Claim Missing Document
Check
Articles

Usulan Kebijakan Persediaan Produk Kategori Kawat Tembaga Untuk Meminimasi Stock Out Dengan Pendekatan Metode Continuous Review (s,s) Dan Continuous Review (s,q) Pada Pt. Xyz Ifrah Fuady; Ari Yanuar Ridwan; Budi Santosa
eProceedings of Engineering Vol 4, No 1 (2017): April, 2017
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT. XYZ adalah sebuah perusahaan manufaktur yang menghasilkan produk kawat dan kabel untuk perangkat elektronik dan otomotif yang berada di Kota Bandung, Jawa Barat. Salah satu kategori produk yang dihasilkan PT. XYZ adalah kawat tembaga atau enameled copper wire. Selama ini persediaan produk kategori kawat tembaga yang berada di gudang PT. XYZ belum dikelola dengan baik, sehingga mengakibatkan kekurangan atau stock out yang selanjutnya berdampak pada permintaan konsumen yang tidak dapat terpenuhi dan terjadi lost sales. Hal ini juga mengakibatkan munculnya biaya kekurangan, sehingga total biaya persediaan menjadi sangat tinggi. Tujuan dari penelitian ini adalah menentukan usulan kebijakan persediaan dengan analisis ABC yang akan menghasilkan 3 kategori yaitu kelas A, kelas B, dan kelas C. Kebijakan persediaan untuk produk kelas A menggunakan metode Continuous Review (s,S) dan untuk produk Kelas B dan C menggunakan metode Continuous Review (s,Q). Hasil dari penerapan metode probabilistik tersebut dapat mengetahui ukuran lot persediaan, cadangan pengaman, reorder point yang optimal, dan meminimasi ongkos total persediaan. Hasil perhitungan kebijakan persediaan kelas A memberikan penghematan biaya sebesar 6,54% atau sebesar Rp 39.720.472 dengan rata-rata service level 99,91%, sedangkan kelas B dan C memberikan penghematan biaya sebesar 3,58% atau sebesar Rp 5.991.209 dengan rata-rata service level sebesar 99,84%. Kata kunci : Kebijakan Persediaan, Continuous Review (s,S), Continuous Review (s,Q), Stock Out
Designing Stock Taking Policy For Reducing Total Cost Of Stock Take Using Cycle Counting Method In Raw Material Distribution Center Of Pt Xyz Michael Panjaitan; Ari Yanuar Ridwan; Budi Santosa
eProceedings of Engineering Vol 2, No 3 (2015): Desember, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT XYZ is a company that engaged in logistics. It holds inventories of raw materials of PT ABC. PT XYZ has warehouse which the value of raw material inventory accuracy is 86.41% out of the target set at 99.95%. The type of goods in warehouse classified into two types namely, packaging and raw materials. Observed from the investment value, raw materials has contributed 97.04%, while 2.96% of packaging material. PT XYZ has 16 SKUs raw material. Activity stock take existing spending Rp, 35.566.500,-. Stock take cost is expensive accompanied by the performance of the accuracy of warehouse is relatively distant from target achievement. PT XYZ requires a stock take design policy proposals aim to reducing costs and maintaining the accuracy of the goods at warehouse. Along with the stock take optimal policy can help reduce the stock take cost. Based on the calculation and analysis, implementation of policy proposals stock take can reduce processing time stock take activity, reducing the number of SKUs are calculated each stock take of its activities. Stock take of the proposed activity may minimizing costs up to Rp.15.208.500. Business process activities stock take activity stock increased by 1.67%. In terms, stock take of the proposed activity is able to minimize the cycle time per second 161.67 per pallet. Keywords: 3PL, Inventory Record Accuracy, Cycle Counting, Cost Stock Take, Stock Take Activity
Usulan Kebijakan Persediaan Consumable Parts Brake Shoe Untuk Meminimasi Total Biaya Persediaan Menggunakan Metode Continuous Review (s, S) Dan Continuous Review (s, Q) Di Pt Xyz Anggun Kharisma Putri; Dida Diah Damayanti; Budi Santosa
eProceedings of Engineering Vol 5, No 2 (2018): Agustus 2018
