Claim Missing Document
Check
Articles

Penentuan Kebijakan Persediaan Obat Menggunakan Metode Joint Replenishment Untuk Meningkatkan Service Level Pada Depot Farmasi Rumah Sakit Xyz Bandung Ghiyats Nur Syafiq Abdul Qadir; Dida Diah Damayanti; Budi Santosa
eProceedings of Engineering Vol 4, No 1 (2017): April, 2017
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rumah Sakit XYZ adalah rumah sakit Pemerintah Kota Bandung yang memiliki tugas pokok melaksanakan kewenangan dalam bidang pelayanan kesehatan Ibu dan Anak. Salah satu depot penyimpanan obat yang ada di Rumah Sakit XYZ adalah Depot Farmasi. Depot farmasi merupakan depot yang bertanggung jawab melakukan pengadaan obat ke supplier dan mendistribusikannya pada depot lain yang ada di Rumah Sakit XYZ. Dalam mengelola persediaannya depot farmasi belum dilakukan dengan baik yang dibuktikan dengan kondisi stockout pada 122 SKU obat pada tahun 2015. Keadaan stockout berakibat pada kerugian berupa lost sales. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan memberikan usulan kebijakan persediaan obat yang diharapkan dapat meningkatkan service level dari depot farmasi Rumah Sakit XYZ. Kebijakan persediaan usulan berupa periodic review system yang didapatkan menggunakan metode joint replenishment. Metode ini digunakan karena obat yang ada di depot farmasi dipasok oleh beberapa supplier, dimana satu supplier dapat memasok lebih dari satu jenis obat pada satu kali pemesanan. Sebelum dilakukan perhitungan kebijakan persediaan, obat-obat yang ada pada depot farmasi diklasifikasikan berdasarkan analisis ABC dan Klasifikasi VED. Pengklasifikasian ini menghasilkan dua kelompok obat yaitu Prioritas I dan Prioritas II. Adapun hasil dari penelitian ini adalah kebijakan berupa interval review, reorder point, safety stock, dan, maximum inventory level. Hasil perhitungan menunjukan peningkatan service level dari 92.93% pada kondisi existing, menjadi 96.61%. Hasil perhitungan kebijakan pada penelitian ini juga mengurangi total biaya persediaan dari kondisi aktual sebesar Rp 23,478,181.41, menjadi Rp 14,064,199.12. Kata kunci : Kebijakan Persediaan, Joint replenishment, Periodic Review, Stockout
Usulan Perbaikan Jalur Inbound Dan Outbound Untuk Mengatasi Antrian (queue) Di Gudang 2 Pt. Wxy Menggunakan Pendekatan Teori Antrian Dan Metode Simulasi Rahmatya Dwi Arini Rahadina; Dida Diah Damayanti; Budi Santosa
eProceedings of Engineering Vol 3, No 2 (2016): Agustus, 2016
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT. WXY adalah perusahaan distribusi yang mendistribusikan makanan, alat kesehatan, obat dan cosmetic. Dalam proses pendistribusian barangnya terdapat masalah antrian pelayanan penyiapan pada mobil perusahaan PT. WXY yang mengakibatkan Waktu rata-rata mengantri (Ws) sebesar 1.25 jam pada gudang 2 PT. WXY dan keterlambatan pengiriman. Setelah melakukan observasi didapatkan gejala awal yang diduga menjadi akar masalah adalah akibat kurangnya fasilitas pintu. Pada gudang 2 PT. WXY hanya terdapat 1 buah pintu yang melayani 2 pelayanan yaitu inbound dan outbound, dengan tingkat rata- rata kedatangan mobil supplier dan mobil perusahaan 5,44 sehingga perlu adanya penambahan fasilitas. Setelah melakukan perhitungan dengan pendekatan teori antrian didapatkan hasil perbaikan 19% dan peningkatan kuantitas mobil perusahaan yang melakukan p engiriman sebesar 45,4% Analisisis sistem antrian dilakukan dengan teknik