Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search
Journal : Jurnal Himasapta

EVALUASI SISTEM PENYALIRAN PADA LOKASI PENAMBANGAN PIT PANEL 1 DI PT CIPTA KRIDATAMA JOBSITE PT KALTIM JAYA BARA DESA LONG LANUK KABUPATEN BERAU, PROVINSI KALIMANTAN TIMUR Mamman, Tira Nirwana; Triantoro, Agus; Hakim, Romla Noor; Putri, Karina Shella; Kartini, Kartini
Jurnal Himasapta Vol 2, No 01 (2017): Jurnal Himasapta Volume 02 Nomor 01 April 2017
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jhs.v2i01.938

Abstract

PT Cipta Kridatama memiliki curah hujan rencana sebesar 167.55 mm/hari dengan intensitas curah hujan sebesar 23.05 mm/jam, daerah tangkapan hujan PIT Panel 1 sebesar 160.95 Ha, Volume debit air limpasan permukaan sebesar 33,394.36 m3. PT Cipta Kridatama memiliki 2 unit pompa Multiflow 360 yang digunakan untuk sisitem pemompaan dengan kapasitas 1 pompa sebesar 6,479.08 m3/hari, kapasitas 2 pompa 12,958.17 m3/hari, volume akumulasi air sebesar 20,436.18 m3/hari (menggunakan 2 pompa) serta memiliki dimensi sump dengan luas permukaan sump sebesar 9,162.72 m2 (Elevasi 5), luas dasar sump sebesar 419.44 m2 (Elevasi 1), kedalaman sebesar 4 m dan volume maksimum sump sebesar 19,164.32 m3 (tidak dapat menampung volume akumulasi air limpasan).Pada penelitian ini, metode perhitungan curah hujan rencana dengan menggunakan Distribusi Gumbel, penentuan Catchment Area menggunakan software, perhitungan debit limpasan menggunakan metode rasional, perhitungan sump rencana menggunakan metode water balance. Setelah dilakukan penelitian untuk evaluasi sistem penyaliran pada lokasi penambangan PIT Panel 1 di PT Cipta Kridatama Jobsite PT Kaltim Jaya Bara Desa Long Lanuk Berau, Kalimantan Timur diperoleh beberapa perancangan untuk mencegah air limpasan masuk ke dalam lokasi penambangan. Perencanaan tersebut adalah dengan melakukan pelebaran sump dengan menaikkan elevasi permukaan sump pada Elevasi 6 dengan luas sebesar 10,600 m2 dan untuk dasar sump tetap menggunakan Elevasi 1 sehingga volume maksimum sump sebesar 27,548.60 m3 sehingga volume akumulasi air limpasan permukaan aktual sebesar 20,436.18 m3 dapat tertampung.
Kajian optimasi kombinasi peralatan mekanis pada kegiatan backfilling tambang PD Baramarta Provinsi Kalimantan Selatan Fadil Auliya Putra; Eko Santoso; Karina Shella Putri
Jurnal Himasapta Vol 6, No 2 (2021): Jurnal Himasapta Volume 6 Nomor 2 Agustus 2021
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jhs.v6i2.3962

Abstract

Saat ini terdapat lubang bukaan bekas tambang di west pit pada PD Baramarta dan akan dilakukan kegiatan backfilling dengan ketersediaan overburden yaitu 1.302.893,08 BCM. Rencana PD Baramarta adalah melakukan kegiatan penimbunan kembali (backfilling) pada west pit agar nantinya lahan tersebut dapat dimanfaatkan kembali merupakan latar belakang penulis melakukan penelitian. Tujuan dari penelitian ini adalah menentukan optimasi kombinasi peralatan mekanis yang digunakan dengan target waktu penyelesaian kegiatan backfilling berdasarkan jumlah alat muat dan angkut yang tersedia di perusahaan.Optimasi yang digunakan untuk menentukan kombinasi peralatan mekanis yaitu menggunakan linear programming dengan tools solver. Perencanaan kegiatan backfilling dilakukan berdasarkan ketersediaan jumlah alat muat sehingga waktu penyelesaian kegiatan backfilling adalah 3 bulan.Kombinasi peralatan mekanis alat muat dan angkut yang digunakan untuk kegiatan backfilling pada bulan 1, 2, dan 3 yaitu PC2000 sebanyak 2 unit dan PC1250 sebanyak 2 unit, HD785 sebanyak 6 unit dan HD773 sebanyak 6 unit dengan total produksi sebesar 428.652,48 BCM, 398.148,76 BCM dan 494.475,52 BCM serta total biaya pengupasan dan pengangkutan overburden sebesar 2.176.532 USD, 2.021.647 USD dan 2.510.756 USD.   Kata-kata kunci: pit, overburden, linear programming
EVALUASI DESAIN BULANAN TERHADAP KONDISI AKTUAL DI PIT 10 (PT BTS) PADA IUP PT BINUANG MITRA BERSAMA Bahrul Azmi; Yuniar Siska Novianti; Karina Shella Putri
Jurnal Himasapta Vol 5, No 3 (2020): Jurnal Himasapta Volume 5 Nomor 03 Desember 2020
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jhs.v5i3.2895

