Claim Missing Document
Check
Articles

Found 36 Documents
Search

Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Hiperbilirubinemia Pada Bayi Baru Lahir Rinda Lamdayani; Rini Angeriani; Aryanti; Ega Nopia
Cendekia Medika: Jurnal Stikes Al-Ma`arif Baturaja Vol. 7 No. 1 (2022): Cendekia Medika : Jurnal STIKes Al-Ma'arif Baturaja
Publisher : LPPM STIKES Al-Ma'arif Baturaja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (289.353 KB) | DOI: 10.52235/cendekiamedika.v7i1.110

Abstract

Angka Kematian Bayi pada negara ASEAN (Association of South East Asia Nations) yaitu Singapura 3/1000 KH, Malaysia 5,5/1000 KH, Thailand 17/1000 KH, Vietnam 18/1000 KH dan Indonesia 27/1000 KH. Di Indonesia, hiperbilirubinemia merupakan masalah pada bayi baru lahir yang sering dihadapi tenaga kesehatan dimana angka kejadian mencapai 25% pada bayi cukup bulan dan 50% pada bayi prematur. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan hiperbilirubinemia pada bayi baru lahir.Dengan menggunakan metode studi literatur maka dilakukan analisis terhadap hasil penelusuran jurnal (e-journal) dan artikel dengan tinjauan teori yang ada (e-book). Penelitian ini mengungkapkan bahwa banyak faktor yang dapat mempengaruhi terjadinya hiperbilirubinemia antara lain inkmpatibilitas ABO, penggunaan infus oksitosin, masa gestasi, asupan ASI, jenis infeksi, asfiksia, hipoglikemia, prematuritas dan berat lahir bayi . Hasil penelitian ini merekomendasikan agar tenaga kesehatan dapat meningkatkan pengetahuan masyarakattentang faktor-faktor penyebab hiperbilirubin dan dapat meningkatkan upaya promotif dan preventifdengan memberikan penyuluhan serta seminar kesehatan pada masyarakat untuk meningkatkan derajat kesehatan pada bayi baru lahir
Pengaruh Perawatan Tali Pusat Secara Terbuka dengan Lamanya Pelepasan Tali Pusat pada Bayi Baru Lahir di BPM Lismarini Rini Anggeriani; Rinda Lamdayani
Cendekia Medika: Jurnal Stikes Al-Ma`arif Baturaja Vol. 6 No. 2 (2021): Cendekia Medika
Publisher : LPPM STIKES Al-Ma'arif Baturaja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (274.024 KB) | DOI: 10.52235/cendekiamedika.v6i2.96

Abstract

Perawatan tali pusat yang benar dan tepat turut menentukan lama atau tidaknya tali pusat lepas karena selain dapat mempercepat lepasnya tali pusat hal ini juga dapat mengurangi resiko infeksi, sehingga dapat mengurangi resiko infeksi, yang dapat mengurangi angka kematian bayi (AKB). Tujuan penelitian ini mengetahui pengaruh perawatan tali pusat secara terbuka dengan lamanya pelepasan tali pusat pada bayi baru lahir. Metode penelitian ini adalah kuanlitatif bersifat analitik dengan pendekatan “cross sectional”, Tehnik yang digunakan dalam pengambilan sampel adalah “Total Sampling”. Alat pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan Check List. Tehnik pengumpulan data menggunakan tehnik observasi. Sampel yang digunakan yaitu 30 bayi baru lahir di BPM Lismarini, dengan 30 sampel yang dilakukan perawatan tali pusat secara terbuka. Hasil penelitian responden yang melakukan perawatan tali pusat terbuka sebanyak 30 responden dengan waktu pelepasan <5 hari atau dikategorikan cepat sebanyak 26 responden (86,7%) dan pelepasan >6 hari atau dikategorikan lama sebanyak 4 responden (13,3%). Setelah hasil penelitian diuji dengan uji statistik didapatkan p-value 0,009 yang mana terdapat pengaruh perawatan tali pusat secara terbuka dengan lamanya pelepasan tali pusat pada bayi baru lahir. Hal ini dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh perawatan tali pusat secara terbuka  dengan lamanya pelepasan tali pusat pada bayi baru lahir dengan p-value 0,009.
The Effect Of Lemon Oil Aromaterapy Inhalation On Emesis Gravidarum In Trimester Pregnant Women I rinda Lamdayani
International Journal of Health Science and Technology Vol 2, No 3 (2021): April
Publisher : Universitas 'Aisyiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (664.163 KB) | DOI: 10.31101/ijhst.v2i3.2171

