Claim Missing Document
Check
Articles

Pendidikan Kesehatan dengan Media Audio Visual Berpengaruh terhadap Dukungan Keluarga pada Pasien TBC Anna Nur Hikmawati; Sri Nur Hartiningsih; Aris Setyawan; Dian Nur Adkhanasari
Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal Vol 11 No 1 (2021): Supp Januari 2021
Publisher : LPPM STIKES KENDAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32583/pskm.v11i1.1082

Abstract

Tuberkulosis masih menjadi masalah kesehatan global, Sepertiga dari populasi dunia sudah tertulat dengan tuberkulosis dimana sebagian besar penderita tuberkulosis adalah usia produktif (17-55 tahun). Berdasrkan profil Dinas Kesehatan wilayah Bantul dengan penyumbang TB terbanyak adalah wilayah Puskesmas Pleret, Puskesmas Sewon I & II dan wilayah Puskesmas Banguntapan dan mempunyai tingkat kesembuhan 63,39% dibawah standar WHO 85%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah Pendidikan Kesehatan Dengan Media Audio Visual berpengaruh Terhadap Dukungan Keluarga Pada Pasien TBC di Puskesmas Wilayah Kerja Puskesmas Pleret dan Banguntapan II Bantul DIY. Menggunakan metode Quasy-eksperiment dengan pendekatan Pretest-Posttest With Control Grup Design. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 43 responden. Sampel penelitian diambil dengan menggunakan teknik purposive sampling dengan jumlah sampel 15 kelompok intervensi dan 15 kelompok kontrol. Pengumpulan data dengan menggunakan kuesioner. Analisis data penelitian ini menggunakan Uji-t. Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan antara kelompok intervensi dengan kelompok kontrol setelah diberikan perlakukan dengan nilai signifikansi P= 0,000<0,05. Pendidikan kesehatan dengan Media Audio Visual berpengaruh terhadap dukungan keluarga pada pasien TBC di Puskesmas Wilayah Kerja Puskesmas Pleret dan Banguntapan II Bantul DIY.
Cek Kesehatan dan konseling dalam Upaya Pencegahan Penyakit Hipertensi dan Asam Urat Sri Nur Hartiningsih; Ai Sholikah
Humanism: Journal of Community Empowerment (HJCE) Vol 2, No 2 (2020)
Publisher : Humanism: Journal of Community Empowerment (HJCE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32504/hjce.v2i2.213

Abstract

Penyakit non-infeksi merupakan masalah yang sangat substansial, mengingat pola kejadiannya sangat menentukan status kesehatan di suatu daerah dan juga peningkatan keberhasilan status kesehatan di sebuah negara. Beberapa penyakit non-infeksi yang ada banyak diderita masyarakat Indonesia adalah penyakit hipertensi dan asam urat (GOUT). Tujuan kegiatan ini melakukan upaya pencegahan penyakit hipertensi dan asam urat di Dusun Mertosanan Wetan RT 10, Potorono, Banguntapan, Bantul. Metode yang digunakan dalam kegiatan abdimas ini dimulai dengan cek kesehatan pengukuran tekanan darah dan asam urat kemudian dilanjutkan konseling tentang hipertensi dan asam urat. Sebelum konseling dilakukan pretes dan diakhiri dengan postes. Hasil dari kegiatan ini adalah sebagian sebasar warga mengalami prehipertensi sebesar 53%, peningkatan kadar asam urat ≥ 6-7 sebesar 19,4%. Pengetahuan warga tentang hipertensi sebelum konseling dalam kategori kurang 29,4%, setelah konseling kategori cukup 25,5% dan kategori baik 74,5%, sebelum dilakukan konseling asam urat kategori kurang 78,4%, kategori cukup 21,6% setelah dilakukan konseling kategori cukup 39,3% dan kategori baik 60,7%. Kesimpulan pada kegiatan abdimas ini berjalan dengan lancar seluruh peserta antusian mengikuti kegiatan cek kesehatan dan konsultasi. Konseling terbukti efektif sebagai metode edukasi. Oleh karena itu diharapkan melalui kegiatan abdimas ini kesadaran masyarakat akan kesehatan semakin meningkat.
Spiritualitas Berhubungan dengan Kualitas Hidup Penderita HIV Sri Nur Hartiningsih; Eka Oktavianto; Niken Setyaningrum
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 3 No 3 (2021): Agustus 2021, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v3i3.509