Abstract

PT Berkat Tambang Sejahtera kontraktor dari PT Binuang Mitra Bersama, dalam kesempatan ini digunakan untuk mengevaluasi antara rencana penambangan dengan kondisi aktual Perencanaan tambang adalah tahapan penting dalam studi kelayakan dan rencana operasi penambangan. Tujuan dari penelitian ini ialah membandingkan volume overburden dan batubara antara rencana dengan aktual pada bulan Juni 2019, menganalisis ketercapaian volume overcut dan undercut antara desain bulanan dengan kondisi aktual bulan Juni 2019, membandingkan volume overcut dan undercut bulan Juli dengan bulan Juni. Metode yang dilakukan dalam penyelesaian penelitian ini ialah observasi lapangan, data primer,  jumlah fleet. seperti data curah hujan, peta kemajuan tambang, mine plan design, data aktual overburden, coal, dan data plan overburden serta data plan coal. Pengolahan data dilakukan dengan tahapan melakukan penggabungan  antara peta kemajuan tambang dengan peta desain bulanan. Perhitungan pada bulan Juni didapatkan hasil volume overcut 10.175.06 BCM untuk tanah penutup dan 3.350,50 ton untuk batubara. Volume undercut 58.482.65 bcm untuk tanah dan 6.078.00 ton untuk batubara.sedangkan pada bulan Juli didapatkan volume overcut 11.508,73 bcm untuk tanah dan 4.320,52 ton untuk batubara. Volume undercut 79.281.60 bcm untuk tanah dan untuk batubara pada bulan Juli melebihi rencana yang telah ditentukan sebesar 4.320.52 ton. Kata kunci : Perencanaan, Desain Bulanan, Topo aktual, , Total Volume
EVALUASI PRODUKTIVITAS ALAT GALI MUAT DAN ALAT ANGKUT PADA PEMINDAHAN OVERBURDEN PIT 10 DI PT BERKAT TAMBANG SEJAHTERA, KECAMATAN LOKPAIKAT, KABUPATEN TAPIN, PROVINSI KALIMANTAN SELATAN Agung Yulianto; Eko Santoso; Karina Shella Putri
Jurnal Himasapta Vol 6, No 1 (2021): Jurnal Himasapta Volume 6 Nomor 01 April 2021
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jhs.v6i1.3438

Abstract

PT Berkat Tambang Sejahtera memiliki target produktivitas overburden yang telah ditentukan yaitu sebesar 200 BCM/jam. Tidak tercapainya target perusahaan sehingga perlu adanya analisis terhadap faktor-faktor yang mempengaruhi produktivitas alat gali muat dan alat angkut di lapangan antara lain waktu siklus kerja dan waktu hambatan kerja.Penelitian ini dilakukan dengan menganalisis faktor-faktor pendukung produktivitas seperti cycle time, delay time dan geometri jalan, sehingga dapat dilakukan upaya peningkatan produktivitas agar target perusahaan dapat tercapai.Pada hasil penelitian didapatkan rata-rata produktivitas aktual Hitachi ZX470LC-5G sebesar 175 BCM/jam dan jumlah alat angkut sebanyak 6 unit didapatkan rata-rata total produktivitas aktual Hino 500 FM260JD sebesar 173,44 BCM/Jam. Upaya yang dilakukan agar target tercapai yaitu dengan melakukan simulasi perbaikan cycle time dilakukan dengan cara peningkatan kecepatan dump truck Hino 500 FM260JD pada waktu bermuatan sebesar 23 km/jam dan pada saat kosongan 28 km/jam. Perbaikan yang dapat dilakukan agar kecepatan tempuh yang ditargetkan dapat terpenuhi yaitu dengan memperhatikan kondisi jalan angkut yang dilalui pada saat muatan berisi ataupun muatan kosong. Dalam penelitian ini rekomendasi yang diberikan berupa perbaikan geometri jalan angkut seperti lebar jalan dan grade jalan. Kata kunci: produktivitas, cycle time, delay time, geometri jalan
Perilaku aliran udara dan temperatur berdasarkan variasi kemiringan terowongan tambang bawah tanah: simulasi laboratorium Eka Sari Wulandari; Romla Noor Noor Hakim; Karina Shella Putri
Jurnal Himasapta Vol 7, No 1 (2022): Jurnal Himasapta Volume 7 Nomor 01 April 2022
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jhs.v7i1.5335