Abstract

Nausea and vomiting in pregnancy causes the mother to become weak, pale, and decrease body fluids. Lemon oil is one of the herbal oils that is considered a safe drug in pregnancy, according to a study 40% of women used lemon aromatherapy to relieve nausea and vomiting and 26.5% reported being effective for controlling nausea and vomiting symptoms. This study was to determine the effect of inhalation of lemon oil aromatherapy on emesis gravidarum in first trimester pregnant women. By using the literature study method, an analysis was carried out on the results of searching journals and articles with a review of existing theories. This study revealed that there was an effect of giving inhaled lemon aromatherapy on morning sickness in pregnant women.
PENGARUH PEMBERIAN JUS NANAS (ANANAS COMOSUS) TERHADAP PERCEPATAN PENURUNAN TINGGI FUNDUS UTERI PADA IBU NIFAS DIPMB HUSNIYATI PALEMBANG Rinda Lamdayani; Marchatus Soleha; Siska Siska
Jurnal Kesehatan Abdurrahman Vol 11 No 2 (2022): Jurnal Kesehatan Abdurahman
Publisher : STIKES Abdurrahman. Pusat Informasi dan Manajemen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (133.101 KB) | DOI: 10.55045/jkab.v11i2.155

Abstract

Masa nifas merupakan masa setelah plasenta lahir dan berakhir 6 minggu setelah melahirkan. Proses penurunan tinggi fundus uteri ini dimulai sejak plasenta lahir, apabila proses ini gagal maka disebut sub inovolusio, sehingga akan akan memicu terjadi perdarahan. Upaya nonfarmakologis untuk meningkatkan kontraksi uterus pada ibu post partum adalah dengan mengkonsumsi buah nanas karena kandungan bromelinnya. Tujuan penelitian ini yaitu Mengetahui pengaruh pemberian jus nanas (Ananas Comosus) terhadap percepatan penurunan tinggi fundus uteri pada ibu nifas di PMB Husniyati Palemang. Desain penelitian yang di gunakan desain penelitian quasi experimental dengan rancangan yang digunakan adalah nonequivalent control grop design. Pada penelitian ini menggunakan dua kelompok yaitu kelompok perlakuan dan kelompok kontrol. Kelompok perlakuan diberikan intervensi berupa pemberian jus nanas selama 7 hari yang dicatat pada lembar observas dan kelompok kontrol diberikan pendidikan kesehatan kebutuhan nutrisi ibu post partum. Hasil penelitian diperoleh bahwa nilai rata-rata penurunan TFU kelompok perlakuan pada kondisi awal 12 cm kemudian mengalami penurunab 3,8 cm pada hari ketujuh. Rata–rata penurunan kelompok kontrol pada kondisi awal mencapai 12,5 cm kemudian mengalami penurunan 7,4 cm pada hari ketujuh. Grafik menunjukan adanya efek dari perlakuan yaitu pemberian jus nanas terhadap penurunan tinggi fundus uteri.
The Effect of Fraction and Active Compounds of Momordica Balsamina L. on Bacteria Salmonella Typhi Causing Salmonellosis Aryanti Aryanti; Rinda Lamdayani
Indonesian Journal of Global Health Research Vol 3 No 1 (2021): Indonesian Journal of Global Health Research
Publisher : GLOBAL HEALTH SCIENCE GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (457.964 KB) | DOI: 10.37287/ijghr.v3i1.291