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK : PT XYZ merupakan salah satu perusahaan distributor yang bergerak di bidang penjualan spare parts mobil. PT XYZ menjual berbagai macam spare parts untuk berbagai merek mobil seperti Toyota, Suzuki, Daihatsu, Mitsubishi, dan lain-lain. Salah satu jenis suku cadang yang dijual oleh PT XYZ adalah suku cadang habis pakai (consumable parts). Suku cadang habis pakai ini memiliki jumlah permintaan yang lebih banyak dan lebih bervariasi dibandingkan dengan jenis suku cadang lainnya yang dijual oleh perusahaan. Namun PT XYZ sering dihadapkan pada permasalahan berupa rendahnya tingkat pemenuhan permintaan untuk consumable parts terutama produk brake shoe. Berdasarkan masalah tersebut pengelolaan persediaan tentu perlu dilakukan agar tingkat pemenuhan permintaan dapat mencapai target yang sudah ditetapkan perusahaan dengan tetap memperhatikan total biaya persediaan yang minimum. Pada penelitian ini akan ditentukan kebijakan persediaan optimum menggunakan metode continuous review (s,S) dan continuous review (s,Q) untuk dapat menentukan ukuran lot pemesanan, cadangan pengaman (safety stock), reorder point, dan juga dapat meminimasi total biaya persediaan. Hasil perhitungan usulan kebijakan persediaan menggunakan metode continuous review (s,S) mampu memberikan penghematan total biaya persediaan sebesar 15% dan metode continuous review (s,Q) mampu memberikan penghematan total biaya persediaan sebesar 27%. Kata Kunci: Kebijakan Persediaan, Stock out, Continuous Review (s, S), Continuous Review (s, Q) ABSTRACT: PT XYZ is one of the distributor companies that engaged in the sale of auto spare parts. PT XYZ sells a variety of spare parts for various brand of cars such as Toyota, Suzuki, Daihatsu, Mitsubishi, etc. One type of spare parts sold by PT XYZ is consumable parts. These spare parts have more varied demand than other types of spare parts sold by the company. However PT XYZ is often faced with problems such as low level of demand fulfillment for consumable parts especially brake shoe products. Based on the problem, inventory management must be done appropriately so that the level of fulfillment of demand can reach the target set by the company by considering to total minimum of inventory cost. In this research, optimum inventory policy will be determined using continuous review method (s, S) and continuous review (s, Q) to determine the lot size of ordering, safety stock, reorder point, and also to minimize total inventory cost. The results of inventory policy proposal calculation using continuous review method (s, S) is able to provide total cost savings of 40% and continuous review method (s, Q) able to provide total cost savings of 30%. Keywords: Inventory policy, Stock out, Continuous Review (s, S), Continuous Review (s, Q)
Usulan Perancangan Stock Take Policy Untuk Mengurangi Biaya Pada Aktivitas Stock Take Menggunakan Metode Cycle Counting Pada Perusahaan Ritel Pt Xyz Harly Mifta Nurfala; Dida Diah Damayanti; Budi Santosa
eProceedings of Engineering Vol 2, No 2 (2015): Agustus, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak PT XYZ merupakan perusahaan ritel yang menjual berbagai macam produk fast moving consumer goods (FMCG). Dalam menjaga keakurasian produknya, PT XYZ melakukan kegiatan stocktake rutin setiap satu tahun sekali dengan biaya yang dikeluarkan untuk satu kali stocktake sebesar Rp. 521.301.025. Berdasarkan hasil stocktake pada tahun 2014, PT XYZ memiliki tingkat inventory record accuracy sebesar 96,92% dengan jumlah shrinkage (penyusutan) sebesar 3,08 %. Hal ini masih belum bisa mencapai target inventory record accuracy sebesar 98% dengan total shrinkage maksimal 2%. Shrinkage di PT XYZ disebabkan oleh adanya produk yang hilang, produk yang rusak, dan produk yang kadaluarsa. PT XYZ memerlukan perancangan stocktake policy usulan untuk meminimasi biaya stocktake dan meningkatkan inventory record accurcy. Perhitungan metode cycle counting dilakukan untuk menentukan jumlah SKU yang dihitung dalam setiap aktivitas stocktake berdasarkan nilai dari masing-masing produk. Hasil dari perhitungan metode cycle counting digunakan untuk menentukan jadwal aktivitas stocktake. Penerapan stocktake policy usulan ini dapat meminimasi biaya aktivitas stocktake sebanyak 94,94% dengan biaya sebesar Rp. 494.928.442. Kata kunci : FMCG, Inventory Record Accuracy, Shrinkage, Biaya stocktake, Cycle Counting.