simulasi karena dengan simulasi kondisi eksisting perusahaan bisa tergambarkan dengan benar bagaimana proses pengiriman dan pelayanan yang pada gudang 2 PT. WXY. Bentuk kedatangan kendaraan yang dilayani di gudang 2 memiliki variasi dan kriteria yang berbeda-beda sesuai dengan volume barang dan jenis barang yang dibawa, tujuan yang dituju kendaranpun berbeda-beda, bentuk pelayanan yang diberikan perusahaan juga berbeda beda antara pelayanan gudang 1 dan gudang 2 tergantung dari jenis barang yang akan dibawa dan disimpan, dan tingkat kedatangan supplier yang randomize semakin mempersulit perhitungn secara statistical. Aplikasi simulasi yang digunakan adalah ProModel yang dijalankan selama 1 hari dengan jam kerja dari jam 08:00-17:00. Dengan replikasi mobil supplier sebanyak jumlah kendaraan mobil perusahaan. Setelah melakukan penambahan pintu (server) penelitian ini juga mengusulkan perbaikanjadwal bongkar, yang awalnya bersifat randomize kini disusun berdasarkan waktu proses tercepat. Usulan penelitian yang ditawarkan adalah dengan penambahan 1 server pintu dengan perkiraan pembangunan sebesar Rp. 9.275.600 rupiah. Hasilnya menunjukan dengan penambahan 1 server pintu mampu menaikan volume keberangkatan mobil perusahaan yang sebelumnya berjumlah 11 mobil/hari menjadi 16 mobil/hari dengan peningkatan (Ls) sebesar 40.36%, (Ws) sebesar 40.13%, (Lq) sebesar 86,30% dan (Wq) sebesar 86.33%. Keywords – Teori Antrian, Simulasi, Promodel, Penjadwalan, Disiplin Pelayanan, Operational Research
Optimasi Pengendalian Persediaan Pada Gudang Distributorfast Moving Consumer Goods Pd. Akur Sejahtera Menggunakanmetode Probabilistik Periodic Review (r,s,s) System Untukminimasi Total Biaya Persediaan Farhan Ilhamul Latief; Mira Rahayu; Budi Santosa
eProceedings of Engineering Vol 2, No 2 (2015): Agustus, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Dalam menghadapi persaingan industri distributor yang menjual produk Fast Moving Consumer Goods (FMCG) khususnya produk food and beverages, perusahaan dituntut untuk mengoperasikan kegiatan distribusi produk secara efektif dan efisien. Salah satu faktor yang berperan penting dalam operasional sebuah distribusi produk food and beverages adalah pengendalian sistem persediaan. PD. Akur Sejahtera merupakan salah satu distributor FMCG food and beverages yang beroperasi di Kabupaten Indramayu. Selama ini kebijakan persediaan yang diterapkan PD. Akur Sejahtera hanya berdasarkan intuisi manajemen dan tanpa perhitungan matematis sehingga perusahaan sering menghadapi permasalahan berupa out-of- stock yang akan berdampak pada tingginya lost sales sehingga menurunkan tingkat profit perusahaan yang diakibatkan tingginya ongkos total persediaan. Usaha mengurangi stock out di sistem persediaan dilakukan dengan menerapkan kebijakan Periodic Review (R,s,S) dengan pendekatan Power Approximation bagi produk dengan klasifikasi A untuk menentukan parameter persediaan. Selain itu juga, untuk mengatasi permasalahan tersebut menyebabkan peneliti akan menggunakan perhitungan kebijakan persediaan usulan dengan Periodic-Review, Order-Up-to-Level (R,S) System untuk produk klasifikasi B dan C, dimana interval pemeriksaan persediaan (R) adalah tetap, tetapi ukuran pemesanan bervariasi sesuai dengan penjualan pada saat pemeriksaan persediaan terakhir. Dengan penggunaan kebijakan pengendalian persediaan Periodic Review (R,s,S) dan (R,S) System mempu menghasilkan efisiensi Total Biaya Persediaan sebesar 23%. Kata kunci: Persediaan, distributor, FMCG, stock out, Periodic Review, (R,s,S) system, (R,S) system