Abstract

Salmonella typhi is one of the bacteria that causes typhus. The handling of typhus by bacteria generally requires the provision of antibacterial substances, namely antibiotics. Excessive and irrational use of antibiotics causes bacteria to be resistant so that over time the benefits of using antibiotics will decrease. Pare leaves are an alternative treatment for various diseases, one of which is antibacterial. The purpose of this study was to determine the ability of bitter melon leaf fractions and active compounds against Salmonella typhi bacteria with various concentrations. This study was a laboratory experimental study through in vitro. The subjects in this research were Salmonella typhi bacteria. The results of this study indicated that the concentration of ethyl acetate fraction is a strong fraction between n-hexane and water methanol fractions in inhibiting Salmonella typhi bacteria. The determination of the active compound group from the purification of the ethyl acetate fraction of forest bitter melon leaves obtained flavonoid active compounds with an Rf value of 0.1 in the eluent n-hexane: ethyl acetate (7:3). The minimum inhibitory concentration (MIC) of ethyl acetate fraction was 125 μg/ml, while the MIC of flavonoid compounds was 62.5 μg/ml against Salmonella typhi bacteria. From the results of the equivalence test of the ethyl acetate fraction with ampicillin against Salmonella typhi bacteria, it showed that the concentration of the active fraction of ethyl acetate 1 μg/ml was equivalent to 0.007 μg/ml ampicillin, while the equivalence of flavonoid compounds was obtained 1 μg/ml concentration of active compounds equivalent to 0.011 μg/ml ampicillin.
Change in White Male Rats’ Weight and Epididimic Histology Due to the Provision of White Turmeric Extract and Fraction Rinda Lamdayani; Aryanti Aryanti
Indonesian Journal of Global Health Research Vol 3 No 1 (2021): Indonesian Journal of Global Health Research
Publisher : GLOBAL HEALTH SCIENCE GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (580.823 KB) | DOI: 10.37287/ijghr.v3i1.301

Abstract

The low participation of Men in the family planning program is due to the limited choice of male contraceptives that can be used. This makes experts trying to find a way that is safe for men, one way is to switch plants that can inhibit the spermatogenesis. One of the traditional medicines that has been studied and has anti-fertility effectiveness is the white turmeric plant. This study aimed to determine the effect of extracts and fraction of white turmeric on changes in weight and histology of white male rats (Rattus norvegicus) epididymis. This research was an experimental study using a completely randomized design (CRD). The samples in this study were 25 white male rats that met the inclusion criteria which were divided into 5 groups, each group consisting of 5 rats obtaining a dose of 300 mg/kgBW/day, treated for 48 days and stopped for surgery on the day 49. After that, the analysis was carried out using One Way Anova test and continued with Duncan's test. The provisions of extracts and fractions of white turmeric can reduce the weight and histological structure of the epididymis of the head, corpus, and cauda.
Hubungan Pengetahuan dan Tingkat Kecemasan dengan Kejadian Dismenore Primer pada Siswi SMP Rinda Lamdayani; Rini Anggeriani; Devi Devi
Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal Vol 13 No 3 (2023): Jurnal Ilmiah Permas: jurnal Ilmiah STIKES Kendal: Juli 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32583/pskm.v13i3.1110

Abstract

Dismenore mulai dirasakan saat menjelang menstruasi dan terus berlanjut sampai hari ke-3. Salah satu faktor yang dapat memicu dismenore adalah faktor psikologis seperti kecemasan, saat remaja cemas menghadapi menstruasi akan mengakibatkan penurunan terhadap ambang nyeri dan menimbulkan nyeri semakin berat. Penting untuk memberikan Pengetahuan tentang pengaruh faktor kecemasan terhadap kejadian dismenore, memberikan edukasi berupa penjelasan bahwa jika semakin cemas tingkat nyeri akan semakin berat dan mengajarkan untuk mengalihkan rasa cemas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Hubungan Pengetahuan dan Tingkat Kecemasan dengan kejadian Dismenore Primer pada siswi SMP Negeri 19 Palembang. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode deskriptive analitik dengan pendekatan cross sectional. Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 74 responden dengan menggunakan Purposive Sampling. Analisis data yang digunakan adalah Univariat dan Bivariat dengan uji statistic chi-square. Hasil uji statistic menunjukan nilai P value 0,016 > 0,05 berarti ada hubungan antara tingkat pengetahuan dengan kejadian dismenore primer pada siswi SMP Negeri 19 Palembang tahun 2022. Hasil uji stasitic menunjukan nilai P value 0,019 > 0,05 berarti ada hubungan antara tingkat kecemasan dengan kejadian dismenore primer pada siswi SMP Negeri 19 Palembang tahun 2022.
Faktor-faktor yang Mempengaruhi Penggunaan Intra Uterine Device (IUD) pada Akseptor Keluarga Berencana Popy Apriyanti; Apriyanti Aini; Rinda Lamdayani
Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal Vol 14 No 1 (2024): Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal: Januari 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32583/pskm.v14i1.1524

