder serta simulasi skematik layout. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prinsip seperti zonasi modular, pemisahan zona aktif-pasif, ventilasi silang alami, serta penggunaan partisi visual dan signage spasial dapat diterapkan untuk menciptakan ruang kerja yang tangguh terhadap perubahan kondisi sosial dan kesehatan. Studi ini juga menyoroti pentingnya integrasi nilai lokal dan strategi adaptif dalam perancangan co-working space di wilayah tropis. Kontribusi utama dari penelitian ini adalah rekomendasi desain interior yang kontekstual, sehat, dan kolaboratif untuk menghadapi era pascapandemi, sekaligus memperkaya literatur desain resilien di kawasan urban tropis.
Evaluative Study of OSH Management System in Civil and Mechanical Works of the 150 kV Raha Substation Project Afiah, Indah Nur; Shiber, Nahridzah Mahjubuh; Sitorus, Mentari S.; Ibrahim, Zulfadli; Muhibuddin, Andi Firman
PINISI Discretion Review Volume 8, Issue 2, March 2025
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/pdr.v8i2.75856

Abstract

The construction of substations is one of the most crucial electrical projects in the development of infrastructure and economic growth, to ensure a stable, reliable, and equitable supply of electricity. Electrical construction projects inherently present significant occupational safety and accident risks, ranging from exposure to high voltage to incidents involving heavy equipment. In Indonesia, the Occupational Safety and Health (OSH) Management System known as SMK3 is mandated by Government Regulation (PP) No. 50 of 2012, and serves as the national framework for mitigating these dangers. The goal for implementing this system is to prevent and minimize human and financial losses, including lost work hours and declining productivity, thereby supporting more effective and efficient operational performance. In this study, the implementation of SMK3 on the 150 kV Raha Substation project was evaluated using a descriptive qualitative method with employing data collection instruments that included interviews, field observations, and a checklist of questions based on the audit criteria elements outlined in applicable regulations. The implementation of SMK3, based on 166 audit criteria in the Raha 150 kV Substation construction project, as per PP No. 50 of 2012, achieved a compliance rate of 92.17% (153 criteria compliant and 13 criteria non-compliant), categorized as satisfactory category. From the analysis of respondent interviews and field observations, it was found that the main factors causing obstacles to the optimal implementation of OSH in general are low employee understanding, budget constraints, lack of standardization among subcontractors, and disparities in employee competencies. 
Edukasi Dan Pemberdayaan Pemuda Desa Leko Pancing Berbasis Ekonomi Kreatif Bambu di Era Digital Rahman, Muhammad Haristo; Aminuddin, Aminuddin; Nahridzah Mahjubuh Shiber
Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 6 (2025): November 2025 - Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Indonesian Scientific Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59395/altifani.v5i6.941

Abstract

Program ini memberdayakan pemuda Desa Leko Pancing (Tanralili, Maros) melalui ekonomi kreatif berbasis bambu yang terintegrasi dengan pemasaran digital. Kegiatan diawali observasi dan dilanjutkan dua pelatihan dan diakhiri dengan pelaporan sebagai bahan evaluasi pendampingan. Kegiatan pelatihan meliputi pembuatan dudukan gelas dengan pemotongan presisi serta workshop literasi digital untuk produksi konten promosi sebagai aspek pemasaran diera  digital. Evaluasi dilakukan melalui kuesioner pra dan pasca kegiatan, observasi produk, dan pendampingan. Hasilnya, pemuda “Sipakaenre” menghasilkan produk siap jual berstandar sederhana, membangun brand “Bambu Leko”, membuat konten pemasaran produk. Survei menunjukkan 46,7% sangat berminat dan 53,3% berminat berwirausaha bambu, menandakan kesiapan menuju produksi batch kecil dan potensi replikasi program.
Kemasan Produk Kreatif di Era Digital: Pelatihan Canva Bagi Pelajar SMA Jusbaeni Jusbaeni; Umara Hasmarani Rizqiyah; Nahridzah Mahjubuh Shiber; Husnirrahman J; Syahrul Syahrul
Inovasi Sosial : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 4 (2025): November : Inovasi Sosial : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62951/inovasisosial.v2i4.2411

Abstract

The development of digital technologyhas had a significant impact on education and the creative economy. The ability to processvisual designs has become an important skill for the younger generation to face thechallenges of the digital age. This community service activity aims toimprove students' digital design skills and creativity throughCanva training as a practical learning medium. The trainingwas conducted at SMAN 22 Gowa, involving six students from grades X and XI.The implementation method used an interactive workshop approach and hands-on practice(learning by doing) that emphasised project-based learning experiences. The results of the activity showed an increase in students' ability to understandthe basic principles of packaging design, apply visual elements appropriately, andproduce creative and communicative design works. This activity also fostered self-confidence,collaborative spirit, and awareness of the importance of digital literacy. Thus, this training successfully contributed positively to thedevelopment of creative skills and the readiness of students to face the world ofentrepreneurship and technology-based creative industries (Bell, 2010; Guo et al.,2020; Supriyadi, 2023; Wicaksono & Indriani, 2022).
Arsitektur Jengki sebagai Cermin Kesadaran Pasca Kolonial di Indonesia Mahjubuh Shiber, Nahridzah
Jurnal Pendidikan Teknik Sipil dan Arsitektur Vol. 3 No. 1 (2025): Volume 3 Issue 1 Agustus 2025
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Arsitektur Jengki merepresentasikan pergeseran kesadaran pasca-kolonial Indonesia dari ruang yang diatur oleh moralitas kolonial menuju ruang yang merefleksikan kebebasan visual dan eksperimentasi identitas bangsa muda. Melalui pembacaan bentuk atap miring, fasad asimetris, ventilasi geometris, dan komposisi material tropis. Jengki menegaskan diri sebagai arsitektur hibrid yang lahir dari tegangan antara peniruan modernisme Amerika dan upaya membebaskan diri dari warisan ruang kolonial yang simetris dan hierarkis. Ekspresi estetis ini mengungkap lapisan ideologis yang lebih dalam: Jengki menjadi arena negosiasi identitas, tempat bangsa muda berusaha menjadi modern tanpa sepenuhnya menjadi Barat. Dalam konteks genealogi arsitektur Indonesia, Jengki merupakan “titik belok” yang menunjukkan bagaimana subjek pasca-kolonial menegosiasikan trauma, aspirasi, dan ingatan sehingga arsitektur tidak hanya tampil sebagai produk material, tetapi sebagai cermin kesadaran politiko-kultural yang menandai fase awal pencarian jati diri Indonesia modern.