Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Studi Prevalensi Teknologi Terhadap Resitensi Pembangunan Manusia di Era Society 5.0 Indrasto, Haryo Bimo Budi; Nugroho, Jodi Setyo; Salsabila, Fina; Andriyani, Nur
Ekonomikawan: Jurnal Ilmu Ekonomi dan Studi Pembangunan Vol 25, No 1 (2025)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SUMATERA UTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/ekonomikawan.v25i1.25370

Abstract

This research investigates the influence of the factors contributing to the Human Development Index (HDI) and the degree of technological openness on human development within the regions of Java and Borneo during the period from 2018 to 2023. Employing panel data alongside the Generalized Method of Moments (GMM) estimation approach, the findings indicate that technological openness, gross domestic product per capita, educational density per capita, net enrollment ratios, and life expectancy exert a significant effect on HDI. In Java, the economic and educational variables demonstrate a more pronounced impact, facilitated by superior infrastructure. Conversely, in Borneo, the participation in education and the level of technological openness asume an critical role, exhibiting a more substantial influence in the short term. These results underscore the imperative for region-specific policy interventions, which should encompass the augmentation of technological accessibility, the promotion of equitable economic advancement, and the fortification of educational and healthcare infrastructure. Through the implementation of appropriate strategies, disparities in human development can be mitigated, thereby fostering the attainment of sustainable development goals (SDGs).
Pendekatan ArDL dalam Menilai Pengaruh Variabel Ekonomi dan Kebijakan Anti Dumping terhadap Impor Ubin Keramik: Analisis Jangka Pendek dan Jangka Panjang Nugroho, Jodi Setyo; Hanisah, Isnaeni Hasna; Sari, Fitria Ratna; Puspitasari, Inda Fresti
YUME : Journal of Management Vol 8, No 3 (2025)
Publisher : Pascasarjana STIE Amkop Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/yum.v8i3.9859

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh variabel makroekonomi dan kebijakan antidumping terhadap volume impor ubin keramik dari Tiongkok ke Indonesia, baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang, dengan menggunakan pendekatan Autoregressive Distributed Lag (ARDL). Data yang digunakan berupa deret waktu bulanan dari Mei 2019 hingga Desember 2024, mencakup variabel nilai tukar rupiah terhadap yuan, volatilitas nilai tukar, indeks produksi industri Tiongkok, serta dua variabel dummy yang merepresentasikan kebijakan antidumping dan pandemi COVID-19. Hasil estimasi menunjukkan bahwa nilai tukar berpengaruh negatif signifikan terhadap impor dalam jangka pendek, sedangkan volatilitas nilai tukar berpengaruh negatif signifikan dalam jangka panjang. Indeks produksi industri Tiongkok memiliki pengaruh positif signifikan dalam jangka pendek, namun tidak signifikan dalam jangka panjang. Sementara itu, kebijakan antidumping tidak menunjukkan pengaruh signifikan baik dalam jangka pendek maupun panjang, dan pandemi COVID-19 hanya berpengaruh negatif signifikan dalam jangka panjang. Temuan ini menunjukkan bahwa dinamika impor ubin keramik sangat dipengaruhi oleh respons jangka waktu yang berbeda dari masing-masing faktor ekonomi dan kebijakan. Penelitian ini memberikan kontribusi empiris dalam merancang strategi proteksi industri nasional yang lebih responsif terhadap guncangan ekonomi eksternal dan kondisi pasar global.
Penguatan Ketahanan Masyarakat Desa Pagerjurang terhadap Perubahan Iklim melalui Mitigasi Kekeringan dan Longsor Berbasis Partisipatif Nugroho, Jodi Setyo; Indrasto, Haryo Bimo Budi; Salsabila, Fina; Kartika, Akbar Pratama
IKRA-ITH ABDIMAS Vol. 9 No. 2 (2025): Jurnal IKRAITH-ABDIMAS Vol 9 No 2 Juli 2025
Publisher : Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Desa Pagerjurang, Kecamatan Musuk, Kabupaten Boyolali merupakan wilayah agraris dengan topografi lereng curam yang sangat rentan terhadap dampak perubahan iklim berupa kekeringan dan tanah longsor. Permasalahan utama yang dihadapi masyarakat adalah krisis air bersih, penurunan produktivitas pertanian dan peternakan, serta terbatasnya kapasitas adaptif dan infrastruktur mitigasi bencana. Pengabdian masyarakat ini berfokus pada penguatan ketahanan masyarakat melalui strategi adaptasi dan mitigasi berbasis partisipatif yang dirancang sesuai dengan karakteristik dan kebutuhan lokal. Tujuan utama kegiatan ini adalah meningkatkan kapasitas adaptasi masyarakat dalam menghadapi risiko perubahan iklim melalui intervensi teknis, sosial, dan kelembagaan. Pengabdian dilakukan dengan pendekatan Participatory Action Research (PAR) yang melibatkan masyarakat dalam setiap tahap, mulai dari identifikasi masalah, perumusan solusi, hingga pelaksanaan dan evaluasi program. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa kombinasi pembangunan infrastruktur adaptasi, seperti rorak, biopori, terasering, dan tembok penahan tanah, dengan penguatan kelembagaan lokal dan partisipasi aktif masyarakat telah berhasil meningkatkan ketahanan masyarakat terhadap ancaman kekeringan dan tanah longsor. Program ini juga memperkuat kolaborasi antara masyarakat, pemerintah desa, dan pemangku kepentingan dalam memobilisasi sumber daya untuk keberlanjutan upaya adaptasi dan mitigasi.
Resilience of the Financial Performance of the Islamic Banking Industry in Indonesia to the Crisis Esaputra, Ahmad Baihaqi; Majduddin, Rangga Dhia; Herlian, Erwin; Al-Afif, Rafiq Azzam; Indrasto, Haryo Bimo Budi; Nugroho, Jodi Setyo
SENTRALISASI Vol. 15 No. 2 (2026): May
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33506/sl.v15i2.5468

Abstract

This study examines the financial resilience of Islamic banking in Indonesia by comparing Bank Umum Syariah (BUS) and Unit Usaha Syariah (UUS) in responding to macroeconomic shocks during January 2015 until December 2023. A composite resilience index is constructed using a z-score approach that integrates profitability and leverage indicators. The Autoregressive Distributed Lag (ARDL) model is employed to capture short-run and long-run dynamics between resilience and its determinants, including total assets, third-party funds, inflation, the Bank Indonesia policy rate, and the COVID-19 shock. The results confirm long-run cointegration for both BUS and UUS, with notable differences in adjustment patterns. BUS demonstrates stronger structural resilience supported by asset scale, whereas UUS exhibits higher sensitivity to monetary tightening. Risk mapping further reveals latent vulnerabilities within the dual banking system. These findings highlight the need for differentiated supervision and a more selective approach in evaluating the readiness of UUS transformation into full-fledged Islamic banks.