Abstract

Ventilasi tambang merupakan salah satu aspek penunjang bagi peningkatan produktivitas para pekerja tambang bawah tanah. Berbeda dengan tambang terbuka, pada tambang bawah tanah ketersediaan udara sangat terbatas, sehingga perlu upaya pengontrolan terhadap kualitas dan kuantitas udara.Penelitian bersifat eksperimental melalui simulasi yang mengacu pada beberapa skenario kemiringan terowongan bawah tanah namun dilakukan dengan skala laboratorium. Pengambilan data dibagi menjadi tiga titik pengujian pada depan terowongan, meter kedua terowongan, dan meter ketiga (ujung) terowongan. Kemiringan terowongan menggunakan tujuh variasi kemiringan antara lain 0o, 4o, 7o, 11o, 14o, 18o, dan 22o. Sedangkan untuk kecepatan putaran fan yang digunakan antara lain 2745 rpm (Dm1), 3271,7 rpm (Dm2), 3406,5 rpm (Dm3), dan 3643,4 rpm (Dm4).Data yang diambil dalam simulasi antara lain kecepatan, temperatur, dan kelembaban. Tren pada simulasi kecepatan yaitu semakin jauh jarak titik pengukuran maka semakin rendah kecepatan aliran udaranya, serta semakin besar kemiringan terowongan semakin tinggi kecepatan aliran udaranya. Tren pada simulasi temperatur yaitu terjadi peningkatan temperatur dari saat terowongan tanpa kemiringan (horisontal) dan memuncak sampai terowongan dengan kemiringan 14o, kemudian temperatur udara semakin turun pada kemiringan terowongan 18o dan 22o. Tren pada simulasi kelembaban udara memiliki kemiripan dengan tren kecepatan yaitu semakin besar kemiringan terowongan semakin tinggi kelembaban udaranya.
STUDI PERILAKU DISTRIBUSI BATUBARA PADA ROM X, PT XXX, KABUPATEN TABALONG, KALIMANTAN SELATAN Aprillyani Herdiana Torasila; Nurhakim Nurhakim; Adip Mustofa; Karina Shella Putri
Jurnal Himasapta Vol 1, No 01 (2016): Jurnal Himasapta Volume 01 Nomor 01 April 2016
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jhs.v1i01.912

Abstract

Jumlah produksi batubara dari suatu tambang perlu memperhatikan kapasitas ROM. Lokasi tempat penimbunan batubara juga harus memenuhi syarat yang ditentukan. PT. XXX mempunyai batubara dengan nama T100, T200, dan T300. Pada bulan Mei 2013 batubara yang masuk sebesar 88,845 ton (T100), 81,965 ton (T200), 47,734 ton (T300). Pada bulan Juni supply sebesar 85,140 ton (T100), 82,370 ton (T200), dan 57,624 ton (T300). Bulan Juli 91,883 ton (T100), 65,298 ton (T200), 35,173 ton (T300). Sedangkan supply batubara yang keluar bulan Mei 74,391 ton (T100), 76,432 ton (T200), 52,383 ton (T300). Bulan Juni 70,185 ton (T100), 89,704 ton (T200), 57,657 ton (T300). Dan bulan Juli 91,198 ton (T100), 53,809 ton (T200), 28,622 ton (T300). Dari hasil perhitungan stok akhir untuk masing-masing produk menunjukkan bahwa stok akhir penimbunan batubara tidak pernah melebihi kapasitas maksimal ROM untuk masing-masing produk batubara. Supply batubara yang masuk ke ROM untuk produk T100, T200, dan T300 selalu lancar tidak ada supply yang kosong selama bulan Mei, Juni, dan Juli. Sedangkan untuk supply yang keluar yang akan menuju port terkadang kosong karena menyesuaikan permintaan.Kata-kata kunci: Supply Batubara, Stok Akhir, Kapasitas Maksimal Penimbunan
Evaluasi produktivitas alat gali muat untuk material overburden di CV Gunung Sambung Edy Suwandi; Annisa Annisa; Karina Shella Putri
Jurnal Himasapta Vol 7, No 2 (2022): Jurnal Himasapta Volume 7 Nomor 02 Agustus 2022
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jhs.v7i2.6439

