Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pelatihan Penggunaan Paclobutrazol (PBZ) Sebagai Zat Pengatur Tumbuh untuk Mengatasi Kerebahan Tanaman Padi di Desa Sumberlesung, Kecamatan Ledokombo, Kabupaten Jember Tanzil, Ahmad Ilham; Fanata, Wahyu Indra Duwi; Sholikhah, Ummi; Ratnasari, Tri; Utami, Sri Rejeki; Muhtadi, Much. Misbah; Novitasari , Adin; Nisa, Aminatun
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 8 No 3 (2025): Juli-September 2025
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v8i3.12073

Abstract

Padi merupakan komoditas pertanian utama di Kecamatan Ledokombo. Namun, dalam praktik budidayanya, petani sering menghadapi tantangan cekaman abiotik, terutama angin kencang saat musim hujan. Kondisi ini menyebabkan varietas padi lokal yang memiliki postur tinggi menjadi rentan mengalami kerebahan, yang berdampak pada penurunan hasil. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, diperlukan pelatihan penggunaan zat pengatur tumbuh (ZPT) sebagai upaya pengendalian pertumbuhan tanaman. Salah satu ZPT yang efektif adalah Paclobutrazol (PBZ), yang berfungsi menekan pertumbuhan tinggi tanaman. Pelatihan dilaksanakan langsung di lahan pertanian dengan menggunakan lima varietas padi berbeda. Hasil aplikasi menunjukkan bahwa tanaman yang diberi PBZ tumbuh lebih pendek dibandingkan tanaman yang tidak mendapatkan perlakuan, menunjukkan potensi PBZ dalam mengurangi risiko kerebahan.
Seleksi Galur pada 3 Populasi Cabai Merah (Capsicum annuum L.) Generasi F2 pada Lingkungan Rendah Input Utami, Sri Rejeki; Saptadi, Darmawan
Produksi Tanaman Vol. 6 No. 9 (2018)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Varietas cabai besar hibrida umumnya tumbuh baik di lingkungan dengan input tinggi, namun menampilkan hasil yang berbeda bila ditanam pada lingkungan rendah input. Pada saat ini, para pemulia tanaman mulai mengembangkan varietas unggul baru yang adaptif terhadap lingkungan rendah input dan masih mempertahankan sifat-sifat penting seperti stabilitas hasil serta resisten terhadap penyakit. Varietas hibrida dapat menjadi salah satu sumber plasma nutfah karena akan mengalami segregasi bila ditanam kembali pada generasi F2, sehingga dapat dijadikan sebagai dasar pemilihan materi genetik baru melalui proses seleksi.Salah satu metode seleksi yang sering digunakan dalam tanaman cabai adalah seleksi individu atau sering disebut dengan seleksi galur murni. Tujuan dari penelitian ini ialah untuk mengetahui karakter yang dapat digunakan sebagai dasar seleksi pada individu yang adaptif terhadap lingkungan rendah input dan untuk mendapatkan individu-individu terbaik yang memiliki potensi hasil tinggi.Penelitian dilaksanakan di di Kebun Percobaan Sekolah Tinggi Penyuluhan Pertanian (STPP) Tanjung, Malang.Hasil penelitian menunjukan bahwa keragaman genetik yang dimiliki oleh tiga populasi F2 tanaman cabai besar yang diamati sebagian besar memiliki nilai keragaman genetik yang luas, kecuali pada karakter tebal daging buah dan panjang tangkai buah. Nilai duga heritabilitas dan kemajuan genetik harapan pada tiga populasi F2tanaman cabai besar bervariasi dari kriteria rendah hingga tinggi. Tanaman yang memiliki daya hasil tinggi diseleksi berdasarkan bobot buah per tanaman dan jumlah buah total yang lebih besar daripada populasi F1.
Pemodelan Interaksi Protein GF14–XopQ secara In-Silico sebagai Pendekatan Bioinformatika untuk Mendukung Studi Ketahanan Padi terhadap Xanthomonas oryzae pv. oryzae (Xoo) Prasetyo, Nur Andita; Wijayanto, Yagus; Mas'udi, Ach. Fauzan; Mas’ud Hermansyah; Novitasari, Adin; Nisa, Aminatun; Muhtadi, Much. Misbah; Utami, Sri Rejeki; Pratama, Agus Wedi; Hermansyah, Mas’ud; Pinasthika, Stanislaus Jiwandana
Plumula : Berkala Ilmiah Agroteknologi Vol. 14 No. 1: Januari 2026
Publisher : Program Studi Agroteknologi, Fakultas Pertanian, UPN "Veteran" Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/plumula.v14i1.280

Abstract

Protein GF14 berperan penting dalam regulasi jalur sinyal pertahanan tanaman, sementara XopQ merupakan efektor utama yang disekresikan Xanthomonas oryzae pv. oryzae (Xoo) untuk menekan imunitas padi. Akan tetapi, mekanisme interaksi GF14–XopQ belum dipahami secara komprehensif. Penelitian ini memodelkan interaksi GF14–XopQ menggunakan pendekatan bioinformatika melalui docking protein–protein menggunakan ClusPro dan estimasi energi ikatan menggunakan PRODIGY. Dari 30 cluster yang dihasilkan, Cluster 4 merupakan model paling stabil dengan energi bebas ikatan ΔG = –11,5 kcal/mol dan dissociation constant (Kd) ≈ 3,4×10⁻⁹ M. Analisis antarmuka mengungkap dominasi interaksi hidrofobik, ikatan hidrogen, dan kontak elektrostatik pada groove konservatif GF14. Temuan ini mengindikasikan bahwa XopQ berpotensi berikatan kuat dengan GF14 dan mungkin mengganggu jalur pertahanan padi. Hasil penelitian ini menjadi dasar bagi studi lanjutan seperti pemodelan mutasi, dinamika molekuler, dan validasi eksperimental.