Perencanaan Persediaan Komponen Pembentuk Mcb Di Pt Xyz Dengan Metode Continuous Review Order Point, Order Quantity (s, Q) System Dan Order Point, Order Up-to-level (s,s) System Nadya Nadya; Dida Diah Damayanti; Budi Santosa
eProceedings of Engineering Vol 2, No 3 (2015): Desember, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT XYZ perusahaan manufaktur yang bergerak di bidang industri listrik dan memiliki cabang-cabang yang tersebar di beberapa negara termasuk di Indonesia. PT XYZ memproduksi Mini Circuit Breaker (MCB), Air Circuit Breaker (ACB), dan Molded Case Circuit Breaker (MCCB). Penelitian ini hanya berfokus pada produk MCB dengan membahas komponen pembentuk MCB. Permasalahan yang terjadi pada PT XYZ yaitu adanya kondisi over stock dan out of stock pada persediaan komponen. Dengan adanya ketidak harmonisan dalam pengaturan komponen, maka dapat mengakibatkan lost sales pada produksi MCB. Pada penelitian ini, permintaan yang digunakan bersifat probabilistik sehingga digunakan metode continuous review order point, order-up-to-level (s,S) System untuk kategori A dan continuous review order point, order quantity (s,Q) System untuk kategori B dan C dengan dibantu perhitungan Hadley-Within yang sesuai dengan kondisi aktual perusahaan. Metode ini dapat menentukan jumlah pemesanan, reorder point, dan jumlah safety stock dengan tujuan meminimasi biaya total persediaan. Dalam penelitian ini dilakukan pula analisis sensitivitas terhadap permintaan, biaya pemesanan, biaya penyimpanan, dan biaya kekurangan persediaan. Penelitian ini dapat mengurangi biaya total persediaan sebesar 8.525.650.870 atau sebesar 89.55% dan mengubah rata-rata service level dari 506.88% menjadi 98.64%. Kata Kunci: Persediaan, Stock Out, Over Stock, Probabilistik, Sistem (s,S), Sistem (s,Q), dan Analisis ABC
Usulan Perencanaan Persediaan Produk Kategori Teh Celup Dengan Metode Continuous Review (s,s) Dan Continuous Review (s,q) System Untuk Mengurangi Lost Sales Di Gudang Pt Xyz Bandung Vania Utami; Ari Yanuar Ridwan; Budi Santosa
eProceedings of Engineering Vol 3, No 2 (2016): Agustus, 2016
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT XYZ adalah perusahaan perkebunan milik Negara yang didirikan untuk menyelenggarakan usaha di bidang agro bisnis. Kegiatan usaha yang dimiliki oleh PT XYZ adalah pembudidayaan tanaman, pengolahan/produksi, dan penjualan produk yang dihasilkan oleh PT XYZ sendiri. PT XYZ memiliki beberapa distributor yang selalu melakukan permintaan produk terhadap PT XYZ. Dikarenakan permintaan yang sering berubah-ubah maka PT XYZ sering mengalami lost sales akibat stockout yang terjadi di gudang PT XYZ. Hal ini dikarenakan PT XYZ belum memiliki kebijakan persediaan yang tepat serta belum mengklasifikasikan teh berdasarkan nilai penyerapan dana dari teh tersebut. Adanya stockout ini menyebabkan munculnya biaya kekurangan pada biaya persediaan PT XYZ. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, dalam penelitian ini dilakukan pengklasifikasian analisis ABC. Prioritas I merupakan teh kelas I, dimana perhitungannya menggunakan metode Continuous review (s,S) dan prioritas II merupakan teh kelas II dan kelas III yang perhitungannya menggunakan metode Continuous review (s,Q). Berdasarkan hasil perhitungan kebijakan persediaan yang dilakukan, total biaya persediaan untuk teh prioritas I mengalami penurunan dari biaya persediaan kondisi eksisting sebesar 3%. Sedangkan untuk teh prioritas II mengalami penurunan dari biaya persediaan kondisi eksisting sebesar 40%. Dari hasil tersebut diperlukan penerapan kebijakan teh celup di PT XYZ dan juga selanjutnya dilakukan perhitungan baku disetiap tahunnya sehingga stockout dapat dikurangi dan biaya kekurangan tidak muncul lagi disetiap bulannya. Keywords – Inventory, Lost sales, Stockout, Continuous Review (s,S), Continuous Review (s,Q).
