Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Strengthening the work ethic of business actors in the Girilayu Batik industry Wijaya, Mahendra Wijaya; Pujihartati, Sri Hilmi; Sudarsana, Sudarsana; Adi, Yustia Atsanatrilova; Putri, Alfina Ananda; Andira, Dinda Andira
EduLite: Journal of English Education, Literature and Culture Vol 10, No 2 (2025): August 2025
Publisher : Universitas Islam Sultan Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/e.10.2.708-723

Abstract

The batik industry, as part of Indonesia’s creative economy and cultural heritage, faces challenges in maintaining competitiveness while preserving traditional values. This study aims to examine the work ethic patterns of batik entrepreneurs in Girilayu Village, Matesih District, Karanganyar Regency, and to identify the supporting and inhibiting factors in strengthening them. A qualitative approach was employed through in-depth interviews, observations, and Focus Group Discussions with members of the Batik Giriarum association. The findings show that the work ethic of Girilayu batik makers is marked by flexible time management, independence, and economic motivation based on direct needs. The diffusion of productive values occurs through social agents such as group leaders and senior artisans. Supporting factors include collective culture, personal responsibility, and community support, while the absence of structured time management, incentive systems, and training serves as an inhibiting factor. Using Rogers’ innovation diffusion theory, the study concludes that strengthening the community-based work ethic is crucial for sustaining local creative industries.
Peran Perguruan Tinggi dan BUMDes dalam Pelatihan Pemasaran Online di Kalangan Kelompok Pengrajin Batik Tulis Girilayu Wijaya, Mahendra; Pujihartati, Sri Hilmi; Sudarsana; Adi, Yustia Atsanatrilova; Putri, Alfina Ananda; Azzahro, Fatimah; Fatimah, Luthfi; Nugraheni, Sekar Ayu; Andira, Dinda
Educate: Journal of Community Service in Education Vol 5 No 2 (2025): December
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peran Perguruan Tinggi dan BUMDes Giri Makmur untuk mendukung kegiatan usaha batik tulis dalam menghadapi krisis ekonomi di Desa Wisata Girilayu adalah dengan melakukan pelatihan pemasaran online. Perguruan Tinggi dan BUMDes sebagai fasilitator edukasi pemasaran online dan sasarannya adalah dua belas kelompok pengrajin batik tulis. Peserta pelatihan kelompok pengrajin batik menggunakan teknologi handphone dan laptop. Kegiatan ini bertujuan untuk mengedukasi kelompok pengrajin batik tulis agar mampu memanfaatkan teknologi handphone sebagai alat pemasaran online. Tujuan lainnya untuk mengetahui sejauh mana dampak positif dari pelatihan pemasaran online bagi kelompok pengrajin batik tulis. Pelatihan ini menggunakan metode partisipatif melalui tiga tahapan yang diterapkan secara langsung kepada kelompok pengrajin batik di Desa Wisata Girilayu, yakni ceramah, diskusi, dan praktik. Hasil pelaksanaan pelatihan pemasaran online menunjukkan berjalan secara efektif. Para peserta kelompok pengrajin batik tulis berpartisipasi secara aktif dari tahap pertama sampai tahap terakhir. Kelompok pengrajin batik tulis mulai aktif dan konsisten dalam mengelola media sosial untuk pemasaran online. Para konsumen batik tulis baik lokal, nasional, maupun global di Desa Wisata Girilayu menunjukkan perubahan dari konsumen pasif menjadi konsumen potensial dan cenderung meningkatkan permintaan batik tulis. Keberlangsungan usaha kelompok pengrajin batik tulis di Desa Wisata Girilayu terus berlanjut hingga kini. Kata kunci: BUMDes, Pelatihan, Pemasaran Online
Strategi Pembinaan Dalam Membangun Resiliensi Anak Berkonflik dengan Hukum Di Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas I Kutoarjo Putri, Alfina Ananda; Suryadinata, Theofilus Apolinaris
Dimensia: Jurnal Kajian Sosiologi Vol. 13 No. 3 (2024): Dimensia: Jurnal Kajian Sosiologi
Publisher : Departemen Pendidikan Sosiologi FISHIPOL UNY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/dimensia.v14i3.84352

Abstract

Jumlah anak yang berkonflik dengan hukum terus meningkat, dengan 1.639 anak menjadi tahanan pada tahun 2024 dan 140 anak menjalani pembinaan di LPKA Kelas I Kutoarjo pada Januari 2025. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pembinaan yang membangun resiliensi anak berkonflik dengan hukum (ABH), mengidentifikasi kendala, serta memahami proses adaptasi selama pembinaan. Menggunakan pendekatan kualitatif studi kasus dan teori praktik sosial Pierre Bourdieu (habitus, modal, dan ranah), penelitian ini menemukan bahwa pembinaan di LPKA Kutoarjo dilakukan melalui tahapan maximum, medium, dan minimum security. Strategi pembinaan ini menjadi praktik sosial yang memperkuat ketahanan ABH melalui akses pada modal sosial, ekonomi, dan budaya. Pembinaan ini tidak hanya membentuk habitus baru yang sesuai norma, tetapi juga mendukung kesiapan ABH untuk reintegrasi ke masyarakat. Strategi ini berperan penting dalam membangun resiliensi yang berkelanjutan bagi ABH.