Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Mengatasi Darurat Sampah dengan Loseda dan Kolaborasi Pemangku Kepentingan di Kelurahan Cipadung Kulon Bandung Dinata, Deden Indra; Nurdiansyah, Ilyas; Helena, Deni Fransisca; Idar, Idar; Pertiwi, Nisa Indah; Nani, Shinta Ayu; Rokhmah, Siti
Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol 9 No 3 (2024): Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat
Publisher : Universitas Mathla'ul Anwar Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30653/jppm.v9i3.889

Abstract

Kelurahan Cipadung Kulon kecamatan Panyileukan merupakan salah satu bagian dari wilayah timur kota Bandung dengan luas lahan sebesar 133,34 Ha. Berdasarkan studi pendahuluan, diperoleh gambaran adanya permasalahan mitra yang utama yaitu kedaruratan sampah dan persoalan limbah rumah tangga. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan memberikan solusi dan edukasi dalam mengatasi persoalan mitra untuk mengendalikan dampak dan resiko terhadap kesehatan agar menjadi nilai tambah di masyarakat. Metode pelaksanaan meliputi studi pendahuluan dan survey lokasi, identifikasi masalah mitra, pra-pelaksanaan dengan membangun jejaring mitra dan melibatkan pemangku kepentingan terkait, pelaksanaan edukasi dan pemberdayaan masyarakat dengan melibatkan kader setempat, evaluasi dan pengelolalaan keberlanjutan. Hasil implementasi program menunjukkan adanya implementasi pengendalian darurat sampah antara lain dengan Loseda (Lodong Sesa Dapur) melalui kerjasama dengan Dinas Lingkungan Hidup kota Bandung, adanya jejaring kader setempat berkelanjutan melanjutkan pengelolaan dan pencegahan Bandung Darurat Sampah. Program pengabdian masyarakat ini secara sistematis mampu menjadi alternatif solusi penyelesaian masalah mitra dengan melibatkan pihak berkepentingan secara berkelanjutan. Cipadung Kulon Village, Panyileukan District is one part of the eastern region of Bandung City with a land area of 133.34 Ha. Based on the preliminary study, was obtained of the main partner problems, including waste emergencies and household waste problems. This community service activity aims to provide solutions and education in overcoming partners problems to control impacts and risks on health to become added value in the community. Implementation methods include preliminary studies and location surveys, identification of partner problems, pre-implementation by building a network of partners and involving relevant stakeholders, implementation of community education and empowerment by involving local cadres, evaluation and sustainability management. The results of the program implementation showed the implementation of emergency waste control, including by Loseda (Lodong Sesa Dapur) through collaboration with the Bandung City Environmental Service, the existence of a sustainable local cadre network to continue the management and prevention of Bandung waste emergency. This community service program was systematically capable of being an alternative solution to solving partner problems by involving interested parties on an ongoing basis.
Managerial Openness dalam Organisasi Pemerintah Non-Kementerian: Studi Deskriptif pada Bank Pemerintah Non-Kementerian Puji Gufron Rhodes; Nisa Indah Pertiwi
JUMBIWIRA : Jurnal Manajemen Bisnis Kewirausahaan Vol. 4 No. 2 (2025): Agustus : Jurnal Manajemen Bisnis Kewirausahaan
Publisher : BADAN PENERBIT STIEPARI PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56910/jumbiwira.v4i2.2595

Abstract

This study was conducted with employees at a non-ministerial government-owned bank. Managerial openness refers to how willing supervisors are to listen to ideas, input, and feedback from their team members. Data were collected from 102 employees who had worked at the bank for at least one year. The survey was distributed in person and returned by those who voluntarily agreed to participate. The results revealed that 62.8% of employees felt that managerial openness was present but not yet optimal, 17.6% considered it to be high, and 19.6% perceived it as still low. These findings suggest that while some efforts have been made by managers to be more open, many employees still feel that their voices are not truly being heard. In the context of a government bank where formal structures and hierarchies are often strong this becomes a critical point. When leaders create space for open and respectful dialogue, employees tend to feel more confident in sharing their ideas and concerns.
Garuda Dalam Dada: Makna Menjadi Orang Indonesia Azzahra, Maghfira A A; Pertiwi, Nisa Indah; Karima, Raisa; Tristi, Ranisa Kautsar
PSIKOLOGI KONSELING Vol. 18 No. 1 (2025): Jurnal Psikologi Konseling
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/psikologikonseling.v18i1.66886

