Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

KUALITAS PELAYANAN PERIZINAN DAN NON PERIZINAN MELALUI APLIKASI SICANTIK CLOUD DI KABUPATEN TEBO JAMBI Nazila; Ayuninsih, Eva; Hapsa; Fatriani, Riri Maria
Publik: Jurnal Manajemen Sumber Daya Manusia, Administrasi dan Pelayanan Publik Vol. 12 No. 2 (2025): Publik: Jurnal Manajemen Sumber Daya Manusia, Administrasi, dan Pelayanan Publ
Publisher : Universitas Bina Taruna Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37606/publik.v12i2.1596

Abstract

This study aims to analyze the quality of licensing and non-licensing services through the SICANTIK Cloud application at DPMPTSPKUKM Tebo Regency. The research method uses a descriptive qualitative approach by referring to the Zeithml, Parasuraman & Barry service theory which includes five dimensions: physical evidence, reliability, responsiveness, assurance, and empathy. The results showed that the implementation of the SICANTIK Cloud application as a breakthrough to simplify the licensing process has gone well, but the dimensions of physical evidence and reliability are still not optimal in facilitating community service, while the dimensions of responsiveness, assurance, and empathy have shown good performance even though they have not reached the maximum level.
AKTIVITAS ANTIHIPERGLIKEMIA KOMBUCANG (KOMBUCHA KAYU SECANG (Caesalpinia sappan L.)) TERHADAP MENCIT (Mus musculus L.) YANG DIINDUKSI ALOKSAN Sazali, Ahmad; Yusuf, Ashif Irvan; Maritsa, Hasna Ul; Nazila; Sormin, Veni Gustina; Pazira, Regita Para
Berita Biologi Vol 24 No 1 (2025): Berita Biologi
Publisher : BRIN Publishing (Penerbit BRIN)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55981/berita_biologi.2025.8963

Abstract

Penyakit diabetes melitus merupakan masalah kesehatan global yang memerlukan terobosan dalam pengembangan terapi alternatif yang efektif dan terjangkau. Kayu secang dikenal memiliki sifat antioksidan dan antiinflamasi yang mungkin berkontribusi dalam mengelola kadar glukosa darah. Fermentasi kayu secang menjadi kombucha dapat memperbaiki cita rasa dan meningkatkan aktivitas biologis. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui aktivitas kombucha kayu secang (Caesalpinia sappan L.) dalam menurunkan kadar glukosa darah pada model mencit (Mus musculus, L.) diabetes. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental, menggunakan 6 kelompok perlakuan, yaitu kontrol normal (tidak diberikan perlakuan apapun), kontrol aloksan (diberikan induksi aloksan 200 mg/kgBB secara intraperitonial dalam 1 kali pemberian), kontrol glibenclamide (diberikan induksi aloksan dan obat glibenclamide 0,013 mg/20 gr BB), dan 3 perlakuan dosis kombucha (diberikan induksi aloksan dan dosis perlakuan masing-masing : 0,26 ml/20 gr BB, 0,52 ml/20 gr BB, dan 0,78 ml/20 gr BB). Setiap perlakuan terdiri dari 5 ulangan dengan durasi perlakuan selama 14 hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa induksi aloksan meningkatkan gula darah pada semua kelompok perlakuan hingga 7 kali lipat dibandingkan dengan kadar gula darah awal. Kenaikan kadar gula darah tertinggi terjadi pada kelompok kontrol aloksan, yaitu dari 70,4 mg/dl menjadi 518,2 mg/dl. Setiap kelompok dosis perlakuan kombucha menunjukkan perbedaan yang signifikan dalam menurunkan kadar gula darah dibandingkan dengan kontrol glibenclamide sebagai obat anti diabetes, hal ini menunjukkan potensi fitokimia kombucha kayu secang yang lebih unggul dibandingkan dengan obat anti diabetes. Setiap perlakuan dosis kombucha menunjukkan penurunan kadar gula darah dibawah 200 mg/dl terjadi setelah 7 hari perlakuan. Sementara kelompok kontrol glibenclamide baru menunjukkan penurunan kadar gula darah dibawah 200 mg/dl setelah 14 hari perlakuan. Dosis kombucha 0,78 ml/20 gr BB merupakan dosis yang paling efektif karena menunjukkan efek hipoglikemik yang signifikan setelah induksi aloksan, dengan penurunan kadar gula darah dari H+3 sampai mendekati normal pada H+14. Hal ini menunjukkan potensi kombucha kayu secang sebagai alternatif pengelolaan hiperglikemia.
Analisis Faktor Yang Mempengaruhi Tuberkulosis (TBC) di Bangka Belitung Tahun 2023 Menggunakan Regresi Robust Ananda Dwi Putri; Zubaidah; Ferischa Reynasa; Siti Mardina; Nazila; Gita Felika; Zabilla; Ineu Sulistiana
MATHunesa: Jurnal Ilmiah Matematika Vol. 14 No. 01 (2026)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/mathunesa.v14n1.p518-526

