Candrayana, Ida Bagus
Unknown Affiliation

Published : 24 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

PERMAINAN TRADISIONAL DI DESA TUA TABANAN DALAM FOTOGRAFI DOKUMENTER Yoganatha, I Putu Krisna; Candrayana, Ida Bagus; Bratayadnya, Putu Agus
Retina Jurnal Fotografi Vol 1 No 1 (2021): Retina Jurnal Fotografi
Publisher : Lp2mpp Isi Denpasar - Ps. Fotografi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59997/rjf.v1i1.329

Abstract

Permainan tradisional sangatlah populer sebelum teknologi masuk ke Indonesia. Dahulu, anak-anak bermain dengan menggunakan alat yang seadanya. Namun kini, mereka sudah bermain dengan permainan-permainan berbasis teknologi yang berasal dari luar negeri dan mulai meninggalkan mainan tradisional. Seiring dengan perubahan zaman, Permainan tradisional perlahan -lahan mulai terlupakan oleh anak-anak Indonesia. Bahkan, tidak sedikit dari mereka yang sama sekali belum mengenal permainan tradisional. Khususnya permainan tradisional yang sering ada di setiap daerah , seperti permainan petak umpet, gundu atau kelereng, lompat tali, gobak sodor (gale-galean) adu ayam dan ular naga panjang. Terkait dengan hal ini, muncul ide untuk membuat karya tentang Permainan Tradisional yang terpacu ingin ikut serta untuk melestarikan permainan tradisional yang hampir terlupakan. Berbagai macam Permainan Tradisional ini ditampilkan dalam Fotografi Dokumenter dengan mempertimbangkan unsur-unsur visual dan pengorganisasiannya, landasan teori penciptaan dan teknik fotografi. Observasi langsung ke tempat yang termasuk kawasan permainan tradisional yang hampir terlupakan dilakukan untuk mengetahui jenis permainan yang telah terlupakan yang akan difoto. Pengetahuan tentang teknik fotografi dan pengolahan pada komputer setelah pemotretan sangat membantu untuk mencapai tujuan yang lebih optimal. Melalui karya Permainan Tradisional di Desa Tua Tabanan dalam Fotografi Dokumenter ini diharapkan dapat memberikan inspirasi dalam pembuatan karya berikutnya dengan hasil yang memuaskan.
MAKANAN KOREA DALAM KARYA FOOD PHOTOGRAPHY Karmilasari, Ayu Putri; Raharjo, Anis; Candrayana, Ida Bagus
Retina Jurnal Fotografi Vol 1 No 1 (2021): Retina Jurnal Fotografi
Publisher : Lp2mpp Isi Denpasar - Ps. Fotografi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59997/rjf.v1i1.330

Abstract

Makanan Korea merupakan masakan yang tumbuh dari budaya dan lingkungan Korea, memiliki citra rasa masakan yang tergolong unik mulai dari segi rasa, penataan, dan penyajiannya sehingga menjadi daya tarik setiap orang. Menvisualisasikan ide makanan Korea yang terdiri dari makanan pembuka atau appetizer, makanan tengah atau main course dan makanan penutup atau dessert menggunakan teknik-teknik fotografi. Pengumpulam data dalam penciptaan karya menggunakan metode observasi dan metode eksperimen. Metode observasi digunakan untuk mengamati langsung makanan Korea yang disajikan pada sebuah restoran “Chingu” dan food photography digunakan untuk membuat foto makanan menjadi lebih hidup, serta melakukan wawancara dengan pemilik restoran mengenai makanan Korea. Metode eksperimen dengan melakukan percobaan pada saat tahap pemotretan, mencoba menggunakan cahaya buatan dan bereksperimen dengan angle yang berbeda-beda. Dilanjutkan proses pengeditan yang dilakukan dengan pemilihan foto dan mencoba-coba dengan mengubah gelap terang, croping, penghapusan objek-objek yang mengganggu, hingga menghasilkan keserasian hasil pengeditan dengan konsepnya. Setelah melalui berbagai proses hingga penciptaan terhadap food fotografi, didapatlah kesimpulan yaitu: pencipta dapat memahami makanan Korea dan memperkenalkan kepada masyarakat melalui sebuah karya visual. Penguasaan nilai-nilai estetika juga sangat berperan untuk memberi nilai keindahan dalam sebuah karya fotografi. Visualisasi karya foto ini mengangkat makanan Korea sebagai upaya untuk menyampaikan citra rasa masakan Korea yang menonjolkan unsur rasa, tekstur, warna, bentuk dan selera melalui visualnya
PEMBUATAN GENTENG DI DESA PEJATEN DALAM FOTOGRAFI DOKUMENTER Nariani, Ni Putu Lita; Raharjo, Anis; Candrayana, Ida Bagus
Retina Jurnal Fotografi Vol 1 No 2 (2021): Retina Jurnal Fotografi
Publisher : Lp2mpp Isi Denpasar - Ps. Fotografi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59997/rjf.v1i2.788

