Claim Missing Document
Check
Articles

Found 36 Documents
Search

Baby Baru Lahir PERBEDAAN LAMANYA PELEPASAN TALI PUSAT DENGAN KASSA BETHADINE DAN KASSA STERIL Aini, Apriyanti; Apriyanti, Popy; Lamdayani, Rinda; Yulia, Yulia
Jurnal Kesehatan Abdurrahman Vol 13 No 1 (2024): Jurnal Kesehatan Abdurahman
Publisher : STIKES Abdurahman. Pusat Informasi dan Manajemen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55045/jkab.v13i1.184

Abstract

Selama periode bayi baru lahir kemampuan hidup sehat dimulai sejak bayi, karena pada masa ini pertumbuhan dan perkembangan yang menentukan kualitas otak pada masa dewasa.Supaya terciptanya bayi yang sehat maka dalam perawatan tali pusat bayi baru lahir dilakukan dengan benar-benar sesuai dengan prosedur kesehatan(Rahardjo K, 2015). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Perbedaan Lamanya Pelepasan Tali Pusat Dengan Kassa Bethadine dan Kassa Steril Di PMB Erda Wati Palembang Tahun 2023, metode penelitian ini adalah kuantitatif metode survey analitik dengan menggunakan lembar observasi. Populasi dalam penelitian ini adalah 12 sampel. Instrument pengumpulan data berupa lembar Observasi dengan teknik analisa univariat dan bivariat dengan analisa data menggunakan Fisher's Exact Test. Dari hasil Fisher's Exact Test di dapat P value = 0,01, nilai p value < 0,05 maka ada perbedaan yang bermakna antara perawatan tali pusat memakai kassa bethadine dan kassa steril. Kesimpulan yang didapat dari penelitian adalah bahwa tidak ada perbedaan perawatan tali pusat dengan memakai kassa bethadine maupun kassa steril karena tergantung pada cara perawatan tali pusat oleh ibu bayi masing-masing.
Ibu Hamil Trimester I Lamdayani, Rinda
Jurnal Kesehatan Abdurrahman Vol 13 No 2 (2024): Jurnal Kesehatan Abdurahman
Publisher : STIKES Abdurahman. Pusat Informasi dan Manajemen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55045/jkab.v13i2.199

Abstract

Mual dan muntah (emesis gravidarum) merupakan kondisi yang umum terjadi selama masa kehamilan yang disebabkan karena terjadinya perubahan hormon pada ibu hamil, untuk mengatasi mual dan muntah tersebut ibu dapat diberikan minuman sereh yang bermanfaat untuk meredakan timbulnya rasa mual bagi ibu hamil. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian minuman lemongrass terhadap mual dan muntah pada ibu hamil trimester pertama di Puskesmas Pengaringan Baturaja. Penelitian ini merupakan penelitian pre eksperimen dengan rancangan one group pretest-postest with control group. Teknik pengambilan sampel secara accidental sampling. Data yang digunakan adalah data primer. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara intervensi dan observasi. Analisa data dilakukan secara univariat dan bivariat dengan menggunakan uji statistic paired T test. Hasil penelitian sebelum diberikan perlakuan diketahui dari 7 responden, sebanyak 6 reponden (85,7%) memiliki mual dan muntah sedang sedangkan pada kelompok kontrol sebelum pemberian minuman lemon didapat semua responden 7 (100%) memiliki mual dan muntah sedang. Pada kelompok Perlakuan setelah pemberian minuman lemongrass didapat sebanyak 3 reponden (42,9%) memiliki mual dan muntah ringan, sedangkan pada kelompok kontrol didapat sebanyak 2 responden (28,6%) memiliki mual dan muntah ringan. Hasil uji statistic paired t test diperoleh nilai P value 0,002, P value < 0,05. Kesimpulan : Ada pengaruh pemberian minuman lemongrass terhadap mual dan muntah ibu hamil trimester I.
Edukasi Manfaat Teh Daun Kelor terhadap Kadar Hemoglobin (Hb) pada Ibu Hamil Apriyanti, Popy; Lamdayani, Rinda; Darmasari, Sagita
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 6 No 2 (2024): Jurnal Peduli Masyarakat: Juni 2024
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jpm.v6i2.3462