Abstract

Penelitian ini didasari oleh adanya krisis identitas nasional di tengah masyarakat yang semakin majemuk dan dinamis. Studi mengenai pemaknaan identitas nasional pada remaja dan dewasa awal banyak dilakukan, namun usia dewasa madya masih terbatas. Tujuan penelilitian ini adalah untuk mengeksplorasi makna menjadi orang Indonesia pada individu dewasa berusia 40 tahun ke atas. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan pengumpulan data melalui survei daring berupa pertanyaan terbuka. Sebanyak 277 peserta dari berbagai latar belakang suku, pendidikan, dan profesi menjadi partisipan dalam penelitian ini. Hasil analisis data secara tematik menemukan tujuh tema utama yang dirangkum dalam akronim GARUDARAMA, yaitu: (1) Kebangsaan dan Kenegaraan, (2) Kualitas, (3) Garis Hidup, (4) Perasaan, (5) Karakter, (6) Alam, dan (7) Budaya. Tema-tema tersebut menunjukkan bahwa makna menjadi orang Indonesia tidak hanya dilihat dari sisi legalitas kewarganegaraan, tetapi juga mencakup dimensi emosional, spiritual, moral, dan sosial budaya. Penelitian ini menyimpulkan bahwa identitas nasional merupakan konstruk multidimensi yang melekat dalam pengalaman subjektif dan kolektif individu dewasa di Indonesia.
PENGUATAN PERAN IBU DALAM PERAWATAN HOLISTIK ANAK DENGAN CEREBRAL PALSY Pertiwi, Nisa Indah; Ranisa Kautsar Tristi; Raisa Karima; Maghfira Assyifa Amandinta Azzahra; Rahmadini Faricha Hakim; Annisa Rusdi; Siska Bradinda Putri Sudirman; Ridho Akbar Syafwan; Nia Ayuni Putri; Ikky Nabila Nandinanti; Sm Rezvi
Edukasi Masyarakat Sehat Sejahtera (EMaSS) : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 7 No. 2 (2025): Juli
Publisher : Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37160/emass.v7i2.872

Abstract

Anak dengan cerebral palsy (CP) membutuhkan perawatan jangka panjang dan dukungan dari orang tua, terutama ibu sebagai caregiver utama. Di Kota Padang, Sumatera Barat, Yayasan Rumah Gadang Cerebral Palsy (Raga CP) menjadi wadah pendampingan anak dengan cerebral palsy, tapi layanan yang tersedia masih memiliki keterbatasan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat peran ibu dalam perawatan secara holistik anak dengan cerebral palsy melalui pendekatan edukasi komprehensif berbasis komunitas. Metode pelaksanaan terdiri dari lima tahap, yaitu studi pendahuluan, identifikasi masalah, pengembangan program, penerapan program, dan evaluasi program menggunakan model evaluasi Kirkpatrick pada level 1 (reaction) dan level 2 (learning). Edukasi melibatkan tim multidisiplin dari Fakultas Kedokteran Universitas Andalas dan disampaikan melalui ceramah interaktif, diskusi, dan praktik relaksasi. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan pengetahuan peserta serta respon positif terhadap keseluruhan pelaksanaan kegiatan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini menunjukkan bahwa edukasi holistik berbasis komunitas dapat dilakukan untuk penguatan peran ibu dalam perawatan anak cerebral palsy serta kemitraan dengan komunitas dalam menjangkau sasaran secara tepat dan berkelanjutan.
STUDENT’S SELF REGULATION AGED 11-12 YEARS OLD IN SCHOOL THAT IMPLEMENTED FITRAH BASED EDUCATION Anissaniwaty, Myrna; Pertiwi, Nisa Indah; Widyastuti, Linda; Isnandari, Aulia Fitriani; Kartika, Aqllah Indah
Psikoislamedia: Jurnal Psikologi Vol. 8 No. 1 (2023): PSIKOISLAMEDIA: JURNAL PSIKOLOGI
Publisher : Fakultas Psikologi, Universitas Islam Negeri (UIN) Ar Raniry Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/psikoislamedia.v8i1.16546