Abstract

Penderita HIV makin meningkat dari tahun ke tahun, penyakit ini memperburuk keadaan fisik maupun psikososial bagi penderitanya sehingga dapat memperburuk kualitas hidupnya. Pada penderita HIV spiritualitas dianggap sebagai hal yang penting, karena dengan spiritualitas akan menurunkan rasa putus asa, hidup lebih bermakna sehingga akan meningkatkan kualitas hidup pada penderita HIV. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat spiritualitas dengan kualitas hidup penderita HIV di Yayasan Victory Plus Yogyakarta. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif dengan rancangan cross sectional. Pengambilan sampel yang digunakan pada penelitian ini menggunakan Total Sampling yaitu sebanyak 35 responden. Instrumen penelitian yang digunakan yaitu kuesioner spiritualitas SOI (Spirituality Orientation Inventory) dan kualitas hidup WHOQOL-HIV BREF (The World Health Organization Quality Of Life). Analisis ini menggunakan uji Kendall Tau. Spiritualitas berhubungan dengan kualitas hidup penderita HIV . Spiritualitas berhubungan dengan kualitas hidup penderita HIV dengan hasil dari correlations sebesar 0,358 dengan nilai signifikan yaitu sebesar 0,000 (p value < 0,05).
Peningkatan Pengetahuan SADARI melalui Pendidikan Kesehatan Menggunakan Video Pipin Nurhayati; Yeni Isnaeni; Sri Nur Hartiningsih
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 3 No 4 (2021): November 2021, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v3i4.614

Abstract

Kanker payudara merupakan jenis kanker yang sering dialami remaja putri dengan presentase kasus yang tertinggi yaitu 43,3%. Pencegahan kanker payudara dapat dilakukan dengan melakukan deteksi dini kanker payudara. Pemberian video tentang pemeriksaan payudara sendiri (SADARI) merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan pengetahuan remaja putri tentang SADARI sehingga dapat melakukan deteksi dini SADARI. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan pengetahuan sadari melalui pendidikan kesehatan menggunakan video. Metode penelitian ini menggunakan pra eksperimen dengan one group pre post test design. Sampel penelitian ini berjumlah 20 siswi yang dipilih menggunakan teknik consecutive sampling. Analisa data menggunakan paired T test. Nilai rata rata pengetahuan SADARI sebelum diberikan video adalah 8,9 dan nilai rata-rata pengetahuan SADARI setelah diberikan video yaitu 12,9. Rata-rata peningkatan pengetahuan tentang SADARI sebelum dan sesudah pemberian video tentang SADARI adalah 4. Media dalam bentuk video terbukti meningkatkan pengetahuan SADARI sebelum dan sesudah intervensi dengan ada perbedaan yang signifikan ditunjukkan pada nilai t-test -10,066 dengan signifikansi 0,000 ( p value < 0,05).
Spirituality Correlates with The Self- Confidence of Teenagers as Bullying Victim Eka Oktavianto; Radha Idfit Istiqomah; Sri Nur Hartiningsih
Caring: Indonesian Journal of Nursing Science Vol. 4 No. 1 (2022): Caring: Indonesian Journal of Nursing Science
Publisher : Talenta Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32734/ijns.v4i1.8925

Abstract

Teenagers still encounter bullying, which affects their self-confidence lacking confidence. It is presumed that an internal factor, spirituality, coincides with the self- confidence of bullied teenagers. This research aims to analyze the relationship between spirituality and bullied teenagers' self-confidence. This is descriptive research using a cross- sectional design. The population is 47 teenagers who are bullied at SMP Islam Al-Irsyad Tawangmangu. Total sampling was used as the sample acquiring technique. The research use questionnaire of the Daily Spiritual Experience Scale and self-confidence. Kendall's Tau was used as a correlational test with a confidence level of 95% (α value = 0,05). The research shows that 31 respondents (66%) have a high spirituality and 26 respondents (53.3%) have an average level of self-confidence. Bullied teenagers have a high spiritualty and tend to have an average level of self-confidence, with 26 respondents (55.3%). Statistical test shows Kendall's Tau correlation coefficient (r-value) is 0.373 and p-value = 0.006 (p-value < 0.05). An R-value 0.373 means that the relationship between spirituality and anxiety of bullied teenagers is feeble. There is a correlation between spirituality and the self-confidence of the bullied teenager. The researcher suggested that parents and schools should provide more extracurricular activities to improve teenagers' self-confidence.
Nurse Caring and Mother Stress Level on Baby Hospitalization During the COVID-19 Pandemic Eka Oktavianto; Endar Timiyatun; Sri Nur Hartiningsih; Sarjiyah
Caring: Indonesian Journal of Nursing Science Vol. 4 No. 2 (2022): Caring: Indonesian Journal of Nursing Science
Publisher : Talenta Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32734/ijns.v4i2.9985