Penentuan Jumlah Pemesanan Obat, Alat Kesehatan, Dan Kebutuhan Harian Dengan Menggunakan Metode Fuzzy Mamdani Untuk Mengurangi Total Biaya Persediaan Di Bm Pt Xyz Bandung Annisa Salma Hanifah; Dida Diah Damayanti; Budi Santosa
eProceedings of Engineering Vol 4, No 1 (2017): April, 2017
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT XYZ merupakan perusahaan industri farmasi pertama di Indonesia yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia. Salah satu cabangnya berada di Kota Bandung. PT XYZ memiliki Business Manager (BM) yang bertanggung jawab terhadap beberapa Apotek Pelayanan yang berada dalam suatu wilayah dan bertugas untuk menangani pembelian, penyimpanan barang, pengiriman barang, dan juga sebagai administrasi dari Apotek Pelayanan yang berada di bawahnya. Selama ini kebijakan persediaan PT XYZ belum dikelola dengan baik. Kebijakan persediaan diambil dengan memperkirakan jumlah yang tepat untuk setiap pembelian, sehingga mengakibatkan terjadinya o verstock yang menyebabkan total biaya persediaan meningkat. Tujuan dari penelitian ini adalah menentukan jumlah pemesanan yang optimal pada obat, alat kesehatan, dan kebutuhan harian sehingga total biaya persediaan menurun dengan menggunakan tool matriks ABC analisis yang akan menghasilkan 3 kategori, A terdapat 22 obat, B 34 obat, dan C 58 obat. Pada penelitian ini dilakukan penerapan metode fuzzy mamdani karena metode Fuzzy mamdani ini dapat digunakan dalam sistem persediaan dengan kondisi permintaan yang tidak pasti. Hasil dari penerapan fuzzy mamdani pada persediaan pada obat, alat kesehatan, dan kebutuhan harian menghasilkan penghematan biaya persediaan pada kategori A sebesar 21% atau sebesar Rp. 3.811.090,87. Kata kunci: Overstock, Fuzzy, Fuzzy Mamdani
Perencanaan Kebijakan Persediaan Untuk Meminimasi Biaya Total Persedian Dengan Pendekatan Metode Periodic Review (r,s,s) Pada Part Aksesoris Paramaditya Arismawati; Ari Yanuar Ridwan; Budi Santosa
eProceedings of Engineering Vol 2, No 2 (2015): Agustus, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak PT.XYZ merupakan salah satu perusahaan yang bergerak di bidang distribusi, after sales service dan retailer kendaraan merk xxx. Permasalahan yang terjadi pada PT.XYZ yaitu tingginya permintaan material aksesoris periode Juni 2014 – Januari 2015 tetapi tidak diimbangi stok persediaan material di gudang yang menyebabkan terjadinya stockout pada gudang. Permasalahan stockout terjadi karena belum adanya kebijakan persediaan, termasuk belum adanya penentuan besarnya safety stock untuk meredam fluktuasi permintaan. Pada peneltian ini, akan dikembangkan kebijakan persediaan untuk PT.XYZ termasuk menghitung biaya total persediaan dan besarnya safety stock. Metode yang digunakan adalah periodic review (R,s,S). Pada metode ini akan ditentukan parameter interval pemesanan (R) , kombinasi antara s (reorder point) dan S (maximum level) yang berpengaruh terhadap pengendalian persediaan. Sedangkan, material aksesoris yang dianalisis pada penelitian ini sebanyak 350 SKU. Berdasarkan analisis berdasarkan pola permintaan, terdapat pola lumpy dengan 58% dan pola erratic 42% yang mempunyai pola distribusi tidak seragam. Maka untuk membantu menentukan forecast demand