Abstract

Intra Uterine Device (IUD) merupakan salah satu jenis alat kontrasepsi jangka panjang yang ideal dalam upaya menjarangkan kehamilan. berdasarkan data yang diambil jumlah akseptor KB 45 responden. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan penggunaan IUD. Desain penelitian dengan menggunakan cross sectional. Data diolah secara univariat, dari 45 responden yang mengunakan IUD yaitu 12 responden  (26,7%) lebih kecil dari responden yang tidak menggunakan IUD sebesar 33 responden (73,3%). Dapat dilihat dari 45 responden usia reproduktif  sebanyak 23 responden (48,9%), lebih kecil dari responden pada usia non reproduktif sebanyak 22 responden (56,5%) yang menggunakan IUD dari 45 responden yang berpendidikan tinggi yaitu sebanyak 19 responden (42,2%), sedangkan yang berpendidikan rendah lebih besar yaitu sebanyak 26 responden  (57,8%) yang menggunakan alat kontrasepsi (IUD), dari 45 responden paritas dengan risiko rendah yaitu sebanyak 24 orang (57,8 %), lebih besar dari risiko tinggi sebanyak 21 orang (46,7%) yang menggunakan IUD dari 45 responden bekerja dari 24 responden yang bekerja (53,3%), dan yang tidak bekerja sebanyak 21 (46,7%) responden. berdasarkan penelitian diatas disarankan bagi responden diharapkan agar para ibu lebih memahami keuntungan dari kontrasepsi jangka panjang salah satunya adalah alat kontrasepsi IUD , diharapkan bagi peneliti agar lebih aktif mengadakan penyuluhan tentang kontrasepsi IUD.
Pengaruh Pemberian Telur Rebus terhadap Penyembuhan Laserasi pada Ibu Post Partum Apriyanti, Popy; Lamdayani, Rinda; Apriyani, Titin
Journal of Language and Health Vol 5 No 1 (2024): Journal of Language and Health
Publisher : CV. Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jlh.v5i1.3364

Abstract

Laserasi perineum adalah luka pada daerah muskular yang ditutupi kulit antar introitus vagina dan anus yang disebabkan oleh robekan karena persalinan. Komplikasi yang terjadi dari laserasi perineum adalah penyembuhan luka yang terlambat bahkan terjadi infeksi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian telur rebus terhadap penyembuhan laserasi pada ibu post partum. Desain penelitian ini adalah Quasi eksperimen yang rancangannya menggunakan Posttest Only Control Group Design. Jumlah sampel sebanyak 10 orang. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan metode total sampel dalam penelitian ini 5 responden mengkonsumsi telur rebus dan 5 responden tidak konsumsi telur rebus. Analisis yang digunakan uji mann whitney test. Hasil uji mann whitney test menunjukan nilai P value =0,011. Kesimpulanya Ha diterima dan Ho ditolak artinya ada pengaruh pemberian telur rebus terhadap penyembuhan laserasi ibu post partum.
Efektivitas Pemberian Teh Daun Kelor terhadap Kadar Hemoglobin (Hb) pada Ibu Hamil Trimester (TM) II & III Apriyanti, Popy; Lamdayani, Rinda; Darmasari, Sagita
Journal of Language and Health Vol 5 No 1 (2024): Journal of Language and Health
Publisher : CV. Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jlh.v5i1.3461

Abstract

Anemia merupakan kejadian yang umumnya terjadi pada ibu hamil. Daun kelor merupakan tanaman yang mengandung zat besi (Fe) mengandung vitamin C sebanyak 220 mg/100 gram daun segar. Penelitian ini untuk mengetahui efektivitas pemberian teh daun kelor (Moringa oleifera) terhadap kadar hemoglobin pada ibu hamil trimester II dan III. Penelitian ini dilakukan di BPM Cahaya Ibunda April-Mei 2023. Desain penelitian ini quasy experimental dengan rancangan pre-test-post-test with control group. Besar kelompok sampel dan kontrol adalah 20 ibu hamil trimester II dan III. Teknik sampling yang digunakan Purposive Sampling.Data yang telah diolah disajikan dalam bentuk tabel dan dianalisis menggunakan Uji T paired sampel pada taraf signifikasi α = 0,05.Pada penelitian ini diperoleh rata-rata kadar hemoglobin responden sampel saat pre test 12,74/dl saat post test 13,79 g/dl dan responden kontrol 11,95 g/dl saat post test 11,49g/dl. pemberian teh daun kelor (Moringa oliefera) berpengaruh terhadap peningkatan kadar hemoglobin ibu hamil (p<0,05). kesimpulan ada pengaruh peningkatan pemberian teh daun kelor (Moringa oliefera) terhadap kadar hemoglobin ibu hamil.