Abstract

Parents, mainly mothers, will be stressed when their children undergo hospitalization. Especially during the Covid-19 pandemic, the stress level goes higher. Nurse caring and nurse attitudes are treatments to lower mother stress levels. This research aims to see the correlation between nurse caring and mother stress levels on baby hospitalization during the Covid-19 pandemic. This research is observational and uses a cross-sectional design and accidental sampling technique. The samples are 95 mothers whose babies are being cared for in the neonatal intensive care unit at one of Yogyakarta's hospitals from December 2020 – January 2021. The instrument is the Caring Assessment Toll (CAT) questionnaire and the Parental Stress Scale (PSS). The Chi-square test was used as the statistical test. The result showed that 50 people (52.6%) said nurse caring was good. Then, 86 people (90.5%) have low to mid-stress levels. Thirty-eight people (40%) are the ones who categorized nurse caring as a good which affects their low-stress level. The p-value is 0.000 (p-value < 0.05). It can be concluded that there is a correlation between nurse caring and a mother's stress level during baby hospitalization in a perinatology room. Hopefully, the perinatology room nurses should improve their care, especially during the pandemic.  
Pendidikan kesehatan berpengaruh terhadap pengetahuan santri tentang Scabies Andri Setyorini; Rahmiati Lutfiah; Sri Nur Hartiningsih
Health Sciences and Pharmacy Journal Vol 6, No 3 (2022)
Publisher : STIKes Surya Global Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32504/hspj.v6i3.746

Abstract

Scabies is a skin disease with a high incidence and prevalence worldwide, especially in tropical and subtropical climates. Islamic boarding school is a place that can facilitate the emergence of various skin diseases, one of which is scabies which can be caused by bad habits. Knowledge certainly has a role to play in prevention by practicing good personal hygiene. Providing health education can be used to improve health status. This study aims to determine the effect of health education on scabies on the level of knowledge of students at the Al I'tishom Islamic boarding school Gunung Kidul Yogyakarta. This research is a pre-experimental research with one group pre-post-test design. The population in this study were students aged 11-15 years at the Al I'tishom Islamic boarding school in Gunung Kidul Yogyakarta. The sample in this study amounted to 34 respondents who were determined using the Issac and Michael formula and the sample was taken using a simple random sampling technique. This study used the Wilcoxon Signed Rank Test. The result of this study is the level of knowledge students about scabies at the Al I'tishom Islamic boarding school Gunung Kidul Yogyakarta before health education about scabies was carried out was the majority in the sufficient category, namely as many as 28 respondents (80%), the level of knowledge of students about scabies at the Al I'tishom Islamic boarding school Gunung Kidul Yogyakarta after The majority of health education on scabies was conducted in the good category, namely 23 respondents (65.71%). The conclusion in this study was that there is an effect of Health education on scabies on the level of knowledge of students at Al I'tishom Islamic boarding school Gunung Kidul Yogyakarta.
Spiritualitas Berhubungan dengan Kualitas Hidup Penderita HIV Sri Nur Hartiningsih; Eka Oktavianto; Niken Setyaningrum
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 3 No 3 (2021): Agustus 2021, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v3i3.509