Abstract

Salah satu penentu keberhasilan dalam produksi penambangan adaah seberapa besar produktivitas alat mekanis tersebut dapat dimanfaatkan seefektif dan seefesien mungkin dalam melakukan pekerjaannya, masih rendahnya kemampuan produksi alat mekanis saat ini disebabkan berkurangnya wakti kerja efektif, sehingga efisiensi kerja alat menurun yang secara umum ditimbulkan oleh dua hal yaitu permasalahan pada waktu siklus kerja dan adanya waktu hambatan saat jam kerja. Tujuan penelitian yaitu untuk mengetahui kondisi pembongkaran dan pemuatan overburden, menghitung produktivitas alat gali muat Komatsu PC850SE, dan mengevaluasi faktor-faktor yang mempengaruhi produktivitas alat gali muat Komatsu PC850SE. Metode yang dipakai untuk pengambilan data dalam penelitian ini dilandasi pada metode penghitungan aktual di lapangan yang bertujuan untuk mendapatkan hasil aktual pula. Rancangan kegiatan penelitian ini terdiri dari studi literatur, pengambilan data, pengolahan dan analisis data lalu penyusunan laporan. Setelah melakukan evaluasi dengan cara menurunkan cycle time menggunakan acuan handbook komatsu dengan swing angle 450 - 900 hasil pencapaian target produktivitas alat gali muat Komatsu PC850SE Ex-803 yaitu sebesar 343 Bcm/jam dan Komatsu PC850SE Ex-804 sebesar 330,8 Bcm/Jam.
Permodelan kombinasi peralatan mekanis dalam optimalisasi produktivitas armada di PT Semesta Centramas Rika Febriyani; Eko Santoso; Karina Shella Putri; Muhammad Zaini Arief
Jurnal Himasapta Vol 7, No 3 (2022): Jurnal Himasapta Volume 7 Nomor 03 Desember 2022
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jhs.v7i3.7499

Abstract

Kombinasi peralatan mekanis dalam pemindahan overburden yang optimal dapat meminimalkan biaya operasional namun tetap menjaga ketercapaian produktivitasnya. Spasi ripping dalam pembongkaran overburden, dapat mempengaruhi produktivitas pemuatan. Skenario spasi ripping yang diterapkan adalah 0,3m; 0,6m; 1m; dan 1,2m. Pendekatan model linear programming digunakan untuk mengoptimasi kombinasi peralatan mekanis muat-angkut pada masing-masing skenario. Fungsi objektif ditujukan untuk biaya operasional fleet yang minimum. Fungsi batas antara lain jumlah ketersediaan alat angkut Komatsu HD785 dan HD465, dan pencapaian target produktivitas fleet. Hasil perhitungan produktivitas ripping bulldozer Komatsu D375-90 dan excavator Komatsu PC2000-45 berturut-turut antara lain pada spasi 0,3m adalah 961,62 Bcm/jam dan 807,59 Bcm/jam; spasi 0,6m adalah 1266,75 Bcm/jam dan 775,66 Bcm/jam; spasi 1m adalah 2097,56 Bcm/jam dan 727,84 Bcm/jam; spasi 1,2m adalah 2375,43 Bcm/jam dan 700 Bcm/jam. Berdasarkan hasil optimasi didapatkan jumlah unit alat angkut dengan biaya operasional fleet minimum berturut-turut antara lain pada spasi 0,3m yaitu 5 Komatsu HD785, 2 Komatsu HD465, 0,09235 $/Bcm; spasi 0,6m yaitu 5 Komatsu HD785, 2 Komatsu HD465, 0,09204 $/Bcm; spasi 1m yaitu 5 Komatsu HD785, 1 Komatsu HD465, 0,07790 $/Bcm; spasi 1,2 meter yaitu 5 Komatsu HD785, 1 HD45, 0,07792 $/Bcm.
Aplikasi pendekatan metode probabilistik dalam menentukan match factor alat mekanis di PT Sinar Nirwana Sari Eko Santoso; Nuri Pirnia Sari; Karina Shella Putri; Adip Mustofa
Jurnal Himasapta Vol 8, No 2 (2023): Jurnal Himasapta Volume 8 Nomor 02 Agustus 2023
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jhs.v8i2.9946

