Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Pengaruh Frekuensi Komunikasi Interpersonal Orang Tua terhadap Aspek Body pada Keterbukaan Diri Remaja Generasi Z di Griya Soka Agustini Agustini; Rieke Aura Azhari; Robby Firliandoko
All Fields of Science Journal Liaison Academia and Sosiety Vol. 6 No. 2: Juni 2026
Publisher : Lembaga Komunikasi dan Informasi Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58939/afosj-las.v6i2.1427

Abstract

Komunikasi interpersonal antara orang tua dan remaja memiliki peran penting dalam membentuk hubungan yang harmonis serta meningkatkan keterbukaan diri remaja. Namun, perkembangan teknologi digital dan karakteristik Generasi Z telah mengubah pola komunikasi dalam keluarga yang berpotensi memengaruhi tingkat keterbukaan remaja kepada orang tua. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh intensitas komunikasi interpersonal orang tua terhadap keterbukaan diri remaja Generasi Z di Perumahan Griya Soka. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei deskriptif. Populasi penelitian berjumlah 100 remaja Generasi Z berusia 15–20 tahun, dengan teknik purposive sampling berdasarkan kriteria yang telah ditetapkan. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan Weighted Mean Score (WMS), uji validitas, uji reliabilitas, uji normalitas, regresi linear sederhana, uji t, dan koefisien determinasi menggunakan IBM SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa intensitas komunikasi interpersonal orang tua berada pada kategori tinggi dengan nilai rata-rata 4,10, sedangkan tingkat keterbukaan diri remaja juga berada pada kategori tinggi dengan nilai rata-rata 4,02. Hasil uji hipotesis menunjukkan bahwa intensitas komunikasi interpersonal orang tua berpengaruh positif dan signifikan terhadap keterbukaan diri remaja Generasi Z di Perumahan Griya Soka. Penelitian ini menyimpulkan bahwa komunikasi interpersonal yang intens antara orang tua dan remaja dapat meningkatkan keterbukaan diri remaja. Oleh karena itu, orang tua perlu menjaga komunikasi yang rutin, terbuka, dan penuh empati guna mendukung terciptanya hubungan yang lebih baik dengan remaja
Pengaruh Kemampuan Gaya Komunikasi Persuasif Nadia Omara Bercerita dalam Konten Youtube terhadap Frekuensi Menonton Siswa SMA Amaliah Diaz Sya’bania Salim; Agustini Agustini; Robby Firliandoko
All Fields of Science Journal Liaison Academia and Sosiety Vol. 6 No. 2: Juni 2026
Publisher : Lembaga Komunikasi dan Informasi Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58939/afosj-las.v6i2.1429

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kemampuan gaya komunikasi persuasif Nadia Omara dalam konten YouTube terhadap frekuensi menonton siswa SMA Amaliah Ciawi Kemampuan gaya komunikasi persuasif dipahami sebagai kemampuan komunikator dalam memengaruhi audiens melalui penerimaan pesan perubahan sikap dan dorongan untuk melakukan tindakan tertentu Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei Populasi penelitian adalah siswa SMA Amaliah Ciawi yang mengetahui dan pernah menonton konten YouTube Nadia Omara Teknik pengambilan sampel menggunakan probability sampling dengan metode simple random sampling dan diperoleh sebanyak 104 responden Data dikumpulkan melalui kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya kemudian dianalisis menggunakan analisis deskriptif dan regresi linear sederhana dengan bantuan IBM SPSS Statistics 23 Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan gaya komunikasi persuasif Nadia Omara berada pada kategori tinggi Frekuensi menonton siswa juga berada pada kategori tinggi yang ditunjukkan oleh konsistensi siswa dalam mengikuti konten Nadia Omara Hasil analisis regresi linear sederhana menunjukkan bahwa kemampuan gaya komunikasi persuasif berpengaruh positif dan signifikan terhadap frekuensi menonton siswa dengan nilai t hitung sebesar 17 577 dan nilai signifikansi 0 001 Selain itu hasil koefisien determinasi menunjukkan nilai R Square sebesar 0 754 yang berarti kemampuan gaya komunikasi persuasif memberikan kontribusi sebesar 75 4 Persen terhadap frekuensi menonton siswa sedangkan sisanya sebesar 24 6 Persen dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian Dengan demikian kemampuan gaya komunikasi persuasif Nadia Omara terbukti memiliki peran penting dalam meningkatkan frekuensi menonton siswa SMA Amaliah Ciawi terhadap konten YouTube yang disajikan
Pengaruh Kualitas Informasi dan Audio Visual Instagram Reels terhadap Engagement Followers pada Akun Kuliner @cjrfoodnote Muhamad Wildan Nugraha; Agustini
All Fields of Science Journal Liaison Academia and Sosiety Vol. 6 No. 2: Juni 2026 Part 2
Publisher : Lembaga Komunikasi dan Informasi Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58939/afosj-las.v6i2.1531

Abstract

Kemajuan media sosial sudah mendorong Instagram Reels menjadi fitur yang efektif dalam menyampaikan informasi sekaligus membangun keterlibatan pengikut, khususnya untuk akun kuliner lokal. Akun Instagram @cjrfoodnote memanfaatkan fitur Reels sebagai media promosi kuliner di Kabupaten Cianjur melalui penyajian audio, informasi, dan visual yang menarik. Studi ini mempunyai tujuan untuk mendeskripsikan kualitas informasi serta audiovisual pada Instagram Reels @cjrfoodnote, menentukan tingkat keterlibatan pengikut, dan menganalisis pengaruh kualitas informasi dan audiovisual pada Instagram Reels terhadap keterlibatan pengikut pada akun tersebut. Penelitian ini menggunakan Teori Stimulus-Organisme-Respons (S-O-R) sebagai landasan utama, yang menjelaskan bahwa stimulus berupa kualitas informasi dan audiovisual dapat memengaruhi respons pengikut berupa keterlibatan, dan didukung oleh Teori Media Baru yang menjelaskan karakteristik media digital yang interaktif, fleksibel, dan mampu membangun komunikasi dua arah. Penelitian ini menerapkan pendekatan kuantitatif melalui metode survei. Populasi penelitian yaitu pengikut akun Instagram @cjrfoodnote, yang berjumlah 96.400 orang, dengan sampel 400 responden yang ditentukan mempergunakan rumus Slovin serta sampel diambil dengan menerapkan probabilitas. Pengumpulan data dengan kuesioner skala Likert serta dianalisis mempergunakan WMS (Weighted Mean Score), pengujian validitas, reliabilitas, asumsi klasik, analisis regresi linier sederhana, uji hipotesis (uji-t), serta koefisien determinasi dengan bantuan SPSS. Temuan ini memperlihatkan bahwa variabel kualitas informasi dan audiovisual Instagram Reels mendapat nilai mean 2,93 berkategori sedang, sedangkan variabel keterlibatan pengikut memperoleh nilai mean 2,97 berkategori sedang. Hasil dari analisis regresi memperlihatkan bahwasanya pengaruh positif serta signifikan dengan nilai koefisien regresi 1,137, nilai t hitung 18,365, serta nilai Sig.0,000 krang dari 0,05. Nilai R square sebesar 0,459 menandakan bahwasanta kualitas informasi serta audiovisual Instagram Reels bisa menjelaskan 45,9 persen variasi dalam keterlibatan pengikut, sedangkan sisanya 54,1 persen dipengaruhi dari faktor lainnya di luar penelitian ini.