Abstract

Accompanying the learning process of students is still a long mandate for parents and educators. Changes in the educational process that occurred as a result of the Covid-19 pandemic raised the need for students to improve their self-regulation ability in order to design more effective learning strategies, especially in terms of learning objectives. This study aims to obtain an overview of students' self-regulation in understanding learning objectives, carrying out their own learning plans and strategies, and monitoring independently how effective the learning process is. This research was conducted on four students who implemented fitrah based education. This research used descriptive qualitative method. Methods of data collection used observation and interviews. The results of this research showed that the cycle of self-regulation in students in schools that implemented fitrah based education has not been fully implemented. The forethought phase which is the beginning of the self-regulation cycle has not been carried out, so the subsequent phases are not running effectively.
QUALITY OF WORK LIFE, MOTIVASI KERJA OTONOM, DAN MOTIVASI KERJA TERKENDALI Pertiwi , Nisa Indah; Kusmiadewi, Nelvy
PSIKOLOGI KONSELING Vol. 17 No. 2 (2024): Jurnal Psikologi Konseling
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/psikologikonseling.v17i2.69404

Abstract

Suatu perusahaan dalam mencapai tujuan membutuhkan karyawan yang memiliki dorongan (motivasi) untuk menggunakan kemampuan dalam bekerja secara mandiri dan penuh tanggang jawab. Motivasi kerja dapat digerakkan oleh kehidupan kerja dengan menyediakan kondisi kerja yang memuaskan dan mensejahterakan atau quality of work life pada suatu pekerjaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh quality of work life terhadap dua tipe motivasi kerja yaitu motivasi kerja otonom dan motivasi kerja terkendali. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif non-eksperimental. Partisipan penelitian adalah 56 karyawan sebuah perusahaan outsourcing. Pengumpulan data dilakukan dengan memberikan alat ukur quality of work life yang diadaptasi dari Timossi dan alat ukur motivasi kerja yang diadaptasi dari The Motivation at Work Scale (MAWS). Teknik analisis data menggunakan uji regresi linier sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa quality of work life berpengaruh terhadap motivasi kerja otonom karyawan perusahaan outsourcing serta quality of work life berpengaruh terhadap motivasi kerja terkendali karyawan perusahaan outsourcing
Career Adaptability and Student Subjective Wellbeing Panjaitan, Yoko Jimmy; Pertiwi, Nisa Indah; Santika, Siti
Psikoborneo: Jurnal Ilmiah Psikologi Vol 11, No 4 (2023): Psikoborneo: Jurnal Ilmiah Psikologi
Publisher : Program Studi Psikologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/psikoborneo.v11i4.12636

