Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pemberdayaan Keterampilan Meta Learning Melalui Eksplorasi Klasifikasi Tumbuhan Berbasis Aplikasi Pl@ntNet di SMK Otomotif Fadhillah, Maya; Sanjayanti, Arum; Fauzi, Ferry; Ahmad, Deni Nasir; Alamsyah, Mashudi; Ariyanto, Saring
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Bangun Cipta, Rasa, & Karsa Vol 4, No 3 (2025): Jurnal PKM Batasa
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/pkm batasa.v4i3.4393

Abstract

Keterampilan meta learning adalah kemampuan penting abad ke-21 yang membantu siswa merencanakan, memantau, dan mengevaluasi proses belajarnya secara mandiri. Pembelajaran di SMK Otomotif, penerapan meta learning jarang difokuskan pada topik IPA, khususnya botani dan karakteristik jurusan SMK otomotif lebih dituntut lebih menguasai keterampilan hard skills dan kurang dalam  penguatan soft skills, padahal kompetensi ini dapat memperkaya literasi ekologis siswa. Tujuan kegiatan abdimas ini adalah memberdayakan keterampilan meta learning siswa SMK Otomotif melalui kegiatan eksplorasi dan klasifikasi tumbuhan berdasarkan familia menggunakan aplikasi Pl@ntNet. Kegiatan ini menggunakan metode pelatihan berbasis proyek (project-based training) dengan pendekatan participatory learning yang melibatkan siswa kelas X di SMK Otomotif di Jakarta. Tahapan pelatihan meliputi persiapan (preparation stage), pelatihan (training stage), eksplorasi lapangan (field exploration), klasifikasi dan analisis (classification & analysis), presentasi hasil (presentation & reflection). Hasil pelatihan memberdayakan keterampilan meta learning menunjukkn bahwa siswa berhasil mengidentifikasi 7 spesies tumbuhan dari berbagai familia di lingkungan sekolah SMK dan mampu mendeskripsikan ciri morfologi. Hasil evaluasi menunjukkan Peningkatan kesadaran gaya belajar meta learning. Siswa lebih mampu mengenali cara belajar yang efektif bagi dirinya melalui kemampuan menganalisis dan mengobservasi tumbuhan. Kegiatan ini direkomendasikan untuk diintegrasikan dalam pembelajaran lintas mata pelajaran guna meningkatkan literasi sains dan keterampilan abad 21 siswa SMK
Antibakteri Keracunan Bahan Pangan Pada Formulasi Sediaan Sabun Mandi Kombucha Bunga Telang Sebagai Produk Bioteknologi Farmasi Dari 3 Lokasi Budidaya Fadhillah, Maya; Rezaldi, Firman; Yenny, Ratna Fitry; Maritha, Vevi; Ayuwardani, Novi; Suminar, Erni
Jurnal Ilmiah Biosaintropis (Bioscience-Tropic) Vol 10 No 1 (2024): Agustus 2024
Publisher : Fakultas Matematika & Ilmu Pengetahuan Alam - Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/ejbst.v10i1.586

Abstract

 Produk bioteknologi farmasi dalam bentuk formulasi dan sediaan sabun mandi cair kombucha bunga telang dapat dimanfaatkan sebagai salah satu sediaan farmasi atau kosmetik yang bersifat antibakteri penyebab keracunan bahan pangan dan sebelumnya telah teruji pada formulasi dan sediaan sabun cuci tangan berbahan aktif kombucha bunga telang, sehingga pada penelitian ini penulis tertarik untuk menggunakan 3 lokasi budidaya tanaman bunga telang. Penelitian ini bertujuan untuk membuat formulasi dan sediaan sabun mandi cair berbahan aktif kombucha bunga telang yang diperoleh dari tiga lokasi budidaya yaitu kampung pekuncen kota cilegon, kampung cinangka anyer kabupaten serang, dan desa banjarwangi kabupaten pandeglang banten. Penelitian ini bersifat eksperimental laboratorium yaitu dengan cara membuat basis sabun mandi cair tanpa zat aktif, membuat basis sabun mandi cair dengan bahan aktif kombucha bunga telang pada konsentrasi 20%, 30%, dan 40% yang diperoleh dari 3 lokasi budidaya, dan menyediakan sabun mandi pasaran sebagai kontrol positif. Metode dalam pengujian sediaan farmasi (kosmetik/sabun mandi cair) melalui difusi cakram. Data mengenai rata-rata diameter zona hambat dianalisis melalui ANOVA satu jalur jika terdapat perbedaan secara signifikan dilanjut melalui analisis pos hoc Hasil penelitian ini telah terbukti bahwa masing-masing bunga telang yang dibudidayakan dari 3 lokasi dan juga dibuat sebagai formulasi dan sediaan sabun mandi cair kombucha berkolerasi secara positif dalam menghambat keemepat pertumbuhan bakteri uji. Berdasarkan analisis ANOVA satu jalur dengan masing-masing nilai P<0,05, maka dapat dilakukan uji lanjut berupa analisis pos hoc dimana formulasi dan sediaan sabun mandi cair berbahan aktif kombucha bunga telang dari 3 lokasi budidaya pada konsentrasi 40% berbeda nyata dengan konsentrasi 20% dan 30% sebagai antibakteri penyebab keracunan bahan pangan baik yang dihasilkan dari Lokasi budidaya kampung pekucen, kota cilegon banten, kampung cinangka kabupaten serang, banten, dan desa banjarwangi, kabupaten pandeglang, banten.
EKSPLORASI JENIS DAN PEMANFAATAN TANAMAN ENDEMIK DI KECAMATAN BOGOR SELATAN Noer, Shafa; Alamsyah, Mashudi; Pratiwi, Rina Hidayati; Fadhillah, Maya
Jurnal Biogenerasi Vol. 11 No. 1 (2026): Volume 11, no 1, 2026, (Januari - Maret 2026)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/biogenerasi.v11i1.8073

Abstract

South Bogor District is an area with agroecosystem conditions that still support the existence of endemic and local plant species utilized by local communities. However, scientific information regarding species diversity, utilization patterns, and sustainability potential remains limited. This study aimed to explore the diversity of endemic plants, their utilization forms, plant parts used, as well as community perceptions and threats to their existence in South Bogor District. The research employed a descriptive survey method with an ethnobotanical approach through field observations and semi-structured interviews with local residents. The results revealed various endemic and local plant species utilized by the community, predominantly for medicinal purposes, food, and spices. The most frequently used plant parts were fruits, leaves, and rhizomes, with processing methods that remain simple and based on traditional knowledge. Community perception toward the importance of endemic plants was highly positive; however, high utilization intensity of certain species was not always aligned with their availability in nature. Major threats to the sustainability of endemic plants include land-use change, logging, inadequate plant maintenance, and limited replanting efforts. This study highlights that endemic plants in South Bogor District play essential ecological, social, and cultural roles, yet require community-based management and conservation strategies to ensure their sustainable utilization.