Perancangan Sistem Alokasi Penyimpanan Produk Menggunakan Warehouse Slotting Dengan Pendekatan Analisis Abc Untuk Mengurangi Waktu Delay Di Gudang Pt Xyz Irfandi Juliansyah; Dida Diah Damayanti; Budi Santosa
eProceedings of Engineering Vol 2, No 2 (2015): Agustus, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak - PT XYZ merupakan perusahaan yang bergerak di bidang industri retail yang menyediakan berbagai barang FMCG (Fast Moving Consumer Goods). PT XYZ menggunakan gudang sebagai fasilitas penyimpanan persedian produk yang dimilikinya sebelum produk tersebut dijual kepada konsumen. Adanya delay pada aktivitas gudang, terutama dalam aktivitas storing dan picking menyebabkan tidak optimalnya pemenuhan order dan menghambat aktivitas inbound dan outbound. Langkah awal yang dilakukan adalah memetakan seluruh aliran informasi dan aktivitas yang ada pada gudang dry food PT XYZ dengan menggunakan Value Stream Mapping (VSM) dan Process Activity Mapping (PAM) sehingga didapatkan waktu proses dan value untuk masing-masing aktivitas. Kemudian didapatkan aktivitas storing dan picking memiliki waktu non value added paling besar. Untuk itu dilakukan alokasi penempatan produk agar dapat mengurangi delay terutama pada aktivitas storing dan picking dengan melakukan pengklasifikasian produk berdasarkan karakteristik produk dengan menggunakan Analisis ABC, kemudian dilakukan slotting dan zonafikasi untuk menentukan area penempatan untuk masing- masing SKU’s berdasarkan klasifikasinya. Berdasarkan hasil future state map perancangan usulan, waktu delay menurun 41% dari total keseluruhan proses yaitu 1294,35 detik atau 21,57 menit, sedangkan nilai value added pada kondisi future state meningkat sebesar 40 %. Kata kunci : Alokasi Penyimpanan, Gudang, Analisis ABC, Warehouse Slotting
Optimasi Model Racking System Menggunakan Algoritma Dynamic Programming Untuk Meningkatkan Kapasitas Penyimpanan Central Distribution Center Pt Xyz M Rifky Vidiarta; Dida Diah Damayanti; Budi Santosa
eProceedings of Engineering Vol 3, No 2 (2016): Agustus, 2016
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT XYZ merupakan perusahaan manufaktur FMCG (Fast Moving Consumer Goods) yang memproduksi makanan ringan jenis wafer, biscuit, snack, dan confectionary. PT XYZ memiliki gudang sendiri dalam melakukan proses penyimpanan produk jadinya dengan menggunakan sistem rotasi pergerakan gudang jenis First Expired First out (FEFO). Namun, akibat dari produksi yang melakukan push system dan keadaan gudang yang belum menggunakan Storage Racking System, gudang mengalami over capacity. Dengan permasalahan tersebut, maka dilakukan perhitungan dari model matematika yang menggunakan metode Dynamic Programming Algorithm dengan pendekatan Knapsack Problem. Tujuan yang dicapai ialah kombinasi jumlah lanes antara selective racks dengan non-selective “Drive-thru” racks agar memenuhi kapasitas kebutuhan sesuai jumlah stock setiap bulannya dengan memperhatikan demand rate, production rate, cycle time, dan production time dari setiap SKU. Setelah itu, perhitungan model matematika dilakukan menggunakan software Matlab. Berdasarkan hasil perhitungan tersebut diperoleh hasil peningkatan kapasitas gudang sebesar 93% yaitu dari 2.520 pallet posisi menjadi 4.864 pallet posisi dengan tingkat utilitas masing-masing racks sebesar 67,8 % untuk non-selective racks dan 20,5 % untuk selective racks. Kata Kunci : racking system, storage capacity, warehousing, dynamic programming
