Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pemanfaatan Jam Tangan Pintar Komersial untuk Mengukur Getaran Tangan dalam Rangka Meningkatkan Keselamatan Pembuatan Kapal di Indonesia: Identifikasi Tantangan dan Peluang Santoso, Mochamad Yusuf; Rachmat, Aulia Nadia; Khairiansyah, Mades Darul; Endrasmono, Joko; Satriano, Renato Senna; Kuncoro, Robie
Jurnal Teknologi Maritim Vol. 7 No. 2 (2024): Jurnal Teknologi Maritim
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35991/jtm.v7i2.16

Abstract

Paparan getaran tangan-lengan di tempat kerja merupakan masalah yang umum terjadi di industri pembuatan kapal, yang sering kali menyebabkan kondisi kesehatan yang melemahkan bagi para pekerja. Metode tradisional untuk mengukur paparan getaran lengan-tangan bisa mahal dan tidak praktis, khususnya di negara berkembang seperti Indonesia. Studi ini menyelidiki kelayakan penggunaan jam tangan pintar yang tersedia secara komersial untuk mengukur dan memantau paparan getaran lengan-tangan di antara para pekerja pembuatan kapal di Indonesia. Kami melakukan eksperimen menggunakan Samsung Galaxy Watch 4, model jam tangan pintar populer yang tersedia di pasar Indonesia, untuk mengukur getaran yang dihasilkan selama tugas-tugas pembuatan kapal yang umum. Temuan kami menunjukkan potensi jam tangan pintar sebagai alat yang mudah diakses untuk memantau paparan getaran lengan-tangan. Data yang dikumpulkan memberikan wawasan tentang tingkat getaran yang dialami oleh para pekerja, berpeluang untuk intervensi yang ditargetkan dalam mengurangi risiko. Selain itu, studi ini mengidentifikasi tantangan dan peluang yang terkait dengan penggunaan jam tangan pintar komersial untuk tujuan ini, termasuk perlunya validasi yang ketat, pelatihan pengguna, dan integrasi dengan sistem keselamatan dan kesehatan kerja yang ada.
Improving safety design for gas pipeline installation via horizontal directional drilling: a pipe stress analysis approach Santoso, Mochamad Yusuf; Khairiansyah, Mades Darul; Hernasa, Raya Fitrian
Jurnal Polimesin Vol 22, No 3 (2024): June
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/jpl.v22i3.5128

Abstract

Horizontal Directional Drilling (HDD) has today emerged as a significant and efficient Horizontal Directional Drilling (HDD) has today emerged as a significant and efficient technique for installing pipelines for a variety of purposes, including the production of oil, natural gas, water, sewer, electrical, and telecommunications. Due to the complexity of the technology and the intricate interplay of numerous processes, the safety risks associated with process uncertainty are substantial. However, risk analysis for HDD projects is generally done using qualitative methods. One of the most common factors used for HDD risk assessment is Pipe Stress Analysis (PSA). In this article, a combination of material evaluation and PSA for HDD safety design is suggested to improve the risk analysis. The evaluation will commence with an assessment of the material, followed by an examination of the wall thickness. Subsequently, an analysis of HDD design and pipe stress will be conducted. Using 10-inch API 5L Gr. B pipe, the safety design was successfully tested for a gas pipe project. When using HDD, a natural bend value of no less than 415.3 meters must have a horizontal length of 168 meters. According to the curvature, the length of the entire pipe is 169.03 meters. The combined installation stress was less than 1, while the combined operation stress was 114.87 MPa. These two values met the criteria specified in the standard. Overall, those steps were able to ensure that the HDD installation design is safe for construction.
Edukasi Dini Potensi Bahaya Kebakaran pada Siswa Sekolah Dasar di Desa Mojorejo Mojokerto Dhani, Mey Rohma; Santoso, Mochamad Yusuf; Rachmat, Aulia Nadia; Amrullah, Haidar Natsir; Khairiansyah, Mades Darul; Subekti, Arief; Sulistiya, Yossa Mahendra
BERDAYA: Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 8 No 2 (2026)
Publisher : LPMP Imperium

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36407/berdaya.v8i2.1818

Abstract

Pendidikan mitigasi bencana kebakaran merupakan aspek krusial yang harus ditanamkan sejak dini, khususnya bagi anak usia sekolah dasar yang tergolong dalam kelompok rentan. Kurangnya pemahaman mengenai risiko api dan prosedur keselamatan dapat meningkatkan dampak negatif baik secara fisik maupun mental ketika terjadi keadaan darurat. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan pengetahuan siswa kelas empat SDN Mojorejo, Mojokerto, mengenai potensi bahaya kebakaran di lingkungan rumah dan sekolah. Materi yang disampaikan mencakup pengenalan klasifikasi penyebab kebakaran, identifikasi benda pemicu api, teknik pencegahan, serta praktik pemadaman api menggunakan alat tradisional maupun Alat Pemadam Api Ringan. Metode pelaksanaan dilakukan secara sistematis melalui ceramah interaktif, pemutaran video edukatif, diskusi kelompok kecil, dan simulasi evakuasi mandiri. Evaluasi efektivitas kegiatan diukur melalui perbandingan hasil pre-test dan post-test yang diikuti oleh 54 siswa. Hasil analisis menunjukkan peningkatan pengetahuan yang signifikan, dengan nilai rata-rata yang semula 66,11 pada pre-test meningkat menjadi 79,07 pada post-test, mencerminkan kenaikan sebesar 20%. Partisipasi aktif dan antusiasme tinggi terlihat selama sesi tanya jawab dan pemberian apresiasi bagi siswa. Simpulan dari kegiatan ini adalah bahwa pendekatan edukasi partisipatif berbasis visual efektif dalam memperkuat kapasitas mitigasi bencana pada anak-anak. Program ini diharapkan dapat membentuk fondasi budaya keselamatan yang kokoh, sehingga siswa mampu bertindak sigap dan tepat dalam meminimalisir risiko kebakaran di kehidupan sehari-hari. Keberlanjutan edukasi ini memerlukan dukungan pihak sekolah dan orang tua agar kesiapsiagaan tetap terjaga secara konsisten di lingkungan masyarakat.