Abstract

The creator was interested in bringing up the theme of Making Tiles in Pejaten Village in Documentary Photography because of the modern roof tiles from outside Bali which could be a threat from the existence of pejaten tiles. Pejaten Village has been famous for its tile making from the past until now. Pejaten tile has a characteristic that is on the tile product there is the name "Pejaten" which is made with a direct printing technique from a tile mold made with a press. The purpose of this creation is to document the making of pejaten roof tiles in documentary photography. In the process of creating this photographic work, the creator uses the method of creation, namely direct observation by visiting the tile craftsmen in Pejaten Village and conducting interviews to find out how the roof tiles are made in Pejaten Village and the creator also observes the condition and situation of the object to be photographed and The creator applies several photography techniques into his photo works such as stop action, framing, point of view and lighting. The result of this creation is documentary photography which contains about the making of roof tiles starting from the selection of materials, mixing materials, printing, drying and finally the existence of making roof tiles in Pejaten Village is very important for the people there because the majority of the people there work as tile craftsmen and earn wages/salaries from selling. rooftile. Through documentary photography, it is hoped that it will be able to document the manufacture of roof tiles in Pejaten Village so that the existence of roof tiles in Pejaten Village is preserved in the form of documentary photography. Keywords: Tile Making, Pejaten Village, Documentary Photography
GERAK TARI JAUK MANIS DALAM FOTOGRAFI EKSPRESI DENGAN TEKNIK STROBO LIGHT Balayasa, I Wayan Open Yusa; Nindhia, Cokorda Istri Puspawati; Candrayana, Ida Bagus
Retina Jurnal Fotografi Vol 1 No 2 (2021): Retina Jurnal Fotografi
Publisher : Lp2mpp Isi Denpasar - Ps. Fotografi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59997/rjf.v1i2.793

Abstract

Tari Jauk Manis is a dance that symbolizes the figure of a king who was wandering and have unique movement, authoritative and meek. Beginning to pull the creators took the theme of the dance Jauk Manis this because the movement is a unique and interesting to be recorded through the medium of photography, the Purpose of this creation is to visualize the movement Tari Jauk Manis to in photographic expression with the technique of Strobe Light into a work that is unique and interesting as well as to know the different kinds of movement in dance Jauk Manis.Tari Jauk Manis have a costume like a Line dance, just dance Jauk Manis use the mask which are white, topknot (king's crown), and gloves with long nails. Complete clothing used in the staging tari Jauk Manis namely trousers white, stewel, kamben white, clothes, srimping, kris, awiran, lamak, badong, topknot, and the mask is colored white. Creator through the method of observation as well as conducting interviews of motion Dance Jauk Manis, then continued the process of shooting to the location. With the Technique of Strobe Light used in the photo shoot Tari Jauk Manis, From the results of the photoshoot done the photo selection and proceed to the next stage until the end to the process of creation of an exhibition and a presentation. To visualize the Motion Tari Jauk Manis in photographic expression with the technique of Strobe Light is a very unique and interesting creators have to do observation direct observation to determine the movement of what is commonly used in the use of the Technique Strobe Light. The movement on the dance Jauk Manis this is 22 the movement of the selected creator of the 15 parts of the movement that made the photo with the Technique of Strobe Light. Keywords : Jauk Manis Dance Movement, Expression Photography, Strobe Light
KEGIATAN SARASASTRA DALAM FOTOGRAFI DOKUMENTER Wiragasandhi, Komang Diandika Darma; Nindhia, Cokorda Istri Puspawati; Candrayana, Ida Bagus
Retina Jurnal Fotografi Vol 2 No 1 (2022): Retina Jurnal Fotografi
Publisher : Lp2mpp Isi Denpasar - Ps. Fotografi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59997/rjf.v2i1.1248