Rancangan Usulan Alokasi Penyimpanan Dan Proses Replenishment Menggunakan Metode Fsn Analysis Dan Kanban Card Pada Bin Dan Pigeonhole Di Rak Apotek Rumah Sakit Xyz Maya Putri Arumsari; Dida Diah Damayanti; Budi Santosa
eProceedings of Engineering Vol 2, No 1 (2015): April, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rumah sakit xyz memiliki sebuah tujuan memberikan pelayanan kepada masyarakat dalam bidang kesehatan. Rumah sakit xyz memiliki dua tempat untuk menyimpan obat yaitu gudang obat dan apotek. Kondisi gudang obat mengalami overstock tetapi kondisi apotek masih mengalami kekurangan obat dalam pemenuhan permintaan pasien. Metode yang digunakan untuk penelitin ini adalah FSN Analysis dan Kanban Card. FSN Analysis digunakan untuk mengetahui aliran dari suatu produk dilihat berdasarkan consumption rate dan average stay. Kanban card digunakan untuk membantu dalam memberikan informasi sebagai media dalam proses replenishment. Hasil penelitian ini didapatkan bahwa penyimpanan obat di rak apotek dibuat sesuai dengan kategori dari masing masing obat sehingga tidak ada obat yang akan tercampur dalam satu pigeonhole/bin di rak apotek dan dapat menurunkan lost sales dan meningkatkan penjualan. Kata kunci : Alokasi Penyimpanan, Replenishment, FSN Analysis, Kanban Card
Usulan Perancangan Alokasi Penyimpanan Produk Menggunakan Kebijakan Class Based Storage Untuk Mengurangi Waktu Delay Pada Gudang Bm Pt Xyz Bandung Muhammad Hilman Kusnawan; Dida Diah Damayanti; Budi Santosa
eProceedings of Engineering Vol 2, No 2 (2015): Agustus, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak PT XYZ merupakan perusahaan yang bergerak di bidang farmasi yang berlokasi di Bandung. BM PT XYZ memiliki gudang pusat untuk mendistribusikan produk-produk ke wilayah Bandung dan sekitarnya. Gudang BM PT XYZ memiliki gap antara Purchase Order dan Distribution Order dengan rata-rata gap sebesar 3,47% atau 53.201 barang. Hal tersebut dikarenakan penempatan produk yang tidak sesuai sehingga adanya aktivitas delay yang menyebabkan tidak terpenuhinya permintaan dari apotek-apotek yang ada di Bandung dan sekitarnya. Aktivitas delay yang terjadi pada gudang BM PT XYZ berada pada aktivitas mencari pada aktivitas storing dan order picking. Agar waktu delay pada aktivitas gudang dapat diminimalisi, maka diperlukan pengalokasian produk yang berada pada gudang BM PT XYZ sehingga operator dapat menjalankan aktivitas lebih cepat yang menyebabkan pemenuhan kepada apotek akan lebih banyak.Aktivitas yang akan diperbaiki adalah pada aktivitas order picking dan storing. Metode yang digunakan untuk penelitian ini adalah slotting dan ABC Analysis. ABC Analysis digunakan untuk mengklasifikasi produk berdasarkan kelas A, B dan C berdasarkan prinsip Pareto. Metode warehouse slotting digunakan untuk menyusun atau menata inventory pada slot dan bin pada rak yang sebelumnya telah diklasifikasikan menggunakan analisis ABC. Hasil penelitian ini didapatkan bahwa penyimpanan obat pada rak dalam gudang dibuat sesuai dengan kelas masing-masing dan consumption rate setiap produk sehingga waktu pengambilan dan menyimpan produk pada rak akan lebih cepat. Kata kunci : ABC Analysis, Warehouse Slotting, Value Stream Mapping.
