Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Model Blended learning Pada Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Di Sekolah Dasar Khatipah; Rusyaid; Mutmainna; Mut’mainna, Tasya
Kartika: Jurnal Studi Keislaman Vol. 5 No. 2 (2025): Kartika: Jurnal Studi Keislaman (Agustus)
Publisher : Lembaga Pendidikan Tinggi Nahdlatul Ulama (LPT NU) PCNU Kabupaten Nganjuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59240/kjsk.v5i2.210

Abstract

This study aims to analyze the implementation of the blended learning model in Islamic Religious Education (PAI) at the elementary school level. The research was conducted at SDIT Al Izzah Sorong during the even semester of the 2020–2021 academic year, when face-to-face learning was still restricted due to the COVID-19 pandemic. Using a qualitative descriptive approach, data were collected through observation, interviews, and documentation involving the foundation board, school leaders, teachers, and parents. The findings show that blended learning was applied by combining offline and online instruction with a rotation system in which students were divided into two groups to comply with health protocols. PAI learning was carried out once a week for one lesson hour, covering the stages of planning, implementation, and evaluation in accordance with blended learning principles. Despite its potential to increase student engagement and maintain teacher–student interaction, several challenges emerged. Teachers encountered difficulties in adapting to the new model, developing creative instructional strategies, and supporting students who struggled with the material. Students experienced decreased learning motivation and boredom, while parents faced obstacles such as limited digital literacy, restricted financial resources for internet access or devices, and excessive involvement in completing their children’s assignments. These findings indicate that effective and sustainable blended learning requires enhanced teacher capacity, adequate technological support, and stronger collaboration between schools and parents.
REVITALIASI MANAJEMEN PEMBIAYAN GRATIS DALAM MENINGKATKAN PROFESIONALITAS MUTU PENDIDIKAN DI MTs NU 03 KLABANG BONDOWOSO Jannah, Lubabul; Khatipah
Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Darussalam Vol. 6 No. 2 (2024): September 2024
Publisher : Universitas KH. Mukhtar Syafaat Blokagung Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30739/jmpid.v6i2.3360

Abstract

Revitalisasi manajemen pembiayaan gratis merupakan langkah strategis dalam meningkatkan profesionalitas mutu pendidikan di Indonesia. Dalam konteks ini, pembiayaan gratis menjadi salah satu upaya untuk mengurangi hambatan akses pendidikan, terutama bagi kelompok masyarakat yang kurang mampu. Penelitian ini mengkaji bagaimana penerapan manajemen pembiayaan yang efektif dapat berkontribusi pada peningkatan kualitas pendidikan melalui pengelolaan sumber daya yang lebih baik, transparansi, dan akuntabilitas. Melalui analisis berbagai kebijakan dan praktik yang telah diterapkan, studi ini menunjukkan bahwa revitalisasi manajemen pembiayaan tidak hanya berfokus pada aspek finansial, tetapi juga pada pengembangan kapasitas institusi pendidikan. Peningkatan kompetensi tenaga pendidik, penguatan kurikulum, serta penggunaan teknologi informasi dalam proses belajar mengajar menjadi bagian integral dari upaya ini. Pendekatan penelitian ini peneliti menggunakan pendekatan kualitatif. Penelitian ini menggunakan beberapa prosedur pengumpulan data, antara lain yaitu observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. analisis data yang peneliti lakukan sesuai dengan teori Miles, Huberman dan Saldana yaitu menganalisis data dengan menggunakan tiga langkah yakni kondensasi data, menyajikan data, dan menarik simpulan atau verifikasi.Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan rekomendasi bagi pemangku kepentingan, termasuk pemerintah, lembaga pendidikan, dan masyarakat, untuk merumuskan kebijakan yang lebih inklusif dan berkelanjutan. Dengan demikian, diharapkan manajemen pembiayaan gratis dapat mendorong terciptanya lingkungan pendidikan yang lebih berkualitas dan profesional, yang pada gilirannya akan meningkatkan daya saing sumber daya manusia Indonesia di tingkat global. Revitalisasi ini bukan hanya investasi dalam pendidikan, tetapi juga investasi dalam masa depan bangsa.
IMPLEMENTASI METODE SIMA’I DALAM MENGHAFAL AL-QUR’AN DI PONDOK PESANTREN NURUL WAFA DEMUNG BESUKI SITUBONDO Arifin, Samsul; Khatipah
Ibtidaiyah Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Vol 2 No 1 Juni 2024
Publisher : STAI Nurul Huda Kapongan Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52491/ibtidaiyah.v2i1.127