Abstract

Kehamilan adalah pertumbuhan dan perkembangan janin intrauterine mulai sejak konsepsi dan berakhir sampai permulaan persalinan. Lamanya kehamilan mulai dari ovulasi sampai partus kira-kira 280 hari (40 minggu), dan tidak lebih dari 300 hari (43 minggu). Anemia merupakan masalah kesehatan global yang mempengaruhi negara maju dan berkembang. Pada kehamilan relatif terjadi anemia karena ibu hamil mengalami hemodelusi (pengenceran) dengan peningkatan volume 30 % sampai 40 % yang puncaknya pada kehamilan 32 sampai 34 minggu. Penuruan kadar hemglobin dapat diatasi salah satunya dengan pemberian teh daun kelor. Daun kelor merupakan salah satu tanaman yang tinggi kandungan zat besi. Tujuan pengabdian ini untuk memberikan edukasi tentang manfaat pemberian teh daun kelor terhadap peningkatan kadar Hemoglobin. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini antara lain penyuluhan, diskusi, tanya jawab. Sasaran responden pengabdian yaitu Ibu Hamil trimester II dan III sejumlah 10 responden. Persiapan pada pengabdian masyarakat ini yaitu mendiskusikan atau mempersiapkan materi yang akan disosialisasikan kepada ibu hamil trimester II dan III. Kemudian membuat spanduk dan leaflet yang mempermudah proses sosialisasi dan penyuluhan. Saran sebaiknya Ibu hamil trimester II dan III lebih memanfaatkan bahan-bahan alami terutama memanfaatkan teh daun kelor dalam mengatasi anemia untuk meningkatkan kadar hemoglobin.
The Effect of Endorphin Massage on Reducing Back Pain in Third Trimester Pregnant Women Rini Anggeriani; Sagita Darma Sari; Rinda Lamdayani
Lentera Perawat Vol. 5 No. 2 (2024): Lentera Perawat
Publisher : LPPM STIKES Al-Ma'arif Baturaja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52235/lp.v5i2.338

Abstract

Every pregnant woman will experience various changes that occur in the first trimester, second trimester and third trimester. One of the discomforts experienced by third trimester pregnant women is musculoskeletal changes that cause pain in the mother's back. Pain therapy can be done pharmacologically and non-pharmacologically. One of the non-pharmacological pain therapies is endorphin massage, which is a light touch or massage technique that can stimulate the body to release endorphin compounds which are pain relievers and can create a feeling of comfort. This study aims to determine the effect of endorphin massage on reducing back pain in third trimester pregnant women. This research method uses pre experiment with pre-test post test one group using the Wilcoxon test and sampling using the total population of 15 pregnant women. The research was conducted in April-May 2023. The results of the study obtained the average value of the pain scale before being given endorphin massage is 4.93, after being given endorphin massage down to 2.60. This shows there is a significant effectiveness of endorphin massage on reducing back pain in third trimester pregnant women. The results of the Wilcoxon sign rank test Z score = -3.529 and p = 0.000 where α = 0.05 then p <0.05 means there is an effect of endorphin massage on reducing the intensity of back pain in pregnant women Trimester III.
Edukasi Manfaat Aromaterapi Lavender dalam Persiapan Persalinan pada Ibu Hamil Aini, Apriyanti; Apriyanti, Popy; Putri, Vivi Dwi; Lamdayani, Rinda
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 7 No 2 (2025): Jurnal Peduli Masyarakat: Maret 2025
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jpm.v7i2.6086