Membangun Inventory Decision Support System Untuk Penentuan Kebijakan Order Obat Dengan Menerapkan Metode Continous Review Dan Waterfall Dhiya Afwan Taufiq; Rachmadita Andreswari; Budi Santosa
eProceedings of Engineering Vol 3, No 2 (2016): Agustus, 2016
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Klinik Medika 24 merupakan salah satu klinik pratama yang berada di daerah Kabupaten Bandung. Pada klinik Medika 24 pengendalian obat yang terdapat di klinik tersebut terbilang belum baik , sehingga mengakibatkan permasalah bagi klinik ini yaitu persediaan obat melebihi dari permintaan tiap bulan yang berdampak pada tingginya total biaya persediaan. Hal ini dapat terjadi karena klinik Medika 24 belum mengklasifikasikan obat berdasarkan nilai pemakaiannya dan tingkat kekritisan obat tersebut dalam pengendalian obatnya, serta dalam melakukan pemesanan obat klinik Medika 24 tidak memperhatikan persediaan maksimum dan sisa persediaan yang ada. Untuk mengatasi masalah tersebut, pada penelitian ini dilakukan pengklasifikasian obat dengan menggunakan analisis ABC-VED dan menerapkan sistem inventori probabilistik metode Continuous Review (s,S) untuk menghasilkan parameter persediaan yang mendekati optimal dengan metode waterfall Sistem untuk membangun sistem berbentuk aplikasi java sesuai dengan kebutuhan. Penelitian ini bertujuan untuk membangun sistem informasi khususnya aplikasi dengan jenis DSS (Decisiom Support System) dengan menerapkan optimasi metode continous review dan waterfall sesuai dengan kebutuhan order dari setiap obat yang ada di gudang Klinik Medika 24. DSS inventory policy ini mempunyai kelebihan untuk menambah kemudahan user seperti input obat baru, menghapus ataupun mengedit data obat yang sudah ada serta pembuatan laporan untuk mengetahui jumlah pemesanan obat yang harus dipesan oleh klinik Medika 24. Dengan menerapkan penelitian ini maka biaya di gudang persediaan akan berkurang mengikuti kebutuhan permintaan pelanggan. Kata Kunci : Continous review, Decision System, Inventory, Overstock, Waterfall
Perbaikan Storage Allocation Pada Gudang Finished Goods Berdasarkan Class Based Storage Policy Di Pt Xyz Dengan Menggunakan Lean Warehousing Nuansa Shella Tadestarika; Ari Yanuar Ridwa; Budi Santosa
eProceedings of Engineering Vol 2, No 3 (2015): Desember, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak - PT. XYZ adalah perusahaan 3PL di Indonesia yang menyediakan berbagai layanan logistik. Salah satu layanan yang ditawarkan adalah penanganan barang di Gudang. PT. ABC yang bergerak dalam bidang produk FMCG, adalah salah satu pelanggan PT. XYZ saat ini. Berdasarkan pengamatan langsung menunjukkan delay dalam kegiatan gudang berasal dari proses menyimpan dan memilih lokasi penyimpanan karena proses pencarian dilakukan secara manual dan penempatan palet hanya dengan tersedianya lokasi kosong dan juga adanya discrepancy produk. Adanya delay pada aktivitas gudang, terutama dalam aktivitas storing dan picking menghambat aktivitas inbound dan outbound. Penempatan produk pada rak dilakukan secara random oleh operator sehingga menyebabkan alokasi penyimpanan SKU’s di rak tidak sesuai dengan karakteristik produknya. Value Stream Mapping (VSM) dan Proses Kegiatan Pemetaan (PAM) digunakan untuk memetakan aktivitas di gudang sehingga setiap kali proses dan nilai setiap kegiatan dapat diketahui. Klasifikasi produk berdasarkan analisis karakteristik produk FSN, Slotting dan zonafikasi juga dilakukan untuk mengetahui kapasitas masing-masing slot bersama dengan pembagian lokasi berdasarkan klasifikasi produk. Menurut hasil penelitian ini, VSM future state menunjukkan peningkatan value added sebanyak 22% dibandingkan dengan kondisi saat ini. Kata Kunci : Fast Moving Consumer Goods, Value Stream Mapping, Process Activity Mapping, Analisis FSN, Warehouse Slotting