Abstract

Yayasan Janahita Mandala Ubud didirikan oleh Bapak Drs. Tjokorda Gde Putra Sukawati dan Bapak Prof. Dr. Ir. Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati, M.Si pada penghujung tahun 2020. Dalam usaha melestarikan, memajukan serta menguatkan kembali nilai-nilai kearifan lokal yang bernafaskan Kebudayaan Bali. Kegiatan Sarasastra dalam Fotografi Dokumenter memuat tentang dokumentasi dalam rangkaian kegiatan Acara Sarasastra Tahun 2021 dalam melakukan dokumentasi pembuatan foto menerapkan teknik – teknik dalam fotografi. Dokumentasi kegiatan Acara Sarasastra Tahun 2021 untuk mempelajari lebih lanjut tentang Sarasastra dalam upaya mengemas Program ini kedalam bidang Fotografi, sehingga dapat dinikmati atau dilihat secara visual tanpa merekayasa kejadian agar masyarakat tetap dapat menikmati keaslian dari tiap proses rangkaian acara Sarasastra. Pengumpulan data dengan melakukan metode wawancara dan observasi langusng yang berkaitan dengan Sarasastra Tahun 2021 agar memperoleh data yag relevan. Proses memvisualisasikan kegiatan Sarasastra ke dalam fotografi dokumenter dengan melakukan pendokumentasian setiap rangkaian kegiatan yang berlangsung selama acara dengan menerapkan teknik fotografi agar foto yang dihasilkan terlihat menarik dan infprmatif kepada masyarakat. Kata Kunci : Yayasan Janahita Mandala Ubud, Sarasastra, teknik fotografi, fotografi dokumenter, dokumentasi
AKTIVITAS BURUH PEREMPUAN DI PASAR BADUNG DALAM FOTOGRAFI DOKUMENTER Putra, Febrian; Candrayana, Ida Bagus; Adityasmara, Farhan
Retina Jurnal Fotografi Vol 2 No 1 (2022): Retina Jurnal Fotografi
Publisher : Lp2mpp Isi Denpasar - Ps. Fotografi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59997/rjf.v2i1.1253

Abstract

Aktivitas Buruh Perempuan di Pasar Badung dalam Fotografi Dokumenter merupakan tugas akhir karya yang menampilkan aktivitas yang dilakukan buruh perempuan dan ekspresi yang terlihat dari seorang buruh perempuan mengangkat barang belanjaan orang lain yang biasanya dilakukan oleh seorang laki – laki, namun di pasar badung seorang perempuan yang mengangkat barang belanjaannya yang nantinya akan mendapat upah. Tujuan penciptaan karya ini adalah untuk memberikan gambaran visual tentang aktivitas buruh perempuan berdasarkan keunikan dan ciri khas dari masing-masing buruh perempuan. Metode yang digunakan dalam penciptaan karya yaitu ide/gagasan, penggalian data, analisis data, dan penyajian analisis data. Dalam proses pengumpulan data ada beberapa tahapan dalam penciptaan karya yaitu observasi, eksplorasi, dan ekperimen yang dilakukandengan cara datang langsung ke pasar Badung, proses tersebut dilakukan berdasarkan langkah yang telah disusun pada metode penciptaan agar hasil yang didapat sesuai apa yang diinginkan. Hasil dari penciptaan karya ini adalah mampu menggambarkan aktivitas yang dilakukan buruh perempuan di Pasar Badung pada setiap fotonya sehingga dapat memberikan informasi secara mendalam. Setiap foto mempresentasikan seorang ekspresi buruh perempuan yang sedang mengangkat barang belanjaan orang lain, transaksi yang dilakukan, menawarkan sebuah jasa angkut barang dan aktivitas yang dilakukan oleh buruh perempuan di pasar badung.
EKSISTENSI TAMAN HUTAN RAYA NGURAH RAI DALAM FOTOGRAFI DOKUMENTER Febriyanto, Hendri; Candrayana, Ida Bagus; Nindhia, Cokorda Istri Puspawati
Retina Jurnal Fotografi Vol 2 No 2 (2022): Retina Jurnal Fotografi
Publisher : Lp2mpp Isi Denpasar - Ps. Fotografi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59997/rjf.v2i2.1267