Abstract

Research on subjective well-being is a currently trending and important topic to investigate because it will influence positive behaviors of students in their academic and other life aspects. Adaptability is a crucial skill for today's students to excel in preparing for their future careers. This research aims to examine the relationship between Career Adaptability and subjective well-being among students. However, there haven't been many studies that specifically focus on the student context. This study, the subjective well-being in will be centered around the variable of student’s subjective well-being, which directly observes subjective well-being in the context of students. Data collection methods involve using the Career Adapt-abilities Scale-Short form, developed by Maggiori and adapted into the Indonesian by previous researchers, and the Instrument of Student Subjective Well-Being measurement developed by Renshaw and Cook, which has also been translated in previous studies. The hypothesis of this research is that there is a positive relationship between career adaptability and the student’s subjective well-being. The research subjects consist of 301 students aged 18-29 years old in Indonesia. Data collection was done through online questionnaires. The Pearson correlation test using the JASP program yielded a value of p < 0.001 (< 0.05) with a correlation coefficient of 0.414. This indicates a significant positive relationship between career adaptability and the student’s subjective well-being, with an effective contribution of 41.4%. The higher student's career adaptability, the higher their subjective well-being, and higher student’s subjective well-being is associated with higher career adaptability.Penelitian mengenai kesejahteraan subjektif  adalah tema yang menarik dan penting dikaji saat ini karena akan mempengaruhi perilaku positif mahasiswa dalam melakukan aktivitasnya, baik pada proses pembelajaran maupun aspek kehidupan lainnya. Kemampuan beradaptasi menjadi hal yang dibutuhkan bagi mahasiswa saat ini untuk dapat maksimal dalam mempersiapkan karir masa depan. Tujuan dari penelitian ini  adalah  mengetahui hubungan antara adaptasi karir dan kesejahteraan subjektif pada mahasiswa. Meskipun demikian, belum banyak penelitian yang mengkhususkan penelitian langsung kepada konteks pelajar atau mahasiswa. Kesejahteraan subjektif pada penelitian ini akan difokuskan menggunakan variabel student subjective well being yang akan langsung mengamati kesejahteraan subjektif dalam konteks mahasiswa. Metode pengumpulan data menggunakan alat ukur Career Adapt-abiities Scale-Short form yang dikembangkan oleh Maggiori dan telah diadaptasi ke bahasa Indonesia oleh penelti pada penelitian sebelumnya, serta Student Subjective Well Being Questionnaire yang disusun oleh Renshaw dan Cook dan telah dialihbahasakan pada penelitian sebelumya. Adapun hipotesis penelitian ini adalah adanya hubungan positif antara adaptasi karir dengan kesejahteraan subjektif mahasiswa. Subjek penelitian adalah 301 mahasiswa pada usia 18-29 tahun yang berada di Indonesia. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuisioner yang disebarkan secara online. Hasil uji korelasi pearson menggunkan program JASP memperoleh nilai p<0.001 (<0.05) dengan koefisien korelasi sebesar 0.414. Artinya terdapat hubungan positif yang signifikan antara adaptasi karir dan kesejahteraan subjektif mahasiswa dengan besarnya sumbangan efektif sebesar 41,4%. Hal ini berarti semakin tinggi adapatasi karir peserta didik akan cenderung menunjukkan semakin tinggi kesejahteraan subjektifnya, begitupla sebaliknya semakin tinggi kesejahteraan subjektif mahasiswa akan menunjukkan semakin tinggi adaptasi karinya.
Integrative Psychotherapy for Depersonalization/Derealization: A Case Report of a Young Female Tristi, Ranisa Kautsar; Maghfira Assyifa Amandienta Azzahra; Raisa Karima; Nisa Indah Pertiwi
Al Huwiyah: Journal of Woman and Children Studies Vol. 5 No. 2 (2025): Al Huwiyah: Journal of Woman and Children Studies
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/vcf8j837

Abstract

Depersonalization/Derealization Disorder (DDD) is a dissociative condition characterized by feelings of detachment from oneself or one’s environment, often accompanied by functional impairment and comorbidity with other disorders. This study aim to demonstrate the application of integrative psychotherapy for a young adult female (20 years old) with DDD, severe depression, self-harming behaviour, suicidal ideation., and negative self-perceptions. Using a single case study design, the intervention followed an integrative protocol combining Cognitive Behavioural Therapy (CBT), Dialectical Behavioural Therapy (DBT) and Acceptance and Commitment Therapy (ACT) over 12 sessions, while examining the specific techniques and strategies employed in each therapeutic approach. Pre-test result showed severe levels of stress (33), anxiety (32), and depression (25). After 12 sessions, reassessment indicated a clinical decrease in score for stress (28), anxiety (26), and depression (20), alongside subjective improvements in emotional regulation, cognitive regulation.  and reduced dissociative frequency. This study confirms that staged integrative approach targeting specific symptom cluster can serve as an effective framework for addressing the clinical complexity of DDD. Further rigorous research is recommended to validate this framework and to consider any notables challenges encounter during the integrative psychotherapy sessions.
Pendekatan Proses Internal dalam Menganalisa Efektivitas Organisasi pada Perusahaan Outsourcing Security Pertiwi, Nisa Indah; Batubara, Megawati; Harding, Diana
Psikostudia : Jurnal Psikologi Vol 11, No 3 (2022): Psikostudia : Jurnal Psikologi
Publisher : Program Studi Psikologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/psikostudia.v11i3.8720

