Abstract: This study aims to analyze the role of optimizing educational facilities and infrastructure in shaping students' self-efficacy through a comprehensive literature review, map the formation mechanisms of self-efficacy through four main sources within the context of educational facilities, and formulate evidence-based optimization strategies with a focus on the Indonesian context. The method employed is library research using a descriptive qualitative approach through systematic collection and analysis of articles, books, and previous research published between 2019-2025. Data were analyzed using thematic synthesis and content analysis to identify patterns, relationships, and mechanisms connecting facility types with self-efficacy dimensions. The findings reveal that complete, well-functioning, and professionally managed facilities significantly enhance students' self-efficacy through four interacting pathways: mastery experiences through reduction of technical barriers, vicarious experiences through peer observation in collaborative spaces, verbal persuasion facilitated by quality audio-visual systems, and positive physiological and emotional states created by ergonomic design and comfortable environments. However, optimization in Indonesia remains hindered by funding constraints with dependency on School Operational Assistance Funds, gaps in managerial competence among school administrators particularly in remote areas, and rigid regulations that frequently change abruptly. Recommended strategies include diversifying funding sources through public-private partnerships, implementing competency-based training programs for school principals, developing adaptive regulatory frameworks, optimizing facility utilization through collaborative approaches, and integrating psychological perspectives in facility planning to create learning environments that sustainably support the development of students' confidence and academic achievement.. Keywords: Educational Facilities, Educational Management, Infrastructure Optimization, Self-Efficacy, Student Development Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran optimalisasi sarana dan prasarana pendidikan dalam membentuk self-efficacy peserta didik, memetakan mekanisme pembentukan self-efficacy melalui empat sumber utama dalam konteks fasilitas pendidikan, mengidentifikasi faktor moderator dan mediator yang mempengaruhi efektivitas fasilitas, menganalisis tantangan implementasi dengan fokus pada konteks Indonesia, serta merumuskan rekomendasi strategi optimalisasi berbasis bukti. Metode yang digunakan adalah library research dengan pendekatan kualitatif deskriptif melalui pengumpulan dan analisis sistematis terhadap artikel, buku, dan penelitian terdahulu tentang pengoptimalan sarana dan prasarana pendidikan dalam membentuk self-efficacy peserta didik. Teknik analisis data melibatkan analisis isi untuk mengidentifikasi frekuensi tema utama serta analisis tematik untuk menemukan pola hubungan antara jenis sarana prasarana dan dimensi self-efficacy. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sarana dan prasarana yang lengkap, berfungsi optimal, dan dikelola secara profesional mampu memperkuat self-efficacy siswa melalui empat sumber utama yaitu pengalaman keberhasilan dari penyelesaian tugas berulang menggunakan peralatan memadai, pengalaman tidak langsung melalui pengamatan teman sebaya di ruang kolaboratif, persuasi verbal yang difasilitasi oleh guru yang lebih percaya diri dengan dukungan fasilitas berkualitas, serta kondisi fisiologis dan emosional positif yang tercipta dari desain ergonomis dan lingkungan pembelajaran yang nyaman. Namun, proses optimalisasi masih terhambat oleh keterbatasan pendanaan dengan ketergantungan pada Dana Bantuan Operasional Sekolah, kompetensi manajerial pengelola yang rendah, dan regulasi yang kurang fleksibel. Solusi yang direkomendasikan meliputi diversifikasi pendanaan, implementasi program pelatihan berbasis kompetensi, pengembangan kerangka regulasi adaptif, serta kerja sama dengan berbagai pihak untuk menciptakan lingkungan belajar yang mendukung perkembangan rasa percaya diri dan prestasi siswa. Kata kunci: Sarana Pendidikan, Manajemen Pendidikan, Optimalisasi Prasarana, Self-Efficacy, Pengembangan Siswa