Dewi, Riska Nurmala
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penyuluhan Mengenai Dagusibu (Dapatkan, Gunakan, Simpan, Buang) Obat sebagai Upaya Peningkatan Kesehatan Masyarakat di Dusun Cipanagon Desa Linggalaksana Kecamatan Cikatomas Nurviana, Vera; Pratama, Arryza Azriel; Dewi, Riska Nurmala; Agustiani, Cica; Nurfadhillah, Siti; Nurhasanah, Hana; Mentari, Nur Samsi
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 8, No 10 (2025): Volume 8 No 10 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v8i10.16575

Abstract

ABSTRAK Penggelolaan obat yang salah (tidak tepat, tidak sesuai dengan takaran dan indikasinya serta kesalahan dalam penyiman dan pembuangan obat) dapat membahayakan kesehatan masyarakat. Hal tersebut dapat terjadi karena tingkat  pengetahuan masyarakat terkait penggunaan obat yang tepat dan benar relatif kurang. Kegiatan penyuluhan DAGISUBU (DApatkan, GUnakan, SImpan, BUang) obat merupakan salah satu upaya kami dari tim KKN Universitas Bakti Tunas Husada dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat dengan meningatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat mengenai cara pengelolaan obat yang tepat dan benar melalui kegiatan penyuluhan yang laksanakan di mesjid DKM Riyadul Jannah,  dusun Cipanagon, desa Linggalaksana, Kecamatan Cikatomas, Kabupaten Tasikmalaya. Kegiatan ini dilakukan dengan cara memberikan informasi melalui metode ceramah dan pemberian leaflet, dilanjutkan dengan sesi tanya jawab, serta pengisian kuesioner sebelum dan sesudah kegiatan berlangsung untuk mengevaluasi keberhasilan kegiatan. Data hasil pengisian kuesiner baik pre maupun post diolah menggunakan softwere SPSS dengan uji paired sample t-test. Kegiatan ini diikuti oleh 60 orang peserta.  Hasil pre- testmenunjukkan nilai rata-rata sebesar 49,67 dan nilai rata-rata hasil post- test adalah sebesar 96,33 dengan output paired sample test menunjukkan nilai Sig. (2 tailed) sebesar 0,000<0,05. Maka H0 ditolak dan Ha diterima sehingga dapat disimpulkan bahwa adanya perbedaan bermakna antara rata-rata hasil pre- test dan post- test yang menunjukkan bahwa kegiatan penyuluhan DAGUSIBU yang dilakukan di Dusun Cipanagon, Desa Linggalaksana, Kecamatan Cikatomas, Kabupaten Tasikmalaya berpengaruh terhadap peningkatan pengetahuan Masyarakat.  Kata Kunci: DAGISIBU, Obat, Penyuluhan, Kesehatan  ABSTRACT Incorrect drug management (inappropriate, not by the dosage and indications as well as errors in storing and disposing of drugs) can endanger public health. This can happen because the level of public knowledge regarding the proper and correct use of drugs is relative. The DAGISUBU (Get, Use, Store, Discard) drug counseling activity is one of our efforts as the KKN team of Tunas Husada University to improve public health by increasing public knowledge and awareness regarding the proper and correct way to manage drugs through counseling activities carried out at the DKM Riyadul Jannah’s mosque, Cipanagon hamlet, Linggalaksana village, Cikatomas District, Tasikmalaya Regency. This activity was carried out by providing information through lecture methods and leaflets, followed by a question and answers session, and filling out questionnaires before and after the activity took place to evaluate the success of the activity. The data from filling out the questionnaires, pre-and post, were processed using SPSS software with a paired sample t-test. This activity was attended by 60 participants. The pre- test results showed an average value of 49.67 and the average value of the post- test results was 96.33 with the output of the paired sample test showing a Sig. (2 tailed) value of 0.000 <0.05. Then H0 is rejected and Ha is accepted so that it can be concluded that there is a significant difference between the average results of the pre- test and post- test which shows that the DAGUSIBU counseling activities carried out in Cipanagon Hamlet, Linggalaksana Village, Cikatomas District, Tasikmalaya Regency have an effect on increasing community knowledge. Keywords: DAGISIBU, Medicine, Counseling, Health
PENYULUHAN KESEHATAN TENTANG PENYIMPANAN DAN PEMBUANGAN OBAT KEDALUWARSA Shaleha, Resha Resmawati; Zaniera, Zaniera; Aliifah, Maitsa Wafaa; Dwiputri, Nadya; Dewi, Riska Nurmala; Tisnawati, Eva; Marliyani, Mila; Rachma, Diva
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 9, No 3 (2025): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v9i3.31210