Abstract

Aromaterapi merupakan metode pengobatan non farmakologi yang aman, murah dan praktis yang berfungsi untuk menurunkan tingkat kecemasan dengan resiko atau efek samping yang rendah. Menurut Suriyati (2019) aromaterapi merupakan pengobatan yang menggunakan minyak atsiri dan merangsang system penciuman untuk mengurangi stress dan menciptakan rasa tenang. Jenis aromaterapi yang digunakan untuk mengobati kecemasan salah satunya yaitu Lavender (Lavandula officianalis). Linalool dan linalyl asetat dalam lavender dapat memiliki efek menenangkan dan membantu menurunkan stress dan Kecemasan. Tujuan pengabdian masyarakat ini agar ibu hamil mengetahui manfaat aromaterapi lavender dalam persiapan persalinan. Metode yang digunakan yaitu ceramah dan tanya jawab. Program ini dilaksanakan 15 Maret 2025 dengan responden sebanyak 15 ibu hamil. Evaluasi dari hasil pengabdian masyarakat menggunakan kuesioner. Hasil pengabdian masyarakat didapatkan nilai rata-rata pretest sebesar 30 poin dan nilai rata-rata posttest adalah 90 poin, terjadi peningkatan pengetahuan ibu hamil mengenai manfaat aromaterapi lavender dalam persiapan persalinan dengan nilai rata-rata peningkatan sebesar 60 poin. Dengan adanya edukasi diharapkan ibu hamil dapat mengurangi kecemasan saat menghadapi proses persalinan.
The Effect of Endorphin Massage on Reducing Back Pain in Third Trimester Pregnant Women Anggeriani, Rini; Sari, Sagita Darma; Lamdayani, Rinda
Lentera Perawat Vol. 5 No. 2 (2024): Lentera Perawat
Publisher : STIKes Al-Ma'arif Baturaja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52235/lp.v5i2.338

Abstract

Every pregnant woman will experience various changes that occur in the first trimester, second trimester and third trimester. One of the discomforts experienced by third trimester pregnant women is musculoskeletal changes that cause pain in the mother's back. Pain therapy can be done pharmacologically and non-pharmacologically. One of the non-pharmacological pain therapies is endorphin massage, which is a light touch or massage technique that can stimulate the body to release endorphin compounds which are pain relievers and can create a feeling of comfort. This study aims to determine the effect of endorphin massage on reducing back pain in third trimester pregnant women. This research method uses pre experiment with pre-test post test one group using the Wilcoxon test and sampling using the total population of 15 pregnant women. The research was conducted in April-May 2023. The results of the study obtained the average value of the pain scale before being given endorphin massage is 4.93, after being given endorphin massage down to 2.60. This shows there is a significant effectiveness of endorphin massage on reducing back pain in third trimester pregnant women. The results of the Wilcoxon sign rank test Z score = -3.529 and p = 0.000 where α = 0.05 then p <0.05 means there is an effect of endorphin massage on reducing the intensity of back pain in pregnant women Trimester III.
Pengaruh Pemberian Susu Kedelai pada Ibu Nifas terhadap Peningkatan Berat Badan Bayi Lamdayani, Rinda; Aini, Apriyanti; Apriyanti, Popy
Journal of Language and Health Vol 6 No 2 (2025): Journal of Language and Health
Publisher : CV. Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jlh.v6i2.6732

Abstract

Air Susu Ibu (ASI) adalah suatu emulsi lemak dalam larutan protein, laktosa, dan garam-garam anorganik yang disekresikan oleh kelenjar mamae ibu, yang berguna sebagai makanan bagi bayinya. Salah satu upaya memperbanyak ASI adalah dengan meningkatkan asupan makanan yaitu mengkonsumsi sayuran dan buah- buahan yang mengandung laktagogum, vitamin C, vitamin A, protein, kalium, fosfor, asam folat akan dapat membantu meningkatkan produksi ASI seperti susu kedelai. Isoflavon dalam olahan kedelai dipercaya dapat meningkatkan produksi ASI dan mengurangi resiko kanker payudara. Susu kedelai merupakan minuman olahan dari sari pati kacang kedelai yang memiliki banyak kandungan gizi dan manfaat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian susu kedelai pada ibu nifas terhadap peningkatan berat badan bayi. Penelitian ini menggunakan desain one group pre test and post test design, yaitu suatu penelitian yang dilakukan dengan melibatkan kelompok perlakuan pre dan posttest. Penelitian ini telah dilaksanakan pada bulan Desember-Januari 2025. Berdasarkan hasil analisis diketahui bahwa kelompok perlakuan sebelum pemberian susu kedelai sebesar 3176,47 dan setelah pemberian susu kedelai sebesar 3705,88 dengan p value 0,007 < 0,05, yang artinya Ha diterima yaitu ada pengaruh pemberian susu kedelai pada ibu nifas terhadap peningkatan berat badan bayi di wilayah kerja Puskesmas Bunga Mayang Martapura.
The Effect of Administration of Binahong Leaf Boiled Water on Accelerating the Healing of Perineal Wounds for Pubter Mothers Apriyanti, Popy; Aini, Apriyanti; Lamdayani, Rinda
Indonesian Journal of Global Health Research Vol 6 No 2 (2024): Indonesian Journal of Global Health Research
Publisher : GLOBAL HEALTH SCIENCE GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/ijghr.v6i2.2822

