Candrayana, Ida Bagus
Unknown Affiliation

Published : 24 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

PEMOTRETAN DENGAN TEKNIK STROBIS SERTA KREATIFITAS DESAIN YEARBOOK DI WARU PRODUCTION Arjita, I Wayan Gede; Octaviano, Amoga Lelo; Candrayana, Ida Bagus
Retina Jurnal Fotografi Vol 3 No 1 (2023): Retina Jurnal Fotografi
Publisher : Lp2mpp Isi Denpasar - Ps. Fotografi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59997/rjf.v3i1.2038

Abstract

Buku Tahunan Sekolah atau biasa juga disebut dengan yearbook. Banyak juga penyebutan lain seperti Buku Kenangan, Annual Book. Waru Production adalah usaha yang dibangun dari tahun 2008. Usaha ini bergerak di bidang Multimedia Photography, Videography, dan Design Graphics. Pada pertama kali berdiri perusahaan ini berfokus pada dokumentasi event, wedding dan pre wedding. Pengertian fotografi merupakan kata yang diambil dari bahasa Inggris yaitu ‘Photography’ yang mana berasal dari bahasa Yunani yaitu ‘photos’ artinya cahaya dan ‘Grafo’ yang artinya melukis atau menulis. Sehingga fotografi merupakan proses melukis atau menulis dengan menggunakan media cahaya. Strobis sendiri sebenarnya adalah sebutan untuk teknik memotret menggunakan flashgun (flash atau lampu kilat yang biasanya dipasang di atas hotshoe kamera) dengan melepasnya dari hotshoe. Teknik mengontrol flashgun yang terlepas dari hotshoe ini biasa disebut off-camera flash. Umumnya teknik yang digunakan menggunakan flashgun, sebagai pengganti lampu flash besar (strobe flash) yang biasa digunakan di studio. Penggunaan Teknik Strobis dalam pemotretan yearbook serta memvisualisasikannya dengan tepat pada saat melakukan pemotretan yearbook baik indoor maupun outdoor dengan menggunakan teknik strobis yang sudah dijelaskan dari awal. Proses yang dilakukan ialah bagaimana penggunaan flash letak posisi flash yang tepat karena setiap tempat dan situasi gelap atau terang tempat pemotretan akan terdapat perbedaan settingan kecerahan pada flash agar mendapatkan cahaya yang pas, tidak lupa penulis juga menyetting kamera dengan flash agar warna, kecerahan, dan lainnya tidak terjadi over atau under exposure. Penelitian ini menghasilkan 15 karya fotografi diantaranya seperti menjelaskan gaya berpakaian pada setiap model dan memperkenalkan tempat yang bagus di pulau bali ini.
PEMOTRETAN PRE-WEDDING CASUAL DENGAN LATAR BELAKANG ALAM PULAU NUSA PENIDA Ranu Baskara, I Wayan; Candrayana, Ida Bagus; Raharjo, Anis
Retina Jurnal Fotografi Vol 3 No 1 (2023): Retina Jurnal Fotografi
Publisher : Lp2mpp Isi Denpasar - Ps. Fotografi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59997/rjf.v3i1.2132

Abstract

Foto Pre - wedding adalah sebuah moment “ Sakral ” yang akan diabadikan oleh seorang Fotografer yang dimana akan menghasilkan sebuah karya dalam menangkap sebuah moment yang akan menjadi sebuah kenang kenganan untuk selamanya bagi pasangan Dua Sejoli yang akan mengarungi bahtera rumah tangga. Pre - wedding kini sudah menjadi tradisi turun temurun bagi pasangan yang akan menikah. Sekitar tahun 90an, awal mula Foto Pre - wedding untuk pertama kalinya berkembang di Asia yaitu di China. Dalam hal ini, AnitaPhoto dalam industri fotografi prewedding, sering kali mengambil foto prewedding dengan tema casual. Disamping itu AnitaPhoto memiliki tone warna yang “clean” atau bersih. Hal ini yang membuat penulis tertarik untuk mengangkat tema prewedding casual. Selain itu cara AnitaPhoto menata pose dari kedua pasangan terlihat sangat rapi dan komunikatif. Casual sendiri merupakan sebuah gaya berpakaian yang dikenakan di waktu santai. Pakaian casual adalah pakaian yang memiliki bahan yang nyaman dipakai, tidak terlalu banyak detail dan desainnya sederhana namun tetap dapat menarik perhatian. Gaya pakaian yang terkesan ‘adaptif’ ini bahkan sering dipakai pada kegiatan-kegiatan formal, sehingga dapat disebut pakaian casual-formal. Pakaian casual ini selalu identik dengan kaos, celana jeans, sandal atau sepatu sneakers. Pakaian casual adalah pakaian yang memiliki bahan yang nyaman dipakai, tidak terlalu banyak detail dan desainnya sederhana namun tetap dapat menarik perhatian.
Penggunaan Filter Kreatif Dalam Pemotretan Fotografi Alam Haryadi, Dimas; Candrayana, Ida Bagus; Octaviano, Amoga Lelo
Retina Jurnal Fotografi Vol 4 No 2 (2024): Retina Jurnal Fotografi
Publisher : Lp2mpp Isi Denpasar - Ps. Fotografi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59997/rjf.v4i2.3515