Abstract

Ketidakpastian nilai keserasian alat yang diakibatkan oleh bervariasinya data cycle time akan menyebabkan rata-rata nilai keserasian alat yang dihasilkan kurang sesuai dengan kondisi yang sebenarnya. Penelitian ini mengaplikasikan metode probabilistik yaitu Monte Carlo pada penentuan keserasian alat. Perhitungan nilai probabilitas match factor (MF) dilakukan untuk mengetahui kemungkinan nilai keserasian alat sama dengan satu, kurang dari satu dan lebih dari satu dan kemudian dapat diketahui rentang cycle time yang optimal untuk alat angkut dan alat gali muat. Hasil yang didapatkan pada MF1, probabilitas nilai MF < 0,8 adalah 99,1%, 0,8 < MF ≤ 1 adalah sebesar 0,9% (dari fungsi log logistik) dan MF > 1 adalah 0%. Pada MF2, probabilitas nilai MF < 0,8 adalah 78,8% (dari fungsi logistik) dan 0,8 < MF ≤ 1 adalah sebesar 18,2% (dari fungsi logistik) dan MF > 1 adalah 3%. Probabilitas menggunakan dua kali standar deviasi (MF2) yang dipakai untuk menentukan rentang cycle time alat angkut maupun alat gali muat yang perlu dijaga agar lebih optimal dalam bekerja. Rentang cycle time yang optimal untuk mendapatkan 0,8 < MF ≤ 1 adalah 900-1300 detik untuk alat angkut dan 15-35 detik untuk alat gali muat.
Analisis faktor yang mempengaruhi efisiensi kerja pada produktivitas alat gali-muat overburden di PT Multi Tambangjaya Utama Rizki, M. Rizali; Hakim, Romla Noor; Putri, Karina Shella
Jurnal Himasapta Vol 8, No 3 (2023): Jurnal Himasapta Volume 8 Nomor 03 Desember 2023
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jhs.v8i3.11211

Abstract

Evaluasi produktivitas alat mekanis dalam penambangan menjadi penting karena kemampuan kerjanya menjadi pertimbangan dalam perencanaan dan pencapaian produksi. Komponen faktor yang mempengaruhi produktivitas spesifik pada alat gali muat antara lain bucket fill factor dan swell factor (faktor nilai tetap), serta cycle time dan efisiensi (faktor nilai berubah). Faktor mana yang paling berpengaruh dalam setiap evaluasi pencapaian target menjadi pertimbangan untuk penanganan kondisi yang sama. Metodologi penelitian terdiri dari pengumpulan data berdasarkan faktor pengaruh, perhitungan efisiensi dan produktivitas, kemudian membandingkannya dengan target, menganalisis faktor mana yang paling mempengaruhi produktivitas berdasarkan nilai korelasi (r), dan rekomendasi prioritas penanganan masalah berdasarkan diagram pareto. Data diambil untuk fleet PC1250 (No. Unit 5035) selama 16 hari. Berdasarkan hasil perhitungan diperoleh rata-rata produktivitas aktual sebesar 658,32 BCM/jam dengan target sebesar 670 BCM/jam, sehingga diperoleh ketercapaian sebesar 98,27%. Hasil korelasi antar variabel menunjukkan yang paling berpengaruh terhadap produktivitas adalah efisiensi (r = 0,86), dan yang paling mempengaruhi efisiensi adalah delay time (r = -0,96). Permasalahan efisiensi kerja yang diprioritaskan untuk ditanggulangi adalah alat gali muat dalam kondisi gantung menunggu alat angkut dan merapikan front (kumulatif frekuensi kejadian 100% dan kumulatif durasi 96%).