Abstract

A perineal wound or tear is an injury to the perineal area caused by an epistomy or natural laceration. One preventive measure to reduce the incidence of infection in postpartum mothers is to treat perineal wounds. The antiseptic content of the binahong plant can kill germs, increase resistance to infection, and speed up wound healing. This study aims to determine the effect of giving boiled water from binahong leaves on accelerating the healing of perineal wounds in postpartum mothers. This type of research is quantitative with a quasi-experimental design with Posttest Only Control Group Design. The population of this study was all postpartum mothers, totaling 30 respondents. The sample in this study consisted of 5 respondents who were given boiled water from binahong leaves (intervention) and 5 respondents who were not given boiled water from binahong leaves (control). Bivariate analysis was carried out using statistical tests to test mean dependent differences, namely the independent t-test, with a confidence level (α) = 0.05. The results of the study showed that there was a significant effect of giving boiled water from binahong leaves on accelerating perineal wound healing in postpartum mothers, with a p-value of 0.007. Where the significance value is smaller than the α value of 0.05. The conclusion of this study is that H0 is rejected, meaning that there is a significant difference in the acceleration of healing of perineal wounds between the intervention group and the control group.
The Effect of Cabbage Leaf Compresses on Breast Milk Engorgement: A Pre-Experimental Design Rinda Lamdayani; Apriyanti Aini; Titin Apriyani; Rini Anggeriani; Yona Sari; Bedru Jemal Abafita
An Idea Health Journal Vol 6 No 02 (2026)
Publisher : PT.Mantaya Idea Batara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53690/ihj.v6i02.728

Abstract

Background: The rate of exclusive breastfeeding in Indonesia was 61.33% in 2021 and increased to 64.5% in 2022. The government has set a target of 80% for exclusive breastfeeding; however, this target has not yet been achieved. Efforts to increase this coverage include providing accurate and appropriate information regarding the benefits of exclusive breastfeeding for both mothers and infants, which can enhance public awareness of its importance. Inadequate breast milk removal can result in breast swelling or breast milk engorgement . Breast milk engorgement in postpartum mothers requires proper care and management. The researchers conducted this study at PMB Tjasini because many postpartum mothers experience breast milk engorgement at this facility. This study aimed to determine the effect of cabbage leaf compresses on breast milk engorgement at PMB (Independent Midwife Practice) Tjasini in 2025. Methods: This study used a pre-experimental design with a one-group pretest–posttest approach. The study population comprised 10 postpartum mothers in the PMB Tjasini area. The sample included 10 respondents selected using purposive sampling. Results: The univariate analysis showed that the mean breast pain score in postpartum mothers before receiving cabbage leaf compresses was 5.80, while after the intervention it decreased to 3.80. The bivariate analysis showed a significant effect of cabbage leaf compresses on breast pain in postpartum mothers in the PMB Tjasini area in 2025 (p-value = 0.000). Conclusion: Breast milk engorgement can be prevented by increasing support for postpartum mothers to initiate breastfeeding early.
Edukasi Manfaat Aromaterapi Lemon dan Akupresure untuk Mengatasi Mual Muntah pada Ibu Hamil Apriyanti Aini; Rinda Lamdayani
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 4 No. 4 (2026): Juli
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i4.1243

Abstract

Mual muntah pada kehamilan merupakan gejala yang sering terjadi pada trimester pertama. Keadaan ini dapat mengurangi kualitas hidup dan menganggu kemampuan perempuan untuk berfungsi sehari-hari. Karena kondisi demikian seorang perempuan hamil dapat Mengalami tekanan atau stress, salah satu alternatif untuk mengatasinya melalui terapi non farmakologi seperti pemberian aromaterapi lemon dan akupresure. Tujuan pengabdian ini untuk memberikan edukasi tentang manfaat aromaterapi lemon dan akupresure untuk mengurangi emesis gravidarum pada ibu hamil. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini antara lain persiapan, pelaksanaan dan evaluasi. Sasaran responden pengabdian yaitu ibu hamil  sejumlah 24 responden. Setelah diberikan materi kesimpulan dari pengabdian ini bahwa terdapat peningkatan yang signifikan dalam pengetahuan ibu hamil setelah mendapatkan penyuluhan.