Abstract

Fotografi dokumenter adalah bagian dari jurnalistik, dalam pembuatan karya tersebut, penulis akan melakukan beberapa penggabungan yang meliputi teknik, pencahayaan, angle yang pas, dan beberapa hal yang lainnya terkait dalam bidang fotografi. Pada awalnya penulis diberikan tugas oleh PT. Naradha TV/Bali Post untuk melakukan pemotretan di Taman Hutan Raya Ngurah Rai (Tahura) yang kemudian akan dimuat kedalam pemberitaan. Dari sanalah penulis muncul ide untuk mengangkat tema ini sebagai tugas akhir. Metode pelaksanaan kegiatan magang/praktik kerja di PT. Naradha TV/Bali Post dibimbing langsung oleh pimpinan redaksi dan salah satu wartawan foto yang menjadi peran pembimbing fasilitator dibidang akademik untuk memastikan penulis bahwasannya telah melaksanakan kegiatan magang sesuai dengan prosedur dan peraturan yang ditetapkan. Taman Hutan Raya Ngurah Rai memiliki luas 1.373 ha dengan panjang track 1.5 Km. Memiliki koleksi sebanyak 19 jenis tumbuhan bakau yang terdiri dari 12 jenis mangrove sejati dan 7 asosiasi mangrove. Terdapat juga 66 jenis burung. Burung-burung tersebut mayoritas adalah burung air. Selain dari burung, yang sering dijumpai disana adalah spesies dari jenis reptil serta amfibi. Teknik yang digunakan dalam pembuatan karya foto yang berjudul Eksistensi Taman Hutan Raya Ngurah Rai Dalam Fotografi Dokumenter adalah teknik-teknik yang didapat pada saat kegiatan pembelajaran di instansi dan di tempat magang/praktik kerja. Teknik-teknik tersebut meliputi sudut pengambilan gambar, seperti Eye level, Frog Eye, dan High Angle, ada juga teknik zooming. Selain itu, komposisi yang tepat juga digunakan dalam pembuatan karya ini sebagai tunjangan untuk keberhasilan dalam berkarya.
FOTO POTRET KELUARGA DENGAN CAHAYA AVAILABLE LIGHT Adnyana, I Kadek Dwi Rahma; Candrayana, Ida Bagus; Bratayadnya, Putu Agus
Retina Jurnal Fotografi Vol 2 No 2 (2022): Retina Jurnal Fotografi
Publisher : Lp2mpp Isi Denpasar - Ps. Fotografi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59997/rjf.v2i2.1284

Abstract

Abstract This study discusses Family Portrait Photos with Available Light. Family photos are very important. This is because family photos are one of the reminders of memories with father, mother, children, and siblings when they are together at every moment. Available light or natural light according to the author is the most important light in any shooting process, because natural light without being artificial and without the addition of flash has a natural impression. The formulation of the problem in this study discusses how to visualize family portrait photos with available light and how to interact and work in the real world of work. Source studies used in this research are several books, journals and articles related to research problems such as the use of available light, photo-taking techniques and the world of commercial photo work. The theoretical basis used is aesthetic theory as the basis for studying the problem. The implementation method carried out during the research process is the method of observation, interviews, documentation of the results of work practices and several data sources used, namely primary and secondary data. This research is presented in the form of narrative sentences in the form of a thesis. The results of this study indicate that available light is the most important light for outdoor shooting, but in shooting using available light it is necessary to consider time and weather in order to get good lighting in shooting.
PERSIJAP JEPARA MENGARUNGI LIGA 2 2021 PADA MASA PANDEMI COVID 19 DALAM FOTOGRAFI DOKUMENTER Prasetyo, Ahmad Nur; Saryana, I Made; Candrayana, Ida Bagus
Retina Jurnal Fotografi Vol 2 No 2 (2022): Retina Jurnal Fotografi
Publisher : Lp2mpp Isi Denpasar - Ps. Fotografi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59997/rjf.v2i2.1318