Abstract

Abstrak: Kesehatan masyarakat sangat dipengaruhi oleh perilaku individu dalam mengelola obat di rumah untuk keperluan swamedikasi. Penyimpanan dan pembuangan obat kedaluwarsa yang tidak memenuhi standar menimbulkan resiko serius, seperti penyalahgunaan, keracunan dan dampak negatif terhadap lingkungan yang diakibatkan oleh limbah farmasi. Tujuan kegiatan ini yaitu menambah pemahaman masyarakat berupa penyimpanan dan pembuangan obat kedaluwarsa yang benar. Kegiatan pengabdian masyarakat ini menggunakan metode berupa penyuluhan kesehatan dari tim mahasiswa dengan masyarakat kelurahan Setiaratu yang berjumlah 65 orang peserta 65 orang. Kegiatan ini dilakukan di Kelurahan Setiaratu, Kecamatan Cibeureum, Kota Tasikmalaya. Evaluasi yang dilakukan pada kegiatan ini dilihat dari meningkatnya skor hasil post-test dibandingkan dengan pre-testyang terdiri dari 10 pertanyaan mencakup 5 soal dengan pilihan jawaban ganda dan 5 soal lainnya berupa pilihan jawaban “Ya” dan “Tidak”. Hasil penyuluhan menunjukkan bahwa sebelum kegiatan, sebagian besar peserta dengan persentase 96,92% memiliki skor rendah (3–4) pada pre-test, dan hanya 3,08% yang mencapai skor sedang (6–8). Setelah penyuluhan, seluruh peserta memperoleh peningkatan pengetahuan dengan persentase 100% pada saat post-test. Hasil uji Paired T-Test juga memperlihatkan kenaikan skor rata-rata dari 4.03 menjadi 10.00, menunjukkan peningkatan pengetahuan yang signifikan. Secara keseluruhan, penyuluhan tentang penyimpanan dan pembuangan obat kedaluwarsa berhasil meningkatkan pemahaman masyarakat secara positif.Abstract: Public health is greatly influenced by individual behavior in managing drugs at home for self-medication purposes. Storage and disposal of expired drugs that do not meet standards pose serious risks, such as misuse, poisoning and negative impacts on the environment caused by pharmaceutical waste. This activity aims to increase public knowledge about the correct way to store and dispose of expired drugs. This community service activity uses a method in the form of health counseling from a student team with 65 participants. This activity was carried out in Setiaratu Sub-district, Cibeureum District, Tasikmalaya City. The evaluation carried out in this activity was seen from the increase in the post-test score compared to the pre-testwhich consisted of 10 questions including 5 questions with multiple choice answers and 5 other questions in the form of "Yes" and "No" answer choices. The results of the counseling showed that before the activity, most participants with a percentage of 96.92% had a low score (3-4) on the pre-test, and only 3.08% achieved a medium score (6-8). After counseling, all participants obtained an increase in knowledge with a percentage of 100% at the post-test. Paired T-Test also showed an increase in the mean score from 4.03 to 10.00, indicating a significant increase in knowledge. Overall, the counseling on the storage and disposal of expired medicines succeeded in positively improving the community's understanding.