Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Sosialisasi Peningkatan Pendapatan Petani Melalui Inovasi Pengolahan Hasil Tani dan Digitalisasi Pemasaran Marlina, Sitti; Hastuti, Hastuti; Fatmayanti, Andi
Room of Civil Society Development Vol. 3 No. 6 (2024): Room of Civil Society Development
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Masyarakat Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59110/rcsd.440

Abstract

Program ini bertujuan untuk memberdayakan kelompok tani di Kabupaten Gowa melalui penerapan inovasi pengolahan hasil pertanian dan strategi pemasaran digital. Dengan pendekatan pengabdian kepada masyarakat, program ini berfokus pada peningkatan keterampilan produksi keripik sayuran, pengemasan sambal, dan pemanfaatan platform daring untuk memperluas pasar. Sebanyak 25 anggota kelompok tani mengikuti pelatihan langsung yang dilaksanakan selama tiga minggu. Evaluasi sebelum dan sesudah program menunjukkan peningkatan signifikan pada pengetahuan dan keterampilan peserta, dengan 93% peserta menyatakan kepuasan tinggi dan kesediaan untuk mengadopsi teknik yang diperkenalkan. Temuan ini menunjukkan potensi pengolahan hasil pertanian kreatif dalam meningkatkan pendapatan dan jangkauan pasar petani pedesaan. Inisiatif selanjutnya sebaiknya mencakup perluasan program ini dan kolaborasi dengan pemerintah daerah untuk memastikan keberlanjutan dan dampak yang lebih luas.
PELATIHAN PEMANFAATAN BLOG SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN BAGI GURU DI KABUPATEN MAROS Fatmayanti, Andi; Amaliah, Rezeki; Agung, Eka Adnan; Khaerati, Khaerati
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 4 (2024): Volume 5 No. 4 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i4.32144

Abstract

Blog saat ini bukanlah sesuatu yang baru namun pemanfaatannya sebagai media dalam pembelajaran belum familiar di kalangan guru, ini ditandai dengan tidak adanya peserta pelatihan yang memiliki blog. Di sisi lain terdapat beberapa penelitian yang menunjukkan bahwa blog berada dalam ketegori baik dan efektif sebagai media pembelajaran. Pelatihan ini diikuti oleh peserta sebanyak 13 orang yang berasal dari beberapa sekolah di Kabupaten Maros baik di Tingkat SD maupun SMP. Pendekatan yang dipakai untuk mencapai tujuan pelatihan meliputi beberapa jenis kegiatan yaitu presentasi, demonstrasi, dan evaluasi melalui instrument goggle form. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa WhatsApp, Google Classroom, dan Zoom adalah aplikasi yang digunakan guru di kabupaten Maros sebagai media dalam pembelajaran dengan presentase15,38% guru menggunakan aplikasi zoom, 53, 85% menggunakan aplikasi Google Classroom, 23,08% guru menerapkan dua aplikasi belajar yaitu Google Classroom dan zoom, sementara 7,69% guru hanya menggunakan aplikasi WhatsApp dalam menggunakan pembelajaran daring. Adapun respon peserta pelatihan menunjukkan apresiasi positif oleh peserta, dan menjadi salah satu media baru yang dapat digunakan oleh guru di Kabupaten Maros dalam pembelajaran.
PENGGUNAAN GADGET SEBAGAI MEDIA PERMAINAN EDUKATIF TERHADAP PERKEMBANGAN SOSIAL ANAK SEKOLAH DASAR (SD) Fatmayanti, Andi; Khaerati, Khaerati
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 7 No. 3 (2024): Volume 7 No 3 Tahun 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v7i3.29938

Abstract

Penelitian ini mengkaji tentang penggunaan gadget sebagai media permainan edukatif serta dampaknya terhadap perkembangan sosial anak sekolah dasar. Penelitian ini berupaya mencari tahu apa – apa saja yang menjadi sisi positif dan negatif dari penggunaan gadget oleh anak sekolah dasar terutama dengan peruntukannya sebagai media edukatif. Penelitian ini menggunakan metode kajian literatur melalui berbagai buku dan artikel jurnal. Diperoleh hasil penelitian bahwa penggunaan gadget sebagai media edukatif memiliki dampak positif dan negatif, yang perlu menjadi fokus perhatian adalah kemampuan orang tua dalam mengontrol penggunaan gadget oleh anak, baik dalam hal durasi penggunaan, maupun aplikasi yang diakses oleh anak
PERBANDINGAN PENERAPAN KURIKULUM 2013 DAN KURIKULUM MERDEKA DI SMP NEGERI 4 ARALLE Sulfaidah, Sulfaidah; Fatmayanti, Andi; Adriani, Try
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 8 No. 1 (2025): Volume 8 No. 1 Tahun 2025
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v8i1.38635

Abstract

Penelitian ini mengkaji perbandingan dua kurikulum yang diterapkan di SMPN 4 Aralle yaitu kurikulum 2013 dan kurikulum merdeka dengan menggunakan metode penelitian kualitatif dengan instrumen utama yang digunakan adalah wawancara. Subjek penelitian berjumlah 3 orang  yaitu dua orang guru yang menerapkan kedua kurikulum tersebut dalam pembelajaran serta kepala sekolah. Diperoleh hasil dari penelitian ini yaitu penerapan kurikulum 2013 di SMPN 4 Aralle lebih efektif karena telah lama diterapkan. Sedangkan kurikukum Merdeka yang baru berjalan tetapi belum eefektif karena untuk saat ini masih dalam tahap proses penyesuaian. Perbedaan kurikulum 2013 dan kurikulum Merdeka terdiri dari kompetensi yang dituju, dokumen persiapan pembelajaran, proses penilaian pembelajaran, alokasi waktu, dan hasil belajar.
Peningkatan Keterampilan Kelompok Tani Melalui Pelatihan Olahan Kreatif Hasil Tani Marlina, Sitti; Andi Fatmayanti; Hastuti, Hastuti
ABDI: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 7 No 4 (2025): Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/abdi.v7i4.1388

Abstract

Permasalahan yang dihadapi mitra adalah kurangnya keterampilan pengolahan hasil pertanian terumata cabe, kentang, dan ubi jalar. Hasil tani yang melimpah ketika musim panen tidak mampu diserap seluruhnya oleh pasar sehingga banyak hasil panen yang terbuang dan membusuk. Metode yang ditawarkan untuk mengatasi persoalan tersebut adalah dengan melaksanakan pelatihan peningkatan keterampilan kelompok tani melalui pelatihan olahan kreatif hasil tani. Olahan kreatif yang dimaksud adalah mengolah cabai menjadi sambel, serta kentang, ubi jalar, dan wortel menjadi keripik dengan memanfaatkan teknologi mesin. Pelatihan dilaksanakan sebanyan tiga pertemuan. Pertemuan pertama berjumlah 17 orang peserta, pertemuan kedua 12 orang peserta. Pada pertemuan ketiga berfokus pada evaluasi kegiatan sehingga yang ditemui hanya ketua kelompok tani. Pelatihan diawali dengan kegiatan sosialisasi, praktek langsung, evaluasi. Untuk mengukur keberhasilan kegiatan digunakan observasi dan wawancara.   Hasil pelatihan menunjukkan peningkatan keterampilan pengolahan hasil pertanian berupa pembuatan sambel dan keripik, serta penguasaan pemanfaatan teknologi mesin dalam produksi.