Abstract

Jepara city is one of the cities at the tip of Java Island. In addition, this district is also known as a wood carving craft producing area that is famous to foreign countries, in 1954 The Regent of Jepara Sahlan Ridwan wanted to form a team owned by Jepara Regency. This idea is based on the growing number of clubs. That year was then recorded as the year of the founding of Persijap Jepara precisely on April 11, 1954. Persijap Jepara has the nickname Laskar Kalinyamat and has supporters banaspati, Jetman and CNS. Persijap is in League 2 for 2021. Liga 2 Indonesia finally resumed in 2021 by implementing health protocols provided by the government, Liga 2 stopped in 2020 due to the spread of the Corona virus. The creator uses the method of observation and literature study in the creation of this work and performs the shooting process then selected the best photo and editing process, after that to the final stage of exhibition and presentation of the work. In this work the creator raised a documentary photo To visualize the final task work "Persijap Jepara Wading Liga 2 2021 during the Covid-19 Pandemic in Documentary Photography" the creator conducted a shooting process using photographic aesthetic elements and various technical photography so that visualization looks interesting, while for aesthetics affects in terms of meaning that the creator wants to convey and uses several photography techniques including slow speed, freezing, framing.
EKSISTENSI NENGAH KERTAYASA PENGERAJIN GARAM TRADISIONAL DI PESISIR DESA KUSAMBA DALAM FOTOGRAFI DOKUMENTER Kresna Putra, I Gede Eka; Pramana, I Made Bayu; Candrayana, Ida Bagus
Retina Jurnal Fotografi Vol 3 No 1 (2023): Retina Jurnal Fotografi
Publisher : Lp2mpp Isi Denpasar - Ps. Fotografi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59997/rjf.v3i1.2032

Abstract

Desa Kusamba terkenal akan Garam organik Bali (garam laut Bali) yang pengolahannya dilakukan secara manual dengan menggunakan alat yang masih tradisional. Setelah menurunnya tingkat penyebaran virus Covid-19 dan dinyatakanya status endemi, kegiatan pembuatan garam di Desa Kusamba perlahan mulai berangsur pulih mulai dari tahap pembuatan garam hingga pemasarannya. Melalui karya fotografi dokumenter, diharapkan bisa menjadi suatu foto yang berbicara/menggambarkan tentang proses pembuatan garam dan eksistensinya para pengerajin garam di pesisir Kusamba serta produk garam Kusamba bisa dikenal semakin luas, tentunya untuk meningatkan perekonomian yang sebelumnya menurun. Studi/Projek Independen dimentori oleh Anom Manik Agung, guna memberikan arahan atau membimbing selama proses penciptaan karya. Tahapan penciptaan karya seni yang menguraikan rancangan proses penciptaan karya seni sesuai dengan tahapan-tahapan pengkaryaan sejak mendapat inspirasi (ide), perancangan, sampai perwujudan karya seni. Penulis mengumpulkan informasi melalui riset, observasi dan setelah itu ke tahap membuat sketsa atau storyboard. Karya fotografi dokumenter ini diharapkan bisa bermanfaat, serta memiliki nilai di kemudian harinya untuk dikenang dan digunakan sebagai media penyebarluasan informasi serta promosi untuk memberikan dampak ekonomi yang signifikan bagi masyarakat sekitar. Sesuai dengan fungsi dari dokumenter itu sendiri, agar kelak foto ini bisa berbicara tentang bagaimana keadaan atau eksistensi salah satu pengerajin garam pada era ini serta sekaligus menambah wawasan tentang garam tradisional di pesisir Desa Kusamba, Klungkung.