Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Mengintegrasikan Chatgpt dan AI Tools Dalam Classroom Rhomadoni, Indra Nur; Dona, Anang Erma; Nofriady, Andre; Edwar, Yoni; Heri, Septen; Hidayat, Tomi; Rifa’i, Rifa’i
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 2 (2025): Mei - Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i2.1567

Abstract

Integrasi teknologi berbasis kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) dalam dunia pendidikan merupakan kebutuhan mendesak pada era Revolusi Industri 4.0 dan Society 5.0. ChatGPT, sebagai salah satu produk AI generatif, menawarkan peluang baru untuk mendukung guru dalam menciptakan pembelajaran yang lebih adaptif, interaktif, dan kontekstual. Penelitian ini bertujuan menyusun panduan praktis bagi guru dalam mengintegrasikan ChatGPT dan AI tools ke dalam pembelajaran di kelas. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan menelaah berbagai sumber relevan seperti artikel jurnal, buku, dan hasil penelitian terdahulu. Hasil kajian menunjukkan bahwa pemanfaatan ChatGPT dapat meningkatkan keterampilan literasi digital peserta didik, mendukung pengembangan kemampuan berpikir kritis, serta mempermudah guru dalam penyusunan materi ajar dan penilaian formatif. Namun, penerapannya memerlukan literasi digital yang memadai, kesadaran etika, dan pengelolaan keamanan data. Dengan pendekatan yang tepat, guru dapat memaksimalkan ChatGPT sebagai mitra belajar siswa tanpa menggantikan peran guru sebagai fasilitator dan pembimbing karakter. Panduan ini diharapkan dapat membantu guru modern menghadapi tantangan pendidikan digital sekaligus mendukung pencapaian tujuan pembelajaran abad 21 secara optimal.
Konsep dan Teori Perbandingan Sistem Pendidikan Rhomadoni, Indra Nur; Sugirad, Anang Erma Dona; Dahliah, Jeli; Asmara, Adi; Kashardi, Kashardi
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.4266

Abstract

Kajian mengenai sistem pendidikan global semakin penting seiring meningkatnya tuntutan abad ke-21 terhadap kualitas pembelajaran. Transformasi digital, globalisasi ekonomi, dan kebutuhan keterampilan kompleks menuntut adaptasi cepat dari guru dan peserta didik. Digitalisasi pendidikan menghadirkan ekosistem pembelajaran daring, platform interaktif, dan kecerdasan buatan yang mampu meningkatkan efektivitas proses belajar, namun juga menimbulkan tantangan pemerataan akses, terutama di negara berkembang yang masih menghadapi keterbatasan infrastruktur. Analisis komparatif sistem pendidikan memungkinkan identifikasi keunggulan dan kelemahan kebijakan, kurikulum, kualitas guru, serta sistem asesmen antarnegara, sehingga memberikan wawasan strategis bagi peningkatan mutu pendidikan. Hasil kajian menunjukkan bahwa negara maju menekankan pemerataan kualitas layanan, peningkatan kompetensi pendidik, kurikulum berbasis kompetensi, serta integrasi teknologi dalam praktik pembelajaran. Sebaliknya, negara berkembang masih berhadapan dengan kesenjangan kompetensi guru, keterbatasan akses teknologi, disparitas geografis, serta minimnya dukungan sarana pembelajaran. Transformasi digital dan penguatan profesionalisme guru menjadi faktor kunci dalam peningkatan hasil belajar. Selain itu, sistem asesmen yang berfokus pada literasi, numerasi, dan keterampilan berpikir tingkat tinggi dinilai mampu memperkuat proses evaluasi serta mendukung pengambilan keputusan pendidikan yang lebih akurat. Implementasi praktik terbaik dari negara maju yang disesuaikan dengan konteks sosial, budaya, dan infrastruktur Indonesia menjadi strategi efektif dalam mempercepat peningkatan kualitas pendidikan nasional. Kajian ini menegaskan pentingnya pendekatan komparatif sebagai dasar penyusunan kebijakan pendidikan yang adaptif dan berkelanjutan dalam menghadapi dinamika dan tantangan global yang terus berkembang.
Perancangan Kurikulum dan Silabus IPS Berbasis Kompetensi Rifa'i, Rifa'i; Rhomadoni, Indra Nur
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.6059

Abstract

Penelitian ini bertujuan merancang kurikulum dan silabus Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) berbasis kompetensi yang relevan dengan tuntutan Kurikulum Merdeka. Penelitian menggunakan pendekatan library research dengan menelaah buku, artikel jurnal nasional dan internasional, serta dokumen kebijakan pendidikan. Fokus kajian meliputi analisis Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar IPS, pemetaan kompetensi dan indikator pencapaian pembelajaran, pengembangan silabus IPS yang inovatif, serta integrasi pendidikan karakter. Hasil kajian menunjukkan bahwa pembelajaran IPS masih cenderung berorientasi pada hafalan materi dan belum optimal mengembangkan kompetensi berpikir kritis, keterampilan sosial, dan karakter peserta didik. Analisis SK dan KD yang mendalam diperlukan agar tujuan pembelajaran berorientasi pada kompetensi nyata, bukan sekadar penyelesaian materi. Pemetaan kompetensi dan indikator pencapaian yang operasional terbukti penting untuk menjembatani kurikulum dengan praktik pembelajaran dan asesmen autentik. Pengembangan silabus IPS yang inovatif mendorong pembelajaran aktif, kolaboratif, kontekstual, serta pemanfaatan isu sosial aktual dan sumber belajar beragam. Integrasi pendidikan karakter secara sistematis dalam kurikulum IPS memperkuat pembentukan sikap tanggung jawab, toleransi, keadilan sosial, dan kepedulian peserta didik. Secara keseluruhan, perancangan kurikulum dan silabus IPS berbasis kompetensi menjadi strategi penting untuk meningkatkan kualitas pembelajaran IPS dan membentuk peserta didik yang kritis, berkarakter, dan siap berpartisipasi dalam kehidupan bermasyarakat. Temuan ini memberikan kontribusi teoretis dan praktis bagi pendidik, pengembang kurikulum, serta pengambil kebijakan dalam merancang pembelajaran IPS yang berkelanjutan dan responsif terhadap tantangan sosial abad ke-21 global kontemporer.