Usulan Perancangan Alokasi Penyimpanan Produk Menggunakan Kebijakan Class Based Storage Untuk Mengurangi Waktu Keterlambatan Keberangkatan Pengiriman Produk Pada Gudang Pt Xyz Cihampelas Bandung Variesta Putra Wibisana; Ari Yanuar Ridwan; Budi Santosa
eProceedings of Engineering Vol 4, No 1 (2017): April, 2017
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT XYZ merupakan perusahaan yang bergerak dibidang farmasi. PT XYZ memiliki gudang untuk menyimpan produk yang dikirim oleh supplier PBF sebelum didistribusikan ke apotek-apotek. Sistem penyimpanan produk pada PT XYZ masih dilakukan secara acak dan alokasi penyimpanan hanya memperhatikan kategori dari produk itu sendiri. Hal ini berdampak pada keterlambatan keberangkatan pengiriman produk yang disebabkan pada tingginya waktu siklus dan tidak tercapainya target waktu pada aktivitas order picking. Delay yang menyebabkan tingginya waktu siklus adalah proses pencarian lokasi produk disimpan. Dengan demikian adapun tujuan penelitian ini yaitu untuk menentukan slot penyimpanan produk yang dapat mengurangi waktu keterlambatan keberangkatan pengiriman produk yang disebabkan delay di gudang PT XYZ. Untuk menangani masalah delay yang terjadi pada PT XYZ diusulkan perancangan alokasi penyimpanan produk menggunakan Class Based Storage. Rancangan usulan dimulai dari proses identifikasi delay menggunakan Value Stream Mapping, setelah itu mengklasifikasikan produk berdasarkan pergerakannya di gudang menggunakan FSN analysis, tahap akhir akan dilakukan simulasi travel time untuk membuktikan improvement yang didapat pada proses pencarian lokasi produk setelah dilakukan perbaikan. Berdasarkan hasil Value Stream Mapping future state didapatkan peningkatan waktu value added sebesar 17% dari waktu proses awal sebesar 5278,8 detik menjadi 3783,83 detik sehingga mengurangi persentase waktu keterlambatan sebesar 59,97% atau 24,91 menit, dari rata-rata awal keterlambatan 41,54 menit menjadi 16,63 menit setelah dilakukan usulan perbaikan alokasi penyimpanan produk. Kata kunci: Class Based Storage, FSN Analysis, Value Stram Mapping, Simulasi Travel Time.
Co-Authors Anggun Kharisma Putri Anissa Wulandari Annisa Salma Hanifah Ari Ridwan Ari Yanuar Ari Yanuar Ridwa Ari Yanuar Ridwan Astari Fitria Puspita Dewi Azylia Putri Denia Bagja Satiaraharja Bartolomeus Laudy Galih Arto Budiarto, Sulistyo Decky Ridho Sahertian Delva Gestio Destaria Madya Verawaty Destaria Madya Verawaty Dhiya Afwan Taufiq Dian Audina Jaufanti Dian Ayu Detasari Dida Damayanti Dida Diah Damayanti Dinda Sekar Putri Dinnurillah Febryanti Djoko Wahjuadi Dwiska Aini Nurrahma Elfrida Ratnawati Eriko Mahtamtama Fadiah Shabrina Winarno Farhan Ilhamul Latief Farih Jamil Rajabi Fatia Mulyahati Yunus Febianto Saputro Fitra Hananto Ghiyats Nur Syafiq Abdul Qadir Gita Purnama Sari Gita Purnama Sari Hafizh Rochmana Putra Hardian Kokoh Pambudi Harly Mifta Nurfala Hasna Nurhasanah Ifrah Fuady Iphov Kumala Sriwana Irfandi Juliansyah Jerrystama Abipradja Judi Alhilman Kadek Bella Rusiana Dewi Lia Avita Sari Luciana Andrawina M Rifky Vidiarta M. Taufiq Herdikatama Maya Putri Arumsari Maya Putri Arumsari Michael Panjaitan Mira Rahayu Muhammad Hilman Kusnawan Muhammad Riski Muhammad Wibisono Mutia Permatasari Nadya Nadya Nancy Putri Ramadhani Ni Kadek Cahya Wahyuni Nida F Maulanisa Nuansa Shella Tadestarika Nur Aini Ajeng Juliawati Nurul Hidayati Ony Azwida Sari Ovita Gustiana Paramaditya Arismawati Prafajar Suksessanno Muttaqin Priska Hesmono Punto Aji Wardhana Rachmadita Andreswari Raen Oktaviani Br.sembiring Rahmatya Dwi Arini Rahadina Ratna Wulan Sari Rifa Rizka Anisah Rio Aurachman Rudi Theo Satrio Shylvia Deviani Sofi Fauziah Tony Iqbal Rahmadika Ulfa Eka Khapso Valdy Septyano Vania Utami Variesta Putra Wibisana Vinia Delia Vito Pradana Pujadenta Wawan Tripiawan Wirandy Fajar Saputra Yuli Adam Prasetyo Yurinda Amalia