menggunakan perhitungan Simulasi Monte Carlo. Hasil dari perhitungan simulasi ini kemudian akan menjadi input-an demand dalam metode yang digunakan. Hasil dari perhitungan biaya total persediaan kondisi usulan di PT.XYZ menggunakan kebijakan periodic review (R,s,S) yang mampu menurunkan biaya total persediaan hingga 63% lebih rendah dibanding biaya tota persediaan kondisi aktual. Menggunakan usulan kebijakan persediaan periodic review (R,s,S) mampu meningkatkan service level, sebesar 10% lebih tinggi dibanding service level kondisi aktual. Kata kunci : Material Aksesoris Mobil, stockout, backorder, Periodic Review (R,s,S), Monte Carlo Abstract
Design Of Stock Taking Policy To Reduce The Total Cost Of Stock Taking Using Cycle Counting Method In West Java Distribution Center Of Pt. Xyz Decky Ridho Sahertian; Dida Diah Damayanti; Budi Santosa
eProceedings of Engineering Vol 2, No 2 (2015): Agustus, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract PT. XYZ is a 3rd Party Logistic who provide services to the client including Warehousing, Transportation & Distribution, Cross Docking In-plant Value Added Service and Logistics. They have a Distribution Center (DC) in Cibiru, Bandung to handle FMCG product. In maintaining the accuracy of its products, PT. XYZ has an average inventory accuracy for 6 months by 92.71% with the implementation of stock take activity conducted every month to 6 SKU’s calculation. The total of stock take cost is Rp 62.022.000,00, with performing 2 days freeze activity. PT. XYZ needs to redesign the stock take policy and procedure in order to minimize the total cost of stock take activity and improve inventory record accuracy (IRA) higher than 92%. The calculation of ABC cycle counting method is done to determine the number of SKUs are counted in each stock take activity based on the value of each product. Results of calculation ABC cycle counting method is used to determine the schedule of stock take activity. Then the analysis of business process with business process improvement using streamlining tools in order to get an improvement of shorter cycle time. The use of cycle counting method chosen to focus more on calculations based on products that have demand and value. The implementation of the proposed stock take policy can reduce labor time by minimizing the stock take activities up to 19%, and have a load calculation of SKUs quantity reduced by 98.36%. Provide cost reduction of stock take activities as much as 17.30%, by reducing a cost of Rp 10.764.000,00 and The company should not do the freeze activity anymore. Business processes of stock take activities that have increased efficiency of 0.14 and a decreased time in each SKU stock take time of 634.46 seconds to 441.53 seconds. Keywords: 3 PL, Inventory Record Accuracy, Cycle Counting Method, Stock Take Policy, Business Process Improvement, Stock Take Cost
Perencanaan Kebijakan Persediaan Obat Dengan Menggunakan Metode Probabilistik Continuous Review (S,S) System Pada Bagian Instalasi Farmasi Rumah Sakit Amc Destaria Madya Verawaty; Dida Diah Damayanti; Budi Santosa