Abstract

Effectiveness is needed by the company in order to run its business processes optimally. However, a company can be hampered in achieving its goals due to conditions that occur within the company. Outsourcing security companies are responsible for preparing and managing security personnel to work in client companies that are users, where the processes that occur within the company are an important aspect for outsourcing security companies. This study aimed analyze the organizational effectiveness of security outsourcing company viewed from the internal process approach. This research is qualitative research conducted at a security outsourcing company in West Java. This study used interview to key persons in the company and observation. The results of this study showed that the outsourcing security company classified as effective with note as an organization according to the internal process approach. Human resource management, especially training, is a critical area that hinders the effectiveness of the company. The training aspect can be the focus of organizational development goal to improve the performance of security personnel who can contribute to the effectiveness of the company. Efektivitas dibutuhkan oleh perusahaan agar dapat menjalankan proses bisnis secara optimal. Namun, sebuah perusahaan dapat terhambat dalam mencapai tujuannya dikarenakan kondisi yang terjadi di dalam perusahaan. Perusahaan outsourcing security bertanggung jawab menyiapkan dan mengelola personel satpam untuk bekerja di perusahaan klien yang menjadi pengguna, dimana proses yang terjadi di dalam perusahaan merupakan aspek penting bagi perusahaan ini. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa efektivitas perusahaan outsourcing security ditinjau dari pendekatan proses internal. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang dilakukan pada sebuah perusahaan outsourcing security di Jawa Barat. Pengumpulan data menggunakan metode wawancara kepada key person di perusahaan dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Perusahaan outsourcing security tergolong efektif dengan catatan sebagai sebuah organisasi menurut pendekatan proses internal. Pengelolaan sumber daya manusia khususnya pelatihan menjadi area kritis yang menghambat efektivitas perusahaan. Aspek pelatihan dapat menjadi fokus sasaran pengembangan organisasi untuk meningkatkan performa karyawan personel satpam yang dapat berkontribusi pada efektivitas perusahaan.
ASESMEN MINAT DAN BAKAT SEBAGAI UPAYA PENDAMPINGAN PERENCANAAN PENDIDIKAN PADA SISWA SMP KELAS IX Siska Oktari; Raisa Karima; Rozi Sastra Purna; Lala Septiyani Sembiring; Dwi Puspasari; Nisa Indah Pertiwi; Istazro Rozyid Yurisman; Syarifah Aini
J-ABDI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 7 (2025): Desember 2025
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Asesmen psikologis seperti tes IQ dan minat adalah salah satu cara untuk mengenali kemampuan diri dan hal yang diminati. Mengenali minat dan bakat dapat menjadi upaya untuk pendampingan oleh orang tua dan guru serta juga membantu siswa untuk menentukan jalan menuju pendidikan dan pekerjaan yang tepat sesuai dengan potensi yang dimiliki. Sebanyak 60 siswa mengikuti asesmen menggunakan Culture Fair Intelligence Test (CFIT) dan Rothwell Miller Interest Blank (RMIB). Berdasarkan hasil tes intelegensi, sebanyak 55% siswa memiliki tingkat intelegensi rata-rata, 15% siswa memiliki tingkat intelegensi high average, sebanyak 6,7% siswa memiliki tingkat inteligensi superior dan sebanyak 23,3% siswa memiliki potensi intelegensi dibawah rata-rata. Selain itu, berdasarkan hasil tes minat, bidang dengan minat tertinggi adalah practical (24%), outdoor (15%), dan musical (13%), sedangkan bidang dengan minat terendah adalah literary (2%) dan personal contact (0%). Temuan ini menunjukkan bahwa setiap siswa memiliki potensi dan kecenderungan minat yang berbeda. Kegiatan ini diharapkan dapat membantu siswa, guru, dan orang tua dalam memahami pentingnya asesmen psikologi untuk mendukung perencanaan pendidikan dankarier yang lebih tepat dan efektif