Abstract

ABSTRAK Metode adalah cara yang digunakan untuk melaksanakan suatu pekerjaan agar tercapai sesuai yang dengan yang dikehendaki, cara kerja yang bersistem untuk memudahkan pelaksanaan suatu kegiatan guna mencapai tujuan yang ditentukan. Sima’i artinya mendengar. Dengan kata lain, santri mendengar bacaan Al-Qur’an secara berulang-ulang dengan murottal para syekh atau para qori lainnya dan juga bisa mendengar langsung dari guru. Hasil penelitian mengetahui menghafal Al-Qur’an dalam penelitian ini adalah santri di Pondok Pesantren Nurul Wafa Demung Besuki menghafal Al-Qur’an juz 30 dan surat surat pilihan. Waktu menghafalnya sebelum subuh dan waktu muroja’ahnya setelah magrib. Muroja’ah yang dilakukan oleh para santri Pondok Pesantren Nurul Wafa Demung Besuki ini dengan cara tasmi’ yaitu santri memperdengarkan bacaan Al-Qur’an yang sudah dihafal dihadapan teman teman lainnya. Santri yang mendengarkan bacaannya kemudian menyimak sambal melihat mushaf. Apabila ada kesalahan mereka segera membenarkan bacaannya. Kata Kunci : Implementasi Metode Sima’i dalam menghafal Al-Qur’an
Optimizing Public Relations Management to Strengthen the Role of Alumni and Community Leaders Arifin, Samsul; M. Kurma Nur Faifatur R; Sumarsi; Hartinah; Khatipah
Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Darussalam Vol. 8 No. 1 (2026): April 2026
Publisher : Universitas KH. Mukhtar Syafaat Blokagung Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30739/jmpid.v8i1.4433

Abstract

Public relations management strategies in building and strengthening synergistic relationships between MTs Nurul Wafa Besuki Situbondo and alumni and community leaders. This is a qualitative study using a case study approach. Data was obtained through direct observation, in-depth interviews with the head of the madrasah, public relations officers, alumni, and community leaders, and supported by documentation of public relations activities. Data analysis was carried out in three stages, namely data reduction, data presentation, and conclusion drawing in accordance with the Miles and Huberman model. The results of the study show that the public relations strategy at MTs Nurul Wafa emphasizes two-way communication based on Islamic values, such as ukhuwah islamiyah (Islamic brotherhood), openness, and honesty. Through social events, digital publications, and socio-religious activities, public relations has succeeded in increasing public trust and strengthening the madrasah's positive image. Alumni act as communication agents and sources of moral and material support, while community leaders become strategic partners in expanding the institution's influence and legitimacy. The integration of Islamic boarding school values with communication professionalism makes MTs Nurul Wafa's public relations strategy effective in building the institution's reputation as an Islamic institution that is adaptive to the times.
Caring for the Body, Building the Soul: Integrating Islamic Values into Traditional Bubus Medicine of the Sasak People of Lombok Nasrulloh, Lalu; Sumarsi, Sumarsi; Khatipah; Mulyono
Kasta: Jurnal Ilmu Sosial, Agama, Budaya dan Terapan Vol. 5 No. 3 (2025): Desember
Publisher : Bale Literasi: Lembaga Riset, Pelatihan & Edukasi, Sosial, dan Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58218/kasta.v5i3.2378

Abstract

This study aims to examine the integration of Islamic values in the traditional Bubus healing practices of the Sasak people of Lombok as a form of local wisdom that combines medical, spiritual, and cultural dimensions. Bubus is a concoction made from rice starch and wild plants that is processed into pills, then dissolved in water and sprinkled over the patient's entire body while reciting a Sasak mantra that begins with the basmalah. This study uses a qualitative approach with ethnographic methods. The primary data sources are three belian from Montong Baan Selatan Village, Terara Village, and Darmasari Village, plus local religious and traditional leaders as secondary data. Data collection was carried out through in-depth interviews, participatory observation, and documentation, then analyzed using thematic analysis. The findings show that Bubus is not merely a traditional medical practice, but rather a knowledge system that organically combines the values of tawakkal (trust in God), syukur (gratitude), amanah (trustworthiness), and rahmatan lil alamin (mercy for all creation) in a single healing ritual. This study confirms that Islam has naturally integrated into the local wisdom of the Sasak people, making Bubus a medium for Islamic character education that is alive in the community.