Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Faktor yang Memengaruhi Kelengkapan Pengisian Informed Consent Pasien Bedah di RS Sundari Medan Fadhillah, Taufik; Fitria, Dilla; Rangkuti, Dyna Safitri Rakhelmi
Jurnal Rekam Medic Vol 8, No 2 (2025): Edisi Agustus
Publisher : LPPM Institut Kesehatan Helvetia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33085/.v6i2.6236

Abstract

Pendahuluan: Informed Consent sebagai salah satu dasar pertimbangan para dokter dengan mengambil tindakan medis untuk menyelamatkan nyawa seseorang, sesuai Surat Keputusan Direktur Jendral Pelayanan Medik No.HK.00.04.7.3.3725 melalui Peraturan Mentri Kesehatan No. 585 Tahun 1989 tentang Informed Consent, maka dokter yang ingin melakukan operasi lebih dahulu harus memberikan informasi mengenai tindakan apa yang akan dilakukan, apa manfaatnya, apa risikonya, alternatif  lain (jika ada), dan apayang mungkin terjadi apabila tidak dilakukan. Tujuan Penelitian: Untuk mengetahui faktor yang mempengaruhi kelengkapan pengisian Informed Consent pasien bedah di RS Sundari Medan Tahun 2022. Metode Penelitian: Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah kualitatif yang bersifat deskriptif. Penelitian ini dilakukan pada awal Januari sampai dengan 28 november 2022. Informan pada penelitian ini terdiri dari 1 orang sebagai Informan Kunci, 4 orang sebagai Informan Utama dan 1 orang sebagai Informan Triangulasi. Analisa data yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data. Hasil Penelitian: Berdasarkan wawancara dengan para informan yaitu berpendapat bahwa 5 aspek man, money, method, machine, dan material. Berpengaruh dalam pengisian Informed Consent. Kesimpulan: Ketidaklengkapan pengisian informed consent dipengaruhi oleh faktor-faktor 5m yaitu :  Man : Dokter terburu-buru, kedisiplinan dokter.  Money : Tidak ada reward untuk mengisi lengkap informed consent. Material : Belum ada instruksi terkait pengisian informed consent  Machines : Pengisian informed consent masih manual. Method : Sudah ada SPO terkait pengisian informed consent. Disarankan kepada RS Umum Sundari Medan dapat melaksanakan pelatihan dan edukasi pengisian formulir kepada petugas terkait, kemudian memperbaiki standar operasional terkait pengisian formulir Informed Consent.
Edukasi Pemanfaatan BPJS Kesehatan dalam Kunjungan ANC (Antenatal Care) sebagai Upaya Peningkatan Kesehatan Ibu Hamil di Rumah Sakit Mitra Medika Tanjung Mulia Tarigan, Andini Mentari; Rangkuti, Dyna Safitri Rakhelmi
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Indonesia Vol 1 No 2 (2026): Januari-Maret
Publisher : Samudra Ilmu Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kehamilan merupakan periode penting yang membutuhkan pemantauan kesehatan ibu dan janin secara rutin melalui kunjungan Antenatal Care (ANC). Pemerintah Indonesia telah menyediakan jaminan pembiayaan layanan ANC melalui BPJS Kesehatan sebagai bagian dari Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Namun, masih terdapat ibu hamil yang belum memahami prosedur dan manfaat pemanfaatan BPJS Kesehatan dalam kunjungan ANC di rumah sakit. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan edukasi mengenai pemanfaatan BPJS Kesehatan dalam kunjungan ANC di Rumah Sakit Mitra Medika Tanjung Mulia. Metode yang digunakan adalah sosialisasi melalui penyuluhan kesehatan dan pembagian leaflet. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan pemahaman ibu hamil mengenai hak, prosedur, serta manfaat penggunaan BPJS Kesehatan dalam kunjungan ANC. Kegiatan ini memberikan dampak positif dalam mendorong kepatuhan ibu hamil melakukan kunjungan ANC secara rutin.
Edukasi Alur Rawat Jalan Menggunakan Anjungan Pendaftaran Mandiri sebagai Upaya Peningkatan Literasi Administrasi Kesehatan Pasien di Rumah Sakit Mitra Medika Tanjung Mulia Rangkuti, Dyna Safitri Rakhelmi; Tarigan, Andini Mentari
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Indonesia Vol 1 No 2 (2026): Januari-Maret
Publisher : Samudra Ilmu Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelayanan rawat jalan merupakan salah satu bentuk pelayanan kesehatan yang paling banyak diakses oleh masyarakat di rumah sakit. Proses pendaftaran rawat jalan yang tidak efisien dapat menimbulkan antrean panjang dan menurunkan kepuasan pasien. Salah satu inovasi yang dikembangkan untuk meningkatkan efisiensi pelayanan adalah penggunaan Anjungan Pendaftaran Mandiri (APM). Namun, masih banyak pasien yang belum memahami alur dan cara penggunaan APM secara optimal. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan edukasi mengenai alur rawat jalan menggunakan Anjungan Pendaftaran Mandiri kepada pasien rawat jalan di Rumah Sakit Mitra Medika Tanjung Mulia. Metode yang digunakan adalah sosialisasi melalui penyuluhan, simulasi langsung, dan media edukasi pendukung. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan kemandirian pasien dalam menggunakan APM serta berkurangnya ketergantungan terhadap petugas pendaftaran. Kegiatan ini memberikan dampak positif dalam meningkatkan literasi administrasi kesehatan dan efisiensi pelayanan rawat jalan.