Abstract

Aktivitas fotografi alam sebagai media dokumentasi keindahan alam dan lingkungan memberikan dorongan untuk terus mengembangkan teknik dan pendekatan dalam proses pemotretan. Dalam konteks ini, penggunaan filter kreatif menjadi relevan untuk menciptakan dimensi estetika baru pada karya fotografi alam. Filter kreatif, seperti mika, plastik makanan, dan jaring kelambu, memberikan peluang untuk merambah batas-batas konvensional dalam penangkapan gambar, menciptakan efek visual yang unik, dan memberikan makna mendalam pada karya tersebut sehingga aplikasi filter kreatif ini bertujuan agar dapat menghasilkan karya baru yang memiliki makna mendalam secara tersendiri, serta bagi audiens yang melihatnya dapat merasakan rasa dari tangkapan gambar itu sendiri. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penggunaan filter kreatif, seperti mika, plastik makanan, dan jaring kelambu, dalam pemotretan fotografi alam. Metode penelitian melibatkan riset kondisi alam, pemilihan bahan, dan penyesuaian bahan dengan lingkungan sekitar. Fokus objek karya adalah alam sebagai respons terhadap perubahan lingkungan. Pengambilan foto dilakukan di lokasi yang merepresentasikan keadaan alam, dengan penerapan elemen-elemen pembentukan tuturan dalam fotografi alam. Hasil analisis menunjukkan bahwa filter kreatif memberikan dimensi estetika yang mendalam pada karya, melibatkan mika, plastik makanan, dan jaring kelambu. Karya ini merupakan kontribusi terhadap dokumentasi visual tentang keindahan alam yang dapat dijelajahi dan dipreservasi melalui fotografi kreatif. Kesimpulannya, penggunaan filter kreatif dalam fotografi alam dengan mika, plastik makanan, dan jaring kelambu dapat menghasilkan karya yang estetis dan merangsang pemahaman akan kondisi alam yang terus berubah.
Teknik Fill in Flash pada Pemotretan Fotografi Fashion Editorial di Sastruga Studio Putra, I Kadek Dwi Permana; Bratayadnya, Putu Agus; Candrayana, Ida Bagus
Retina Jurnal Fotografi Vol 4 No 2 (2024): Retina Jurnal Fotografi
Publisher : Lp2mpp Isi Denpasar - Ps. Fotografi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59997/rjf.v4i2.4275

Abstract

Salah satu kegiatan untuk mengekspresikan diri adalah melalui Fotografi. Fotografi bukan hanya sekedar kegiatan untuk memotret atau mengambil gambar saja. Namun juga dibutuhkan keahlian untuk dapat menerapkan teknik dasar dan komposisi fotografi dengan baik agar foto yang dihasilkan lebih menarik. Penggunaan flash dalam fotografi dilakukan untuk memberikan cahaya tambahan pada objek dan pengeditan menggunakan perangkat lunak seperti Adobe Lightroom atau Adobe Photoshop. Adapun hal yang tidak kalah penting yaitu pemilihan posisi dan sudut pengambilan foto, pemilihan perangkat serta peralatan, dan keterampilan Editing dan Post Processing. Penerapan teknik Fill in Flash ini sangat penting karena hasil dokumentasi selama pemotretan digunakan sebagai media utama dalam pembuatan konten terutama dalam pemotretan Fotografi Fashion Editorial di Sastruga Studio.