Abstract

Tuberkulosis (TBC) merupakan salah satu masalah kesehatan masyarakat yang masih menjadi perhatian di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi angka penemuan kasus TBC dengan menggunakan metode regresi robust, mengingat data epidemiologi rentan terhadap keberadaan pencilan. Variabel independen yang digunakan meliputi jumlah perokok usia 15–24 tahun, kepadatan penduduk, dan jumlah penduduk miskin. Hasil analisis menunjukkan bahwa variabel perokok usia 15–24 tahun dan kepadatan penduduk berpengaruh signifikan terhadap angka penemuan kasus TBC. Kepadatan penduduk memiliki pengaruh positif, sedangkan variabel perokok usia 15–24 tahun menunjukkan pengaruh negatif yang konsisten dengan hasil regresi linear berganda. Selain itu, regresi robust mengungkapkan bahwa variabel penduduk miskin berpengaruh signifikan terhadap angka penemuan kasus TBC, yang sebelumnya tidak terdeteksi pada model regresi linear berganda akibat pengaruh pencilan. Secara keseluruhan, regresi robust menghasilkan estimasi yang lebih stabil dengan standar error yang lebih kecil, sehingga dinilai lebih sesuai untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi angka penemuan TBC.
PEMETAAN JARAK DAN TITIK KEKUATAN SINYAL JARINGAN WIFI DI GEDUNG BABEL IV FST UBB MENGGUNAKAN REPRESENTASI GRAF baiq desy aniska; Virgiawan; Alzamara Aderta; Zubaidah; Tari; Nazila
MATHunesa: Jurnal Ilmiah Matematika Vol. 14 No. 02 (2026)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/mathunesa.v14n02.p54-63

Abstract

Ketersediaan akses WiFi yang andal dan tersebar secara merata sangat penting untuk mendukung kegiatan akademik di lingkungan universitas, khususnya di Gedung Babel IV Universitas Bangka Belitung, di mana kebutuhan akses internet sangat tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kekuatan dan sebaran sinyal WiFi di setiap ruangan dalam gedung tersebut serta mengevaluasi apakah konfigurasi dan penempatan Access Point (AP) yang ada telah memenuhi cakupan jaringan yang dibutuhkan. Penelitian ini menggunakan metode representasi graf berbobot untuk menggambarkan hubungan antara AP dan ruangan, berdasarkan nilai kekuatan sinyal (dBm) yang diperoleh melalui aplikasi WiFi Analyzer. Analisis mencakup pemodelan graf tak berarah, penentuan keterhubungan simpul (degree centrality), pengelompokan tingkat keandalan sinyal, serta evaluasi spasial penempatan AP terhadap karakteristik bangunan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa distribusi sinyal WiFi di Gedung Babel IV masih belum merata, dengan beberapa area teridentifikasi sebagai zona sinyal lemah atau dead zone, terutama pada ruangan yang berjarak jauh dari AP. Model graf menunjukkan bahwa beban konektivitas terpusat pada beberapa AP tertentu, sehingga mengurangi efisiensi penyebaran sinyal. Temuan ini menegaskan perlunya relokasi serta penambahan AP guna meningkatkan jangkauan sinyal dan meminimalkan potensi penurunan kinerja jaringan. Penelitian ini memberikan dasar teknis yang kuat sebagai acuan dalam perencanaan peningkatan infrastruktur jaringan kampus secara terarah.