Abstract

Penderita HIV makin meningkat dari tahun ke tahun, penyakit ini memperburuk keadaan fisik maupun psikososial bagi penderitanya sehingga dapat memperburuk kualitas hidupnya. Pada penderita HIV spiritualitas dianggap sebagai hal yang penting, karena dengan spiritualitas akan menurunkan rasa putus asa, hidup lebih bermakna sehingga akan meningkatkan kualitas hidup pada penderita HIV. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat spiritualitas dengan kualitas hidup penderita HIV di Yayasan Victory Plus Yogyakarta. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif dengan rancangan cross sectional. Pengambilan sampel yang digunakan pada penelitian ini menggunakan Total Sampling yaitu sebanyak 35 responden. Instrumen penelitian yang digunakan yaitu kuesioner spiritualitas SOI (Spirituality Orientation Inventory) dan kualitas hidup WHOQOL-HIV BREF (The World Health Organization Quality Of Life). Analisis ini menggunakan uji Kendall Tau. Spiritualitas berhubungan dengan kualitas hidup penderita HIV . Spiritualitas berhubungan dengan kualitas hidup penderita HIV dengan hasil dari correlations sebesar 0,358 dengan nilai signifikan yaitu sebesar 0,000 (p value < 0,05).
Peningkatan Pengetahuan SADARI melalui Pendidikan Kesehatan Menggunakan Video Pipin Nurhayati; Yeni Isnaeni; Sri Nur Hartiningsih
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 3 No 4 (2021): November 2021, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v3i4.614

Abstract

Kanker payudara merupakan jenis kanker yang sering dialami remaja putri dengan presentase kasus yang tertinggi yaitu 43,3%. Pencegahan kanker payudara dapat dilakukan dengan melakukan deteksi dini kanker payudara. Pemberian video tentang pemeriksaan payudara sendiri (SADARI) merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan pengetahuan remaja putri tentang SADARI sehingga dapat melakukan deteksi dini SADARI. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan pengetahuan sadari melalui pendidikan kesehatan menggunakan video. Metode penelitian ini menggunakan pra eksperimen dengan one group pre post test design. Sampel penelitian ini berjumlah 20 siswi yang dipilih menggunakan teknik consecutive sampling. Analisa data menggunakan paired T test. Nilai rata rata pengetahuan SADARI sebelum diberikan video adalah 8,9 dan nilai rata-rata pengetahuan SADARI setelah diberikan video yaitu 12,9. Rata-rata peningkatan pengetahuan tentang SADARI sebelum dan sesudah pemberian video tentang SADARI adalah 4. Media dalam bentuk video terbukti meningkatkan pengetahuan SADARI sebelum dan sesudah intervensi dengan ada perbedaan yang signifikan ditunjukkan pada nilai t-test -10,066 dengan signifikansi 0,000 ( p value < 0,05).
Pendidikan Kesehatan Berpengaruh terhadap Pengetahuan Pencegahan Covid 19 Sri Nur Hartiningsih; Gani Apriningtyas Budiyati Budiyati; Eka Oktavianto; Angger Rais Rahayan Windi
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 4 No 2 (2022): Mei 2022, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v4i2.924

Abstract

Desember 2019 ditemukan virus varian baru pada daerah Wuhan China, yang sebelumnya sama sekali belum ditemukan. Virus varian ini dapat menyebabkan beberapa gejala mulai dari gejala ringan hingga gejala berat seperti Middle East Respiratory Syndrome (MERS) dan Severe Acute Respiratory Syndrome (SARS). Virus ini berukuran sangat kecil sekitar 120-160 nm sehingga tidak dapat dilihat dengan kasat mata dan hanya dapat dilihat menggunakan mikroskop. Virus ini pertama kali menginfeksi hewan seperti unta dan kelelawar seiring berjalannya waktu virus ini menginfeksi dari manusia ke manusia lain. Virus ini dinamakan Covid-19. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan terhadap pengetahuan pencegahan Covid-19 pada remaja di Panti Asuhan Ulil Albab Banguntapan, Bantul. Jenis penelitian ini adalah penelitian Quasy Eksperimental dengan pendekatan rancangan desain Pretest Post-Test Design With Control Group Design. Populasi penelitian ini berjumlah 68 responden dengan menggunakan metode total sampling. Instrument yang digunakan berupa kuesioner dengan menggunakan uji analisis parametik yaitu uji paired t-test. Pendidikan kesehatan memiliki pengaruh terhadap pengetahuan dari hasil uji paired t-test didapatkan nilai p-value 0,000 < 0,05.