Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

PENGUATAN PERAN IBU DALAM PERAWATAN HOLISTIK ANAK DENGAN CEREBRAL PALSY Pertiwi, Nisa Indah; Ranisa Kautsar Tristi; Raisa Karima; Maghfira Assyifa Amandinta Azzahra; Rahmadini Faricha Hakim; Annisa Rusdi; Siska Bradinda Putri Sudirman; Ridho Akbar Syafwan; Nia Ayuni Putri; Ikky Nabila Nandinanti; Sm Rezvi
Edukasi Masyarakat Sehat Sejahtera (EMaSS) : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 7 No. 2 (2025): Juli
Publisher : Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37160/emass.v7i2.872

Abstract

Anak dengan cerebral palsy (CP) membutuhkan perawatan jangka panjang dan dukungan dari orang tua, terutama ibu sebagai caregiver utama. Di Kota Padang, Sumatera Barat, Yayasan Rumah Gadang Cerebral Palsy (Raga CP) menjadi wadah pendampingan anak dengan cerebral palsy, tapi layanan yang tersedia masih memiliki keterbatasan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat peran ibu dalam perawatan secara holistik anak dengan cerebral palsy melalui pendekatan edukasi komprehensif berbasis komunitas. Metode pelaksanaan terdiri dari lima tahap, yaitu studi pendahuluan, identifikasi masalah, pengembangan program, penerapan program, dan evaluasi program menggunakan model evaluasi Kirkpatrick pada level 1 (reaction) dan level 2 (learning). Edukasi melibatkan tim multidisiplin dari Fakultas Kedokteran Universitas Andalas dan disampaikan melalui ceramah interaktif, diskusi, dan praktik relaksasi. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan pengetahuan peserta serta respon positif terhadap keseluruhan pelaksanaan kegiatan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini menunjukkan bahwa edukasi holistik berbasis komunitas dapat dilakukan untuk penguatan peran ibu dalam perawatan anak cerebral palsy serta kemitraan dengan komunitas dalam menjangkau sasaran secara tepat dan berkelanjutan.
PELATIHAN PENGGUNAAN STRENGTHS AND DIFFICULTIES QUESTIONNAIRE PADA GURU BIMBINGAN KONSELING UNTUK DETEKSI DINI GANGGUAN EMOSI DAN PERILAKU PADA REMAJA Liza, Rini Gusya; Yanis, Amel; Yaunin, Yaslinda; Ashal, Taufik; Sauma, Eldi; Marni, Trisna; Syafwan, Ridho Akbar; Yuliandi, Rozi; Ariadi, Ariadi
MAJU : Indonesian Journal of Community Empowerment Vol. 2 No. 6 (2025): MAJU : Indonesian Journal of Community Empowerment, November 2025
Publisher : Lembaga Pendidikan dan Penelitian Manggala Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62335/maju.v2i6.1901

Abstract

Emotional and behavioral disorders in adolescents are mental health conditions that significantly affect adolescents' feelings, thoughts, and behavior. These disorders can interfere with school, family life, friendships, and overall development. The purpose of this activity is to provide training on the use of the Strengths and Difficulties Questionnaire (SDQ) to guidance and counseling teachers for the early detection of emotional and behavioral disorders in adolescents. The activity method is to provide training on the use of the SDQ questionnaire to guidance and counseling teachers in high schools throughout Padang City. The results after the training was given to 35 guidance and counseling teachers showed an increase in the average knowledge score before and after. The results of the facilitator's evaluation of the participants' skills were generally very good, while the participants' evaluation of the training was generally very satisfactory. It is hoped that this training will facilitate guidance and counseling teachers in the early detection of emotional and behavioral disorders
Skizofrenia Ridho Akbar Syafwan
Jurnal Ilmiah Kedokteran dan Kesehatan Vol. 4 No. 2 (2025): Mei : Jurnal Ilmiah Kedokteran dan Kesehatan
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/klinik.v4i2.4095

Abstract

Schizophrenia is a complex psychiatric disorder, characterized by positive, negative, and significant cognitive impairment, and contributes significantly to global disability. This article is a literature review that comprehensively discusses the epidemiology, etiology, clinical features, diagnosis, and management of schizophrenia. The etiology of schizophrenia involves interactions between genetic, neurobiological, and environmental factors, including dysfunction of neurotransmitters such as dopamine, glutamate, and gaba. Diagnosis can be made based on the criteria of the Diagnostic and Statistical Manual of Mental Disorders, Fifth Edition (DSM-5) or the Guidelines for the Classification of Mental Disorder Diagnosis III (PPDGJ III), with an emphasis on the combination of major symptoms and the exclusion of other conditions. Management of Schizophrenia Includes Pharmacological Therapy With First and Second Generation Antipsychotics, As Well As Nonpharmacological Interventions Such As Cognitive-Behavioral Therapy, Social Skills Training, And Family Support. The Social Stigma And Economic Burden That Accompanies It Makes This Disorder A Multidimensional Challenge In The Health System. This Article Emphasizes The Importance Of A Sustained Multidisciplinary Approach To Improve The Prognosis And Quality Of Life Of People With Schizophrenia.
Memupuk Karakter, Memulihkan Perilaku dan Emosi: Implementasi Program BERANI bagi Anak Asuh di Panti Asuhan Ranisa Kautsar Tristi; Septi Mayang Sarry; Ridho Akbar Syafwan; Lulu Fadilah Parma; Febyola Salsabila
Jurnal Abdidas Vol. 7 No. 1 (2026): February 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/abdidas.v7i1.1295

Abstract

Hipertensi atau yang lebih dikenal dengan sebutan penyakit darah tinggi adalah suatu keadaan di mana tekanan darah Anak asuh yang tinggal di panti asuhan seringkali menghadapi tantangan kesehatan mental akibat lingkungan pengasuhan yang terbatas. Program BERANI (Bertanggung Jawab, Empati, dan Bernilai Integritas) diimplementasikan untuk mengatasi masalah perilaku dan emosional pada anak asuh di Panti Asuhan Muhammadiyah Pesisir Selatan dengan pemberian edukasi yang menguatkan karakter BERANI pada anak. Kegiatan ini menggunakan desain mix methods yang melibatkan 30 anak asuh. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, serta instrumen kuantitatif pengetahuan yang diberikan dua kali (pre-test dan post-test). Pengukuran lainnya menggunakan Strenght and Difficulties Questionnaire (SDQ) untuk digunakan untuk mengukur kondisi emosi dan perilaku anak. Pemberian edukasi dilakukan selama 30 jam dalam 7 pertemuan selama periode Juli hingga September 2025. Evaluasi menunjukkan dampak positif yang signifikan dimana proporsi anak pada kategori emosi dan perilaku bermasalah di level “very high” menurun dari 32,1% menjadi 25,5%, sementara kategori “normal” meningkat pesat dari 14,3% menjadi 45%. Dari sisi pengetahuan, materi empati mengalo peningkatan pemahaman tertinggi sebesar 43%. Meskipun terdapat sejumlah tantangan salah satunya dari kurang konsistennya jarak jadwal pelaksanann yang juga dipengaruhi jarak geografis tim pelaksana menuju lokasi, program ini berhasil memperbaiki fungsi psikologis partisipan. Program BERANI efektif dalam meningkatkan kesehatan mental dan pengetahuan tentang karakter positif dari anak asuh. Temuan ini mendorong pentingnya pemenuhan hak kesejahteraan psikologis anak di panti asuhan secara berkelanjutan.