eProceedings of Engineering Vol 2, No 1 (2015): April, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rumah sakit AMC merupakan sebuah institusi kesehatan yang bergerak di bidang pelayanan jasa. Rumah sakit AMC memiliki 6 fasilitas pelayanan yang salah satunya adalah instalasi farmasi. Selama ini rumah sakit AMC belum mempunyai kebijakan persediaan yang tepat sehingga persediaan obat yang tersedia di rumah sakit selalu melebihi jumlah permintaan yang masuk setiap bulannya. Dalam melakukan pengendalian persediaan obat, rumah sakit AMC belum melakukan pengklasifikasiaan obat berdasarkan nilai penyerapan dana dan tingkat kekritisan obat serta melakukan pemesanan obat tanpa memperhatikan jumlah persediaan obat yang ada sehingga rumah sakit mengalami overstock dan menyebabkan total biaya persediaan yang dikeluarkan tinggi. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, rumah sakit perlu melakukan pengendalian persediaan obat. Metode yang digunakan adalah analisis ABC dan analisis VED serta metode probabilistik Continuous Review (s,S) System untuk mengetahui ukuran jumlah pemesanan, safety stock dan reorder point sehingga dapat mengurangi terjadinya kelebihan persediaan serta meminimalisir total biaya persediaan yang harus dikeluarkan oleh rumah sakit. Berdasarkan hasil perhitungan dengan menggunakan metode probabilistik Continuous Review (s,S) System, dapat diketahui bahwa total biaya persediaan obat yang dihasilkan sebesar Rp 226.160.240 dan mengalami penghematan sebesar Rp 164.400.215 atau 42,09% dari kondisi aktual. Kata Kunci : Obat, Pengendalian Persediaan, Continuous Review System.
Co-Authors Anggun Kharisma Putri Anissa Wulandari Annisa Salma Hanifah Ari Ridwan Ari Yanuar Ari Yanuar Ridwa Ari Yanuar Ridwan Astari Fitria Puspita Dewi Azylia Putri Denia Bagja Satiaraharja Bartolomeus Laudy Galih Arto Budiarto, Sulistyo Decky Ridho Sahertian Delva Gestio Destaria Madya Verawaty Destaria Madya Verawaty Dhiya Afwan Taufiq Dian Audina Jaufanti Dian Ayu Detasari Dida Damayanti Dida Diah Damayanti Dinda Sekar Putri Dinnurillah Febryanti Djoko Wahjuadi Dwiska Aini Nurrahma Elfrida Ratnawati Eriko Mahtamtama Fadiah Shabrina Winarno Farhan Ilhamul Latief Farih Jamil Rajabi Fatia Mulyahati Yunus Febianto Saputro Fitra Hananto Ghiyats Nur Syafiq Abdul Qadir Gita Purnama Sari Gita Purnama Sari Hafizh Rochmana Putra Hardian Kokoh Pambudi Harly Mifta Nurfala Hasna Nurhasanah Ifrah Fuady Iphov Kumala Sriwana Irfandi Juliansyah Jerrystama Abipradja Judi Alhilman Kadek Bella Rusiana Dewi Lia Avita Sari Luciana Andrawina M Rifky Vidiarta M. Taufiq Herdikatama Maya Putri Arumsari Maya Putri Arumsari Michael Panjaitan Mira Rahayu Muhammad Hilman Kusnawan Muhammad Riski Muhammad Wibisono Mutia Permatasari Nadya Nadya Nancy Putri Ramadhani Ni Kadek Cahya Wahyuni Nida F Maulanisa Nuansa Shella Tadestarika Nur Aini Ajeng Juliawati Nurul Hidayati Ony Azwida Sari Ovita Gustiana Paramaditya Arismawati Prafajar Suksessanno Muttaqin Priska Hesmono Punto Aji Wardhana Rachmadita Andreswari Raen Oktaviani Br.sembiring Rahmatya Dwi Arini Rahadina Ratna Wulan Sari Rifa Rizka Anisah Rio Aurachman Rudi Theo Satrio Shylvia Deviani Sofi Fauziah Tony Iqbal Rahmadika Ulfa Eka Khapso Valdy Septyano Vania Utami Variesta Putra Wibisana Vinia Delia Vito Pradana Pujadenta Wawan Tripiawan Wirandy Fajar Saputra Yuli Adam Prasetyo Yurinda Amalia